Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

VS. VS Koalisi Indonesia Hebat Koalisi Merah Putih VS Koalisi Indonesia Hebat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "VS. VS Koalisi Indonesia Hebat Koalisi Merah Putih VS Koalisi Indonesia Hebat."— Transcript presentasi:

1

2 VS

3 Koalisi Indonesia Hebat
Koalisi Merah Putih VS Koalisi Indonesia Hebat

4 Daftar isi daftar isi latar belakang profil Koalisi Merah Putih
Profil Koalisi Indonesia Hebat peta politik  fenomena yang terjadi permasalahan-permasalahan solusi yang terbaik (pendapat anda) kesimpulan

5 Latar belakang Pemilihan Umum (Pemilu), merupakan prasyarat penting dalam bangunan demokrasi. Pemilihan umum juga merupakan wadah bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Pemilihan umum –baik pilkada, pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden-, merupakan serangkaian pemilihan yang dalam penyelenggaraannya dijamin oleh undang-undang nomor 15 tahun Sehingga, desain pemilu yang dilaksanakan, selalu mengalami perubahan. Atau hampir dapat dikatakan, sistem pemilu di Indonesia tidak tuntas karena setiap kali penyelenggaraan pemilu mekanismenya selalu dirubah sesuai dengan kebutuhan zaman. Sebagai wadah aspirasi bagi masyarakat, pemilu diharapkan dapat tampil di tengah- tengah rakyat Indonesia yang plural dengan baik. Aspirasi yang dilakukan oleh rakyat, dimaksudkan agar terjadi sinergitas yang positif antara proses dengan hasil. Artinya, aspirasi rakyat merupakan “ruh” dalam pelaksanaan Indonesia ke depan.

6 Profil koalisi merah putih
Koalisi Merah Putih adalah koalisi partai politik di Indonesia yang mendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden tahun Koalisi ini terdiri dari Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, dan Golkar. Walaupun terkadang Partai Demokrat dimasukkan sebagai salah satu anggota koalisi ini tetapi kadang Partai Demokrat lebih dianggap sebagai partai netral.

7 Profil koalisi indonesia hebat
Konsep Kampanye INDONESIA HEBAT  lahir dari sebuah pengamatan terhadap situasi dan dinamika politik nasional beberapa tahun belakangan ini yang kerap diselimuti oleh pusaran energi negatif: saling menghujat, menyerang, kental dengan ego-sektoral dan kelompok, saling merasa paling benar sendiri, dan seterusnya.

8 Peta politik Bagaimana peta kekuatan politik setelah ini? Dari hasil pemilu legislatif, hasil lengkapnya: 1. Nasdem: (6,7%) 2. PKB: (9,04%) 3. PKS: (6,7%) 4. PDIP: (18,95%) 5. Golkar: (14,75%) 6. Gerindra: (11,81%) 7. Demokrat: (10,19%) 8. PAN: (7,59%) 9. PPP: (6,53%) 10. Hanura: (5,26%) 11. PBB: (1,46%) 12. PKPI: (0,91%)

9 FENOMENA YANG TERJADI Politik Uang Pemilu 2014 Miris sekali melihat fenomena yang terjadi di masyarakat menjelang Pemilu Calon Anggota DPR dan Konstituen seakan gayung bersambut dan bersatu padu melakukan transaksi seperti ayaknya pedagang sayur melakukan kecurangan dengan cara plitik uang

10 Fenomena yang terjadi Fenomena Golput Dalam Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia Fenomena golongan putih atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan golput, disinyalir selalu menyeruak kepermukaan jagat politik negeri ini setiap kali hajatan demokrasi berlangsung –baik dalam pemilihan bupati/walikota, gubernur, anggota legislatif, dan presiden maupun wakil presiden

11 Fenomena yang terjadi kampanye hitam (black campaign) yang sering dilakukan oleh salah satu kandidat atau tim kampanye kandidat tersebut untuk menjatuhkan kandidat lainnya Yang termasuk dalam kegiatan negative campaign menurut Undang-undang Pemilu biasanya berkaitan dengan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, pelanggaran administrasi pemilu, sengketa pemilu, dan tindak pidana pemilu.

12 Berbagai Permasalahan dalam Pemilu 2014
1.Permasalahan DPT dan DPK Permasalahan DPT dan DPK merupakan permasalah tahunan yang kerap terjadi pada saat pemulu. Dimulai dari DPT ganda dan system pendaftaran DPK yang masih kacau. Apalagi bila terdapat masyarakat yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPK, padahal ia telah memiliki KTP sebagai bukti bahwa ia wajib memilih. Bila hal tersebut banyak terjadi pada saar pemilu berlangsung, maka akan banyak masyarakat yang kecewa karena tidak dapat memberikan suaranya pada saat pemilu, dan masyarakat akan meragukan siapa pemimpin yang terpilih nanti.

13 Berbagai Permasalahan dalam Pemilu 2014
2.Fenomena Golongan Putih Hak pilih merukan hak yang jangan disia-siakan. Karena hak tersebutlah yang dapat menentukan nasib negara Indonesia 5 tahun kedepan. Tetapi hingga sekarang banyak masyarakat yang tidak menggunakan hak pilih mereka. Mereka disebut golongan putih atau orang yang tidak memberikan suara pada saat pemilu. Banyak factor yang dapat menyebabkan golongan putih, mulai dari faktor individu maupun faktor dari pemerintah sendiri. Dari individu, seperti kurangnya pemahaman tentang memilu, tidak mengenal calon-calon anggota legislative yang ada, sampai banyaknya pekerjaan yang membuat orang tidak punya waktu untuk pergi ke TPS. Dari pemerintah, seperti kurangnya sosialisasi yang dilakukan, sehingga banyak masyarakat tidak paham untuk memilih, terlebih lagi masyarakat yang berada di pedalaman atau daerah terpencil.

