Dinamika Organisasi Forum Studi Islam FISIP UI Pada Tingkatan Norma dan Tujuan Kelompok Ilham Abrar 1006762953 Lely Amalia 1006772651 Mario Maulana 1006692801.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kepemimpinan (Leadership)
Advertisements

Oleh: Prof.Dr.Mungin Eddy Wibowo, M.Pd Universitas Negeri Semarang
Bab xi Kepemimpinan TRANSFORMASIONAL DAN TRANSAKSIONAL.
Etika Profesi Public Relations
KELOMPOK 8 SELMA ARDIANY RAHMA LAILATUS SHOIMAH ERRIN TANIA FITRILITANIA NOLA REKTASIWI OKILA
Dinamika Kelompok.
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
 Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan seseorang atau sekelompok orang dalam mencapai tujuan organisasi dalam suatu situasi tertentu  Leadership.
konflik organisasi / perilaku organisasi / herwanparwiyanto
KELOMPOK MODEL UMUM ( TUCKMAN, 1965)
Perubahan dan Manajemen Konflik
Kepemimpinan dan Organisasi Pembelajar
KONFORMITAS, PENYIMPANGAN dan KONTROL SOSIAL
PERTEMUAN 15 KONFLIK.
GROUPTHINK berdasarkan penelitian Irving Janis
Pendekatan Teori Sifat, Perilaku dan Hubungan
Pertemuan 13 Team dan group.
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
PENGELOLAAN KELAS (Disarikan dari T. Raka Joni, 1980: 2)
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
PENGANTAR MANAJEMEN ETIK DAN BUDAYA DALAM ORGANISASI
KONFORMITAS dan PERILAKU MENYIMPANG
konflik organisasi / perilaku organisasi / herwanparwiyanto
BAB 4 ETIKA BISNIS 1. ETIKA DALAM ORGANISASI
BAB 16 DINAMIKA KELOMPOK 1. MODEL KELOMPOK
MENGELOLA KONFLIK DALAM PROYEK
KEPEMIMPINAN & KERJASAMA TIM
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
GAYA KERJA DALAM KEPEMIMPINAN
By : DEVI SILVIA dan ERNI SUHERNI
UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
KEPEMIMPINAN Ahmad Nizar Yogatama, S.E., M.M.
PERILAKU KELOMPOK DAN MANAJEMEN KONFLIK
Foundations of Group Behavior
KONSELING KELOMPOK.
KEPEMIMPINAN Perilaku Organisasi.
BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
KEPEMIMPINAN.
FOUNDATIONS OF GROUP BEHAVIOR
PENDEKATAN TEORI SIFAT, PERILAKU DAN HUBUNGAN
Konsep dan Teori Kepemimpinan
Manajemen Konflik Negosiasi.
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
TEORI KEPEMIMPINAN.
DASAR- DASAR PERILAKU KELOMPOK
KELOMPOK DALAM ORGANISASI
konflik organisasi / perilaku organisasi / herwanparwiyanto
IK104 Pengantar Manajemen & Organisasi Pertemuan #14
MOTIVASI & DINAMIKA KELOMPOK
TIM DAN KERJASAMA KELOMPOK
Pengertian Dasar Fasilitasi
Bab xi Kepemimpinan TRANSFORMASIONAL DAN TRANSAKSIONAL.
PEMBINAAN ORGANISASI KEPEMUDAAN TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG TIMUR 2013
PEMIMPIN ADALAH : Seseorang yang memiliki kecakapan dan kelebihan dalam bidang tertentu sehingga dia mampu mempengaruhi dan mengarahkan orang lain untuk.
Konsep Dinamika Kelompok
LEADERSHIP Dita Ratna Kristanti Maria A.Vianey L
Pertemuan 9 Konsep Berubah
PENDEKATAN TEORI SIFAT,
Choirudin, M.Pd.
Konsep Dinamika Kelompok
konflik organisasi / perilaku organisasi / herwanparwiyanto
Pertemuan 9 Konsep Berubah
konflik organisasi / perilaku organisasi / herwanparwiyanto
Oleh: Prof.Dr.Mungin Eddy Wibowo, M.Pd Universitas Negeri Semarang
Manajemen Konflik dan Negoisasi
konflik organisasi / perilaku organisasi / herwanparwiyanto
BAHAN – 3 PERILAKU ORGANISASI
THEORIES OF EDUCATIONAL MANAGEMENT
KELOMPOK KERJA (TEAMWORK) KELAS EAP PENGANTAR MANAJEMEN Disusun oleh : 1. Audhira Syafa Azzahra 2. Maria Ekawati 3. Hasri Fazari 4. Annisya Putri 5. Losdiani.
Transcript presentasi:

Dinamika Organisasi Forum Studi Islam FISIP UI Pada Tingkatan Norma dan Tujuan Kelompok Ilham Abrar 1006762953 Lely Amalia 1006772651 Mario Maulana 1006692801 Sri Lusiana S 1006772683 Riantiarno

Kerangka Konsep Lima level group process: Perilaku Emosi Norma Tujuan Nilai

Norma Ide tentang bagaimana seharusnya seseorang berperilaku, membentuk perasaan dan dan mengekspresikan perasaannya terhadap anggota kelompok. Norma merupakan pemaknaan yang diberikan kelompok kepada anggotanya, dan dipengaruhi oleh privileges yang dimiliki setiap anggota.

