Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEKNIK PENELUSURAN INFORMASI ILMIAH

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEKNIK PENELUSURAN INFORMASI ILMIAH"— Transcript presentasi:

1 TEKNIK PENELUSURAN INFORMASI ILMIAH
Didik Hariyanto

2 Tinjauan Pustaka mempunyai arti:
peninjauan kembali pustaka-pustaka yang terkait (review of related literature). Relevan dengan permasalahan penelitian anda

3 Kegunaan Tinjauan Pustaka
(1) mengkaji sejarah permasalahan; (2) membantu pemilihan prosedur penelitian; (3) mendalami landasan teori yang berkaitan dengan permasalahan; (4) mengkaji kelebihan dan kekurangan hasil penelitian terdahulu; (5) menghindari duplikasi penelitian; dan (6) menunjang perumusan permasalahan.

4 Tujuan Utama memperoleh perspektif yang ilmiah
menghindari duplikasi penelitian menghindari masalah konsepsual dan prosedural

5 Manfaat lain yang dapat diperoleh dari kegiatan ini antara lain:
Memahami teori dasar dan konsep yang pernah dikembangkan oleh para pakar/peneliti terdahulu Mengikuti perkembangan penelitian dalam bidang yang bersangkutan Memperoleh orientasi yang lebih luas tentang tajuk penelitian Memanfaatkan informasi/data sekunder

6 Sumber-Sumber Pustaka
1) abstrak hasil penelitian 2) indeks 3) review 4) jurnal 5) buku referensi 6) Internet

7 Indeks Indeks menyediakan judul-judul buku yang disusun berdasarkan deskripsi utama masing-masing buku tetapi tidak menyediakan abstraknya, misalnya Indeks Internet akan ditampilkan sebagai berikut: bagian heading (kepala berita) Internet, proxy server. Heading memberikan informasi pada kita buku mengenai Internet, hal utama yang dibahas ialah mengenai proxy server.

8 Review Review berisi tulisan-tulisan yang mensintesis karya-karya atau buku yang pernah ditulis dalam suatu periode waktu tertentu. Tulisan disusun berdasarkan topik dan isi. Dalam review biasanya penulisnya memberikan perbandingan dan bahkan juga kritik terhadap buku atau karya yang direview oleh yang bersangkutan. Kadang penulis review juga memberikan kesimpulan alternatif kepada pihak pembaca yang tujuannya ialah agar pembaca dapat memperoleh pandangan yang berbeda dari buku yang dibacanya.

9 Jurnal Jurnal berisi tulisan-tulisan dalam satu bidang disiplin ilmu yang sama, misalnya ilmu manajemen dalam ilmu ekonomi atau teknik informatika dalam ilmu komputer. Kegunaan utama jurnal ialah dapat digunakan sebagai sumber data sekunder karena pada umumnya tulisan-tulisan di jurnal merupakan hasil penelitian. Kita dapat juga menggunakan tulisan di jurnal sebagai bahan kutipan untuk referensi dalam penelitian kita sebagaimana buku-buku referensi.

10 Buku referensi Buku referensi berisi tulisan yang umum dalam disiplin ilmu tertentu. Ada baiknya kita memilih buku yang bersifat referensi bukn buku yang bersifat sebagai penuntun dalam menggunakan atau membuat sesuatu. Buku eferensi yang baik akan berisi tulisan yang mendalam mengenai topik tertentu dan disertai dengan teori-teori penunjangnya sehingga kita akan dapat mengetahui perkembangan teori dalam ilmu yang dibahas dalam buku tersebut.

11 BAGAIMANA MEMILIH INFORMASI YANG RELEVAN?
Informasi yang berkait dengan teori Informasi yang berkait dengan metode Informasi yang berkait dengan analisis data Jangan sekali-kali mengumpulkan data tanpa memiliki gambaran mengenai alat analisis yang akan digunakan!!!

12 Cara Pencarian Pustaka
Manual mengunjungi perpustakaan tempat-tempat sumber informasi (BPS, Bursa Efek, dll) Online

13 Penulisan Kutipan (Nama penulis yang diacu dalam uraian)
Penulis yang tulisannya diacu dalam uraian hanya disebutkan nama akhirya saja, dan kalau lebih dari 2 orang, hanya nama akhir penulis pertama yang dicantumkan dlikuti dengan dkk atau et al: Menurut Calvin (1978) b. Pirolisis ampas tebu (Othmer dan Fernstrom, 1943) menghasilkan c. Bensin dapat dibuat dari metanol (Meisel dkk, 1976) ...Yang membuat tulisan pada contoh (c) berjumiah 4 orang, yaitu Meisel, S.L., McCullough, J.P., Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B. Lebih lengkap Baca buku pedoman penulisan Skripsi Fak. Ekonomi Unismuh Makassar yg terbaru….!

