Pertemuan ke-13 Merumuskan Kerangka Teoritik (lanjutan)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MODUL 4 Kajian Pustaka Kajian Pustaka mempunyai arti: peninjauan kembali pustaka-pustaka yang terkait (review of related literature). Sesuai dengan arti.
Advertisements

Membaca Referensi Dalam kegiatan membaca dibutuhkan bahan bacaan yang tentunya berupa tulisan. Menurut Tarigan (1984:22) bahan bacaan (tulisan) pada dasarnya.
PENGANTAR KARYA TULIS ILMIAH (KTI) DALAM RANGKA PERSIAPAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH D3 KEBIDANAN RIKSA WIBAWA RESNA.
BAHASA MAIN BODY KARANGAN ILMIAH
MAKALAH Neneng Sri Wulan.
BAGAIMANA METODE PENELITIAN PADA ILMU KOMPUTER / INFORMATIKA ?
METODE PENULISAN ILMIAH
Strategi Mencari Sumber Pustaka
ilustrasi Penulisan Karya Tulis Ilmiah Pertemuan X
Evaluasi Kualitatif Karya Ilmiah
ARTIKEL ILMIAH.
Pertemuan 3: PENGERTIAN DASAR SKRIPSI
TEORI Teori merupakan sekumpulan pemikiran atau konsep, definisi atau usulan yang saling berkaitan untuk menjelaskan suatu fenomena tertentu dengan cara.
6. TINJAUAN PUSTAKA Sumber bacaan terdiri dari 2 jenis:
HIPOTESIS PENELITIAN Tidak semua penelitian kuantitatif memerlukan hipotesis penelitian. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksploratoris dan deskriptif.
TINJAUAN PUSTAKA/LANDASAN TEORI
ANATOMI KARYA ILMIAH Pendahuluan Format Pengetikan
METODE PENELITIAN ILMU KOMPUTER
SISTEMATIKA KARYA ILMIAH
METODOLOGI PENELITIAN KEPUSTAKAAN
Pemilihan topik.
SISTEMATIKA DAN FORMAT PENULISAN ARTIKEL PENELITIAN PADA JURNAL ILMIAH
Literatur Review/ Tinjauan Pustaka Mulyadi, S.Kom, M.S.I
Merumuskan Kerangka Teoritik: Mengkaji Kepustakaan
BERPIKIR ILMIAH BY Triono Soendoro.
Workshop Penyusunan Skripsi
REVIEW METODOLOGI PENELITIAN PROPOSAL & LAPORAN PENELITIAN
PENULISAN LAPORAN TEKNIK (PLT)
Workshop Penyusunan Skripsi
XIII. TATA CARA PENYUSUNAN KARYA ILMIAH
BAGAIMANA METODE PENELITIAN PADA ILMU KOMPUTER / INFORMATIKA ?
Bab 6 Rangkuman PERKULIAHAN Metode Penelitian Sebagai bagian dari MK Bahasa Indonesia dan Metode Penelitian suhardjono 11/22/2017.
PROSES PENYUSUNAN KARANGAN ILMIAH
ARTIKEL ILMIAH HASIL PENELITIAN DIDAKTIKA: Jurnal Kependidikan
Karangan Ilmiah, Ilmiah Populer, dan Nonilmiah
MENARIK KESIMPULAN DAN MENYUSUN LAPORAN
Pertemuan ke -11 Kerangka Teoritik- Landasan Teori
TINJAUAN PUSTAKA Sumber bacaan terdiri dari 2 jenis:
Oleh: WAHYU PURNOMOJATI PENGAWAS SMA BOYOLALI
METODOLOGI PENELITIAN HUKUM (KULIAH IV)
Menelusuri dan Memanfaatkan Kepustakaan R. SOEDRADJAD.
PROSES PENYUSUNAN KARANGAN ILMIAH
TUJUAN INSTRUKSIONAL MATERI PERKULIAHAN BUKU REFERENSI QUIZ
KAJIAN PUSTAKA DAN PLAGIAT
Metodologi Penelitian
6. TINJAUAN PUSTAKA Sumber bacaan terdiri dari 2 jenis:
PROSES PENYUSUNAN KARANGAN ILMIAH Karina Jayanti
Tahap Penulisan Karya Ilmiah
Literature Review (LR)
KARYA TULIS ILMIAH.
RAGAM KARYA ILMIAH Dilihat dari tujuan penulisannya karangan ilmiah dapat dibedakan ke dalam dua jenis. Pertama adalah tugas-tugas perkuliahan, seperti.
LAPORAN PENELITIAN Pertemuan 13
Karya Ilmiah.
MAKALAH Disampaikan dalam diklat Penulisan Makalah Mahasiswa
PENULISAN TINJAUAN PUSTAKA
14. MENARIK KESIMPULAN DAN MENYUSUN LAPORAN
Sistematika Penulisan Karya Ilmiah
TIM MGMP BAHASA INDONESIA SMKN 2 MOJOKERTO.
HAKIKAT MAKALAH Kelompok 3: DEVRIE ADITYA PURNAMA GINA ARTHA
Fina Nuralizah ( ) Gina Reva ( ) Nadia Rizki Ananda ( ) Panji Purnama ( ) Sani Nurohmah ( ) Siti Maemunah ( )
PROPOSAL & LAPORAN PENELITIAN
BERPIKIR ILMIAH BY Triono Soendoro.
KARYA TULIS ILMIAH.
PROPOSAL & LAPORAN PENELITIAN
6. TINJAUAN PUSTAKA Sumber bacaan terdiri dari 2 jenis:
SISTEMATIKA dan MATERI MUATAN PROPOSAL PENELITIAN
FORMAT MAKALAH ILMIAH Siti zulzilah.
TINJAUAN PUSTAKA/ LANDASAN TEORI
RAGAM KARYA ILMIAH Dilihat dari tujuan penulisannya karangan ilmiah dapat dibedakan ke dalam dua jenis. Pertama adalah tugas-tugas perkuliahan, seperti.
CONTOH FORMAT PROPOSAL
Transcript presentasi:

Pertemuan ke-13 Merumuskan Kerangka Teoritik (lanjutan)

Presentasi Peta topik Sumber-sumber awal

3. Menemukan Kepustakaan Cara yang paling mudah: browsing, yakni langsung melihat rak demi rak di perpustakaan untuk menemukan buku atau jurnal yang kita perlukan. Cara lain; bila tidak menggunakan komputer, minimal menggunakan kartu katalog untuk mengidentifikasi kepustakaan yang peneliti perlukan, termasuk kode rak, kode buku dan seterusnya.

Hasil-hasil penelitian, contoh; skripsi, tesis dan disertasi merupakan bahan kepustakaan yang cukup penting yang dapat dipakai dalam analisis kepustakaan.

4. Menganalisis Kepustakaan Menganalisis kepustakaan merupakan kegiatan akhir dan paling penting dari seluruh kegiatan dalam Pengkajian Kepustakaan. Empat hal yang perlu dilakukan dalam menganalisis kepustakaan: a. membaca kepustakaan b. menyalin kutiipan ke dalam kartu

c. membuat kesimpulan sementara d. melaporkan hasil analisis

a. Membaca Kepustakaan Karena waktu dan energi yang terbatas, maka peneliti tidak bisa membaca seluruh bahan kepustakaan dari halaman pertama sampai terakhir. Peneliti harus pandai menyeleksi bagian yang tidak perlu dibaca. -Cara paling mudah, dengan : melihat Daftar Isi Buku dan memilih topik yang perlu dibaca. -Cara kedua, melihat indeks buku, jika ada, yang biasa termuat dalam di bagian akhir dari buku tersebut.

Contoh: Bila peneliti akan mengkaji skripsi, tesis atau disertasi, yang paling cepat adalah dengan membaca abstrak dari karya tersebut. Bisa pula langsung membaca bab kesimpulan.

b. Menyalin kutipan ke dalam kartu Karena ingatan yang terbatas dan buku yang dibaca banyak, maka jangan hanya mengandalkan ingatan peneliti saja. Untuk itu perlu suatu sistem pencatatan sederhana untuk merekam hal-hal yang ingin peneliti catat: judul buku (sumber), halaman, tentang isi buku tersebut. Pertama: buatlah kartu kira-kira 8x12 cm. Isilah kartu tsb dengan informasi penting.

Contoh:  JW Sumber: Iwao, Sumiko (1993); Japanese Woman- Traditional Image & Changing Reality, New York, Maxwell Macmillan Canada. 2. Topik : Japanese Woman 3. Sub Topik : Motherhood 4. Kutipan : Kesadaran wanita Jepang akan perannya di dalam keluarga sebagai ibu, merupakan bagian penting dalam kehidupan keluarga. Setelah menjadi ibu, penanda lingkaran kehidupan wanita terpaku pada rutinitas kehidupan anak- anaknya daripada kesibukan untuk dirinya sendiri. 5. Komentar : Bandingkan dengan kehidupan wanita Jepang dalam keluarga sebagai ibu, menurut Takie Sugiyama Lebra. (Lihat kartu dengan kode JW 03)

Dari kartu tsb peneliti telah merekam beberapa informasi penting, yakni: -tentang apa dan nomor berapa dari semua kartu yang telah peneliti miliki. -topik atau masalah apa yang peneliti kutip. -ada kutipan penting yang perlu dikaji lebih lanjut. -pada komentar: mengingatkan peneliti bahwa kartu ini berkaitan erat dengan kartu lainnya.

c. Membuat kesimpulan sementara Dari beberapa bacaan dan kutipan, peneliti dapat membuat kesimpulan sementara. Disarankan peneliti membuat kartu kesimpulan. Contoh:

SIMPUL JW 02 Sumber: JW Topik: Japanese Woman Sub Topik: Motherhood Kesimpulan sementara: Dari dua pakar yang telah dikutip dan dipelajari, ternyata peran wanita Jepang sebagai ibu sebelum Perang Dunia II, memiliki rutinitas yang berpusat pada anak dan keluarga. Komentar: Bandingkan dengan peran wanita Jepang sebagai ibu dalam keluarga pada sesudah Perang Dunia II.

d. Melaporkan hasil analisis Beberapa hal yang harus diperhatikan: 1. yang dilaporkan dalam kajian kepustakaan ini hanya data-data yang terkait dengan pokok permasalahan penelitian. 2. laporan kajian kepustakaan secara nyata (eksplisit) harus terkait dengan variabel-variabel penelitian. Semua pernyataan bersifat tugas, rasional dan logis. Peneliti harus selalu bertanya, apakah penjelasan yang peneliti berikan relevan dengan variabel penelitian. Jika tidak, maka penjelasan itu lebih baik dihilangkan.

3. Analisis kajian kepustakaan juga berisi tentang penjelasan keterkaitan antara satu variabel dengan variabel lainnya, bila ada keterkaitan antara variabel-variabel. 4. setiap pernyataan yang diajukan oleh peneliti harus didasarkan pada data atau sumber yang kredibel dan terpercaya.