PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Advertisements

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
TEMATIK Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang dilakukan melalui tema sebagai pemersatu,sebagai pusat perhatian yang dipergunakan untuk memahami.
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIKTERPADU
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Pendekatan Pembelajaran Tematik Pada Siswa TK (4-6 thn)
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
KONSEP IPS TERPADU.
PROSES PEMBELAJARAN dan RPP pada KURIKULUM 2013 (Berdasarkan Rancangan Permen Dikbud 2014 tentang Proses Pembelajaran)
PEMBELAJARAN TERPADU (INTEGRATED LEARNING)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KONSEP PENDEKATAN.
Widyaiswara PPPPTK Matematika YOGYAKARTA
PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF
KURIKULUM 2013 UNTUK SEKOLAH DASAR.
KURIKULUM
I Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Di sekolah Dasar
D Metodologi Pembelajaran Sekolah Dasar
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
1.3a Pendekatan saintifik. 1.3a Pendekatan saintifik.
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
D Rencana Implementasi 1.
PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
PENDEKATAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR
2.1.B ANALISIS MATERI DALAM BUKU TEKS PELAJARAN
Tematik dan Pembelajaran Terpadu.
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
2.1.A ANALISIS DOKUMEN: SKL, KI-KD, SILABUS, DAN TEMATIK TERPADU
STRUKTUR KURIKULUM 2013 Pendekatan Saintifik.
2.1.A ANALISIS DOKUMEN: SKL, KI-KD, SILABUS, DAN TEMATIK TERPADU
KONSEP PEMBELAJARAN “TEMATIK INTEGRATIF” PADA KURIKULUM 2013.
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Oleh: Nurul Kamilati, M.Pd., M.Ed. BALAI DIKLAT KEAGAMAAN SEMARANG
2.1.B ANALISIS MATERI DALAM BUKU TEKS PELAJARAN
PENULISAN BUKU SISWA & PANDUAN GURU
Tinjuaun Umum Kurikulum Tematik
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
PANDUAN PENYUSUNAN RPP
ANALISIS KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR.
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
ELEMEN PERUBAHAN KURIKULUM 2013
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
KONSEP PENDEKATAN SAINTIFIK
Kelompok 2 Laporan hasil analisis Siti nur alfiah ( )
PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU KURIKULUM 2013 (PTP)
2.1.A ANALISIS DOKUMEN: SKL, KI-KD, SILABUS MATA PELAJARAN MATEMATIKA
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
Widyaiswara PPPPTK Matematika YOGYAKARTA
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
PERANCANGAN PEMBELAJARAN TERPADU
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK
ANALISIS PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
STANDAR ISI HENDRA ERIK RUDYANTO.
Fitri Febriani Vina Vatrikatresna Riva Fakhia F Cita Adi Rachman Dewi Triani Ai Ulvi Zulfiah Hani Annisa R
Transcript presentasi:

PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU Sri Wulandari D

Mengapa perlu pembelajaran tematik? 3 × 2 = ?

Mengapa perlu pembelajaran tematik? Kecenderungan belajar anak usia SD memiliki tiga ciri, sbb: 1. Konkrit belajar melalui hal-hal yang dapat dilihat, didengar, dibaui, diraba, dan diotak atik  semua pancaindera 2. Integratif/holistik cara berpikir dari hal umum dulu, baru ke bagian demi bagian 3. Hierarkis cara belajar berkembang secara bertahap

Mengapa Pembelajaran Tematik Terpadu? Kecerdasan ganda Keterampilan High Order Thinking Sikap Pengetahuan

Apakah Pembelajaran Tematik? Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang dilakukan melalui Tema sebagai pemersatu, sebagai pusat perhatian yang dipergunakan untuk memahami gejala dan konsep TEMA Mapel KD/indikator Mapel KD/indikator Mapel KD/indikator

Model Pembelajaran Tematik Terpadu/Integratif Model jaring laba-laba (webbed model). Model ini berangkat dari pendekatan tematis sebagai acuan dasar bahan dan kegiatan pembelajaran (Robin Fogarty  1991)

SUB TEMA SUB TEMA TEMA MAPEL SUB TEMA SUB TEMA MAPEL MAPEL

Peran Tema Tema berperan sebagai pemersatu kegiatan pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran sekaligus dengan membuat/ mengangkat sebuah tema yang dapat mempersatukan indikator dari mata pelajaran: Agama, BI, IPS PPKn, IPA, Seni-Budaya, Penjas & Or kes