14 Penulisan Daftar Pustaka
Dalam daftar pustaka, semua penulis harus dicantumkan namanya, dan tidak boleh hanya penulis pertama diambah dkk atau et al. saja. Contoh: Meisei, S.L., McCullough, J.P., Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B., 1 976, .... Tidak boleh hanya: Meisel, S.L. dkk atau Meisel, S.L. et al. Lebih lengkap Baca buku pedoman penulisan Skripsi STIM Dhyana Pura terbaru….!

15 BAGAIMANA DENGAN PENYUSUNAN DAFTAR PUSTAKA?
Sesuai dengan sumber pustaka yang dikutip Ikuti aturan format panduan Taati asas Sistem nomor vs nama-tahun sesuai urutan abjad

16 Apa Syarat Tinjauan Pustaka yang Dikehendaki?
Memiliki Ciri-Ciri Mutakhir Relevan Otoritas keilmuannya tinggi secara ilmiah terpercaya Asli Objektif Diutamakan berasal dari jurnal ilmiah Tersusun sesuai aturan/format acuan Hindari sumber informasi non ilmiah → state of the art penelitian

17 ALASAN PENOLAKAN TINJAUAN PUSTAKA
Bahan kepustakaan kurang menunjang penelitian Pustaka tidak relevan Kurang mutakhir Umumnya bukan artikel jurnal ilmiah Penyusunan daftar pustaka kurang baik

18 Derajat kesarjanaan Derajat kesarjanaan tidak boleh dicantumkan (tanpa penulisan Gelar akademik atau profesi penulis)

19 Pencarian Pustaka secara elektronis/on-line
Informasi ilmiah tersebut tersedia dari media seperti: CD-ROM (yang dibaca lewat komputer), pita rekaman suara, pita rekaman video, dan lewat internet. Komponen dasar dari sitasi (pengacuan) pustaka adalah sebagai berikut: Nama akhir pengarang, Inisial. Tahun publikasi (bila ada). Judul karya. Judul tempat atau media informasi (tanggal informasi dikumpulkan dari media tersebut).

20 Contoh penulisan daftar pustaka hasil penelusuran online
Contoh untuk situs FTP (File Transfer Protocol): Johnson, P Tropical Indonesian Architecture ftp://indoarch.com/Pub/CCC94/johnson-p (22 Apr. 2000). Contoh untuk situs WWW (World Wide Web): Djunaedi, A The History of Indonesian Urban Planning.. -ugm.ac.id/adj/riset99/ (18 Apr. 2000). Contoh untuk informasi lewat e -mail: Djunaedi, A. 22 Maret The urban pattern of some coastal cities in the northern Central Java.. (19 Apr. 2000).

21

22 DASAR-DASAR PENELITIAN
Isnaini Rodiyah

23 Arti Penelitian METODE ILMIAH
Penelitian berasal dari kata Research ( search = mencari; re = kembali) yang berarti mencari kembali kenyataan atau fakta. METODE ILMIAH KRITIS & ANALITIS LOGIS OBYEKTIF KONSEPTUAL & TEORITIS EMPIRIS SISTEMATIS

24 Metode Ilmiah : adalah suatu prosedur atau cara mengetahui sesuatu , yang mempunyai langkah-langkah yang sistematis.

25 Penelitian : adalah proses menarik kesimpulan atau cara pemecahan masalah berdasarkan data dengan menggunakan langkah-langkah perumusan masalah, penyusunan kerangka berpikir, pengajuan hipotesis, pengujian hipotesis dan penarikan kesimpulan.

