Pertemuan 10 KOPEL, BANTALAN, SABUK DAN PULI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
V - BELT Oleh : Kusuma Darmono Oktavianus Yudi F.W
Advertisements

SOAL-SOAL RESPONSI 6 TIM PENGAJAR FISIKA.
Kelompok: Flat Belt 1. Moh Faizun Iwan Kurniawan 23751
ELEMEN MEKANIK OTOMOTIF PENDAHULUAN
Pertemuan 24 BEJANA TEKAN
Pertemuan 2 Matakuliah : R0186 – Teknologi Bangunan IV Tahun : 2006
  Nama : Ahmad Bahtiar NPM : Jurusan : Teknik Mesin
TRANSMISI SABUK (BELT). Roda Gigi Sabuk dan Pulley Rantai dan Sproket Tali Kabel.
Pertemuan 3 PEMBEBANAN DAN TEGANGAN
Pertemuan 11 RODA GIGI (GEARS)
Gaya Geser Pada Penampang Beton Prategang Pertemuan 12
Pertemuan 4 Aplikasi Perhitungan Gaya Dengan Program Komputer
Pertemuan 7 SAMBUNGAN SEKRUP (SCREWED JOINT)
Matakuliah : S0094/Teori dan Pelaksanaan Struktur Baja
Pertemuan 15 POROS DAN PASAK
Pertemuan 9 POROS DAN PASAK
1 Pertemuan 09 Kebutuhan Sistem Matakuliah: T0234 / Sistem Informasi Geografis Tahun: 2005 Versi: 01/revisi 1.
Perencanaan Batang Tarik
Pertemuan 19 PERANCANGAN SABUK DAN PULI
Tugas Perancangan Elemen Mesin III* KK G1: Perancangan Gearbox
Pemrograman Komputer dalam analisa Struktur Baja
Matakuliah : S0512 / Perancangan Struktur Baja Lanjut
Pertemuan 13 SAMBUNGAN SEKRUP
Materi PASAK.
Pertemuan 5 Balok Keran dan Balok Konsol
Pertemuan 26 PERANCANGAN LANJUT
1 Pertemuan 5 PPh PASAL 21 Matakuliah: A0572/ Perpajakan Tahun: 2005 Versi: Revisi 1.
Pertemuan 10 Gaya – gaya dalam
Pertemuan 11 SAMBUNGAN KELING
1 Pertemuan 9 Gaya Horisontal Matakuliah: S0512 / Perancangan Struktur Baja Lanjut Tahun: 2006 Versi: 1.
1 Pertemuan 11 The Manipulative part of the object data model (Lanjutan bagian 2) Matakuliah: M0174/OBJECT ORIENTED DATABASE Tahun: 2005 Versi: 1/0.
Matakuliah : R0022/Pengantar Arsitektur Tahun : Sept 2005 Versi : 1/1
1 Pertemuan 7 FINITE AUTOMATA DENGAN OUTPUT Matakuliah: T0162/Teori Bahasa dan Automata Tahun: 2005 Versi: 1/0.
1 Pertemuan > > Matakuliah: > Tahun: > Versi: >. 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : >
Pertemuan 1 PERTIMBANGAN DAN PROSEDUR UMUM DESAIN
JENIS PENGGERAK DAN TRANSMISI DAYA
ELEMEN TRANSMISI ELEMEN TRANSMISI adalah bagian bagian dari mesin atau peralatan system mekanik yang berfungsi sebagai pembawa, pemindah, penghubung.
Matakuliah : K0074/Kalkulus III Tahun : 2005 Versi : 1/0
Pertemuan 12 SAMBUNGAN LAS
Pertemuan 4 MOMEN DAN KOPEL
Pertemuan 10 Tegangan dan Regangan Geser
PENYAMBUNGAN BAHAN DAN KOMPONEN (MEKANIK DAN ADESIF) Pertemuan 10
Pertemuan 5 GAYA-MOMEN DAN KOPEL
Pertemuan 12 DESAIN ELEMEN TRANSMISI DAYA
Pertemuan 10 ANALISA GAYA PADA KERANGKA BATANG
Pertemuan 9 PORTAL DAN KERANGKA BATANG
KRITERIA DESAIN, STANDAR DESAIN, DAN METODE ANALISIS PERTEMUAN 6
PERENCANAAN KEKUATAN BATAS Pertemuan 04
Pertemuan 3 PD Dapat Dihomogenkan
Tugas Perancangan Elemen Mesin III
Pertemuan 8 SFD DAN BMD PADA BALOK
Matakuliah : D0164 / PERANCANGAN ELEMEN MESIN Tahun : 2006
Pertemuan 20 Tegangan Geser
Matakuliah : S0512 / Perancangan Struktur Baja Lanjut
Pertemuan 16 Interface Mikroprosesor dan Motor DC
Pertemuan 7 Ikatan Angin
Pertemuan 20 PERANCANGAN SABUK DAN PULI
Pertemuan 3 Diferensial
Pertemuan 20 Perancangan Sabuk
TEORI, PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN TRANSMISI CVT
Aditya Yudha Nugraha ( )
Pertemuan 3 Pembebanan Rangka Atap
Matakuliah : A0114/ Sistem Akuntansi Tahun : 2005 Versi : Revisi 1
Tahun : <<2005>> Versi : <<1/2>>
SAMBUNGAN ELEMEN MESIN
X PROPOSAL Home PROPOSAL MESIN PEMARUT KELAPA DENGAN 2 ROLL PARUT
Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor Oleh : Aulia Rahmat, S.Pd Kompetensi Dasar 1.Memahami prinsip kerja sistem transmisi otomatis 2.Merawat berkala sistem.
Elemen Mesin ( TRANSMISI )
SISTEM CVT ( Transmisi Otomatis )
ADHI NUGROHOI BERNADUS WIRATAMAI DENI YANTOI SISWO DWI S TI
Transcript presentasi:

