Mycoremediation Kelompok : Saepudin Felix Johanes

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Air Bersih: Hidup Bergantung Padamu!
Advertisements

PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN HAYATI TERHADAP BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR MINYAK THE INFLUENCE OF ADDED BIOLOGICAL SURFACTANT IN BIOREMEDIATION OF.
Litosfir Litosfer ,diambil dari bahasa Yunani, yaitu lythos, yang berarti batuan, dan sphere, yang berarti lapisan. Secara definisi litosfer adalah lapisan.
Oksigen Terlarut Kelompok 2 : Aisyah Ayu N Antania Hanjani
BAB I PRINSIP MIKROBIOLOGI PANGAN Andian Ari Anggraeni, M
Guna teknologi DNA dibidang lingkungan
Mikrobiologi Lingkungan & Pertanian
POLUSI TANAH.
Teknik pengolahan air limbah dengan bioremediasi
BIOREMEDIASI DAN REKLAMASI TANAH JAMILAH WIDODO HARYOKO FATIMAH AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TAMSISWA PADANG.
Pencemaran Air Oleh: Tien Zubaidah.
Pencemaran Tanah Dan Metode Penanganannya.
PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
Aerasi Menghilangkan gas yang tidak bermanfaat (degasification)
Eko Suhartono Bag. Kimia/Biokimia Fak. Kedokteran UNLAM
Pembahasan soal 6, organisme methanophiles Silvani Alfajri Wiwit Anugrah Julia Suzan Maria Hutagaol Rohana.
Teknologi Biogas.
DEKOMPOSISI BAHAN ORGANIK By
TANAH DAN PENCEMARAN TANAH DAN PENCEMARAN O:.
SELEKSI KAPANG PENDEGRADASI DIOKSIN DENGAN PENDEKATAN PENGHILANGAN WARNA REMAZOL BRILLIANT BLUE R DAN POLY S-119 SERTA PENGUKURAN AKTIVITAS ENZIM LIGNINOLITIK.
KELOMPOK VIII Annisa fitri dewi ( )
POLUSI DAN LIMBAH PADA LINGKUNGAN KERJA
Oleh kelompok 6 (kelas F)
PENCEMARAN.
DR. IR. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
MIKROBIOLOGI INDUSTRI
Mycoremediation Kelompok : Saepudin Felix Johanes
PENCEMARAN LIMBAH TERNAK
BIOREMEDIASI AIR LIMBAH
Fungsi Enzim Dalam Proses Metabolisme
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR
MENGOLAH LIMBAH TUMBUHAN DAN HEWAN
Kebutuhan nutrisi dan media
PENCEMARAN LINGKUNGAN
AIR – H2O Jagat raya – tidak mungkin ada kehidupan tanpa air
Oleh : Artharini Irsyammawati,S.Pt.MP
DR. IR. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Ekologi Pencemaran Tanah
SMADATA ASSALAMU’ALAIKUM.
EKOLOGI DAN PENCEMARAN ilustrasi DEFINISI & PERANAN
PENGOLAHAN BAHAN/ MATERIAL ASAL LIMBAH AGRO INDUSTRI
Bio-conversion of organic wastes for their recycling in agriculture: an overview of perspectives and prospects Dedy Setyawan Niswa Fitri.
Oleh : Abdul Jabbar Afif Firmansyah Amirul Mu’minin M. Reza Fauzi
EKSTERNALITAS INDUSTRI TEKSTIL By : YUSNIA RISANTI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
ENZIM.
KELOMPOK : NAMA : Fitria Alfi R ( ) 2. Eka Fitriyani (123200)
TANAH TUGAS PRESENTASI KIMIA DASAR KELOMPOK 1.
Tanah dan Keberlangsungannya
Elginda Yusa Arniezca Ririn Putri Fania
Dan Metode Penanganannya Septian Julifar Syamsul Huda
Penulis : Dwi Halimah ( ) Teknik Industri 2013
PERAN BIOTA TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN
BIOTEKNOLOGI Dengan menggunakan Mikroorganisme
PENCEMARAN LINGKUNGAN
MIKROBIOLOGI LINGKUNGAN Tamara Meili Awaliyani
Pengendalian Pencemaran
Retno Wilujeng Puspita Dewi
PERANAN BAHAN ORGANIK. SUMBER UTAMA BAHAN ORGANIK  Semua bahan organik mengandung karbon ( C ) berkombinasi dengan satu atau lebih elemen lainnya ALAM.
ENZIM.
PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIANNYA. PENCEMARAN AIR Pencemaran Air : diakibatkan oleh masuknya bahan pencemar (polutan) yang dapat berupa gas, bahan-bahan.
BAB XI PENCEMARAN LINGKUNGAN
TANAH DAN PENCEMARAN O: TANAH DAN PENCEMARAN.
PENCEMARAN LINGKUNGAN Oleh: Titan Sulistia, S.Pd..
PEMCEMARA N LINGKUNGA N. Perhatikan gambar dibawah ini.
EKOLOGI UMUM OKTOBER 2018 SARI MARLINA, M.Si UM PALANGKARAYA.
PENCEMARAN AIR. AIR ADALAH KEHIDUPAN BUMI APA ITU PENCEMARAN ????? PENCEMARAN AIR…DEFINISI PENCEMARAN AIR MENGACU PADA DEFINISI LINGKUNGAN HIDUP YANGDITETAPKAN.
GENETIKA MIKROBA.
Amati Gambar Berikut!. Tanah dan Kehidupan Kompetensi Inti 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
Transcript presentasi:

Mycoremediation Kelompok : Saepudin 10407002 Felix Johanes 10407004 Siti Trisagita Utari 10407005 Tamara Aprilia S. 10407014 Vilandri Astarini 10407035

Apakah BIOREMEDIASI itu? Bioremediasi berasal dari kata bio dan remediasi atau "remediate" yang artinya menyelesaikan masalah. Secara umum bioremediasi dimaksudkan sebagai penggunaan mikroba untuk menyelesaikan masalah-masalah lingkungan atau untuk menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan dari tanah, lumpur, air tanah atau air permukaan sehingga lingkungan tersebut kembali bersih dan alamiah .(Altas, Philip 2005). Mikroba yang hidup di tanah dan di air tanah dapat “memakan” bahan kimia berbahaya tertentu, misalnya berbagai jenis minyak. Mikroba mengubah bahan kimia ini menjadi air dan gas yang tidak berbahaya misalnya CO2. Bakteri yang secara spesifik menggunakan karbon dari hidrokarbon minyak bumi sebagai sumber makanannya disebut sebagai bakteri petrofilik. Bakteri inilah yang memegang peranan penting dalam bioremediasi lingkungan yang tercemar limbah minyak bumi.

Mikoremediasi MIKOREMEDIASI berasal dari kata Mycoremediation (Myco - Remediation) dengan Myco berarti jamur atau fungi. Dengan demikian, mikoremediasi adalah bioremediasi yang secara spesifik menggunakan jamur sebagai mikroorganisme pengurai. Menurut Singh (2006), fungi sebagai agen bioremediasi digunakan untuk detoksifikasi tanah yang tercemar oleh zat kimia berbahaya. Istilah ‘mycoremediation’ diciptakan oleh Paul Stamets dan mengacu khusus untuk penggunaan jamur mycelia pada proses bioremediasi.

Fungi sebagai agen bioremediasi Salah satu peran utama jamur dalam ekosistem adalah dekomposisi, yang dilakukan oleh miselium. Miselium ekstraselular yang mengeluarkan enzim dan asam yang memecah lignin dan selulosa, dua blok bangunan utama tanaman serat. Ini adalah senyawa organik terdiri dari panjang rantai karbon dan hidrogen, secara struktural mirip dengan banyak polutan organik. Kunci untuk menentukan mycoremediation adalah spesies jamur yang tepat untuk menargetkan polutan tertentu.

Potensi aplikasi untuk teknologi mycoremediation meliputi: Agricultural waste reduction Creation of buffer zones Nonpoint source pollution reduction in watersheds Contaminated sediment cleanup Reduction of material relegated to confined disposal facilities Decontamination Minimization of contaminants from road run off

Contoh aplikasi remediasi: Biomineralization of Heavy Metals Fungi dapat digunakan untuk proses removal dan recovery logam berat pada limbah air dan efluen industri seperti Hg, Cu, Ni, Pb, Cd. Biodegradation of Azo dye and Hydrocarbons Enzim Peroxidase dari Penicillium crysosporium & Streptomyces sps. Memiliki potensi aktivitas biodegrasasi pada Amaranth dye, Orange G, heterocyclic dyes like, Azure B and Lip dye. Fungi in Hazardous waste remediation Fungi juga dapat membantu dalam proses remediasi tanah yang telah terkontaminasi oleh bahan-bahan yang berbahaya seperti TNT, RDX. Salah satu contoh fungi yang berperan adalah Pleurotus ostreatus yang dapat endegradasi senyawa-senyawa sebagai berikut : Nitrobenzene 4-Nitrophenol 4-Nitroaniline 1-Methoxy 4 nitrobenzene 2-Methoxy 4-nitro phenol

Keunggulan dan Kelemahan Mikoremediasi

Keunggulan (1) Dapat menguraikan polutan dengan konsentrasi dan berat molekul yang tinggi pada tanah maupun perairan. Miselium jamur dapat menembus tanah dengan porositas rendah (misal : tanah liat), sehingga polutan yang terjebak di dalamnya dapat terurai. Proses mikoremediasi berlangsung lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan bakteri. Jamur dapat menguraikan berbagai jenis polutan dengan sifat resisten tanpa meninggalkan polutan baru yang memerlukan pengolahan lebih lanjut.