26 Penelitian adalah kegiatan untuk memperoleh fakta2 atau prinsip2(baik kegiatan untuk penemuan, pengujian atau pengembangan) dari suatu pengetahuan dengan cara mengumpulkan, mencatat & menganalisa data yang dikerjakan secara sistematis berdasarkan ilmu pengetahuan (metode ilmiah)  definisi dari berbagai sumber

27 Tujuan Penelitian Penelitian bertujuan untuk :  Menemukan fakta/prinsip/produk yang baru dari suatu pengetahuan (Eksploratif) Menguji kebenaran atas fakta/prinsip/produk dari suatu pengetahuan yang sudah ada (Verifikatif) Mengembangkan fakta/prinsip/produk dari suatu pengetahuan yang sudah ada (Development)

28 Merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk
Tujuan Penelitian : Merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk Menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban (Sekaran,1992) Penelitiaan merupakan refleksi dari proaktif manusia untuk meningkatkan pengetahuannya Dorongan manusia untuk menjawab pertanyaan dan memecahkan masalah

29  Penelitian merupakan suatu proses yang tidak pernah berhenti
Daur Hidup Penelitian  Penelitian merupakan suatu proses yang tidak pernah berhenti Eksploratif Verifikatif Development

30 Sepeda Manual (Engkol)
C0NT0H Sepeda Manual (Engkol) Sepeda Motor Eksploratif

31 Astrea 800 Diidentifikasi Kekurangan dan kelebihan Astrea Star Verifikatif Development Eksploratif Astrea Prima Development Eksploratif Astrea Grand Astrea Impressa dan seterusnya ...

32 Macam-macam Penelitian :
Menurut Tujuan Penelitian Eksploratif Penelitian Verifikatif Penelitian Development Menurut Proses 1. Penelitian Dokumenter 2. Penelitian Eksperimen

33 Menurut Taraf Kesimpulan
Penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yangbenar mengenai sesuatu obyek. 2. Penelitian Analistis yaitu penelitian yang bertujuan untuk menguji kebenaran dari suatu pendapat.

34 Menurut Tempat 1. Penelitian Laboratorium 2. Penelitian Perpustakaan 3. Penelitian Lapangan Menurut Pemakaian 1. Penelitian Murni 2. Penelitian Terapan Menurut Metode Pendekatan 1. Penelitian Kuantitatif 2. Penelitian Kualitatif

35 Kebutuhan Dasar Peneliti (bersifat teknis) :
Kemampuan Keilmuan : Peneliti mempunyai kemampuan di bidang ilmu tertentu Masalah : Peneliti mempunyai permasalahan yang akan diteliti Sumber Daya Pendukung : Peneliti mempunyai cukup sumber daya pendukung :Biaya, Tenaga, Waktu dan Sarana/fasilitas

36 Metodologi Penelitian:
Peneliti mampu memilih/ menggunakan metodologi penelitian yang tepat - Jenis dan sumber data - Sampling - Metode dan alat pengumpulan data - Metode analisis data

37 Etika Penelitian (non teknis) :
Selain didasarkan pada kaidah-kaidah ilmiah (metode ilmiah), pelaksanaan penelitian harus mengikuti etika penelitian. Etika Penelitian berkaitan dengan norma-norma : 1. Norma Sopan-santun : Peneliti memperhatikan konvensi dan kebiasaan dalam tatanan di masyarakat.

38 2. Norma Hukum: Bila terjadi pelanggaran maka Peneliti akan dikenakan sanksi. 3. Norma Moral: Peneliti mempunyai itikad dan kesadaran yang baik dan jujur dalam penelitian.

39 Contoh Pelanggaran Etika Penelitian :
Pengubahan data/informasi (manipulasi data/informasi) Penyalahgunaan data/informasi Pengakuan dan penggunaan data/informasi tanpa ijin Publikasi hasil penelitian tanpa ijin Tidak merahasiakan sumber data yg semestinya dirahasiakan

40 6. Tidak menghormati responden .
7. Menjiplak hasil penelitian orang lain tanpa ijin (plagiat). 8. Tidak menyusun laporan hasil penelitian.

41 Kriteria Seorang Peneliti :
Kompeten : Menguasai dan mampu melakukan penelitian, Bidang Ilmu sesuai dengan bidang penelitian . Obyektif: Tidak mencampuradukkan pendapat sendiri dengan kenyataan. Jujur: Tidak memaksakan unsur subyektifitas ke dalam fakta.

42 Faktual : Bekerja berdasarkan fakta
 Terbuka: Bersedia menerima masukan dari orang lain, Bersedia diuji kebenaran hasil penelitiannya oleh orang lain

43 Tidak semua orang bisa melakukan penelitian … mengapa ?

44 Any questions … ?

45

46 Penyusunan Karya Ilmiah
Isnaini Rodiyah AN/FISIP- UMSIDA

47 Prosedur Penyusunan Karya Ilmiah
Karya Ilmiah adalah sebuah hasil tulisan yang dilakukan melalui serangkaian prosedur yang sistematis dan logis yang dibuktikan melalui penelitian dan dianalisis berdasarkan teori-teori yang teruji secara akademik. Rangkaian penyusunan karya ilmiah : PENDAHULUAN a. LBM b. Rumusan Masalah c. Tujuan Penelitian d. Kegunaan/manfaat Penelitian - Secara teoritis -Secara praktis

