1 Pertemuan 1 Pendahuluan Matakuliah: H0483 – Network Programming Tahun: 2005 Versi: 1.0.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Dosen: Nahot Frastian, M.Kom
Advertisements

Pengenalam Lapisan Network dan Lapisan Transport OSI
Model OSI vs. TCP/IP.
JAVA Network Programming. Apa itu JAVA? ● Bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun ● Dikembangkan.
Pemrograman Jaringan Socket Programming Aurelio Rahmadian.
Konsep Dasar Protokol Jaringan
CCNA Exploration v5.0 Network fundamentals Yahdi TK 1073 – Jaringan Komputer Semester Ganjil 2013.
Transport Layer.
TCP/IP.
Pertemuan-2 Referensi OSI
Pertemuan 1 Network System Overview I Made Astawa
Transport Layer Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya – ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya
Pertemuan-10. Transport Layer Protocol
User Datagram Protocol (UDP)
(TRANSMISSION CONTROL PROTOCOL/INTERNET PROTOCOL)
Network Software (Perangkat Lunak Jaringan)
OSI (Open System Interconnection) Layer
KOMUNIKASI DATA sahari 10. Protocol Komunikasi.
TRANSPORT LAYER PROTOCOLS ( TCP DAN UDP )
UDP Socket Programming
Transport Layer Protocol
Transport Layer (OSI Model)
OSI LAYER.
TCP Socket Programmning
Sistem Operasi Berbasis Jaringan
Pertemuan ke-10 perkuliahan komunikasi data
Digunakan dalam pembuatan dasar- dasar hubungan internet Referensi ini sering disebut sebagai referensi model TCP/IP Terdiri atas empat lapisan.
Pertemuan-VI PROTOCOL JARINGAN
Keamanan lapis jaringan
Referensi Model TCP/IP
Layanan Pengiriman Pada Jaringan
LATIHAN SOAL JARINGAN KOMPUTER
Pembahasan Pendahuluan Distance Vector Routing Protocol Link-State
Transport Layer Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya – ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya
Materi 6 Lapis Transport
Jaringan Komputer: Protokol dan Model Lapisan OSI
Model OSI vs. TCP/IP.
Referensi Model TCP/IP
Referensi Model TCP/IP (ransmission Control Protocol/Internet Protocol) Eko Riyanto.
Model Referensi TCP/IP
Pertemuan-2 Referensi OSI
TCP & UDP.
Transport layer Jarkom Dasar - Week 5 Aisyatul Karima, 2012.
Bab 12 Transport Layer Abdillah, MIT.
Chayadi Oktomy Noto Susanto, S.T, M.Eng
Bab 9 Transport Layer Abdillah, MIT.
OSI MODEL.
Kuliah Jaringan Komputer
Ihsan Naskah, S.Kom., MT JARINGAN KOMPUTER Ihsan Naskah, S.Kom., MT
NETWORK LAYER OSI LAYER 3.
Kuliah Jaringan Komputer
JARINGAN KOMPUTER Komunikasi Data.
TRANSPORT LAYER PROTOKOL
Transmission Control Protocol dan Internet Protocol TCP/IP
Reperensi Model TCP/IP
Chapter 4 Oktober 2010.
PERTEMUAN KETUJUH Referensi Model DoD.
Referensi Model TCP/IP
Protokol Jaringan Pada Sistem Multimedia
Model Referensi OSI.
Jaringan Komputer.
Transport Layer.
Referensi Model TCP/IP
OSI LAYER.
INTERNETWORKING Didi Juardi,ST.,M.Kom.
ARSITEKTUR DAN PROTOKOL
TCP Socket Programmning
UDP Socket Programming
Referensi Model TCP/IP
Referensi Model TCP/IP
Transcript presentasi:

1 Pertemuan 1 Pendahuluan Matakuliah: H0483 – Network Programming Tahun: 2005 Versi: 1.0

2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : menyebutkan berbagai macam protokol yang umum digunakan pada jaringan komputer.

3 Outline Materi OSI Model Transport Layer TCP/UDP UDP: User Datagram Protocol TCP: Transmission Control Protocol TCP Connection Establishment & Termination Port Number

4 > Pendahuluan Sebagian besar aplikasi-aplikasi pada jaringan komputer dibagi dua bagian yaitu : Client dan Server

5 > Contoh : –Web Brouser (Clinet) vs Web Server –FTP Client vs FTP Server –Telnet Client vs Telnet Server Client berkomunikasi dengan satu Server, sedangkan Server dapat berkunikasi dengan beberapa Client pada saat yg sama

6 > Client Server Server handling multiple clients at the same time

7 >

8 Komunikasi antara Client dan Server pada jaringan komputer umumnya menggunakan Protokol jaringan al: TCP/IP, UDP dll. TCP (pada Transport layer) menggunakan Internet Protokol / IP (pada Network layer). IP berkomunikasi dengan Lapisan Data Link

9 > Istilah IP yg telah dikenal mulai awal th. 80-an disebut juga dengan IP versi 4.0 (IPv4), dan pada pertengahan tahun an telah dikembanagkan IP Versi 6 (IPv6). Aplikasi Client – Sever tidak hanya pada LAN yang sama tetapi juga pada LAN yg berbeda

10 >

11 > OSI Model Cara yang umum digunakan untuk menjelaskan lapisan-lapisan (Layers) pada jaringan adalah OSI Model.

