1 Pertemuan > > Matakuliah: > Tahun: > Versi: >. 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : >

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Muhamad Fuad X-6 Remedial Fisika
Advertisements

CHAPTER 5 TEMPERATUR AND HEAT.
1. KONSEP TEMPERATUR Temperatur adalah derajat panas suatu benda. Dua benda dikatakan berada dalam keseimbangan termal apabila temperaturnya sama. Kalor.
SUHU DAN KALOR.
Pertemuan 12 TEORI GAS KINETIK DAN PERPINDAHAN PANAS(KALOR)
Pertemuan 5-6 Metode pemulusan eksponential tunggal
1 Pertemuan > > Matakuliah: >/ > Tahun: > Versi: >
1 Pertemuan > > Matakuliah: > Tahun: > Versi: >. 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : >
Pertemuan 20 Implementasi Listrik - Magnet dan Rangkaian Listrik
1 Pertemuan > > Matakuliah: > Tahun: > Versi: >. 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : >
1 Pertemuan 11 METODA GREEDY Matakuliah: T0034/Perancangan & Analisis Algoritma Tahun: 2005 Versi: R1/0.
1 Pertemuan 7 Klasifikasi dan Rekognisi Pola (1) Matakuliah: T0283 – Computer Vision Tahun: 2005 Versi: Revisi 1.
Pertemuan 5 Balok Keran dan Balok Konsol
Fungsi Logaritma Pertemuan 12
Pertemuan 10 Sendi-Sendi Arsitektur Modern
1 Pertemuan 5 PPh PASAL 21 Matakuliah: A0572/ Perpajakan Tahun: 2005 Versi: Revisi 1.
1 Pertemuan 9 Gaya Horisontal Matakuliah: S0512 / Perancangan Struktur Baja Lanjut Tahun: 2006 Versi: 1.
1 Pertemuan > > Matakuliah: >/ > Tahun: > Versi: >
Pertemuan 13 IKATAN TEMBOK
Matakuliah : R0022/Pengantar Arsitektur Tahun : Sept 2005 Versi : 1/1
1 Pertemuan > > Matakuliah: >/ > Tahun: > Versi: >
1 Pertemuan > > Matakuliah: >/ > Tahun: > Versi: >
1 Pertemuan > > Matakuliah: > Tahun: > Versi: >. 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : >
1 Pertemuan 9 Integral Matakuliah: R0262/Matematika Tahun: September 2005 Versi: 1/1.
1 Pertemuan 7 Diferensial Matakuliah: R0262/Matematika Tahun: September 2005 Versi: 1/1.
Matakuliah : R0262/Matematika Tahun : September 2005 Versi : 1/1
Pertemuan 04 Fungsi-fungsi Microsoft Excel
Pertemuan 11(OFC) SUHU DAN KALOR
1 Pertemuan 19 Rendering perspektif mata burung Matakuliah: R0124 / Teknik Komunikasi Arsitektur Tahun: 2005 Versi: >/ >
Berkelas.
SUHU DAN KALOR.
Matakuliah : K0614 / FISIKA Tahun : 2006
KUIS.
Matakuliah : K0074/Kalkulus III Tahun : 2005 Versi : 1/0
Pertemuan 10 PAJAK PERTAMBAHAN NILAI dan PPn BM
Perpindahan Panas P P secara konduksi, panas pindah dg cara merambat
Sifat Panas Zat (Suhu dan Kalor)
Pertemuan 24 Metode Unit Load
K A L O R.
SUHU & PANAS Suhu adalah derajat panas dengan satuan C, F
Suhu dan Kalor Created by Mrs Mary.
Pertemuan 8 Anatomi Bangunan 2
Pertemuan 17 Tegangan Lentur dengan Gaya Normal yang bekerja Sentris
KRITERIA DESAIN, STANDAR DESAIN, DAN METODE ANALISIS PERTEMUAN 6
Pertemuan 3 PD Dapat Dihomogenkan
Pertemuan 16 SISTEM AKUNTANSI UTANG
TEMPERATUR DAN KALOR Pertemuan 26
Pertemuan <14>> <<KESETIMBANGAN KIMIA>>
Tugas Media Pembelajaran
KALOR. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti rangkaian pembelajaran, peserta didik mampu : 1.Menjelaskan pengertian kalor 2.Mejelaskan faktor-faktor yang.
SUHU DAN KALOR Departemen Fisika
Matakuliah : T0456 ~ Algoritma dan Metode Object Oriented Programming
Pertemuan 3 Diferensial
Pertemuan 12 Energi Regangan
Pertemuan 19 Tegangan Lentur dengan Gaya Normal yang bekerja Eksentris
Kalor Sumber Gambar : site: gurumuda.files.wordpress.com
BIMBINGAN TEKNIK UJIAN NASIONAL Kalor dan Pemuaian.
Matakuliah : A0114/ Sistem Akuntansi Tahun : 2005 Versi : Revisi 1
BIMBINGAN TEKNIK UJIAN NASIONAL Kalor dan Pemuaian.
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Tahun : <<2005>> Versi : <<1/2>>
KAPASITAS PENAMPANG MENAHAN GAYA LINTANG Pertemuan 13
Oleh: MR. HOLIK ABDUL BASYIT
S U H U & K A L O R.
BIMBINGAN TEKNIK UJIAN NASIONAL Kalor dan Pemuaian.
SUHU DAN KALOR UNIVERSITAS ESA UNGGUL PERTEMUAN KE - IX
DEPARTEMEN FISIKA IPB SUHU DAN KALOR DEPARTEMEN FISIKA IPB
Kalor dan Pemuaian BIMBINGAN TEKNIK UJIAN NASIONAL.
SUHU DAN KALOR BY: AHMAD MULKANI, S.Pd.
Suhu & Kalor Kelompok 1 Putri ZulfaDumaria Elsi FebrianiM. Baitul Alham Nola ArdeliaKhalid Syahdan Mita Gusrianti.
Transcript presentasi:

1 Pertemuan > > Matakuliah: > Tahun: > Versi: >

2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : >

3 Outline Materi Materi 1 :KAPASITAS PANAS Materi 2 :KALOR PEMUAIAN Materi 3 :KONDUKTIVITAS PANAS

4 KAPASITAS PANAS Bila bahan menyerap kalor dari lingkungan, maka temperaturnya naik. Jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikan suhu 1 o C disebut kapasita kalor (C) = Q /  T. Jumlah kalor yang dibutuhkan 1 gram bahan untuk menaikan kalor 1 o C disebut kalor jenis (c) = q / m.  T Kalor jenis pada volum tetap = Cv sedangkan pada tekanan tetap = Cp

5 KALOR PEMUAIAN Koefisien pemuaian (  ) adalah perbandingan perubahan luas bahan setelah pemanasan terhadap luas sebelum pemanasan pada setiap kenaikan temperatur. (  ) = dL / L.dT. Umumnya makin besar temperatur, makin besar harga koefisien pemuaiannya.

6 Contoh : Tentukan berapa besar kalor yang diserap oleh 1 kg tembaga untuk menaikan temperatur dari 27 o C menjadi 50 o C jika kalor jenis tembaga c = 385 J/kg. o K.

7 Penyelesaian Q = c.m.dt = 385 J/kg.K x 3 kg x ( ) K = 3465 Joule.

8 KONDUKTIVITAS PANAS Konduktivitas panas ( k) adalah jumlah kalor yang dapat merambat pada bahan setiap detik. Menurut Hukum Fourier’s : k = dQ/dt A(dT/dx) A= luas bahan X = ketebalan bahan

9 Contoh Tentukan berapa kecepatan rambat kalor pada lempeng tembaga dengan ketebalan 10 mm jika terjadi penurunan temperatur dari 50 o C menjadi 0 o C, jika konduktivitas kalor Cu = 398 J/s.m.C

10 Penyelesaian dQ/dT/A = k (dT/dx) = 398 J/s.m.C x 50 C x 10 x10 -3 m = 1,99 x 10 3 J/m 2.s

11 > SELAMAT BELAJAR