48 2. KAJIAN PUSTAKA a. Penelitian Terdahulu b. Landasan Teori c
2. KAJIAN PUSTAKA a. Penelitian Terdahulu b. Landasan Teori c. Kerangka Konseptual d. Hipotesis Penelitian(penelitian Kuantitatif) 3. METODE PENELITIAN a. Tipe dan dasar penelitian b. Definisi Konseptual dan Operasional c. Lokasi Penelitian d. Populasi dan Sampel

49 e. Teknik Sampling f. Teknik Pengumpulan Data g
e. Teknik Sampling f. Teknik Pengumpulan Data g. Uji reliabelitas dan Validitas Data e. Teknik Penganalisis Data 4. PENGANALISISAN DATA dan PEMBAHASAN a. Karakteristik dan Obyek Penelitian b. Karakteristik Responden c. Penyajian Data

50 d. Penganalisisan Data e. Pembahasan 5. PENUTUP a. Simpulan b. Saran

51 1. TEMA, JUDUL, LATAR BELAKANG, & RUMUSAN
Tema Penelitian diperlukan untuk mengarahkan ruang lingkup dan bidang telaah yang akan dipelajari oleh peneliti (berkaitan dengan bidang ilmu) Topik Penelitian berkaitan dengan garis pembahasan (bersifat spesifik)

52 Dasar Pemilihan Tema dan Topik Penelitian:
Ada kemampuan utuk melaksanakan (keilmuan, sumber daya, fisik) Data dapat diamati (termasuk tersedianya alat pengumpul data) Berkaitan dengan kebutuhan masyarakat (berkaitan dengan pemecahan masalah-masalah praktis

53 Judul Penelitian Judul Penelitian dimaksudkan untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup dan bidang telaah dari tema dan topik penelitian

54 Dalam Membuat Judul: 1. Singkat, jelas dan logis 2. Tampak ruang lingkup dan metode pembahasannya 3.Tampak ruang lingkup obyek penelitiannya (populasi/sampel) 4. Berkaitan dengan tema dan topik penelitian

55 Contoh : Hubungan Tema, Topik dan Judul Tema : Mengenai Hubungan Perilaku Manusia dan Lingkungan Sosial . (dilihat dr ruang lingkup MK atau Konsentrasi yg diberikan) Topik : Mengenai Pengembangan Industri Pedesaan Melalui Koperasi dan Usaha Kecil. Judul : Kajian Pengembangan Pola Industri

56 Contoh ke 2 Pengembangan Sistem Pengelolaan Perkreditan pada Unit Perkreditan dan Jasa KUD Peranan Wanita dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Dampak Kebijakan Sektor Riil Terhadap Struktur Kinerja Sektor Industri Indonesia, Tahun 2003 Analisis Hubungan Antara Polling Saham Unggulan Sepekan di Media Indonesia Dengan Perubahan Harga Saham Di BEJ

57 2.Identifikasi Kebutuhan Obyektif (Latar Belakang) Penelitian
 Memberikan deskripsi/gambaran mengenai hal-hal yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian Dalam mendeskripsikan kebutuhan obyektif/latar belakang penelitian ini perlu dipaparkan : Fakta/kondisi/masalah yg ada atau terjadi saat ini Apa arti pentingnya penelitian yang akan dilakukan Bagaimana kaitannya dengan tuntutan kebutuhan saat ini dan tuntutan perkembangan di masa yang akan datang Hal-hal strategis yang akan dicapai berkaitan dengan dilakukannya penelitian tersebut

58 3. Identifikasi, Pemilihan & Perumusan Masalah
Pengertian Masalah : Suatu kesulitan yang dirasakan, konkrit dan memerlukan solusi Suatu kesenjangan antara apa yang seharusnya dengan apa yang ada dalam kenyataan atau antara apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia atau antara harapan dengan kenyataan dsb.

59 Perlu diingat, terkadang penelitian dilakukan tidak harus dimulai dengan suatu masalah.
Namun dalam sebuah kewajaran, seseorang yang akan melakukan penelitian, terlebih dahulu dengan menentukan : apa masalahnya ?

