MEMAHAMI DASAR-DASAR KEJURUAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BAB 4 Dinamika dan Hukum Newton Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Advertisements

KESEIMBANGAN DI BAWAH PENGARUH GAYA YANG BERPOTONGAN
Menjelaskan Hukum Newton sebagai konsep dasar dinamika, dan mengaplikasikannya dalam persoalan-persoalan dinamika sederhana.
Aplikasi Hukum Newton.
Teknologi Dan Rekayasa TECHNOLOGY AND ENGINERRING
1. STATIKA DAN KESEIMBANGAN BENDA TEGAR
Konsep-konsep Dasar Analisa Struktur
TKS 4008 Analisis Struktur I
Standar Kompetensi Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah Kompetensi Dasar Menformulasikan hubungan.
Statika dan Dinamika Senin, 19 Februari 2007.
Berkelas.
BAB III. STATIKA BENDA TEGAR DALAM DUA DIMENSI
1. Azaz Mekanika.
DINAMIKA PARTIKEL.
4. DINAMIKA.
Bantalan (Bearing) Bantalan adalah elemen mesin yang berfungsi menumpu poros berbeban, sehingga putaran poros dapat berlangsung secara halus dan aman.
HUKUM NEWTON BAB Pendahuluan 5.2 Hukum Newton 5.1
GERAK LURUS Hukum-hukum Newton tentang gerak menjelaskan mekanisme yang menyebabkan benda bergerak. Di sini diuraikan perubahan gerak benda dengan konsep.
4. DINAMIKA.
4. DINAMIKA.
1 Pertemuan Dinamika Matakuliah: D0564/Fisika Dasar Tahun: September 2005 Versi: 1/1.
ROTASI Pertemuan 9-10 Mata kuliah : K0014 – FISIKA INDUSTRI
Memahami Dasar-dasar Mesin
POROS Definisi. Poros adalah suatu bagian stasioner yang beputar, biasanya berpenampang bulat dimana terpasang elemen-elemen seperti roda gigi (gear),
DINAMIKA tinjauan gerak benda atau partikel yang melibatkan
BASIC MACHINE Teknik Kendaraan Ringan Semester 1 nd Class X Dasar Kompetensi Kejuruan SK-KD 1 TH.
DINAMIKA ROTASI DAN KESEIMBANGAN BENDA TEGAR
HUKUM NEWTON BAB Pendahuluan 5.2 Hukum Newton 5.1
BENDA TEGAR Suatu benda yang tidak mengalami perubahan bentuk jika diberi gaya luar F Jika pada sebuah benda tegar dengan sumbu putar di O diberi gaya.
DINAMIKA BENDA (translasi)
Bab 6 Momentum Sudut dan Rotasi Benda Tegar
ANALISA GAYA, TEGANGAN DAN REGANGAN
Pengantar MEKANIKA REKAYASA I.
Kuliah III KONSEP KESEIMBANGAN.
GAYA Harlinda Syofyan,S.Si., M.Pd. Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Beban Puntiran.
Pertemuan 4 MOMEN DAN KOPEL
HUKUM-HUKUM NEWTON Pertemuan 7-8-9
Mekanika Teknik Wardika
Statika dan Dinamika Senin, 19 Februari 2007.
MENERAPKAN ILMU STATIKA DAN TEGANGAN
Pertemuan 4 BESARAN DALAM ELEMEN MESIN
STATIKA.
Pertemuan 5 GAYA-MOMEN DAN KOPEL
HUKUM NEWTON BAB Pendahuluan 5.2 Hukum Newton 5.1
MOCH AHMAD M UPRI DIANA RIAN HIDAYAT RAVI RIVALDO WIKI HERMAWAN
USAHA & ENERGI Jurusan Teknik Mesin UR 2009
HUKUM-HUKUM NEWTON Pertemuan 6-7-8
Materi 5.
Teknologi Dan Rekayasa
DINAMIKA PARTIKEL Pertemuan 6-8
Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil
HUKUM NEWTON BAB Pendahuluan 5.2 Hukum Newton 5.1
HUKUM NEWTON BAB Pendahuluan 5.2 Hukum Newton 5.1
DINAMIKA BENDA (translasi)
JONI RIYANTO M. IQBAL PAMBUDI M. NURUL HUDA RIAN PRASETIO
Statika Statika adalah ilmu yang mempelajari tentang kesetimbangan benda,termasuk gaya-gaya yang bekerja pada sebuah benda agar benda tersebut dalam keadaan.
HUKUM NEWTON Pendahuluan Hukum Newton
LATIHAN UTS.
BIOMEKANIKA.
KESETIMBAGAN Pertemuan 10.
SMKN Jakarta Gaya 2014 SMK Bidang Keahlian Kesehatan.
Momen Gaya(Torsi) Oleh STEVANNIE. Torsi Torsi didefinisikan sebagai hasil kali gaya dengan lengan panjang lengan gaya(lengan torsi) Lengan torsi adalah.
Kesetimbangan benda tegar Elastisitas dan Patahan
DINAMIKA PARTIKEL FISIKA TEKNIK Oleh : Rina Mirdayanti, S.Si.,M.Si.
KONSEP DASAR TUMPUAN, SFD, BMD, NFD PERTEMUAN II.
Gaya, Usaha, Energi dan Daya. Gaya adalah suatu tarikan atau dorongan yang dikerahkan sebuah benda terhadap benda lain. Satuan gaya dalam MKS adalah Newton.
Dasar Mesin Teknik Sepeda Motor (021) Memahami Dasar-dasar Mesin (DKK – 1)
Kesetimbangan (Equlibrium)
BAB 7 HUKUM NEWTON KOMPETENSI DASAR 3.7Menganalisis interaksi pada gaya serta hubungan antara gaya, massa dan gerak lurus benda serta penerapannya dalam.
Transcript presentasi:

