Pure substance Substansi murni

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Modul 7 Humidifikasi.
Advertisements

4.5 Kapasitas Panas dan Kapasitas Panas Jenis
BAB II KARAKTERISTIK THERMODINAMIKA
BAB V PROSES TERMODINAMIKA GAS SEMPURNA
BAB IV SIFAT-SIFAT GAS SEMPURNA
Perubahan fisika ice melts = es meleleh menjadi air
BAB 3 PERSAMAAN KEADAAN.
Kuliah Fisika 2 Jurusan Teknik Kimia FT UGM
PLTU Komponen utama: Boiler (Ketel uap), Turbin uap, Kondensor,
KELEMBABAN UDARA.
Bersama Media Inovasi Mandiri Semoga Sukses !! Selamat Belajar…
BAB 2 SIFAT-SIFAT ZAT MURNI.
Termodinamika Lingkungan
PENCAIRAN GAS SELAIN NEON, HIDROGEN DAN HELIUM
SIFAT – SIFAT CAMPURAN LARUTAN DAN KOLOID.
NATURAL GAS AHMAD ABDUL QODIR.
PENGERTIAN HUMIDIFIKASI
FISIKA TERMAL Bagian I.
BAB 2 SIFAT-SIFAT ZAT MURNI.
HUKUM I TERMODINAMIKA:
MEMBUAT INFERENSI TENTANG SIFAT TERMAL SUATU BENDA BERDASARKAN DATA PERCOBAAN SABDA ALAM ICP FMIPA UNM.
In this chapter the relationships between pressure (P), specific volume (V), and temperature (T) will be presented for a pure substance. A pure substance.
DISTILASI/PENYULINGAN
BAB 3 PERSAMAAN KEADAAN.
PROSES SATURASI ADIABATIS
A. Agung Putu Susastriawan., ST., M.Tech
HUKUM I TERMODINAMIKA:
TERMODINAMIKA II Semester Genap TA 2007/2008
Pure substance Substansi murni
6. 21 Termodinamika Larutan Non ideal 6
PENINGKATAN TITIK DIDIH
EVALUATING PROPERTIES
Gas Ideal Pert 5.
Perubahan fisika ice melts = es meleleh menjadi air
HUKUM TERMODINAMIKA I.
HUKUM I TERMODINAMIKA:
V. PERISTIWA PANAS.
KARAKTERISTIK UDARA OLEH : MOH. ARIS AS’ARI, S.Pd
Karakteristik Umum Larutan Ideal
Konsep dan Definisi Termodinamika
PANDANGAN UMUM TENTANG THERMODINAMIKA
BAB 12 CAMPURAN DARI GAS IDEAL DAN UAP
BAB 2 SIFAT-SIFAT ZAT MURNI.
GAS PROCESSING SIFAT FISIK GAS ALAM.
BAB 2 HUKUM PERTAMA TERMODINAMIKA.
BAB 5 EFEK PANAS.
BAHAN DAN ENERGI.
FISIKA TERMAL Bagian I.
MATA KULIAH : KIMIA DASAR
Energi dan Hukum 1 Termodinamika
BAB 2 SIFAT-SIFAT ZAT MURNI.
GRAVIMETRIK Gentha Ramadhan Gita Aziza Salis Nur Khairat Tiara Adinda
Presented by RENDY R LEWENUSSA
GAS IDEAL Gas ideal adalah gas teoritis yang terdiri dari partikel-partikel titik yang bergerak secara acak dan tidak saling berinteraksi. Konsep gas ideal.
UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
MATERI DAN ENERGI.
55.
SUHU DAN KALOR.
Hukum Pertama Termodinamika
BAB 5 PENERAPAN HUKUM I PADA SISTEM TERBUKA.
Herlina (G2L ) Darmawati
SIFAT GAS SEMPURNA DAN KORELASI TERHADAP APLIKASI KEHIDUPAN SEHARI-HARI By : EDVIRA FAHMA ADNINA NIM:
Diagram fasa dan kesetimbangan fasa
Modul 6 Humidifikasi. Fenomena transfer massa pada interface antara gas dan cair dimana gas sama sekali tidak larut dalam cairan Sistem : gas-cair Yang.
BAB 12 CAMPURAN DARI GAS IDEAL DAN UAP
P ENYEDIAAN UAP KETEL UAP Secara umum ketel uap (boiler) diklasifikasikan ke dalam : -Boiler pipa api (Fire-tube boiler) yang mana sumber panas berada.
Chapter 4 ENERGY ANALYSIS OF CLOSED SYSTEMS
Chapter 3 PROPERTIES OF PURE SUBSTANCES
Kimia Dasar (Eva/Yasser/Zulfah)
Fakultas: Teknologi IndustriPertemuan ke: 13 Jurusan/Program Studi: Teknik KimiaModul ke: 1 Kode Mata Kuliah: Jumlah Halaman: 23 Nama Mata Kuliah:
Transcript presentasi:

Pure substance Substansi murni thermodinamika Pure substance Substansi murni

Pure substance / substansi murni Komposisi kimia tetap Contoh: air, nitrogen, helium, carbon dioksida Campuran beberapa elemen kimia atau compound  substansi murni selama campuran homogen Udara? Air dengan minyak? Campuran air dan es? Campuran udara cair dan gas udara?