60 Suatu masalah berbeda dengan fakta
Contoh Fakta  fenomena,mengarah pada adanya kebutuhan obyektif/ latar belakang “File data di komputer banyak yang terkena virus” Masalah  mengarah pada adanya upaya untuk pemecahan “Bagaimana cara membersihkan virus pada file data tersebut ?” Suatu masalah ini membutuhkan penelitian untuk mencari solusinya

61 Identifikasi Masalah Upaya untuk melakukan pencarian dan pendataan masalah-masalah yang akan dibahas Pencarian masalah dapat dilakukan dari sumber-sumber masalah: 1. Bacaan 2. Pengamatan Sepintas/Fakta di lapangan 3. Pengalaman Pribadi 4. Pertemuan Ilmiah: Seminar, Diskusi, Lokakarya dll 5. Pernyataan Pemegang Otoritas 6. Perasaan Intuitif Pribadi

62 Pemilihan Masalah Setelah masalah-masalah diidentifikasi, belum menjadi jaminan bahwa semua masalah tersebut layak dan sesuai untuk diteliti. Sehingga perlu dipilih salah satu atau beberapa masalah yang paling baik dan layak untuk diteliti.

63 Pertimbangan pemilihan masalah ini dapat dilakukan dengan 2 arah :
1. Dari Arah Masalahnya Pertimbangan kelayakan berdasarkan arah masalah atau sudut obyektifnya atau nilai penelitiannya. Apakah penelitian memberikan sumbangan kepada pengembangan dan penerapan IPTEKS atau pemecahan masalah praktis ? 2. Dari Arah Penelitinya Pertimbangan berdasarkan kelayakan dan kesesuaian penelitinya menyangkut kelayakan biaya, waktu, sarana, kemampuan keilmuan

64 Perumusan Masalah Fenomena yang membutuhkan/menjadi lingkup penelitian sehingga memunculkan pertanyaan. Masalah perlu dirumuskan dengan tujuan agar permasalahan jelas dan tidak menimbulkan keragu-raguan atau tafsir yang berbeda-beda sebab masalah tsb nantinya akan digunakan sebagai dasar: pengajuan teori dan hipotesis pengumpulan data, pemilihan metode analisis dan penarikan kesimpulan

65 Dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan Singkat, jelas dan padat
Teknik Perumusan Masalah Dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan Singkat, jelas dan padat Memberi petunjuk dimungkinkannya pengumpulan data dan adanya metode pemecahannya. Pertanyaan penelitian ini akan mempermudah di dalam proses penulisan analisis hasil peneltian dan pembahasan.

66 Rumusan Masalah Yang Baik
Mempunyai nilai dan kelayakan penelitian dari segi manfaat/kontribusi Fisibel/dapat dipecahkan (konkrit) dimana ada data dan metode pemecahannya Menarik bagi peneliti yang didukung kemampuan keilmuan Spesifik mengenai bidang tertentu (jelas ruang lingkup pembahasannya) Berguna untuk mengembangkan suatu teori

67 Sekali lagi: Masalah berbeda dengan fakta
Fakta/Latar Belakang : Sistem manual administrasi penjualan banyak menimbulkan kesalahan dan kinerjanya lambat Perumusan Masalah : Bagaimana perancangan sistem komputerisasi yang dapat menangani administrasi penjualan dengan baik, efektif dan efisien ?

68 4. Perumusan Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan Penelitian : • Untuk menjelaskan tujuan akhir yang akan dicapai oleh peneliti setelah penelitian selesai dilakukan • Untuk memberikan gambaran yang tegas tentang sasaran dan ruang lingkup penelitian Teknik merumuskan tujuan penelitian : • Singkat dan spesifik • Diarahkan untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan

69 Contoh : Judul : ANALISIS STRUKTUR PASAR DAN KINERJA BANK PEMERINTAH
Perumusan Masalah: Sejauh Mana Deregulasi (Dan Regulasi) Berpengaruh Terhadap Struktur Dan Kinerja Bank-bank Pemerintah? Tujuan Penelitian: Untuk Menelaah Mengenai Dampak Deregulasi Finansial Terhadap Struktur Dan Kinerja Bank Pemerintah. (Sumber: Mudrajat Kuncoro)

70 Manfaat Penelitian Manfaat Penelitian :
• Untuk menjelaskan manfaat/kontribusi yang akan diperoleh dari hasil penelitian dan siapa pihak yang akan mendapatkan manfaat tersebut Teknik merumuskan manfaat penelitian : Disebutkan secara detail siapa saja yang mendapatkan manfaat dan apa manfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitian • Manfaat dapat dikaitkan dengan orientasi penelitian, apakah mempunyai kontribusi pada pengembangan dan penerapan IPTEKS, pengembangan kelembagaan/ organisasi atau untuk pemecahan masalah-masalah praktis/menunjang pembangunan dsb.

