Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

COLABORATIVE LEARNING

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "COLABORATIVE LEARNING"— Transcript presentasi:

1 COLABORATIVE LEARNING
KELOMPOK 1.A ANDINI HIDAYANI DALIMUNTE AYIE RIZKYNA EDYA DARFIRIZAN SEPRIKA ISNAINI HAFIDZAH LISA HELLEDY NOVIA DESIANA RIZKI AGUSMAI SAMIROTUL QULBI SESRIA NASUTION

2 NEARSIGHTEDNESS (MYOPIA)

3 DEFINISI Nearsightedness / myopia disebut juga dengan rabun jauh, yaitu keadaan dimana mata tidak dapat melihat benda-benda yang jauh dengan jelas. Pada mata miopi bayangan jatuh di depan retina ketika mata tidak dalam keadaan akomodasi. Mata miopi ditolong dengan kacamata berlensa cekung (negatif) (American Optometric Association, 2010).

4 PERBEDAAN Myopia Hypermetropia Astigmatisma Rabun jauh Rabun dekat
Mata slindris Bayangan jatuh di depan retina Bayangan jatuh di belakang retina Cahaya tidak terfokus baik di retina akibat kelengkungan yang tidak sama pada satu bidang

5 FAKTOR RESIKO ETIOLOGI
Belum diketahui secara pasti Kemungkinan penyebab lain : Adanya faktor genetik atau herediter Lingkungan Defisiensi vitamin dan mineral Kerja dgn jarak dekat yang berlebihan Sikap tubuh yang tidak sesuai Faktor genetik dan lingkungan Faktor perilaku ( kebiasaan beraktivitas dalam jarak dekat)

6 STRUKTUR BOLA MATA YANG TERLIBAT

7 KLASIFIKASI MIOPIA Berdasarkan bentuknya:
Miopia Refraktif Miopia Aksial Berdasarkan derajat berat penyakitnya: Miopia Ringan : < 1-3 dioptri Miopia Sedang : ≥ 3-6 dioptri Miopia Berat / Tinggi : > 6 dioptri Berdasarkan perjalanan penyakitnya: Miopia Stasioner Miopia Progresif Miopia Maligna

8 PATHOFISIOLOGY Pembiasan media refraktif bola mata yang terlalu kuat
Elongasi bola mata Cahaya masuk melalui media refraktif bola mata Cairan dari corpus viterus masuk ke lubang Cahaya jatuh didepan titik fokus retina Timbul robekan/lubang Pandangan kabur Penurunan penglihatan Corpus viterus menarik sebagian retina Menyusutnya corpus vitreus Cairan mngalir diantara la.sensoris retina dan lap.pigmen retina Accomodation spasme Ablasio retina Kebutaan Kelelahan otot mata Konvergensi terus menerus Asthenopia Esotropia Pusing/nyeri

9 PEMERIKSAAN FISIK & PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan fisik Inspeksi : Juling Celah kelopak mata sempit Pemeriksaan penunjang : Cara subjektif Pemeriksaan tajam penglihatan (visus) dengan menggunakan alat : Snellen chart Objek jari tangan Goyangan/lambaian tangan Cara objektif Pemeriksaan menggunakan alat funduskopi

10

11 PENATALAKSANAAN MIOPIA
KACAMATA LASER IN SITU KERATOMILEUSIS (LASIK)

12 RADIAL KERATOTOMY (RK)
INTRAOCULAR LENS (IOL)

13 REFERENSI Optometric Clinical Practice Guidline Care of The Patien with Myopia, American Optometrik Association, 2010, Ilyas S & Yulianti SR, 2012, Ilmu penyakit mata. Fakultas Kedokteran Unifersitas Indonesia, Ed. 4, Jakarta:BPFKUI Kamus kedokteran dorland ed.28, 2002 Jurnal Kedokteran Brawijaya dan Literatur FK UI Jurnal Oftalmologi Indonesia Vol. 5, No. 1, April 2007 : Hal. 19 – 26 Eva PR. Dkk, 2014, Oftalmologi Umum Vaughan & Asbury, ed. 17, Jakarta:EGC

14


Download ppt "COLABORATIVE LEARNING"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google