Pertemuan 10 KOPEL, BANTALAN, SABUK DAN PULI Matakuliah : D0472/PERANCANGAN ELEMEN MESIN Tahun : 2005 Versi : Pertemuan 10 KOPEL, BANTALAN, SABUK DAN PULI

Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : menggunakan rumus dan mendesain bantalan, kopling, sabuk dan puli menghitung rancangan sabuk dan puli

Outline Materi Bantalan Kopel Sabuk Puli

Definisi : BANTALAN (BEARING) A bearing is a machines element which support another moving machine element. It permits a relative motion between the contact surface of the members, while carrying the

KOPEL (COUPLING) Definisi : A device used to make permanent or semi-permanent connection where as a clutch permits rapid connection or disconnection at the will of the operator.

KOPEL (COUPLING) Fungsi : Kopel biasanya digunakan untuk menyambung dua buah atau lebih poros. Kopling poros digunakan dalam permesinan untuk beberapa kegunaan, yang paling umum adalah: Memberikan hubungan dari poros yang terpisah, seperti motor dan generator, serta memberikan kemudahan pelepasan (disconnection) guna perbaikan atau penggantian. Memberikan fleksibilitas. Mengurangi beban kejut dari satu poros ke poros yg lain. Memberikan proteksi thd overload.

Kopel harus memiliki persyaratan: KOPEL (COUPLING) Kopel harus memiliki persyaratan: Easy to connect or disconnect. Trasmit the full power of the shaft. Hold the shaft in perfect alignment. Have no projecting parts. Tipe Kopel Poros Rigid coupling, digunakan untuk menghubungkan dua buah poros yang benar-benar sebaris. Flexible coupling, digunakan untuk menghubungkan dua buah poros yang tak sebaris baik lateral maupun angular.

SABUK (BELT) DAN PULI (PULLEY) Definisi: The belt or ropes are used to transmit power from one shaft to another by means of pulley which rotate at the same speed or at different speed.

SABUK (BELT) DAN PULI (PULLEY)

SABUK (BELT) DAN PULI (PULLEY) Jumlah daya yg ditransmisikan tergantung pada beberapa faktor: Kecepatan belt Tegangan dari belt yang diletakan pada puli Busur atau kontak antara belt dan puli. Kondisi belt yg digunakan. Tipe belt Flat belt jarak antar puli kurang dari 10 m. V-belt Jarak antar puli berdekatan Circular belt Jarak antar puli lebih dari 5 m.

SABUK (BELT) DAN PULI (PULLEY) Bahan sabuk dari kulit, kekuatan berkisar antara 210 – 350 Kg/cm2, factor of safety 8 – 10. Tegangan ijin untuk memberikan reasonable wear life, 17,5 - 28 Kg/cm2. Kecepatan sabuk antara 20 – 22.5 m/dt memberikan efisiensi terbesar Koefisien gesek antara sabuk dan puli Tergantung pada: Bahan sabuk Bahan puli Slip sabuk Kecepatan sabuk

Pemasangan sabuk pada puli SABUK DAN PULI Pemasangan sabuk pada puli Open belt drive

SABUK DAN PULI Cross or twist belt drive Quarter turn belt drive

SABUK DAN PULI Belt drive with idler pulley

SABUK DAN PULI Compound belt drive

Stepped or cone pulley drive SABUK DAN PULI Stepped or cone pulley drive Fast and loose pulley drive

<< CLOSING>>

<< CLOSING>>

<< CLOSING>>

<< CLOSING>>