71

72 ETIKA DAN PLAGIASI KARYA ILMIAH
DR. DRA. LULUK FAUZIAH, M.SI Workshop Penulisan Karya Ilmiah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 3 Oktober 2015

73

74

75

76

77

78

79

80

81

82

83

84

85

86 Permendiknas Nomor 17/2010 pasal 1 ayat (1)
Plagiat merupakan perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah orang lain, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai”

87 Plagiat yang disengaja terjadi apabila seorang mahasiswa:
Salah pengertian mengenai tatacara penulisan rujukan, Terlalu bergantung atas sumber rujukan, Mengikuti kebiasaan salah yang telah dilakukan sebelumnya, Tidak benar-benar memahami kapan sebuah karya kelompok orang tertentu berhenti dan kapan karya sendiri mulai, Kemampuan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing yang lemah, dan Kecerobohan dalam melakukan pencatatan.

88 Plagiat yang disengaja dapat terjadi karena seorang mahasiswa:
Mengerjakan tugas hingga detik-detik terakhir batas pengumpulan, Keinginan untuk berhasil, Kepanikan, Berpikir bahwa tindakan plagiatnya tidak akan ketahuan, Tidak mampu mengatur beban kerja secara baik, Menggunakan prinsip bahwa menyalin pekerjaan orang lain lebih mudah daripada bekerja sendiri, dan Menganggap dosen tidak akan mengenali apa yang dilakukannya

89 Beberapa alasan mengapa seorang mahasiswa melakukan plagiat :
Tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan kutipan dan parafrase dan bagaimana mengutip secara benar, Menunda tugas hingga detik-detik terakhir, Percaya bahwa melakukan plagiat merupakan cara tercepat untuk menyelesaikan tugas-tugasnya, dan

90 d. Merasa yakin bahwa dosen tak akan mendeteksi apa yang dilakukan mahasiswa. e.Tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan tugas karena lemahnya pengelolaan waktu, suka menunda-nunda pekerjaan, ingin sempurna (perfectionist) dan karena kondisi di luar kontrol.

91 Tindakan yang termasuk plagiat Tindakan plagiat mencakupi, tapi tidak terbatas pada:
mengacu dan/atau mengutip istilah, kata-kata atau kalimat, data dan/atau informasi dari suatu sumber tanpa menyebutkan sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa menyatakan sumber secara memadai, 2. mengacu dan/atau mengutip secara acak istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data dan/informasi dari suatu sumber tanpa menyebutkan sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa menyatakan sumber secara memadai,

92 3. Menggunakan sumber gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai, 4. Merumuskan dengan kata-kata dan/atau kalimat sendiri dari sumber kata-kata dan/atau kalimat, gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai, dan 5. Menyerahkan sebuah karya ilmiah yang dihasilkan dan/atau telah dipublikasikan oleh pihak lain sebagai karya ilmiahnya tanpa menyatakan sumbernya secara memadai.

93 Teknis mendeteksi plagiat
1) adanya perbedaan internal dalam isi teks, seperti dalam gaya, ejaan, tanda baca, penggunaan font, cetak miring, bahasa, tata bahasa dan konstruksinya, 2) tugas yang diserahkan kualitasnya lebih baik atau bentuknya berbeda (misalnya ujaran bahasanya) dengan apa yang biasanya mahasiswa yang bersangkutan hasilkan, 3) terdapat ketidakkonsistenan internal dalam hal perujukan apakah diteks utama, pustaka acuan atau keduanya.

94 4) Adanya penghilangan sumber tertentu yang mestinya harus muncul,
5) Pernyataan yang tidak didukung oleh bagian teks lainnya, misalnya, “seperti kita dapat amati dalam tabel di bawah ini” sementara tabelnya sendiri tidak ada, 6) Tugas yang disampaikan tidak sesuai dengan apa yang ditugaskan, kualitasnya lebih rendah dari apa yang diminta, dan 7) Perujukan yang tidak memadai atau tak sejalan dengan rincian yang muncul di dalam naskah.

95 Pencegahan plagiat 1) Ketika kerja kelompok atau belajar bersama diharuskan atau bekerja sama diijinkan, pastikan mengenali kerja sama dalam hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dan apa yang diharapkan dapat disumbangkan atas proyek tersebut. 2) Jika belum jelas, segera klarifikasi harapan serta persyaratan atas tugas yang diberikan. 3) Jika ada informasi tambahan di laman web, segera cek agar pemahaman menjadi lebih baik.

