BAB VIII Angka Indeks Angka indeks merupakan peralatan statistik yang sangat populer guna mengukur perubahan atau melakukan perbandingan antara variabel-

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
ANGKA INDEKS.
Advertisements

Evaluasi KD 5.4 START.
Indeks Sederhana Indeks Agregatif Indeks Agregatif Tertimbang
Angka indeks Angka indeks adalah suatu ukuran statistik yang menunjukkan perubahan-perubahan atau perkembangan-perkembangan keadaan/kegiatan/peristiwa.
MODUL 13 ANGKA INDEKS Indikator ekonomi menarik minat masyarakat karena merupakan indikator keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan. Indikator.
ANGKA INDEKS Ia Kurnia.
ANGKA INDEKS Bab XI.
ANGKA INDEKS.
Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi
BAB XI ANGKA INDEKS Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I.
Materi Indeks harga.
Statistik 1 Kuliah 12 Sartika Djamaluddin, 2006.
ANGKA INDEKS Bab XI.
ANGKA INDEKS.
BAB 5 ANGKA INDEKS.
BAB XI ANGKA INDEKS Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I.
TEKNIK PENYUSUNAN ANGKA INDEX OLEH: HANNA ARI TRI N
ANGKA INDEKS.
P ertemuan 11 Angka Indeks J0682.
Modul VIII Angka Index.
BAB 7 ANGKA INDEKS.
ANGKA INDEKS.
CHAPTER 4 IndekS.
ANGKA INDEKS.
Indeks Relatif Harga Beras Bali
Latihan soal angka indeks
Nama : Yanurman Giawa Nim : No.Absen : 05
Ulmi wahyu Sigit pratama putra
Statistik 1 Kuliah 12 Sartika Djamaluddin, 2006.
Akhid Yulianto, SE, Msc (Log) (Disarikan dari buku Yusuf Wibisono)
ANGKA INDEKS.
Resista Vikaliana, S.Si. MM
Harga Indeks ANGKA INDEKS (Konsep Angka Indeks, Indeks Relatif
STATISTIK INDUSTRI MODUL 11
BAB V ANGKA INDEKS.
ANGKA INDEKS Angka Indeks atau indeks adalah angka yang dipakai sebagai perbandingan 2 atau lebih kegiatan yang sama dalam waktu yang berbeda.
Indeks harga dan inflasi
d. Pengukuran laju inflasi
Oleh: Lilik Prenali, SPd
INDEKS HARGA Kelas XI Semester II.
CHAPTER 4 IndekS.
Indeks Relatif Harga Rani Wahyuningsih B.04.
Indeks Relatif Harga Beras Bali
INFLASI.
Indeks Relatif Harga Beras Bali
ANGKA INDEKS Bab XI.
Statistika Deskriptif
Nama : Dian Ningrum Kelas :11.2A.05 Nim : INDEKS RELATIF HARGA.
Anggie Saputri A.05 Statistika Deskriptif Indeks Relatif
Indeks Relatif Harga Beras Bali
ANGKA INDEKS Oleh : AHMAD NURDIN HASIBUAN
Statistika Deskriptif
Febrilia Suci Agesti Fsuciagesti.wordpress.com.
Indeks Harga.
STATISTIKA DESKRIPTIF Plus Drs. Algifari, M. Si.
INDEKS HARGA DAN INFLASI
Nama : Dwi Riska Kelas : 11.2A.05 NIM :
STATISTIKA DESKRIPTIF
Indeks Relatif Harga Beras Bali
Analisis Angka Indeks 05 Angka indeks menggambarkan perubahan relatif terhadap harga, kuantitas atau nilai, dibandingkan dengan tahun dasar Dra. Yuni Astuti,
ANGKA INDEKS Jaka Wijaya Kusuma M.Pd.
BAB 5 ANGKA INDEKS.
1 ANGKA INDEKS. 2 OUTLINE Angka IndeksBab 5
BAB 5 ANGKA INDEKS.
BAB 5 ANGKA INDEKS.
INDEKS RELATIF HARGA Kelompok 10
Muetia winda astuti A.05 Indeks Relatif.
ANGKA INDEKS.
BAB 5 ANGKA INDEKS.
ANGKA INDEKS. 2 Adalah suatu bilangan yang menunjukkan besar kecilnya perubahan suatu keadaan terhadap keadaan lain yang dijadikan sebagai dasar.
Transcript presentasi:

STATISTIK DAN PROBABILITAS pertemuan 11 & 12 Oleh : L1153 Halim Agung,S.Kom

BAB VIII Angka Indeks Angka indeks merupakan peralatan statistik yang sangat populer guna mengukur perubahan atau melakukan perbandingan antara variabel- variabel ekonomi dan sosial Indeks harga merupakan petunjuk atau barometer kondisi ekonomi umum. Tujuan penyusunan angka-angka indeks ialah mengukur atau melakukan perbandingan antara variabel-variabel ekonomi maupun sosial Syarat perbandingan sebuah data : 1. Tiap jenis barang harus memiliki kualitas yang kurang lebih sama selama periode perbandingan. 2. Dianjurkan untuk menggunakan data dari satu sumber 3. Harus barang yang benar-benar representatif bagi konsumen

Tehnik penyusunan indeks harga Indeks harga tidak tertimbang Metode agregatif sederhana Pn=harga tahun tertentu P0=harga tahun dasar

