“SIZE AND BOOK TO MARKET IN EARNING AND RETURNS” AND “STOCK RETURN VARIANCE” DINILOISVINA SUMSUN GEZY MEGALITTA NOVY YANA.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
EFFICIENT SECURITIES MARKETS
Advertisements

OVERVIEW 1/42 Konsep efisiensi pasar membahas tentang bagaimana pasar merespon informasi yang mempengaruhi pergerakan harga sekuritas menuju ke arah.
PENILAIAN SAHAM Oleh : SURIPTO, SE.,M.Si, Ak.
OVERVIEW Manfaat diversifikasi internasional.
Your name PERCEPTIONS ABOUT RISK AND RETURN YOGI TESTIANA S
Model Penentuan Harga Aset Modal (CAPM)
1 MKIL INVESTASI INTERNASIONAL Hermanto Siregar. 2 Investasi Internasional  Jaringan telekomunikasi  bursa-bursa dunia mjd terintegrasi (global stock.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JUAL ATAU BELI PORTOFOLIO MENGGUNAKAN ANALISA TEKNIKAL DAN FUNDAMENTAL Wahidya Fithra N. ( )
BAB VII. EFISIENSI PASAR
OBLIGASI, SAHAM, RISK & RETURN
Risk & Return Kuliah 3 March 2007.
Risiko dan Tingkat Pengembalian
Lecture Note: Trisnadi Wijaya, S.E., S.Kom
COST OF CAPITAL ENDANG DWI WAHYUNI.
A Test of the Agency Theory of Managerial Ownership, Corporate Leverage, and Corporate Dividends by Claire E. Crutchley and Robert S. Hansen.
Struktur Modal (Capital Structure) dan Biaya Modal (Cost of Capital)
MANAJEMEN AKTIVA & SCRIPLESS TRADING PERTEMUAN Matakuliah: Pasar Uang Pasar Modal Tahun: 2009.
UNIVERSITAS PARAMADINA Program magister bisnis & keuangan islam
DR. FAKHRUDDIN NASUTION, SE.MM
RISIKO & DIVERSIFIKASI Pertemuan 24
Ch 6: Risiko and Tingkat Pengembalian
1 Pertemuan 06 Kinerja Saham Matakuliah: F0392/Simulasi Perdagangan di Bursa Efek Tahun: 2005 Versi: 1/3.
OVERVIEW 1/20 Bab ini membahas pendekatan dalam analisis sekuritas di pasar modal melalui top-down approach, yaitu analisis terhadap berbagai variabel.
Pertemuan 22 MANAJEMEN AKTIVA
RISIKO DALAM INVESTASI
REVIEW JURNAL Penentu Kebijakan Perilaku Perubahan Dividen: Bukti dari Bursa Efek Amman OLEH : NAMA: ARINTA KUSUMAWARDHANI NIM: ANGKATAN:
pengambilan keputusan kebijakan akuntansi nilai perusahaan.
BAB 6 PASAR MODAL.
Analisis LAPORAN KEUANGAN
RETURN ON EQUITY ROE) ATAU RETURN ON COMMON EQUITY (ROCE)
Efisiensi pasar.
Efisiensi pasar.
Dian Safitri P. Koesoemasari
BIAYA MODAL (COST OF CAPITAL)
Portofolio Capm.
ANDRI HELMI M, SE., MM ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO
Pertemuan 17 PORTOFOLIO MANAJEMEN
OVERVIEW Manfaat diversifikasi internasional.
INVESTASI Rita Tri Yusnita
Manajemen Keuangan Drs. Dihin Septyanto, ME.
PERTEMUAN MINGGU 2 RESIKO DAN HASIL PADA ASSETS
EFFICIENCY MARKET HYPOTHESIS
Risk & Return.
RISIKO DAN TINGKAT PENGEMBALIAN
RETURN ON EQUITY ROE) ATAU RETURN ON COMMON EQUITY (ROCE)
Efisiensi pasar.
Week 3: Efisiensi Pasar Modal
Risk & Return.
Arbitrage Pricing Theory
Matakuliah : F0392/Simulasi Perdagangan di Bursa Efek
VALUATION : Dividend DISCOUNT MODELS
Risk & Return.
RISIKO DAN TINGKAT PENGEMBALIAN
BAB 5 RISIKO DAN TINGKAT PENGEMBALIAN TUJUAN BAB 5
PORTFOLIO MANAGEMENT & EVALUATION
RESIKO DAN HASIL PADA ASSET
DI BURSA EFEK INDONESIA
SAHAM & PENILAIANNYA.
Efisiensi pasar.
RETURN ON EQUITY ROE) ATAU RETURN ON COMMON EQUITY (ROCE)
Contoh Perhitungan saham biasa, saham preferen dan MHP
RISIKO DAN TINGKAT PENGEMBALIAN
Indah Mayasary Rinaldy 67-A Magister Manajemen
Teori Efisiensi Pasar Modal
BAB 3 Rita Tri Yusnita, SE., MM.. KONSEP DASAR RISK & RETURN.
PENGARUH RETURN ON EQUITY DAN DIVIDEND PAYOUT RATIO TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI) ANDINA.
RISIKO DALAM INVESTASI
EFISIENSI PASAR Ahsan Sumantika,S.E., M.Sc.
Pengaruh Dividend Payout Ratio dan Return On Investment Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)
RISIKO DALAM INVESTASI Oleh Julius Nursyamsi. Pendahuluan Masalah yang dihadapi pembuat keputusan adalah : Risiko Ketidakpastian.
Transcript presentasi:

“SIZE AND BOOK TO MARKET IN EARNING AND RETURNS” AND “STOCK RETURN VARIANCE” DINILOISVINA SUMSUN GEZY MEGALITTA NOVY YANA

Size and Book to Market in Earning and Return BE (Book Equity) = nilai buku saham ME (Market Equity) = harga x saham outstanding Size (ukuran perusahaan) Excess Return = rata-rata return bulanan portofolio – Risk Free Rate bulanan Small Minus Big (SMB) adalah selisih dari average tiap bulan return perusahaan small dengan average return perusahaan big High Book to Market Equity Minus Low Book to Market Equity (HML) adalah selisih dari average tiap bulan return perusahaan HBME dengan average return perusahaan LBME Market Return = rata-rata return bulanan seluruh saham – Risk Free Rate Bulanan

Fama dan French (1992) menyatakan bahwa beta pasar tidak mampu menjelaskan return saham sebaliknya size dan BE/ME mampu Fama dan French (1993) menggunakan tiga faktor yang menjelaskan return portofolio saham dibuat berdasarkan size dan BE/ME Fama dan French (1995) 1.Perusahaan dengan low BE/ME dapat menghasilkan laba lebih baik dibandingkan dengan perusahaan high BE/ME 2.Behavior dari rasio earning/price dan stock return menyarankan jika suatu saham dialokasikan pada portofolio berdasarkan size dan BE/ME maka forecast dari pertumbuhan laba menjadi tidak bias 3.Expected earning menjadi faktor penentu di dalam hasil dari penetapan harga yang rasional (rational pricing)

Size BE/ME Portofolio 30% Low, 40% Medium, 30% High (L,M,H) Portfolio akhirnya dibagi menjadi 2 gol ME dan 3 gol BE/ME (S/L, S/M, S/H, B/L, B/M, B/H) Contohnya untuk S/L adalah golongan saham dengan ME yang kecil dan juga termasuk golongan saham dengan BE/ME yang kecil

Profitabilitas: Earning dan Book Equity Menghitung profitabilitas dengan EI(t)/BE(t-1) EI adalah laba sebelum item extraordinary akan tetapi setelah dikurangi depresiasi,pajak, bunga dan preffered deviden LOW BOOK TO MARKET Sebelum formasi portofolio laba tumbuh lebih cepat dari book equity EI/BE naik Setelah formasi portofolio book eq ity tumbuh lebih cepat dari laba, EI/BE turun HIGH BOOK TO MARKET mengalami kebalikannya