96 4) Perhatikan dengan baik ketika dosen memberi penjelasan mengenai plagiat dan konsekuensinya sehingga dapat diketahui definisi plagiat beserta rinciannya. 5) Ikuti penjelasan pustakawan mengenai bahan pustaka yang tersedia dan bagaimana memanfaatkannya. 6) Pelajari secara rinci model atau format penulisan yang dikehendaki secara benar, juga perbedaan antara plagiat dan parafrase, pengetahuan umum, ranah publik dan hak akan kekayaan intelektual sehingga tidak melakukan plagiat yang tak disengaja.

97

98 SEKIAN DAN TERIMAKASIH

99 Telaah dan Penulisan Pustaka serta Aturan Sitasi dalam Penulisan Proposal/Jurnal Ilmiah
Disampaikan pada: Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 2015

100 Tinjauan dan Daftar Pustaka  Petunjuk DIKTI
Hal 314 Hal 318 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

101 Aturan Penulisan Pustaka
Dalam scientific writing, aturan penulisan yang sering digunakan adalah Plain Style (Number style) Harvard Style (American Psychological Association atau APA) Campuran Antara Plain Style dan Harvard Style Abbreviation Style Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

102 Harvard Style (APA)

103 Harvard Style (APA) Cara penulisan referensi dengan aturan Harvard :
paling banyak digunakan ((Huckin dan Olsen, 1991), (Kirkman, 1992) dan (Sekaran, 1992)). Lebih mudah, lebih informatif. karena cara penulisan internal referencing-nya dengan menggunakan nama belakang (lastname) penulis, dan diikuti dengan tahun acuan tersebut ditulis. Sehingga, pembaca akan dengan mudah untuk dapat mengingat dan menghubungkan nama penulis dengan inti serta karya penulis tersebut yang biasanya mudah dikenang dan dikenal. Kemudahan di atas didukung oleh cara penyajian full referencing-nya yang terurut abjad dari nama belakang pengarangnya, sehingga akan memudahkan pencariannya. Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

104 Contoh 1: Analisis data yang tidak Normal dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: pertama, dengan mentransfor-masikan ke Normal dan kemudian digunakan metode analisis untuk data normal ((Carota, Parmigiani, dan Polson, 1996) dan (Iriawan dan Wright, 1999)) dan kedua, dengan menggunakan metode untuk analisis data yang tidak normal ((Carota, Parmigiani, dan Polson, 1996), (Iriawan, 2000), (Iriawan dan Wright, 1999), dan (Gilks, Clayton, Spiegelhalter, Best, McNeil, Sharples, dan Kirby, 1993)). Perlu diingat bahwa adanya kecenderungan kemencengan data sudah cukup untuk mengatakan bahwa data tersebut tidak normal (Iriawan, 2000), (Iriawan dan Wright, 1999), dan (Gilks dkk, 1993)). Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

105 Daftar Pustaka (Full referencing) untuk Contoh 1
Urut Abjad Carota, C., Parmigiani, G., dan Polson, N.G., (1996) Diagnostic measures for model criticism, Journal of the American Statistical Association 91(434), Gilks, W.R., Clayton, D.G., Spiegelhalter,D.J., Best, N.G., McNeil, A.J., Sharples, L.D., dan Kirby, A.J., (1993) Modeling complexity: Applications of Gibbs sampling in medicine, Journal of the Royal Statistics Society, Ser. B 55(1), Iriawan, N., (2000) Computationally Intensive Approaches to Inference in Neo-Normal Linear Models: Ph.D. thesis, CUT Western Australia Iriawan, N. dan Wright, I.W., (1999) On Stable and Adaptive Neo-Normal Distributions, Proceeding of the South East Asia Mathematical Society (SEAMS), Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

106 Beberapa Macam Sumber Referensi dan Penulisannya dalam Harvard Style (APA)

107 Bila referensi berupa buku
Abruzzie, A. (1956) Work, Workers and Work Measurement, Columbia University Press, New York. Adler, A. (1924) Individual Psychology, Harcourt Brace and World Inc., New York. Barnes, R.M. and Andrews, R.B. (1955) Performance Sampling, University of California, Los Angeles. Chapanis, A., Garner, W.R. and Morgan, C.T. (1914) Applied Experimental Psychology : Human Factors in Engineering Design, John Wiley & Sons, New York. Urut Abjad Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

