I. Struktur dan Dinamika Populasi • Definisi populasi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Ekosistem.
Advertisements

Berkelas.
ILMU PENGETAHUAN ALAM (SMK XII Semua Program Keahlian)
Ekosistem ekosistem Ekosistem
TINGKATAN MAHLUK HIDUP
STIKes Kapuas Raya Sintang
DASAR-DASAR EKOLOGI DAN LINGKUNGAN
KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
Komponen ekosistem.
MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA
Prinsip-Prinsip EKOLOGI-EKOSISTEM WIDIWURJANI
DINAMIKA POPULASI DAN KOMUNITAS
BAB X EKOSISTEM.
PRINSIP EKOLOGI DALAM PENGENDALIAN HAYATI
organisme dan lingkungan
PRINSIP EKOLOGI DALAM PENGENDALIAN HAYATI
DASAR-DASAR EKOLOGI Ekologi:
KONSEP EKOSISTEM Edo Yulianar. NPM : Much. Arief Alfan
BIOLOGI KONSERVASI.
EKOLOGI MIKROBA Pertemuan ke-6 Mikrobiologi Pertanian (AET 209)
Organisme dan Lingkungan
EKOSISTEM ( bab 10 ) 23 April 2012.
EKOLOGI DAN PENGELOLAAN HUTAN
EKOSISTEM.
BAB IV EKOLOGI MATERI ENERGI PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP EKOLOGI
PRINSIP DASAR LINGKUNGAN
A5-14 Nama : Muhamad Ichsanudin ( )
Di Susun Oleh Kelompok 2 Marzita Ridwan Jalal Robin.
BAB VI ASAS –ASAS DAN KONSEP – KONSEP MENGENAI ORGANISASI PADA TINGKAT KOMUNITAS.
EKOSISTEM SEBAGAI LINGKUNGAN HIDUP MANUSIA
KOMPONEN ANOMALI IKLIM DAN KETAHANAN PANGAN
Dasar ekologi dan Lingkungan hidup
Ancaman Bagi Keanekaragaman Hayati
Silabi Pengertian Lingkungan Hidup (Ekologi) dan Masalahnya
PENDIDIKAN LINGKUNGAN & PENGETAHUAN LINGKUNGAN
MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM ALAMI
KERAJAAN MAHLUK HIDUP Berdasarkan pada persamaan dan perbedaan anatomi dan fisiologinya, mahluk hidup(organisme) yang ada didunia dapat dikelompokan menjadi.
EKOLOGI dan HARMONISASI MANUSIA-ALAM
Spesiasi dan biogeografi
Ekosistem dan Interaksi antar komponen Media Pembelajaran Interaktif
Rantai Makanan Rantai makanan adalah perpindahan materi dan energi dari suatu mahluk hidup ke mahluk hidup lain dalam proses makan dan dimakan dengan satu.
SUKSESI   NOVIA SARI BIOLOGI NK A ‘13.
POPULASI 1. Nur Imamah Novitasari ( )
BAB X EKOSISTEM NUR ROSYIDAH, S.Pd SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA.
Ekosistem ekosistem Ekosistem
EKOLOGI POPULASI.
Dasar – Dasar Ekologi (LANJUTAN)
EKOSISTEM SEBAGAI LINGKUNGAN HIDUP MANUSIA
SUKSESI.
Hilangnya biodiversitas
MATERI AJAR BIOLOGI KELAS X SEMESTER 2
KOMUNITAS.
EKOLOGI DAN ILMU LINGKUNGAN
BIOLOGI POPULASI Populasi : sekumpulan individu yang berada di suatu tempat  Biologi Populasi : ilmu yang mempelajari sekumpulan individu dengan sifat-sifat.
Makhluk Hidup Dalam EKOSISTEM
AKSI INTERAKSI Pada saat suatu organisme membutuhkan organisme lain ataupun lingkungan hidupnya, maka dipastikan akan terjadi hubungan yang bisa bersifat.
EKOSISTEM HUBUNGAN TIMBAL BALIK ATAU SALING KETERGANTUNGAN ANTARA KOMPONEN BIOTIK DAN ABIOTIK.
Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi Komponen Ekosistem
KOMPONEN ANOMALI IKLIM DAN KETAHANAN PANGAN
SUMBER DAYA ALAM BAGI HEWAN
Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA
EKOSISTEM.
SUKSESI.
KOEVOLUSI. PENGERTIAN KOEVOLUSI Koevolusi merupakan pengaruh evolusioner mutualistik antara 2 spesies (Campbell, 2008: 180). Artinya koevolusi terjadi.
KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DAN PERSEBARANNYA. Te ori asal mula kehidupan 1. Teori Transedental, hidup berasal dari tuhan 2. Generatio spontania, makhluk.
Modul 6 KB 1 Ekologi Tanaman.
Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
Dampak Perubahan Iklim Bagi Ekosistem Mangrove di Indonesia Muhammad Imran Amin Direktur Mangrove Ecosystem Restoration Alliance Yayasan Konservasi Alam.
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.Ilmu lingkungan ~Ekologiterapan Ekosistem adalah tatanan.
Transcript presentasi:

I. Struktur dan Dinamika Populasi • Definisi populasi • Densitas/kepadatan • Pola penyebaran populasi • Pertumbuhan populasi (eksponensial, logistik) • Faktor pembatas pertumbuhan II. Keberlangsungan Hidup • Tabel kehidupan • Kurva kehidupan III. Populasi Manusia • Pertumbuhan populasi saat ini • Struktur umur 1

KOMUNITAS DAN EKOSISTEM I. Definisi, Konsep Dasar, dan Karakter II. Gambaran Struktur Komunitas • Interaksi (predasi, kompetisi, dan simbiotik) • Suksesi III. Ekosistem • Aliran energi dan siklus materi • Struktur trofik (trophic level) • Rantai makanan dan piramida energi • Siklus materi (air, nitrogen, karbon, dan fosfor) 2

I. Krisis Biodiversitas • Penyebab krisis biodiversitas BIOLOGI KONSERVASI I. Krisis Biodiversitas • Penyebab krisis biodiversitas • Pengaruh teknologi terhadap kerusakan habitat • Pemanasan global II. Distribusi Geografi Biodiversitas III. Konservasi Spesies • Pentingnya konservasi populasi terfragmentasi • Konservasi ekosistem berkelanjutan 3

Populasi : sekelompok individu dalam satu spesies yang DINAMIKA POPULASI Populasi : sekelompok individu dalam satu spesies yang menempati suatu habitat yang menggunakan sumberdaya dengan cara yang sama dan dipengaruhi oleh faktor-faktor alam. Kepadatan (densitas) populasi : jumlah individu suatu spesies per satuan luas atau volume. Cara mengukur kepadatan populasi • menghitung langsung • teknik sampling (petak contoh) • indikator tidak langsung (feses, sarang, jejak, dll) 4

Densitas (Kepadatan) Dinamika Kemampuan adaptasi Populasi menentukan ukuran populasi Ukuran populasi (N) berubah menurut waktu Faktor-faktor yang mempengaruhi ukuran populasi Pertumbuhan populasi nol, ΔN = 0 5

Pola Penyebaran Populasi di Alam mengelompok seragam acak Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran populasi : • Distribusi sumberdaya • Perilaku sosial (pada hewan) • Faktor lain (interaksi organisme, tempat berlindung,oksigen terlarut, dll) Kepadatan dan pola penyebaran populasi merupakan faktor penting untuk analisis dinamika populasi 6

Pertumbuhan eksponensial (pada bakteri) Pertumbuhan Populasi Pertumbuhan eksponensial (pada bakteri) Waktu Jumlah Sel Bakteri 0 menit 20 40 60 80 100 120 3 jam 4 jam 8 jam 12 jam 1 2 4 8 16 32 64 512 4096 16.777.216 68.719.476.736 = 20 = 21 = 22 = 23 = 24 = 25 = 26 = 29 = 212 = 224 = 236 7

Kurva Pertumbuhan Eksponensial (kurva berbentuk huruf J) dN/dt = perubahan ukuran populasi per satuan waktu r = laju pertumbuhan populasi N = ukuran populasi saat ini Kondisi ideal tanpa faktor pembatas, jarang terjadi di alam. Faktor pembatas berupa makanan, ruang, hama/penyakit, predator, dll. 8