MEMAHAMI DASAR-DASAR KEJURUAN Teknik Kendaraan Ringan Semester 1nd Class X Dasar Kompetensi Kejuruan SK-KD 1TH

TARGET OF LESSON Student understand basic static and strained Student understand machine element Student understand basic material and mineral Teknologi dan Rekayasa

STATIKA DAN TEGANGAN Teknologi dan Rekayasa

STATIKA Ilmu yang mempelajari tentang kesetimbangan benda, termasuk gaya-gaya yang bekerja pada sebuah benda agar benda tersebut dalam keadaan setimbang Teknologi dan Rekayasa

GAYA Gaya adalah sesuatu yang menyebabkan benda diam menjadi bergerak atau sebaliknya dari bergerak menjadi diam. Gaya dapat digambarkan sebagai sebuah vektor, yaitu besaran yang mempunyai besar dan arah. Symbol GAYA: F Teknologi dan Rekayasa

F = m (Kg) · a (m/s2) = Kg · m/s2 = Newton (N) f = u · N Newton di mana: N = gaya normal yang selalu tegak lurus permukaan benda (Newton) μ = koefisien gesek permukaan benda (tanpa satuan) Teknologi dan Rekayasa

Menentukan besarnya gaya: Besarnya gaya dapat ditentukan oleh skala tertentu, misalnya 1 cm mewakili 1 Newton atau kelipatannya. Satuan gaya ditentukan oleh sistem satuan SI standar internasional) yang dinyatakan dengan Newton (N). Garis lukisan gaya itu dapat diperpanjang sesuai besarnya gaya F. Titik tangkap gaya (A) dapat dipindahkan sepanjang lintasannya, asalkan besar, dan panjangnya tetap sama sesuai dengan gaya F. Teknologi dan Rekayasa

Menyusun dua buah gaya Teknologi dan Rekayasa

Menyusun lebih dari dua gaya Teknologi dan Rekayasa

Menyusun gaya dengan metode poligon Teknologi dan Rekayasa

Menyusun gaya secara Analitis Teknologi dan Rekayasa

Menguraikan gaya Teknologi dan Rekayasa

Momen Gaya Momen gaya F terhadap titik pusat O adalah hasil kali antara besarnya gaya F dengan jarak garis gaya, ke titik pusat O. Besarnya momen tergantung dari besarnya gaya F dan jarak garis gaya terhadap titik putarnya (L). Dalam b idang teknik mesin momen sering terjadi pada saat mengencangkan mur atau baut, pengguntingan pelat, sistem pegas, dan sebagainya. Teknologi dan Rekayasa

Kopel Sebuah kopel terjadi jika dua gaya dengan ukuran yang sama dan garis kerjanya sejajar tetapi arahnya berlawanan, yang keduanya cenderung menimbulkan perputaran. Teknologi dan Rekayasa