Tema Kelas I Diriku Kegemaranku Kegiatanku Keluargaku Pengalamanku Lingkungan Bersih, Sehat dan Asri Benda, Binatang, dan Tanaman di sekitarku Peristiwa Alam

Tema Kelas IV 2. Selalu Berhemat Energi 1.   Indahnya Kebersamaan 2.   Selalu Berhemat Energi 3.   Peduli terhadap Makhluk Hidup 4.   Berbagai Pekerjaan 5.   Menghargai Jasa Pahlawan 6.   Indahnya Negeriku 7.   Cita-Citaku 8.   Daerah Tempat Tinggalku 9.   Makanan Sehat dan Bergizi

Contoh Model Pembelajaran Tematik ANALISIS SKL, KI, KD, INDIKATOR PEMETAAN JARINGAN TEMA SISWA RPP SILABUS

Ciri-Ciri Pembelajaran Tematik Berpusat pada anak Memberikan pengalaman langsung Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak Menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran dalam satu PBM Bersifat luwes Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan

Contoh Jaring Tema Bahasa Indonesia TEMA Kewarganegaraan KD - Menyimpulkan isi teks pendek (10-15 kalimat) yang dibaca dengan membaca lancar Kewarganegaraan KD -Melaksanakan hidup rukun saling berbagi dan tolong menolong di rumah dan sekolah TEMA Kegiatan Sehari-hari Matematika KD -Menggunakan alat ukur waktu dengan satuan jam

Prosentase Penyajian Alokasi waktu yang tersedia dimaksudkan agar guru tidak terfokus pada salah satu mata pelajaran Diperhatikan alokasi waktu per minggu kumulatif. Setiap hari di rasionalkan selalu memadukan berbagai mata pelajaran dengan tema sebagai pemersatu

Amati gambar berikut ini

TERIMA KASIH

PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK

TEMATIK DAN SAINTIFIK Tematik berperan sebagai konstruksi pengajaran perangkat pembelajaran, RPP Tema di kemas dalam cerita bergambar, cerita teks dengan ilustrasi, benda asli, alat peraga Saintifik berperan sebagai alat berpikir siswa

PENDEKATAN SAINTIFIK Substansi atau materi pembelajaran berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu, berpikir kritis, rasional, berbasis konsep atau teori Tujuan pembelajaran dirumuskan secara sederhana, jelas dan disajikan secara menarik

LANGKAH POKOK PENDEKATAN SAINTIFIK Siswa mengamati objek nyata, gambar, peristiwa Siswa didorong membuat pertanyaan Siswa menalar/mengasosiasi pengetahuan yang sudah dimiliki dengan berbagai hal Siswa mencoba Siswa mengolah hasil percobaan Siswa menyajikan Siswa menyimpulkan Siswa mengomunikasikan

JENIS PERTANYAAN Pertanyaan Pengamatan “Apa yang sedang terjadi ?” “Apakah yang anda lihat ?” Pertanyaan Analitik (Urai Sebab-Akibat) “Mengapa kita perlu bekerja sama menjaga lingkungan ?” “Bagaimana akibat perilaku membuang sampah sembarangan terhadap lingkungan ?” Pertanyaan Hipotetik (Memancing Praduga) “Apa yang akan terjadi jika panjang sisi segitiga diubah?” “Coba apa akibatnya andaikata semua orang didunia membuang botol plastik?”

JENIS PERTANYAAN Pertanyaan Pembanding “Mana sikap yang benar ?” “Mana yang anda anggap paling tepat antara memberinya uang atau mengabaikannya?” Pertanyaan Proyektif (Mengungkap ke Depan) “Bayangkan jika anda menghadapi situasi seperti itu, “apakah yang akan anda lakukan ?”

TEMATIK, SAINTIFIK, PjBL, PBL, DL PjBL, PBL, dan DL sebagai alternatif model yang dapat disisipkan dalam pembelajaran tematik Tema dapat dikemas dalam permasalahan yang perlu diselesaikan, konsep yang harus ditemukan, atau aktivitas aplikatif Pendekatan saintifik digunakan saat PjBL, PBL, DL

TUGAS