Spiral of Silence Theory

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Fenomena Komunikasi Massa
Advertisements

Sifat-Sifat Hubungan Antar Sesama
KELUARGA DAN SOSIALISASI POLITIK
PROSES TERJADINYA OPINI DAN OPINI PUBLIK
OPINI PUBLIK TM-2 STIKOM PROSIA By: Yang Gusti Feriyanti,M.IKOM.
OPINI Publik Dari TINJAUAN ilmu Sosial
Pengaruh Komunikasi Massa Terhadap Masyarakat dan Budaya
Minggu 3, Jumat 3 September 2010
Teori-teori Komunikasi Massa
SPIRAL KEHENINGAN berdasarkan penelitian Elisabeth Noelle-Neumann
Pertemuan 8 KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN.
Teori-Teori Komunikasi Massa
PERTEMUAN 9 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)
Mass Media Effects SAP 2 Recap by “The Invation of Mars” 30 Oktober 1938; kepanikan 1 juta warga AS karena siaran radio yang menggambarkan serangan.
KOMUNIKASI PUBLIK/ MASSA Buku 1 Bab 1 hal
Sketsa Politik Pilkada Kalsel
TEORI KOMUNIKASI MASSA
Teori-teori Komunikasi Massa
KEBEBASAN OPINI A. coherence theory : teori ini menyatakan bahwa opini yang dimiliki seseorang harus saling bersesuaian B. correspondence theory : pernyataan.
Komunikasi Antarpribadi (2)
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
Teori BerMedia.
Opini Publik.
BAB I : Pondasi Penelitian Kualitatif
Fenomena Komunikasi Massa
PARTISIPASI POLITIK DALAM DISTRIBUSI DAN ALOKASI SUMBER POLITIK
Media Penyiaran&Teori Komunikasi
Manajemen Public Relations
Latar Belakang Permasalahan Tujuan Penelitian Manfaat
LATIHAN 9 TEST PERSONALITI “INTROVERT”
Teori-teori Sosial (Social Theories)
PENGARUH KOMUNIKASI MASSA TERHADAP INDIVIDU TEORI DUA LANGKAH
Teori Komunikasi Massa
KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN
Start.
UNIVERSITAS MERCUBUAN YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI 2014 PERTEMUAN KE 11 & 12 KOMUNIKASI & OPINI PUBLIK.
TEORI KOMUNIKASI MASSA
SOSIOLOGI “Gerakan Sosial’’
Teori Dasar (2).
Opini Publik pada masyarakat termediasi
TEORI PEMUNGUTAN SUARA
TUGAS KOMUNIKASI PUBLIK “The Presentation of Self In Everyday Life”
Sifat dan ruang lingkup ekonomi
KOMUNIKASI SEBAGAI PROSES
Kedudukan Teori dalam Penelitian Kualitatif
HERU NURHADI SENDI EKA NANDA Present :.
Genta Maghvira, S.I.Kom, M.I.Kom
TELECENTER SEBAGAI FASILITATOR PERUBAHAN KOMUNITAS
Teori-teori Komunikasi Massa
KOMUNIKASI PERSUASIF Bayu Ahmad Maulana Dwi Nur Rizkiansyah
PARADIGMA PENELITIAN Apakah Paradigma Penelitian itu……?
Teori- Teori Komunikasi Massa Kontemporer
SOSIALISASI Pertemuan Ketiga TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:

TEORI KOMUNIKASI MASSA DAN MASYARAKAT
TEKNIK PENGUMPULAN DATA : WAWANCARA DAN OBSERVASI
Teori BerMedia.
TEORI KOMUNIKASI MASSA DAN MASYARAKAT
Teori-teori Komunikasi Massa
DASAR-DASAR PERIKLANAN
TEORI TEORI DI KOMUNIKASI MASSA
KEPEMIMPINAN 1 KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN 2 MENGAPA KOMUNIKASI PENTING?  BAGI KEHIDUPAN MANUSIA “mendorong kemajuan peradaban manusia” dan.
SOSIALISASI Pertemuan Ketiga TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM:
EFEK MEDIA TEORI SPIRAL KEHENINGAN Ketua : Restu Anggraeny Dwi Sartika ( ) Anggota : Deliana Yulianti ( ) Gilang Gandara ( )
Konseling gizi. Gema didalam/gaung/pantulan bunyi ◦ Gema adalah pikiran yang mungkin kita miliki ketika kita mendengarkan orang lain. ◦ Meskipun kita.
Teori Komunikasi : Awal Mula Teori dan keilmuan komunikasi
komunikasi Interpersonal
Teori-teori Komunikasi Massa
Teori Komunikasi Massa
Transcript presentasi:

Spiral of Silence Theory Oleh: Crescent – 51408074 Kenny Tirza – 51408031

Spiral of Silence Spiral of Silence juga disebut dengan teori spiral keheningan. Teori ini pertama kali Dikemukakan oleh Elizabeth Noelle-Neumann tahun 1984 Teori ini menjelaskan mengapa dan bagaimana orang sering merasa perlu untuk menyembunyikan (to conceal) pendapat-pendapatnya, preferensinya (pilihannya), pandangan-pandangannya, dsb.