Kesetimbangan Syarat kesetimbangan adalah jumlah momen-momen gaya terhadap titik kesetimbangan (o) sama dengan nol. Momen gaya F1 terhadap O, M1 = –F1 . a (searah jarum jam), momen gaya F2 terhadap O, M2 = +F2 . b (berlawanan arah jarum jam) Teknologi dan Rekayasa

Kesetimbangan pada benda miring Diagram vektor berbentuk segitiga siku-siku di mana: FMg = sin θ Jika gesekan diabaikan, agar tetap setimbang maka gaya F sebesar: F = W sin θ dan N = W cos θ Teknologi dan Rekayasa

TEGANGAN Beban yang diterima oleh molekul-molekul benda setiap satuan luas penampang Teknologi dan Rekayasa

Macam-macam tegangan Tegangan Normal Tegangan normal terjadi akibat adanya reaksi yang diberikan pada benda. Jika gaya dalam diukur dalam N, sedangkan luas penampang dalam m2, Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Tarik Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Tekan Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Geser D = diameter paku keling Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Lengkung Mb = momen lengkung Wb = momen tahanan lengkung Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Puntir Mt = momen puntir (torsi) Wp = momen tahanan polar (pada puntir) Teknologi dan Rekayasa

MENGENAL ELEMEN MESIN Teknologi dan Rekayasa

POROS Poros dalam sebuah mesin berfungsi untuk meneruskan tenaga melalui putaran mesin. Teknologi dan Rekayasa

MACAM-MACAM POROS Gandar Gandar merupakan poros yang tidak mendapatkan beban puntir, fungsinya hanya sebagai penahan beban, biasanya tidak berputar. Contohnya seperti yang dipasang pada roda-roda kereta barang, atau pada as truk bagian depan. Spindle Poros transmisi yang relatif pendek, seperti poros utama mesin perkakas, di mana beban utamanya berupa puntiran Teknologi dan Rekayasa

Poros transmisi Poros transmisi berfungsi untuk memindahkan tenaga mekanik salah satu elemen mesin ke elemen mesin yang lain Teknologi dan Rekayasa

BEBAN PADA POROS Poros dengan beban puntir Teknologi dan Rekayasa

Poros dengan beban lentur murni Beban lentur murni pada lengan robot Teknologi dan Rekayasa

Beban puntir dan lentur pada arbor saat pemakanan Poros dengan beban puntir dan lentur Beban puntir dan lentur pada arbor saat pemakanan Teknologi dan Rekayasa

BANTALAN Bantalan diperlukan untuk menumpu poros berbeban, agar dapat berputar atau bergerak bolak-balik secara kontinyu serta tidak berisik akibat adaya gesekan. Bantalan luncur di mana terjadi gerakan luncur antara poros dan bantalan karena permukaan poros ditumpu oleh permukaan bantalan dengan lapisan pelumas. Bantalan gelinding di mana terjadi gesekan gelinding antara bagian yang berputar dengan yang diam melalui elemen gelinding seperti rol atau rol jarum. Teknologi dan Rekayasa

Berdasarkan arah beban terhadap poros, maka bantalan dibedakan menjadi: Bantalan radial, di mana arah beban yang ditumpu bantalan tegak lurus sumbu poros. Teknologi dan Rekayasa

Bantalan aksial, di mana arah beban bantalan ini sejajar dengan sumbu poros. Bantalan gelinding khusus, di mana bantalan ini menumpu beban yang arahnya sejajar dan tegak lurus sumbu poros. Teknologi dan Rekayasa

MATERIAL DAN MINERAL Teknologi dan Rekayasa

MATERIAL Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa

SIFAT LOGAM Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa

MINERAL CIRI-CIRI KHAS: Mineral merupakan suatu bahan yang banyak terdapat di dalam bumi, yang mempunyai bentuk dan ciri-ciri khusus serta mempunyai susunan kimia yang tetap. CIRI-CIRI KHAS: Warna Cerat Kilatan Misalnya emas, timah, dan tembaga yang mempunyai kilat logam Kristal atau belahan merupakan mineral yang mempunyai bidang datar halus Berat jenis, mineral mempunyai berat jenis antara 2 – 4 ton/m2. Berat jenis iniakan berubah setelah diolah menjadi bahan. Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa

The End BIBLIOGRAPHY: BSE Memahami Dasar-Dasar Kejuruan Teknologi dan Rekayasa