108 Bila referensinya berupa Jurnal, Buletin, Majalah, Prosiding, dan Penerbitan Berkala
Dwirianti, D. (2005) Penggunaan Biji Moringa Oleifera Lam dan Membran Mikro Filtrasi sebagai Alternatif Pengolahan Lindi, Jurnal Kimia Lingkungan 7 (1):7-12. Dwirianti, D., Salim, M.R. and Ujang, Z. (2001) Sulphur Cycle on Membrane Bioreactor, IWA Conference on Water and Wastewater Management for Developing Countries Proceeding, Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, October. Dwirianti, D, Salim, M.R. and Ujang, Z. (2004) Polymerase Chain Reaction (PCR) for Identification of Sulfate Reducing Bacteria (SRB) Species in Membrane Bioreactor (MBR), Environmental Biotechnology: Advancement in Water and Wastewater in the Tropics, Water and Environmental Management Series, IWA Publishing, London, UK, August. Hermana, J., Dwirianti, D and Gestine, N. (2005) The Application of Membrane Technology in Developing Country: the Suitablitily and its Necessity (Indonesian Case Study), International Training and Research Program for Groundwater Treatment Technologies and advanced Membrane Processes, Taipei Taiwan, 19 Agustus – 1 September. Urut Abjad Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

109 Bila referensinya berupa Surat Kabar (1)
Bila pada surat kabar tersebut tidak dicantumkan nama penulisnya, dan artikelnya berupa berita umum pada surat kabar tersebut, dapat dituliskan nama surat kabar dan tanggal penerbitannya. Urut Abjad Ampera (Jakarta), 21 April 1964. Berita Yudha (Semarang), 30 Djuni 1966. Jakarta Times, July 1967-June, 1968. Kedaulatan Rakjat (Jogjakarta), Januari 1960 – Desember 1967. Kompas (Jakarta), Juli 1968. Mertju Suar (Yogyakarta), Januari 1966. Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

110 Bila referensinya berupa Surat Kabar (2)
Urut Abjad Silas, J (1992) “Hendak Kemana Ruman Susun Indonesia ?”, Surabaya Post, 31 Juli. Sjahrir, A. (1993) “Prospek Ekonomi Indonesia”, Jawa Pos (Surabaya), 22 Maret. Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

111 Berupa TA, Thesis atau Disertasi
Awasilah, A.C. (1991) Cultural Transfer in Communication: A Qualitative Study of Indonesian Students in U.S, Academic Setting, Unpublished Dissertation, Indiana University, Bloomington USA. Dwirianti,D. (2002) Membrane Bioreactor for High-Sulphur Wastewater Treatment, Unpublished Thesis, Postgraduate Programme, Universiti Teknologi Malaysia. Urut Abjad Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

112 Satu pengarang dengan 3 buku yang diterbitkan pada tahun yang sama
Badarusamsi, A. (1989 a) Pengantar Komunikasi, Penerbit Erlangga, Surabaya. Badarusamsi, A. (1989 b) Komuniaksi Massa, Penerbit Balai Pustaka, Jakarta. Badarusamsi, A. (1989 c) Ilmu Komunikasi, Edisi ke 2, Penerbit Abadi Surya, Semarang. Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

113 Editor/penyunting sebagai “pengarang” dan Terjemahan
Urut Abjad Dick, H.W. (1990) Industri pelayaran Indonesia : Kompetisi dan Regulasi, Diterjemahkan oleh Burhanuddin A, LP3ES, Jakarta. Von Hallberg, R., editor (1984) Conons, University of Chicago Press, Chicago. Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

114 Peraturan dan Publikasi Departemen/Badan
(1991) Governement Wage and Employment Policy : A Parallel Market in Labor, In M. Rooemer and C. Jones (eds.) Markets in Developing Countries, ICS Press, San Fransisco, World Bank (1991) Egypt : Alleviating Poverty During Structural Adjusment, World Bank Country Study, Washington D.C. Urut Abjad Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

115 Internet Perkin, A.H. (2002) Air Pollution, San Fransisco ( dikutip pada 25 September 2005 jam WIB) Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

116 Tips Penulisan APA Otomatis
Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

117 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 117

118 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 118

119 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 119

120 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 120

121 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 121

122 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 122

123 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 123

124 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 124

125 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 125

126 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 126

127 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 127

128 Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 128

129 Selamat berkarya dan berprestasi
Terimakasih. Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo


Download ppt "TEKNIK PENELUSURAN INFORMASI ILMIAH"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google