Teori Spiral Keheningan ini dapat disimpulkan sebagai berikut: yakni, individu memiliki opini tentang berbagai isu Namun ketakutan - ketakutan tersebut akan terisolasi menentukan apakah individu itu akan mengekspresikan opini-opininya secara umum

Spiral keheningan mengajak kita kembali kepada teori media massa yang perkasa, yang mempengaruhi hampir setiap orang dengan cara yang sama (Noelle-Meumann, 1973) Orang-orang yang tidak terpengaruh oleh spiral kebisuan ini ialah orang-orang yang dikenal sebagai avant garde dan hard core

Noelle-Newman (1984) menyatakan bahwa kekuatan media massa diperoleh dari: - Kehadirannya dimana-mana (ubiquity) - pengulangan pesan yang sama dalam suatu waktu (kumulasi) - konsensus (konsonan) tentang nilai-nilai kiri di antara mereka yang bekerja dalam media massa, yang kemudian direfleksikan dalam isi media massa

Selain itu, spiral kebisuan ini juga memperlakukan opini publik sebagai suatu proses dan bukan sebagai sesuatu yang statis Perspektif itu juga memperhatikan dinamika produksi media dengan pembentukan opini publik (Glynn dan McLeod, 1985; Katz, 1981; Salmon dan Kline, 1983). 

Studi yang belum lama ini dilakukan memberi dukungan empirik pada teori spiral kebisuan Dalam evaluasi masalah-masalah yang dihadapi oleh suatu komunitas di Waukegan, Illinois, Taylor (1982) menemukan bahwa orang-orang yang merasa opininya mendapat dukungan mayoritas akan lebih berani mengungkapkan pendapatnya.

Demikian juga dengan orang-orang yang merasa bahwa opininya akan mendapat dukungan di kemudian hari (misalnya kelompok avant garde). Glynn dan McLeod (1985) menemukan bahwa persepsi tentang apa yang dipercayai orang lain akan mempengaruhi ekspresi opini dan pemungutan suara.

Sedangkan pada kelompok hard core di antara para pemilih lebih suka mendiskusikan kampanye politik daripada yang lain. Yang dimaksud dengan hard core di sini ialah orang-orang yang secara eksplisit menyukai seorang kandidat setelah melalui beberakali wawancara

Glenn dan McLeod (1985) juga menyatakan bahwa responden-responden mereka lebih suka melibatkan diri dalam diskusi-diskusi politik dalam suatu pertemuan, jika orang-orang lain yang hadir di situ pandangannya sejalan dengan pandangan mereka.

Contoh kasusnya yakni, Meskipun dalam posisi minoritas, namun karena dia seorang ahli dan teknisi komputer, misalnya, maka pendapat dan pandangannya mengenai komputer, akan tetap lebih dipercaya dibandingkan dengan mereka yang banyak jumlahnya namun tidak mengetahui perihal komputer

Diam adalah emas biasanya berlaku pada konteks teori spiral of silence Diam adalah emas biasanya berlaku pada konteks teori spiral of silence. Daripada berbicara yang belum tentu didengar pendapatnya, maka lebih baik diam Makna diam yang kedua, yakni diam bukan berarti setuju, juga masih dalam kerangka teori ini.

Orang sering merasa lebih aman jika tidak mengeluarkan pendapatnya di forum-forum tertentu karena berbagai alasan Misalnya karena tidak ada yang akan mendukung pendapatnya karena dia tergolong minoritas, atau mungkin malahan merasa inferior

Kesimpulan: Teori ini muncul karena orang-orang dari kelompok minoritas sering merasa perlu untuk menyembunyikan pendapat dan pandangannya ketika berada dalam kelompok mayoritas. Dapat dikatakan bahwa seseorang sering merasa perlu menyembunyikan “sesuatu”-nya ketika berada dalam kelompok mayoritas.

Asumsi dasar: Media massa mempunyai dampak yang sangat kuat pada opini publik tetapi dampak ini diremehkan atau tidak terdeteksi di masa lalu karena keterbatasan riset. Dalam teori ini opini publik terbentuk melalui proses spiral kesunyian. Orang yang berada pada kelompok mayoritas sering merasa perlu mengubah pendiriannya karena jika tidak merubah ia merasa sendiri.

Prinsip penting teori tersebut: · Media massa memainkan peran penting dalan spiral kesunyian karena media massa merupakan sumber yang diandalkan orang untuk menemukan distribusi opini publik. · Media massa memainkan peran penting ketika orang berusaha untuk menentukan opini mayoritas. · Individu mempunyai organ indra yang mirip statistik yang digunakan untuk menentukan “opini dan cara perilaku mana yang disetujui atau tidak disetujui oleh lingkungan mereka, serta opini dan perilaku mana yang memperoleh dan kehilangan kekuatan.”

Opini yang berkembang dalam kelompok mayoritas dan kecenderungan seseorang untuk diam karena berasal dari kelompok minoritas juga bisa dipengaruhi olehn isu-isu dari media massa. Salah satu alasan individu-individu dari kelompok minoritas dan sedang berada dalam kelompok mayoritas merasa perlu untuk diam adalah dia tidak mau diisolasi dari pergaulan sosial dimana dia berada

Kelebihan dari spiral of silence: Dengan hadirnya teori ini, membantu kalangan minoritas secara tidak langsung. Kekurangan dari spiral of silence: Jika seseorang mempunyai keinginan yang kuat, maka orang tersebut tidak akan mudah mengikuti opini mayoritas yang ada di sekitar nya.