Matakuliah : R0044/Metode Perencanaan dan Perancangan Arsitektur

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
EKONOMI TEKNIK Alat pengambilan keputusan untuk memilih metode yang paling ekonomis Alternatif  berhubungan dengan biaya pembelian (first cost), umur.
Advertisements

perencanaan dan perancangan hingga detail perancangan secara mandiri.
Bubbe diagram.DOC Pertemuan
Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : Kewirausahaan Kelas/Semester : XI/1 Materi Pokok : Tujuan Dan Sasaran Usaha Pertemuan 4 2x45 Menit Kompetensi.
Proses dan Organisasi Pengembangan
Dasar Pengelolaan Sampah Kota
ASPEK TEKNIS Aspek teknis adalah untuk menilai kesiapan suatu usaha dalam menjalankan kegiatannya dengan menilai ketepatan lokasi, luas produksi dan.
1 Pertemuan 05 Permasalahan dalam Perancangan Arsitektur Matakuliah: R0022/Pengantar Arsitektur Tahun: Sept 2005 Versi: 1/1.
Analisa dan disain sistem produksi
PRESENTASI MANAJEMEN STRATEGIS
Studi Kelayakan Bisnis
GRUP PROSES MANAJEMEN PROYEK
System Development Life Cycle
KEBUTUHAN RUANG Pertemuan 10
Analisis Sistem By: Mr. Haloho.
Studi Kasus : Desain Rumah Tinggal Sederhana Pertemuan 19 & 20
Testing dan Implementasi Sistem
Dibuat oleh kelompok 5 : Harnice Susanah Veronika S. P
Konsep Tata Ruang Pertemuan 22
1 Matakuliah: R0204/Perancangan Tapak Tahun: September 2006 Tugas Besar Pertemuan 13 s/d 26.
F2F-2:Pengantar Pemodelan
Matakuliah: R0464 / Perancangan Tapak Tahun: September 2008 Tugas Besar Pertemuan 13 s/d 26.
1 Pertemuan 08 Interaksi Matakuliah: R0022/Pengantar Arsitektur Tahun: Sept 2005 Versi: 1/1.
Pendahuluan Pertemuan 1-2
Terjadinya Bentuk Pertemuan 12-13
1 Pertemuan 03 Alam Pikir Manusia dan Arsitektur Matakuliah: R0022/Pengantar Arsitektur Tahun: Sept 2005 Versi: 1/1.
Matakuliah : R0116/ Studio Perancangan Arsitektur 6 Tahun : 2006
KONSEP DASAR SISTEM.
ARSITEK DALAM KONTEKS PROYEK PEMBANGUNAN
BESARAN RUANG Pertemuan 11
Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak
analisis kelayakan & proposal sistem Pertemuan 10 & 11
Analisis aspek produk berarti menganalisis karakteristik produk
Nur fisabilillah, S.Kom, MMSI | UNIVERSITAS GUNADARMA
Modul 2 Proses Pengembangan Generik Proses adalah merupakan urutan
TAHAPAN PROYEK KONSTRUKSI
METODE PERANCANGAN ARSITEKTUR 1
SARTIKA NISUMANTI, ST., MT
MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
SEJARAH ILMU MANAJEMEN
PENDAHULUAN Ekonomi Teknik
PERANCANGAN PROSES PRODUKSI
Analisa Perancangan Sistem
Aspek Teknis dan Teknologi Informasi
Manajemen Desain.
HUBUNGAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN SEKITAR
ORGANISASI dan PERSONALIA PENGOLAH DATA
ANALISIS KELAYAKAN SISTEM
PERENCANAAN Proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan Menetap jalan dan sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan Secara efektif.
Studi Kasus Desain Bangunan Pertemuan 6
REVIEW METODOLOGI PERANCANGAN ARSITEKTUR Pertemuan 1
Pertemuan 4 MANAJEMEN dan ORGANISASI
Manajemen Proyek Sistem Informasi DAY-2
Investasi Sektor Publik
Prof.Dr.Ir. Sri Kumalaningsih, M.App.Sc
Pendahuluan Pertemuan 1-2
Pertemuan 13 Bentuk Bangunan
Kerangka Kerja Zachman (Zachman framework)
Enterprise Architecture Planning (EAP)
Matakuliah : R0204/Perancangan Tapak Tahun : September 2006
OSKAR JUDIANTO SSn., MM., MDs. FAKULTAS DESAIN dan INDUSTRI KREATIF
Analisis Sistem By: Mr. Haloho.
Pendalaman Proyek dan Faktor-Faktor dalam Perancangan Pertemuan 4 - 5
ADMINISTRASI DAN ORGANISASI SISTEM LOGISTIK
Siklus Hidup Pengembangan Sistem
M Menyusun Rencana Aktifitas Penjualan
PERUBAHAN KEBUDAYAAN DAN PERAN ANTROPOLOGI DALAM PEMBANGUNAN
Analisa Perancangan Sistem
Tahapan TOGAF.
Transcript presentasi:

Matakuliah : R0044/Metode Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Tahun : 2006 Pendahuluan Mengenai Metode Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Pertemuan 1-3

Pada dasarnya ada 2 jenis peran-cangan yakni : 1.Perancangan berdasarkan evolusi kerajinan (Craft Evolution) atau ber-dasarkan “try and error” dan akhir-nya mendapatkan hasil yang sesuai dengan kultur, iklim, kebutuhan dan lingkungan setempat. Contoh : Rumah Adat dan lain-lain.