Indeks agregatif sederhana dari harga 9 jenis bahan pokok Barang 2006 2007 Beras 38,92 46,62 Ikan asin 135,89 140,11 Minyak goreng 93,82 86,46 Gula pasir 97,90 104,21 Garam 9,57 10,74 Minyak tanah 16,14 16,26 Sabun cuci 31,44 33,26 Tekstil 118,87 118,16 Batik 712,42 705,69 Jumlah 1254,97 1261,51 Harga rata-rata 9 macam bahan pokok di tahun 2007 mengalami kenaikan sebesar 0,52% jika dibandingkan dengan tahun 2006

Indeks harga tertimbang Metode agregatif Iaw = Indeks Agregatif timbangan w = timbangan Pada umumnya timbangan yang dipakai adalah jumlah barang yang diproduksi , dijual atau dibeli 1. Perumusan Laspeyres Menggunakan kuantitas tahun dasar sebagai timbangan IL= Indeks Laspeyres Pn= harga tahun tertentu P0= harga tahun dasar qn=kuantitas tahun tertentu q0= kuantitas tahun dasar

Indeks harga Laspeyres 5 jenis barang dan harga di pasar Jatinegara 2007-2008 pn q0 pnq0 p0q0 Kopra 4.959 6.437 1.840 11.844.080 9.124.560 Kopi 14.902 14.595 994 14.507.430 14.812.588 Lada 26.726 23.595 24 566.280 641.424 Teh 17.252 21.595 420 9.069.900 7.245.840 Kapas 17.000 17.500 16 280.000 272.000 Jumlah 36267690 32.096.412 Jadi , harga 5 jenis barang di pasar Jatinegara ditahun 2008 ternyata mengalami kenaikan sebesar 13% dari harga tahun 2007

Diketahui harga 9 jenis barang tahun 2006 - 2007 Beras 40,92 50,62 Ikan asin 135,89 140,11 Minyak goreng 93,82 86,46 Gula pasir 97,90 104,21 Garam 29,57 35,74 Minyak tanah 16,14 16,26 Sabun cuci 31,44 33,26 Tekstil 118,87 118,16 Batik 712,42 705,69 Jumlah ... Tentukanlah : Indeks harga agregatif. Indeks harga Laspeyres.

Menggunakan kuantitas tahun dasar sebagai timbangan 2. Perumusan Paasche Menggunakan kuantitas tahun dasar sebagai timbangan IL= Indeks Paasche Pn= harga tahun tertentu P0= harga tahun dasar qn=kuantitas tahun tertentu q0= kuantitas tahun dasar

Indeks harga Paasche 5 jenis barang dan harga di pasar Jatinegara 2007-2008 pn qn Pnqn p0qn Kopra 4.959 6.437 969 6.237.453 4.805.271 Kopi 14.902 14.595 742 10.829.490 11.057.284 Lada 26.726 23.595 242 5.704.990 6.467.692 Teh 17.252 21.595 456 9.847.320 7.866.912 Kapas 17.000 17.500 13 227.500 221.000 Jumlah 32.851.753 30.418.159 Jadi , harga 5 jenis barang di pasar Jatinegara ditahun 2008 ternyata mengalami kenaikan sebesar 8% dari harga tahun 2007

ID= Indeks Drobisch Pn= harga tahun tertentu P0= harga tahun dasar qn=kuantitas tahun tertentu q0= kuantitas tahun dasar 3. Perumusan Drobisch IF = Indeks Fisher Pn= harga tahun tertentu P0= harga tahun dasar qn=kuantitas tahun tertentu q0= kuantitas tahun dasar 4. Perumusan Fisher

IME= Indeks Marshall-Edgewort Pn= harga tahun tertentu P0= harga tahun dasar qn=kuantitas tahun tertentu q0= kuantitas tahun dasar 5. Perumusan Marshall - Edgewort 6. Perumusan Walsh IW= Indeks Walsh Pn= harga tahun tertentu P0= harga tahun dasar qn=kuantitas tahun tertentu q0= kuantitas tahun dasar

Indeks harga Marshall – Edgeworth 5 jenis barang tahun 2007 – 2008 po pn qo qn qo+qn po(qo+qn) pn(qo+qn) Kopra 20 25 40 35 75 1500 1875 Kopi 30 28 27 57 1710 1596 Lada 33 10 1225 1155 The 31 42 77 2156 2387 Kulit 32 34 19 39 1248 1326 7839 8339 Indeks harga 2007 = 100 Indeks harga 2008 = 8339/7839x100 = 106,378

Indeks harga Walsh 5 jenis barang tahun 2007 – 2008 po pn qo qn qoqn po qoqn pn  qoqn Kopra 20 25 40 35 37,417 748,331 935,414 Kopi 30 28 27 28,461 853,815 796,894 Lada 33 10 15,811 553,399 521,776 The 31 42 38,341 1073,536 1188,556 Kulit 32 34 19 19,494 623,795 662,782 3852,876 4105,424 Indeks harga 2007 = 100 Indeks harga 2008 = 4105,424/3852,876x100 = 106,556

Indeks harga jenis barang dan harga di pasar Jatinegara 2007-2008 po pn qo qn Kopra 20 25 40 35 Kopi 30 28 27 Lada 33 10 Teh 31 42 Kulit 32 34 19 Ikan 26 Tentukan indeks harga Drobisch dan Walsh