12 > Dua layer terbawah dari OSI Model (Physical & DataLink) identik dengan “Device driver dan hardware pada Internet Protokol” dan umumnya disediakan oleh sistem: –Physical layer merubah bit ke signal dan sebaliknya. –Media yg dipergunakan untuk mentransmisikan signal : Radio, Twisted pair, Coaxial cable, Optical fiber, dll. –Data link layer menjaga agar paket tiba dengan baik sampai di ujung media yg digunakan. ACK /acknowledgment of packets, Error detection.

13 > Network layer ditangani oleh Protokol IPv4 dan IPv6 –Network layer berkaitan dengan pengambilan paket dari source node ke destination node, routing, addressing physical device. Transport Layer ditangani oleh Protokol TCP dan UDP. Pada gambar diatas ada gap antara TCP dan UDP dimaksudkan bahwa lapisan aplikasi dapat mem-bypass Transport layer dan langsung menggunakan IP (Network layer) –Transport layer mengontrol pengiriman pesan antara dua node di dalam network. –Divide message into packets –If required reorder packet that arrive out of order –If required resend lost or damaged packets

14 > Tiga layer teratas dari OSI Model dapat digabung menjadi satu Lapisan aplikasi pada sederetan Internet Protokol (Contoh: Web client, Web Server, Telnet client, Telnet Server, dll. Pada Internet Protokol jarang ada yang membedakan tiga layer teratas pada OSI Model. Interface antara Lapisan aplikasi dengan Transport layer pada internet protocol dapat menggunakan Socket.

15 > Transport Layer : TCP & UDP Pendahuluan: –Kebanyakan aplikasi Client – Server menggunakan TCP atau UDP. –Memungkinkan menggunakan IPv4 atau IPv6 secara langsung dengan mem-bypass transport layer, teknik ini disebut dengan “raw socket”. Teknik ini jarang digunakan. –UDP lebih sederhana, unreliable, => data –TCP lebih sulit, reliable, => byte-stream protocol

16 >

17 > IPv4 : Internet protocol versi 4, sering disebut dengan IP saja. Menggunakan 32-bit addresses Menyediakan pelayanan pengiriman paket untuk TCP, UDP, ICMP, dan IGMP

18 > IPv6 : Internet protocol versi 6, dirancang pada pertengahan th. 90-an, untuk mengganti IPv4 128-bit addresses Menyediakan pelayanan pengiriman paket untuk TCP, UDP, ICMPv6

19 > TCP : TCP ( Transmission Control Protocol ) Connection – Oriented Protocol, reliable, full duplex, byte stream Acknowlwdment, timeout, retransmissions Dapat menggunakan IPv4 atau IPv6

20 > UDP: UDP (User Datagram Protocol) Connectionless Protocol Tidak ada garansi bahwa UDP datagram sampai dengan aman pada tujuan UDP dapat menggunakan IPv4 atau IPv6

21 > UDP: User Datagarm Protocol –Simple Transport-layer protokol –Connectionless Protocol –Dijelaskan pada RFC768 –Program aplikasi menulis sebuah Datagram ke UDP Socket –Datagram identik dengan Record –Tidak ada garansi bahwa UDP datagram sampai dengan aman pada tujuan –Tidak menggunakan Flow Control –UDP Client dapat meng-create socket dan mengirim sebuah datagram ke server, dan setelah itu client bisa segera mengirim datagram yg lain

22 > TCP: Transmission Control Protocol –Dijelaskan pada RFC 793 –TCP Client membuat hubungan (Connection) dengan Server sebelum data dikirim. Setelah selesai dilakukan pemutusan hubungan. –Keandalan (Reliability) lebih baik dari UDP –TCP menggunakan Acknowledgment, dan Sequence number. –TCP menyediakan Flow Control –TCP connection adalah Full Duplex (aplikasi dapat menerima dan mengirim data dalam dua arah )

23 > TCP Connection Establishment and Termination Three way Handshake Scenario : TCP Connection is established : 1.Server harus disiapkan untuk dpt menerima “incoming connection”. Umumnya dilakukan dengan memanggil fungsi : socket(), bind() dan listen() 2.Client memanggil fungsi socket(), kemudian fungsi connect(). Akan terjadi client mengirim SYN Segment untuk memberitahukan “initial sequence number” pada server. 3.Server mengirim Acknowledge dan SYN segment ke Client 4.Client mengirim Acknowledge ke server.

24 >

25 > TCP Connection Termination 1.Aplikasi (client) memanggil fungsi close() => (active close), kemudian mengirim FIN Segment. 2.Disisi lawan (server) akan menerima FIN Segment => (passive close), kemudian server mengirim Acknowledge 3.Aplikasi yg menerima end-of-file akan meng- close socket, ini menyebabkan TCP akan mengirim FIN 4.TCP pada sistem yg menerima FIN akan mengirim Acknowledge.

26 >

27 > Watching The Packets