Fasa substansi murni 3 prinsip fasa, sebutkan Berbeda struktur molekul

Proses perubahan fasa Compressed liquid Saturated liquid (cair jenuh) Saturated vapor (uap jenuh) Superheated vapor (uap kukus)

Proses perubahan fasa Contoh: air (water) 1 atm, 20C  compressed liquid 1 atm, 100C  saturated liquid 1 atm, 100C  saturated liquid vapor mixture 1 atm, 100C  saturated vapor 1 atm, 300C  superheated

Temperatur dan tekanan jenuh (saturated temperature and saturated pressure) Saturated temperature (Tsat)  pada tekanan tertentu Saturated pressure (Psat)  pada temperature tertentu

property diagram T – v diagram P – v diagram P – T diagram P – v – T surface

T-v diagram Titik kritis (critical point) Saturated liquid dan saturated vapor  identik Critical point dari air (water) Pcr 22.09 MPa Tcr 374.14 C Vcr 0.003155 m3/kg

T-v diagram Mengacu pada temperatur T > Tcr  superheated vapor (kukus panas) T < Tcr  compressed liqiuid Saturated liquid line (garis cair jenuh) Saturated vapor line (garis uap jenuh)

P-v diagram

Extending P-v diagram terhadap fasa padat (the solid phase) Contracts of freezing (penyusutan) Expands of freezing Bagaimana jika air menyusut?

Extending P-v diagram terhadap fasa padat (the solid phase) Triple line Pada P-v atau T-v diagram Tekanan dan temperatur yang sama namun beda volume specifik Triple point Pada P-T diagram 3 fasa semua pada kondisi equilibrium Cek table 2.3

Solid to vapor 2 ways Solid  liquid  vapor Solid  vapor

P-T diagram Phase diagram (diagram fasa) Untuk setiap fasa dipisahkan oleh garis

P-v-T surface See figure 2.26 and 2.27

Property tables Sistem SI dan English Substansi Kondisi Saturated : temperature and pressure Superheated Compressed liquid Gases

Saturated liquid and saturated vapor states Saturated liquid …f Saturated vapor …g Perbedaan sat vapor and sat liquid (mixture) …fg Temperature table Pressure table

Saturated liquid vapor mixture Selama proses penguapan Suatu campuran dari sat. liquid dan sat. vapor Kualitas x X = mvap/mtot Nilai kualitas 0 < x < 1 Sat. liquid x = 0 (0%) Sat. vapor x = 1 (100%)

Saturated liquid vapor mixture V = Vg + Vf V = m.v

Superheated vapor Vapor phase Tergantung pada T dan P Karakteristik P < Psat pada T tertentu T > Tsat pada P tertentu v > vg pada P dan T tertentu u > ug pada P dan T tertentu h > hg pada P dan T tertentu

Compressed liquid Tidak banyak data tersedia Tidak tergantung pada temperatur Peningkatan tekanan 100 x  sifat-sifat berubah kurang dari 1% Entalpi  dipengaruhi oleh tekanan y = yf@T h = hf@T + vf (P – Psat )

Compressed liquid Karakteristik P > Psat pada T tertentu T > Tsat pada P tertentu v < vg pada P dan T tertentu u < ug pada P dan T tertentu h < hg pada P dan T tertentu

Gas ideal Gas vs vapor Gas diatas Tcr Vapor  tidak jauh dari kondisi kondensasi P.v = R.T R = Ru/M

Specific heats (panas spesifik) Energi yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur dari satu satuan massa substansi sebanyak 1 Cv Panas spesifik pada volume konstan Cp Panas spesifik pada tekanan konstan

Specific heats Cp > Cv Karena Mengijinkan untuk berekspansi Energi untuk kerja ekspansi harus diberikan 𝐶 𝑣 = 𝜕𝑢 𝜕𝑇 𝑣 𝐶 𝑝 = 𝜕ℎ 𝜕𝑇 𝑝

Internal energy, enthalpy, and specific heats of ideal gas h = u + P.v P.v = R.T h = u + R.T du = Cv(t).dT dh = Cp(t).dT u2 – u1 = Cv (T2 – T1) h2 – h1 = Cp (T2 – T1)

Specific heat and ideal gas Cp = Cv + R k = Cp / Cv

Internal energy. Enthalpy and specific heats of solids and liquids Cp = Cv = C u = C (T2 – T1) h = u + v. P  Cav T + v. P Proses pada tekanan konstan P = 0; h = u  Cav T Proses pada temperatur konstan T = 0; h = v.P