Keunggulan (2) Tanah yang dihasilkan setelah proses bioremediasi selesai menjadi tanah bersih, bertekstur seperti kompos atau sedimen. Produk akhir dapat digunakan sebagai tanah pencampur untuk proses bioremediasi tanah selanjutnya, atau landscaping, tanah pengisi, dll. Penggunaan jamur ini aman, ekonomis, dan operasional dan pemeliharaannya mudah. Tidak ada konstruksi khusus untuk melakukan proses mikoremediasi ini.

Kelemahan Karena sampai saat ini masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kemampuan jamur dalam memperbaiki lingkungan, sehingga belum diketahui kelemahan dari fungi yang dimanfaatkan dalam proses mikoremediasi ini.

Tipe fungi yang digunakan (proses bioremediasi) Fungi saprofit Menggunakan enzim untuk mendekomposisi material biologi. Fungi parasit Memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri dan patogen lainnya. Fungi mikorhiza Membersihkan/ menghilangkan zat kimia berbahaya dari biosfer.

WHITE ROT FUNGI AS BIOREMEDIATION AGENT FOR LIGNIN AND LIGNIN-LIKE (PAH, PCBs, TNT, DDT) COMPOUND

White rot fungi Merupakan fungi Basidiomycetes Memiliki enzim laccase, lignin peroxidase dan manganese peroxidase yang merupakan oksidator kuat untuk mendegradasi lignin Selain untuk aplikasi bioremediasi, fungi ini juga digunakan untuk biopulping, biobleaching Substrat alami untuk fungi ini ialah komponen ligniselulosa Bekerja sangat baik pada kondisi dimana nitrogen sangat terbatas dan mampu hidup pada kadar air sedikit. Hal ini merupakan keunikan fungi ini dimana secara ex situ, fungi dapat ditumbuhkan pada medium yang non steril dan tanpa tambahan medium.

(berdasarkan hasil penelitian) Berikut merupakan komponen polutan yang didegradasi oleh White Rot Fungi (berdasarkan hasil penelitian) (Reddy, C and Zacharia Mathew. 2001. Fungi in Bioremediation. New York : Cambridge Press.)

Mekanisme degradasi lignin oleh White Rot Fungi (Enzim lignin peroksidase) Awalnya enzim berwujud ion ferric ( Fe3+) Resting enzim dioksidasi oleh H2O2 Terbentuk peroksidase sebagai komponen 1 Komponen 1 tereduksi menjadi komponen 2 Mekanisme ini memiliki potensial oksidasi yang tinggi, sehingga senyawa kimia yang berikatan dengan sisi aktif enzim dapat teroksidasi spontan

Contoh jenis White Rot Fungi (untuk aplikasi Bioremediasi): Phanerochaete chrysosporium Fungi ini mensekresikan enzim pendegradasi pada saat tidak adanya keberadaan nutrisi di lingkungan Keuntungan menggunakan fungi ini: Dapat mendegradasi polutan yang bermacam-macam Optimum kerja pada range suhu yang besar dan terkonsentrasi pada suhu tinggi sehingga dapat digunakan untuk mendegradasi lignin pada saat pembuatan kompos. Dapat digunakan untuk mendegradasi banyak Varian polutan seperti PCB, DDT, PAH ( antrachene), dll

PCB degradation by white rot fungi PCB volatility, sorption on biological matrices, and xenobiotic extraction method were factors affecting remediation success. Drying the sample led to concentration different results.

Terima Kasih

Daftar Pustaka Anonim, 2009. Mycoremediation. http://www.bfi.org/Trimtab/winter01/mycromediation.htm. Tanggal akses 25 Desember 2009 Anonim 2, 2009. http://www.articlesbase.com/science-articles/potential- applications-of-fungi-a-biotechnological-aproach-311775.html/ diakses 31 Desember 2009 Altas, Ronald; Philip Jim. Bioremediation: applied solutions for real world environmental cleanup. 2005. ASM Press. Washington DC Aust, Steven D. 1995. Mechanisms of Degradation by White Rot Fungi . Environmental Health Perspectives .Volume 103, Supplement 5  Reddy, C and Zacharia Mathew. 2001. Fungi in Bioremediation. New York : Cambridge Press.  Singh, Harbhajan. 2006. Mycoremediation: fungal bioremediation. New York: Wiley-Interscience