Daya Dukung (carrying capasity) Lingkungan Daya dukung lingkungan : jumlah individu suatu populasi yang dapat didukung oleh habitat. K dN dt (K - N) K = rN K = daya dukung lingkungan Nilai K dalam grafik sekitar 1,6 juta 9

Kurva Pertumbuhan Logistik (Kurva berbentuk huruf S) dN/dt = rN(K-N)/K 1. Populasi tumbuh lambat 2. Percepatan pertumbuhan tinggi 3&4. Percepatan pertumbuhan menurun 5. Stabil 10

Faktor Pembatas Pertumbuhan Populasi • tergantung kepadatan : makanan dan ruangan • tidak tergantung kepadatan :iklim dan bencana alam Faktor pembatas menyebabkan spesies menerapkan strategi untuk bertahan hidup 11

Strategi Bertahan Hidup Tipe seleksi r : tumbuh sangat cepat dengan pola J Tipe seleksi K : kepadatan mendekati daya dukung lingkungan Pembeda Seleksi r Selekasi K Reproduksi Usia reproduksi lebih awal dan/atau menghasilkan keturunan dalam jumlah besar dan tidak melakukan “pemeliharaan” anak. Usia reproduksi lama, menghasilkan keturunan sedikit dan biasanya melakukan “pemeliharaan” anak. Ukuran tubuh dan lama hidup Umumnya kecil dan lama hidup pendek. Ukuran tubuh besar dan lama hidup panjang. Ukuran populasi Bervariasi, dibawah daya dukung lingkungan, mengikuti kurva J Konstan di sekitar daya dukung lingkungan Penyebab kematian utama Faktor pembatas yang tidak tergantung kepadatan Kompetisi, predasi, penyakit Contoh Tungau, serangga, gulma Badak sumatra, beruang 12

Kelangsungan Hidup Tabel kehidupan menggambarkan lama hidup,mortalitas, dan harapan hidup pada interval umur tertentu. Berdasarkan tabel kehidupan dibuat kurva kelangsungan hidup Tabel kehidupan penduduk Amerika tahun 1980. Interval Umur Jumlah hidup awal interval umur (N) Jumlah meninggal selama interval (D) Laju kematian selama interval (D/N) Peluang hidup setiap interval (1-D/N) 0-10 10.000.000 121.678 0.012 0.988 10-20 9.878.322 124.163 0.013 0.987 20-30 9.754.159 174.161 0.018 0.982 30-40 9.579.998 202.773 0.021 0.979 40-50 9.377.225 410.607 0.044 0.956 50-60 8.966.618 882.352 0.098 0.902 60-70 8.084.266 1.810.106 0.224 0.776 70-80 6.274.160 2.999.619 0.478 0.522 80-90 3.274.541 2.628.753 0.803 0.197 90-100 645.788 654.788 1.000 0.000 13

Kurva kelangsungan hidup Harapan hidup pria = 70 th Harapan hidup wanita = 80 th Berdasarkan data rata-rata kelahiran dan kematian Asuransi Jiwa 14

Kurva kelangsungan hidup : Tipe I. Mortalitas banyak terjadi pada usia tua Tipe II. Mortalitas konstan Tipe III. Mortalitas banyak terjadi pada usia muda 100 10 1 Persentase individu hidup (log) 0.1 50 Persentase lama hidup maksimun 100 15

Populasi Manusia Ukuranpopulasi(milyard) SM M 16

Struktur Umur Struktur umur : perbandingan proporsional anggota populasi menurut kelompok umur. Contoh struktur umur manusia Struktur umur populasi manusia di beberapa negara tahun 2003 17

Komunitas adalah asosisasi seluruh populasi pada habitat yang sama. Komunitas mempunyai keragaman, stabilitas, dan struktur trofik Keragaman : variasi spesies dalam suatu komunitas. Komponen keragaman : • kekayaan spesies (species richness) • kelimpahan relatif (relative abundance) A (25) A (25) B (25)D(25) C (25) B (10) C(15) D(50) Komunitas I Komunitas II Kekayaan spesies dalam kedua komunitas sama (4 spesies), sedangkan kelimpahan relatif berbeda 18

Stabilitas : kemampuan komunitas untuk bertahan terhadap gangguan dan kembali ke komposisi awal. Struktur trofik : hubungan makan-memakan berbagai spesies dalam komunitas Niche (relung ekologi) : seluruh aktivitas untuk memanfaatkan sumberdaya lingkungan agar spesies tetap hidup 19