2. Perancangan berdasarkan gambar.

Keuntungan dari jenis perancangan ini adalah : Memugkinkan pemisahan jenis pekerjaan, dimana tukang-tulamg tidak harus menguasai seluruh jenis pekerjaan.

Memungkinkan perubahan bagian-bagian tertentu secara bebas, dimana bagian-bagian yang ingin diubah maka gambar-nya diperbaiki.

Efisiensi waktu, karena pem-bagian dan spesifikasi pekerjaan jelas.

Proses Perencanaan dan Peranca-ngan dalam Arsitektur :

1. Proses : Rangkaian tindakan dan peng-olahan.

2. Perencanaan dan perancangan Sebuah aktifitas kreatif, yang mem-bawa kedalam sesuatu yang baru serta bermanfaat dari keadaan yang tidak ada sebelumnya.

3. Proses perencanaan dan peranca-ngan adalah : Serangkaian tindakan dan pengola-han dari suatu aktifitas yang kreatif dalam mencipta sesuatu yang baru dan bermanfaat.

4. Proses perencanaan dan peran-cangan sebagai berikut :

“Sintesa” juga dapat disebut dengan “Rumusan Masalah”.

5. Arsitektur adalah : Bentuk yang lahir dari kebutuhan manusia akan wadah ruang untuk melakukan kegiatan-kegiatan (aktifitas)

Secara diagram, proses terbentuknya arsitektur adalah sebagai berikut :

Jadi secara lebih detail, proses perencanaan dan perancangan dapat digambarkan sebagai berikut:

Fase penyusunan program adalah: suatu fase dimana di-tentukan mengenai tujuan, fakta, konsep, kebutuhan dan masalah dari suatu proyek dengan per-timbangan segi fungsi, bentuk ekonomi dan waktu

Segi fungsi mencangkup manusianya yg terlibat, aktifitas yang terjadi dan organisasi ruang yang diperlukan

Segi bentuk berkaitan dengan masalah tapak, lingkungan, kualitas dari ruang dan struktur, dan budaya.

Segi ekonomi menguraikan per-soalan : Anggaran (cost wise) Biaya Operasional Modal (investment)

Penentuan kebijaksanaan segi ekonomi sangat dipengaruhi oleh jenis proyek yang akan di-bangun. Apakah proyek tersebut bersifat sangat fungsional (seperti pabrik, gudang, fasilitas bangunan untuk golongan ekonomis) atau bangunan yang bersifat monument atau bangunan untuk golongan umum.

Segi waktu memperhatikan aspek Masa lalu Sekarang Yang akan dating Waktu pembangunan (time conscions)

Segi ini menentukan “visi” yang baik dari seorang arsitek dimana dia dituntut merancang ling-kungan yang harmonis antara bangunan masa lalu, sekarang dan yang akan datang.

Ada banyak metode perancangan dalam arsitektur Ada banyak metode perancangan dalam arsitektur. Bahkan akhir-akhir ini dicari formulasi untuk men-standarisasi metode perancangan tersebut. “Standarisasi” mempunyai konotasi “ilmiah”, dan ternyata arsitektur tidaklah berupa satu disiplin dan tidak tunduk pada disiplin manapun.

Tetapi standarisasi tersebut tidak mungkin tercapai karena masalah, tujuan dan kebutuhan dari masing-masing proyek tidak sama. Seorang penulis mengenai sosiologi dan arsitektur dari inggris, John Ruskin (1819-1900) mengatakan : “All Architecture proposed an effect on the human mind, not merely a service to the human frame”

Ada banyak factor yang dapat mempengaruhi perancangan Ada banyak factor yang dapat mempengaruhi perancangan. Faktor yang utama yang dapat mempengaruhi adalah : keinginan dari pemilik dan ide dasar arsitek diluar input-input lainnya

Bobot pengaruh factor-faktor tersebut dalam perancangan arsitektur tidaklah sama besar dan belum tentu diperhatikan oleh siarsitek, karena siarsitek mem-punyai daftar prioritas (list of priority).

Semua masukan-masukan itu harus dianalisa sebelum disusun masalah-masalahnya (sintesa). Analisa input yang dibutuhkan bagi suatu proyek sebagai berikut: Analisa Tapak Analisa Lingkungan / Ruang Kota Analisa Lalu Lintas Analisa Zoning Analisa Iklim Analisa Peraturan Bangunan / Pemerintah Analisa Sosial dan Budaya Analisa Biaya Analisa Survey Literature dan Survey La pangan Dan Lain-lain