The Persistence of Profitability Dapat dijelaskan pada gambar berikut ini C:\Documents and Settings\LASADI\My Documents\GAMBAR 1.docx

Kesimpulan Jurnal ini meneliti apakah perilaku harga saham, berhubungan dengan ukuran perushaan dan book to market equity (BE/ME), mencerminkan perilaku laba. Konsisten dengan rational pricing, high BE/ME mensinyalkan laba kecil dan low BE/ME mensinyalkan laba besar. Selain itu, harga saham meramalkan kebalikan dari pertumbuhan pendapatan diamati setelah perusahaan tersebut mendapat peringkat ukuran perusahaan dan BE/ME. Akhirnya, ada faktor market, ukuran perusahaan, dan BE/ME dalam laba seperti di dalam return saham. Faktor market dan ukuran perusahaan di dalam laba membantu menjelaskan return tersebut, tetapi kita tidak ditemukan hubungan antara faktor BE/ME di dalam laba dan return.

Stock Return Variance Equity Return lebih volatile selama jam perdagangan di bursa dibandingkan diluar jam perdagangan bursa Dalam waktu satu jam ketika jam perdagangan bursa, variansnya antara 13 dan 100 kali lebih besar

Hipotesis Penelitian Hipotesis dari penelitian ini adalah : (H.l):volatilitas waktu perdagangan tinggi disebabkan oleh informasi publik yang lebih mungkin diamati selama jam kerja normal. (H.2): volatilitas waktu perdagangan tinggi disebabkan oleh private informations yang lebih mungkin untuk mempengaruhi harga saat waktu perdagangan (bursa buka) (H.3): volatilitas waktu perdagangan tinggi disebabkan oleh kesalahan penetapan harga yang terjadi selama perdagangan.

Hasil Hasil konsisten dengan private information hypothesis and the trading noise hypothesis. Mispricing hanya menyebabkan 4%-12% pada return variance harian Walaupun jika mispricing muncul selama trading day, efeknya kecil Kesimpulan: Variance disebabkan oleh differences pada arrival and incorporation informasi selama trading and non-trading periods.

Possible explanations: Private information –Contohnya: Analyst reports, original research, insider trading –Private information hanya berefek pada prices melalui trading –Informasi diproduksi oleh investors dan security analysts –Kebanyakan private information tidak berhubungan dengan prices selama trading hours

Possible explanations: Private information –Produksi dari private information lebih sering terjadi ketika bursa buka –Security analysts lebih sering bekerja pada jam tersebut –Benefit dari memproduksi private information lebih besar ketika bursa buka and informasi dapat dimanfaatkan lebih cepat dan mudah

Case study: Exchange Holiday Exchange holidays mengurangi nilai dari private information –Informed investors harus menunda acting terhadap info mereka dan mengambil resiko bahwa orang lain akan menutupinya Untuk itu lebih sedikit private information akan dihasilkan

Case study: Exchange Holiday Jika variance return perdagangan besar disebabkan oleh trading noise variance seharusnya jatuh ketika bursa ditutup dan variance yang hilang seharusnya tidak recovered

Kesimpulan Penelitian ini mempertimbangkan tiga penjelasan untuk fenomena ini: (1) Volatilitas disebabkan oleh informasi publik yang lebih mungkin untuk tiba pada jam kerja normal, (2) Volatilitas disebabkan oleh informasi pribadi yang mempengaruhi harga ketika diberitahu investor perdagangan; dan (3) Volatilitas disebabkan oleh kesalahan harga yang terjadi selama perdagangan. Meskipun fraksi yang signifikan dari varians harian disebabkan oleh mispricing, perilaku pengembalian sekitar libur bursa menunjukkan bahwa informasi adalah faktor prinsip di balik varians perdagangan tinggi.

TERIMA KASIH