Predasi, Kompetisi, dan Simbiotik Interaksi dalam Komunitas Predasi, Kompetisi, dan Simbiotik Pemangsaan (Predasi) Pemangsaan : organisme yang memakan organisme lain untuk keperluan hidupnya. • hewan dimangsa oleh hewan • tumbuhan dimangsa oleh hewan • hewan dimangsa oleh tumbuhan/cendawan Predator (Pemangsa) teknik berburu Prey (Mangsa) teknik menghindar Bintang laut, Pisaster memangsa bivalvia 20

Dinamika interaksi predator-mangsa dalam percobaan Keseimbangan populasi predator-mangsa 160 120 80 40 Jumlah individu 2 6 Waktu 4 Dinamika interaksi predator-mangsa dalam percobaan 21

Teknik Menangkap dan Menghindar Adaptasi anatomi : kemapuan lari dan memarasit Kamuflase : tidak mudah terlihat (bentuk, warna) Mimikri : memberi kesan berbahaya, beracun, tidak enak dimakan Pengembangan indera khusus :penciuman, penglihatan, dan pendengaran Lalat (kiri) tidak bersengat yang mirip dengan lebah bersengat (kanan). Bentuk Katak pohon, Hyla arenocolor berkamuflase dengan background granit mimikri, dimana lalat terhindar dari predator 22

Kesamaan kebutuhan sumber daya (kompetisi kuat) -- contest competition intraspesifik Kesamaan kebutuhan sumber daya (kompetisi kuat) -- contest competition interspesifik Membagi sumberdaya -- scramble competition 23 intraspesifik interspesifik Kesamaan kebutuhan sumber scramble competition contest competition

Kompetisi dua spesies Paramaecium pada makanan yang sama P. aurelia P. caudatum P. Aurelia dan P. caudatum Akibat kompetisi : • pembagian sumber daya • migrasi • kematian yang kalah (the winner take alls) 24

Simbiotik Parasitisme Simbiotik : interaksi antara dua atau lebih spesies, satu spesies hidup di dalam atau di luar tubuh spesies lain. Bentuk-bentuk simbiotik : parasitisme, mutualisme, komensalisme Parasitisme • Ukuran tubuh inang jauh lebih besar dari parasitnya • Inang dirugikan dan parasit mendapat keuntungan • Parasit tidak menyebabkan inang mati • Parasit dapat sebagai agen pengendali biologi dengan cara menghindari ledakan populasi serangga (inang) 25

• mikoriza (cendawan – akar tanaman) • semut – tanaman berbunga Mutualisme : interaksi yang menguntungkan kedua spesies. • mikoriza (cendawan – akar tanaman) • semut – tanaman berbunga Komensalisme : interaksi yang menguntungkan salah satu spesies dan spesies lain tidak rugi. Contoh : anggrek epifit Simbiosis semut dengan tanaman Acacia Efek Langsungpada Spesies 1 + - Efek Langsungpada Spesies 2 + - Tipe Interaksi Netral Komensalisme Mutualisme Kompetisi Predasi Parasitisme 0: tidak ada efek langsung terhadap pertumbuhan populasi; +: efek positif; - : efek negatif 26

Spesies A adalah pionir, digantikan B, C,...dst Suksesi Suksesi : perjalanan pergantian spesies menuju klimaks yang terjadi secara bertahap. Klimaks bisa tertunda jika ada gangguan pada komunitas, dapat pulih melalui mekanisme predasi, kompetisi dan simbiotik Equilibrium merupakan klimaks perjalanan pergantian pesies D C B dst Jumlah spesies A Waktu Spesies A adalah pionir, digantikan B, C,...dst Contoh: Setelah letusan gunung Krakatau, terjadi suksesi 27

EKOSISTEM Ekosistem : interaksi antara komunitas dan lingkungan Interaksi terjadi karena : • aliran energi • siklus materi Matahari (sumber energi utama) sampai ke permukaan bumi • 1.94Cal.cm-2.menit-1 atau • 1.3 x 1024 Cal.cm-2.tahun-1 28

