Pemrograman Berorientasi Obyek1 Sub Pokok Bahasan Pointer. Reference. Function Passing Parameter by Value, by Reference, by Pointer.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
POINTER.
Advertisements

PERTEMUAN VIII POINTER
Teknik Pemrograman Terstruktur 2
STRUKTUR Konsep Pemrograman.
Pointer.
PEMROGRAMAN SISTEM POINTER Pertemuan X. ALAMAT & POINTER Pointer sesungguhnya berisi alamat memory yang menyimpan data. Pointer sesungguhnya berisi alamat.
Fungsi, Parameter, Rekursi Daniel Riano Kaparang Book reference: Jogiyanto. Konsep Dasar Pemrograman Bahasa C. Andi Star. Yogyakarta Kristanto Andri.
Parameter formal adalah variabel yang ada pada daftar parameter dalam
Struktur.
POINTER
Pointer dan Reference As’ad Djamalilleil
By; NILA FEBY PUSPITASARI
PENGENALAN c++ DAN STRUKTUR DASAR C++
Pointer.
Pointer Variabel pointer sering disebut sebagai variabel yang menunjuk obyek lain, karena variabel pointer atau pointer adalah variabel yang berisi alamat.
BAB IV SUB PROGRAM DAN FUNGSI
Review-Dasar Pemrograman Komputer
PEMROGRAMAN SISTEM PERNYATAAN DASAR PILIHAN Pertemuan V
FUNGSI.
Pointer Implementasi pointer dalam pengalokasian memori
Pointer Memory Dinamic.
Pemrograman Dasar Pointers.
Pointer Dr. Lily Wulandari.
POINTER (VAR.PENUNJUK)
Pemrograman Berorientasi Obyek1 Sub Pokok Bahasan Array of class. Array Class. Pointer of class. Dynamic Memory Management.
#include //bagian modul int hitung(x,y) { return(x+y); } //bagian utama main() { int jumlah,a,b; a=8; b=2; jumlah=hitung(a,b); cout
Algoritma dan Struktur Data
P O I N T E R. Merupakan sebuah variabel yang berisi alamat dari variabel lain. Suatu pointer dimaksudkan untu menunjukan ke suatu alamat memori sehingga.
Fungsi Fungsi.
Bab 8 Pointer Riyanto Sigit Konsep Dasar Pointer  Variabel pointer sering dikatakan sebagai variabel yang menunjuk ke obyek lain  Variabel.
Pointer Pointer.
Function User Function.
Fungsi Fungsi (Sub Program) :
Pemrograman Terstruktur C++ : Person 21 : Imelda Florensia Jayadi Kasenda Risky Radjamuda : Dosen : Ir. Hasanuddin Sirait, MT Created by. imeldaflorensia91.
Pointer.
Bab 05 Tipe Data dan Mengisi Variabel
FUNCTIONS Pertemuan 9 Matakuliah: T0456 / Algoritma dan Metode Object Oriented Programming Tahun: 2007.
Rahmat D. R. Dako, ST, M.Eng.  Modul  void main (void)  Modul  fungsi = function  Keuntungan penggunaan Fungsi atau modul :  Program menjadi lebih.
Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006
POINTER.
1 Pertemuan 2 Function & Pointer Matakuliah: T0044/Pemrograman Berorientasi Obyek Tahun: 2005 Versi: 1.0.
Teknik Pemrog. Terstruktur 2
Tenia Wahyuningrum pointers Tenia Wahyuningrum
Pointer (Part 1).
Pemrograman Berorientasi Obyek1 Sub Pokok Bahasan Nested Object. Friend Keyword. Pointer This. Operator Overloading.
Pertemuan ke 3 Algoritma dan struktur data
Fungsi, Array dan String
PERSON 20 TUGAS PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR C++ CHERIA LOUPATTY MANAJEMEN INFORMATIKA STMIK / AMIK PARNA RAYA MANADO.
FUNGSI.
FUNCTION Fungsi (Function) merupakan sekumpulan instruksi yang membentuk satu unit serta memiliki nama. Fungsi digunakan.
FUNGSI.
Informatique Engineering Ahmad Dahlan University May 17, 2004
FUNGSI.
KELOMPOK 9 ROBBY SETIAWAN AKBAR BAI ALIM WASSAHUA
FUNCTION Fungsi (Function) merupakan sekumpulan instruksi yang membentuk satu unit serta memiliki nama. Fungsi digunakan.
Pointer Variabel pointer sering disebut sebagai variabel yang menunjuk obyek lain, karena variabel pointer atau pointer adalah variabel yang berisi alamat.
Defri Kurniawan, M.Kom STRUKTUR DATA Defri Kurniawan, M.Kom
Pointer FARID WAJDI YUSUF.
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN II
As’ad Djamalilleil Function (Fungsi) As’ad Djamalilleil
Algoritma dan Pemrograman
As’ad Djamalilleil Pointer dan Reference As’ad Djamalilleil
Algoritma dan Struktur Data
Struktur Data Khoiriya Latifa, M.Kom.
Parameter Ketika procedure atau function dipanggil, kita dapat melewatkan suatu nilai ke dalam function atau procedure tersebut. Nilai yang dilewatkan.
FUNGSI II.
Algoritme dan Pemrograman
Teknik Pemrog. Terstuktur 2
Defri Kurniawan POINTER Defri Kurniawan
BY EMI SITA POINTER BY EMI SITA. POINTER VS VARIABLE Berisi nilai data Operasi yang dipakai bengan operator *,/,+,- Bersifa t statis Deklarasi int x Berisi.
Transcript presentasi:

Pemrograman Berorientasi Obyek1 Sub Pokok Bahasan Pointer. Reference. Function Passing Parameter by Value, by Reference, by Pointer.

Pemrograman Berorientasi Obyek2 Pointer Variable yang digunakan untuk menampung alamat memory. Cara deklarasi: menggunakan tanda “*” Address-Of Operator: “&” –Digunakan untuk mendapatkan alamat memory dari sebuah variable atau obyek.

Pemrograman Berorientasi Obyek3 Pointer Example void main(){ int number=99; int* ptr; ptr=&number; cout<<number; //99 cout<<&ptr; // 0xAAAA cout<<ptr; //0xAAAA cout<<&number; // 0xBBBB cout<<*ptr; //99 }; 99 number 0xAAAA ptr 0xBBBB ??? ???? 0xCCCC ??? ???? 0xDDDD

Pemrograman Berorientasi Obyek4 Pointer to char Dapat diinisilaisasi dengan constant string dengan menggunakan tanda “” –char* proverb = "A miss is as good as a mile.";

Pemrograman Berorientasi Obyek5 Reference Mirip dengan pointer, namun banyak perbedaan. Adalah alias (nama lain) dari sebuah variabel atau obyek. Tidak serti pointer, sebuah reference harus langsung menunjuk ke variabel lain saat deklarasi, dan tidak dapat diubah untuk menunjuk ke varibel lain.

Pemrograman Berorientasi Obyek6 Reference Example void main(){ int number = 88; int& ref = number; cout<<number; //88 cout<<&ref; //0x???? cout<<ref; //88 ref++; cout<<number; 89; }; Untuk merubah isi dari variable yang ditunjuknya tidak perlu memakai *

Pemrograman Berorientasi Obyek7 Function Passing Parameter by Value, by Reference, by Pointer By Value –Function akan melakukan copy terhadap parameter yang dikirim. By Reference –Function akan membuat alias terhadap parameter yang dikirim. By Pointer –Function akan mengambil alamat memory dari parameter yang dikirim.

Pemrograman Berorientasi Obyek8 Passing Parameter Example void MyFunc(int bVal, int& bRef, int* bPtr){ bVal = bVal + 2; bRef = bRef + 2; *bPtr = *bPtr + 2; }; void main(){ int a=5; int b=5; int c=5; MyFunc(a,b,&c); cout<<a; //5 cout<<b; //7 cout<<c; //7 };