Norma (2) Klasifikasi norma (Parson dalam Mills,74): Apakah hubungan berdasarkan perasaan terhadap anggota lain atau karena tekanan dan kontrol Apakah anggota dilibatkan secara penuh atau berada di bawah tekanan Apakah hubungan ada keterikatan khusus atau merepresentasikan tipe dan kelas Apakah hubungan berdasarkan pertimbangan kualitas atau performa anggota

Norma(3) Deviance: Perilaku yang melanggar ide-ide yang telah disepakati bersama, tentang apa yang harus dan tidak harus dilakukan. Sanctions: Respon terhadap pelanggaran norma yang ada dalam kelompok. Sistem normatif: bagaimana norma dipertahankan, diperkuat, atau bahkan diubah Kontrol normatif: deviant dalam kelompok dapat diubah sesuai dengan norma kelompok atau dapat ditolak

Tujuan Ide tentang apa yang paling diinginkan untuk kelompok, akan menjadi seperti apa kedepannya. Group goals: tujuan yang dibentuk oleh dasar pemikiran dari setiap kebutuhan, harapan dan tujuan individu.

Tujuan (2) Instrumental role: Memahami tujuan kelompok, menerimanya, menjalankan sumber daya personal, dan meberikan prioritas lebih terhadap tujuan kelompok Efektifitas kelompok: dapat dicapai dengan memprioritaskan tujuan kelompok, terkoordinasinya fungsi dalam kelompok, adanya kecocokan (fit) antar anggota kelompok.

Kaitan Norma dan Tujan dengan Level sebelumnya (Perilaku dan Emosi) Setiap perilaku individu dipengaruhi oleh emosi pribadi, dan setiap perilaku tersebut diatur oleh norma kelompok. Perilaku individu diarahkan sesuai dengan tujuan kelompok, individu dituntut untuk memprioitaskan tujuan kelompok di atas tujuan pribadi. Norma dan aturan dapat berubah sesuai dengan perubahan tujuan kelompok, perubahan tujuan kelompok akan menyebabkan perubahan emosi dan perilaku anggota kelompok.

Group Performance Group peformance: kinerja suatu kelompok dalam mencapai tujuan mereka. Kinerja kelompok sangat dipengaruhi oleh kinerja dari anggota kelompok. Kinerja kelompok berdasarkan tipe tugas: Additive task : Joint Effort Disjunctive task : best of individual Conjuctive task : worst of individual Complementary task : combination

Polarisasi Kelompok Penyatuan informasi didasarkan pada argumen-argumen yang muncul selama diskusi kelompok. Saat individu membuat keputusan pribadi, mereka mengembangkan pendapat mengikuti keputusan mereka Penyatuan informasi didasarkan pada teori perbandingan sosial, orang-orang akan meniru orang lain untuk menunjukkan kemampuan dan kebenaan opini mereka. Dalam diskusi, setiap orang akan semakin yakin mengenai pandangan mereka saat pendapat tersebut dibagikan dengan oranglain

Leadership Fungsi utama seorang pemimpin adalah untuk menigkatkan kinerja kelompoknya, dengan cara memberikan arahan, dukungan dan motivasi kepada anggota kelompoknya. Pemimpin kharismatik: pemimpin yang dipercaya oleh anggota kelompoknya memiliki kemampuan yang luar biasa dan mereka juga dapat menginspirasi pengikutnya.

Leadership (2) Tipe dasar kepemimpinan Bales: Task Leader Socioemotional Leader Tipe lain dasar kepemimpinan: Democratic Leadership Autocratic Leadership Jenis kepemimpinan: Supportive Leadership Participative Leadership Directive Leadership

Analisa Kasus Majelis Pertimbangan Ketua Sekjen Deputi Danus Kestari Ketua Keputrian Sekjen Bendum Deputi Danus Kestari PSDM Kemuslimahan Pembinaan Humas Kastrat MJI Syiar Pengmas

Analisa Kasus (2) FSI memiliki norma-norma tertentu yang dapat menjaga setiap perilaku anggota Setiap anggota diatur dengan norma yang ada untuk mencapai tujuan FSI. Kondisi kinerja organisasi FSI lebih cenderung terkait dengan adanya complementary task. Tidak menutup kemungkinan mereka mengalami kondisi yang sulit sehingga kinerjanya buruk terkait dengan conjuntive task.

Analisa Kasus (3) Dalam FSI terdapat polarisasi kepemimpinan, namun kondisi ini berhasil ditangani dengan baik sehingga tidak mengarah pada perpecahan. Kepemimpinan FSI bersifat demokratis karena dalam pengambilan kebijakannya biasa dilakukan melalui rapat (syura)

Catatan Kritis Norma dipengaruhi oleh privileges, namun tidak dijelaskan bagaimana penyelesaiannya dan kemungkinan terjadinya konflik. Pada conjucntive task tidak dijelaskan pemecahan masalah dari anggota yang low-ability Tidak jelasnya dampak dari polarisasi Pemimpin sebagai titik sentral sangat dipengaruhi oleh lingkungan kelompok, akan tetapi tidak dijelaskan secara rinci.

Analisa Kasus (3) Kepemimpinan menjadi titik sentral dan penentu kebijakan dari kegiatan yang akan dilaksanakan dalam FSI. Dalam FSI juga terdapat polarisasi dalam kepemimpinan, dalam artian terdapat koordinator untuk putra (ikhwan) dan koordinator putri (akhwat).

Kesimpulan FSI memiliki norma-norma yang mengatur perilaku individunya. Perilaku dan emosi setiap anggota diarahkan untuk mencapai tujuan dari FSI. Norma dalam FSI dapat diterima secara baik oleh setiap anggota sehingga mampu meningkatkan kinerja organisasi untuk pencapaian tujuan FSI. Dengan adanya majelis pertimbangan, FSI dapat mengatasi polarisasi yang ada.

Daftar Pustaka Mills. Theodore. 1967. The Sociology of Small Groups. New Jersey: Prentica-Hall, Inc. Stephan,W and Stephan, G. 1990. Two Social Psychologies. California: A Division of Wadsworth Inc.