Aliran Energi • Energi mengalir melalui hubungan makan-memakan (tingkat trofik) • Aliran energi dari produsen ke konsumen tidak efisien, sebagian hilang dalam bentuk panas. Hukum 10% : hanya 10% dari energi pada tingkat trofik di bawahnya yang dapat dimanfaatkan 29

Struktur Trofik Rantai makanan 30

Rantai Makanan dan Piramida Energi Rantai makanan saling berkaitan jaring-jaring makanan Bagaimana pola rantai makanan yang terjadi pada saat kemarau panjang ? 31

Piramida Energi 32

Siklus Materi Pertukaran bahan berlangsung melalui siklus Siklus Nitrogen 33

Siklus Karbon 34

Siklus Phospor 35

Siklus Air 36

Biologi Konservasi • Krisis biodiversitas : berkurangnya keragaman hayati secara cepat di permukaan bumi. • Penyebab krisis biodiversitas terutama aktifitas manusia : pembukaan hutan, pertanian, perumahan, dll. Tabel beberapa negara/daerah dengan Red Data Books. 37 Negara/ Daerah Jumlah Spesies Endangered Spesies Rare & threatened Spesies Punah (sejak 1700) Australia 25.000 215 1.716 117 Eropa 11.300 1.927 20 New Zeland 2.000 42 186 4 Afrika Sltn 23.000 107 2.122 39 Dunia 250.000 15.000 2.500 5.050

Pertumbuhan populasi manusia Perkembangan daerah urban Faktor yang “Mengancam” Biodiversitas • Kerusakan habitat Pertumbuhan populasi manusia Perkembangan daerah urban Kegiatan kehutanan, pertambangan Polusi lingkungan • Spesies eksotik yang menekan spesies lokal • Eksploitasi berlebih Ikan nila (Lates iloticus) Penggundulan hutan akibat eksotik sebagai predator eksploitasi berlebih Ikan lokal 38

Manusia dan Biodiversitas • Degradasi lingkungan berpengaruh terhadap keragaman hayati termasuk manusia • Manusia tergantung pada keragaman ekosistem, organisme dan produknya peranan organisme dalam ekosistem Bunga tapak dara (Catharanthus roseus) sebagai antikanker 39

Pengaruh Teknologi dan Senyawa Kimia terhadap Lingkungan • Konsumsi energi bertambah • Penurunan sumberdaya secara cepat. • Meningkatnya polutan (CFC, SO2, NO2, dll) • Akumulasi residu dalam tubuh (biological magnification) Akumulasi residu DDT dalam rantai makanan 40

Pemanasan Global • Meningkatnya suhu di permukaan bumi dan konsentrasi pencemar (CO2, CFC, CH4, N2O) dalam atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Konsentrasi CO2 (ppm) Variasi suhu Peningkatan CO2 atmosfer dan variasi suhu di Hawaii sejak 1958. 41

Efek Rumah Kaca Efek rumah kaca dan faktor yang mempengaruhinya 42

Distribusi Geografi Biodiversitas • Distribusi spesies berhubungan dengan garis lintang • Daerah tropik (lintang rendah) umumnya mempunyai keragaman lebih tinggi dari daerah sedang (lintang tinggi) • Biodiversity hot spot : Daerah dengan keragaman hayati tinggi Area relatif sempit (18 hot spot hanya 0.5% luas permukaan daratan) Sebagai habitat spesies endemik Lokasi beberapa hot spot biodiversitas 43

Konservasi Spesies • Konservasi spesies bertujuan untuk memelihara keragaman hayati • Aktifitas manusia (pertanian) menyebakan habitat terfragmentasi • Fragmentasi habitat menyebabkan menurunnya keragaman hayati source habitat : habitat dengan laju reproduksi > kematian sink habitat : habitat dengan laju kematian > laju reproduksi Fragmentasi ekosistem hutan, menyebabkan populasi burung hantu menurun. 44

• Lanskap ekosistem (hutan, lahan basah, dll) dipelajari dalam Prioritas Konservasi Spesies • Lanskap ekosistem (hutan, lahan basah, dll) dipelajari dalam ekologi lanskap. • Habitat terfragmentasi atau terisolasi • Daerah tepi dan koridor berperan dalam pemeliharaan keragaman hayati Underpass berperan sebagai koridor dua habitat harimau (Felis concolor) “Jembatan hewan” di TN Banff Kanada. yang terpisah oleh jalan. 45