14 Berbagai Permasalahan dalam Pemilu 2014
3.Ancaman Pemilu Menjelang Pemilu 2014, potensi pelanggaran akan semakin besar dan dapat dilakukan oleh semua pihak, karena itu perlu kerja sama semua pihak untuk mencegah atau menyelesaikan semua pelanggaran pemilu, demi menciptakan pemilu yang berkualitas dan dapat menghasilkan pemimpin yang dapat memberi kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Jangan sampai kita terjebak dalam perang suku dan agama serta jangan sampai kita terbalik-balik dalam menentukan peraturan yang sudah di tentukan oleh Pemerintah.

15 Berbagai Permasalahan dalam Pemilu 2014
4.Problem Kerjasama Masalah KPU MOU dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) itu seharusnya tidak perlu terjadi dan seharusnya Lemsaneg menjaga negara, bukan kerja sama dengan KPU. Lemsaneg harus netral karena pimpinan Lemsaneg adalah TNI. Seperti yang kita ketahui bahwa TNI dan Polri haruslah netral, bukan mendukung salah satu parpol ataupun salah satu calon eksekutif, baik di daerah maupun pusat.

16 Berbagai Permasalahan dalam Pemilu 2014
5.Radikalisme Politik Partai politik merupakan penyambung lidah rakyat, yang bekerja untuk rakyat dan mengabdi untuk rakyat guna kemajuan bangsa Indonesia ini. Tetapi banyak fenomena radikalisme oleh parpol di Indonesia, terutama pada saat menjelang pemilu. parpol berlomba-lomba melakukan kecurangan guna memperoleh suara terbanyak. Kecurangan tersebut seperti kampanye gelap, money politik, menjatuhkan parpol lain, hingga menarik tokoh infotaiment yang kurang wawasan dalam dunia poltik guna mendongkrak perolehan suara. Kecurangan-kecurangan tersebutlah yang dapat membuat parpol bersikap radikal dan hanya mementingkan kelompoknya sendiri.

17 Berbagai Permasalahan dalam Pemilu 2014
6.Kaderisasi Partai Politik Kaderisasi instant menimbulkan tidak adanya ideologi dan visi dari parpol dalam menciptakan pemilih cerdas harus menghentikan politik uang. Kepercayaan masyarakat sangat menurun karena bayaknya anggota partai politik yang terlibat tindak pidana. Setiap pemuda mempuyai ritme yang berbeda untuk masuk dalam partai politik, yaitu dengan memulai dengan bisnis atau masuk dalam Himpunan pegusaha. Pemuda harus mempunyai kreatifitas untuk masuk dalam partai politik. Suara pemuda menentukan pemilu yang akan datang.

18 Berbagai permasalahan di atas, merupakan sebuah tantangan bagi Pemerintah dan Rakyat Indonesia. Tantangan tersebut harus dapat kita selesaikan bersama-sama guna memperoleh pemilu yang lebih baik dan mendapatkan pemimpin yang mempunyai sifat “problem solving leader” dari proses pemilu tersebut. Oleh karena itu, kita sebagai rakyat Indonesia harus dapat memberikan suara yang berarti bagi pemilu eksekutif mendatang, pilih menggunakan hati nurani kita, jangan terpancing dengan permainan politik yang dilancarkan oleh oknum-oknum parpol yang tidak bertanggung jawab. Mari kita berikan kemajuan bagi Indonesia melalui pemilu yang berdasarkan suara rakyat

19 solusi Solusi untuk masalah pertama yaitu dengan cara warga / masyarakat yang sudah mempunyai hak memilih namun belum terdaftar sebagai pemilih harap melakukan pendaftaran pada panitia pendaftaran setempat

20 solusi Solusi untuk masalah yang kedua adalah dengan cara petugas pemilu lebih gencar melakukan sosialisasi pemilu terutama pada masyarakat terpencil yang sebenarnya meraka mempunyai hak pilih namun kurang akan informasi mengenai pemilu

21 solusi Solusi untuk masalah yang ketiga adalah dengan kerjasama semua pihak dalammenangani pelanggaran dalam pemilu

22 solusi Solusi untuk masalah yang keempat adalah dengan cara KPU tidak bekerja sama saat pemilu dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) karena lemsaneg seharusnya bersifat netral dan bertugas untuk keamanan negara

23 solusi Solusi untuk masalah yang kelima adalah dengan cara memberikan sanksi kepada anggota parpol yang melakukan kecurangan dalam pemilu

24 solusi Solusi untuk masalah yang kenam adalah dengan cara partai politik harus bisa memilih kader – kader yang berkualitas agar dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap parpol

25 kesimpulan Pemilu pada tahun 2014 ini masih memiliki banyak kekurangan dari segi pemerintah maupun parpol.untuk itu kita sebagai pemilih seharusnya lebih cerdas dalam melaksanakan pemilu sehingga dalam pelaksanaanya tidak terjadi kecurangan atau masalah dan dapat menciptakan pemilu yang berkualitas

26 Sumber : http://politik. kompasiana
Sumber : dengan-wirdyaningsih-sh-mh sebuah-korelasi-kajian-islam-terhadap-pemilu/#axzz3GauKRuAa US:official&channel=np&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=g8xDVK7sNcPUmAXz1YGwDA&ved=0CAgQ_AUoAQ #imgdii=_ sebuah-korelasi-kajian-islam-terhadap-pemilu/#ixzz3Gaw8rTLR

27


Download ppt "VS. VS Koalisi Indonesia Hebat Koalisi Merah Putih VS Koalisi Indonesia Hebat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google