Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STRUKTUR BETON BERTULANG 1

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STRUKTUR BETON BERTULANG 1"— Transcript presentasi:

1 STRUKTUR BETON BERTULANG 1
Kamis, 3 Maret 2016 Kuliah 4: Balok dengan Tulangan Tunggal Dosen: Tim Dosen Struktur Beton Bertulang 1 Prodi Teknik Sipil FST UTY

2 Balok dan Portal

3 Tinggi Penampang Minimal Balok

4 Tinggi Penampang Minimal Balok

5 Distribusi Regangan-Tegangan Balok

6 Perhitungan Pada perencanaan/hitungan beton bertulang harus dipenuhi 2 syarat: Momen rencana (Mr) harus lebih besar dari momen perlu (Mn) Regangan tekan beton harus kurang dari regangan batasnya (0,003)

7 Perhitungan Menghitung tulangan longitudinal balok digunakan persamaan:

8 Perhitungan Menghitung momen rencana Mr dilaksanakan dengan:
Menyamakan Ts pada persamaan Ts = As . fy dan Cc pada persamaan Cc = 0,85.fc’.a.b sehingga diperoleh tinggi blok tegangan tekan beton persegi ekivalen a Momen nominal aktual Mn = Cc.(d-a/2) atau Mn = Ts.(d-a/2) Momen rencana Mr = φ Mn, dengan φ = 0,8 Regangan tekan beton dihitung: Dan harus kurang dari 0,003

9 Contoh Hitungan

10

11

12

13

14 Tugas/PR Balok beton bertulang berukuran 300/600 sepanjang 7 m dengan tumpuan sederhana mendukung pelat dengan lebar 3 m dan tebal 100 mm. Di atas pelat bekerja beban hidup qL = 1,5 kN/m2. Jika berat beton diperhitungkan γc = 24 kN/m3. Penampang balok dengan ds = 60 mm, mutu beton yang digunakan fc’ = 30 MPa, jenis baja yang digunakan BJTD-30 dan tersedia tulangan D19, D22, dan D24.

15 Tugas/PR Balok beton bertulang berukuran 300/600 sepanjang 7 m dengan tumpuan sederhana mendukung pelat dengan lebar 3 m dan tebal 100 mm. Di atas pelat bekerja beban hidup qL = 1,5 kN/m2. Jika berat beton diperhitungkan γc = 24 kN/m3. Penampang balok dengan ds = 60 mm, mutu beton yang digunakan fc’ = 30 MPa, jenis baja yang digunakan BJTD-30 dan tersedia tulangan D19, D22, dan D24. Soal Hitung dan gambarlah tulangan longitudinal pada balok tersebut. Kontrol keamanan hasil hitungan yang digunakan berkaitan dengan momen rencana Mr dan regangan tekan betonnya.

16 Pemasangan Tulangan

17

18 Pemasangan Tulangan

19 Pemasangan Tulangan

20

21 Pemasangan Tulangan

22 Pemasangan Tulangan

23 Pemasangan Tulangan

24 Pemasangan Tulangan

25 Keruntuhan Lentur

26 Keruntuhan Lentur

27

28

29 Penampang Keruntuhan Seimbang/Balance

30 Penampang Keruntuhan Seimbang/Balance

31 Penampang Keruntuhan Seimbang/Balance

32 Rasio Penulangan (ρ)

33 Rasio Penulangan Maksimal

34 Rasio Penulangan Maksimal

35 Rasio Penulangan Minimal

36 Rasio Penulangan Minimal

37 Rasio Penulangan Minimal

38 Faktor Momen Pikul Maksimal

39 Faktor Momen Pikul Maksimal

40 Faktor Momen Pikul Maksimal

41 Faktor Momen Pikul Maksimal

42 Faktor Momen Pikul Maksimal

43 Faktor Momen Pikul Maksimal

44 Faktor Momen Pikul Maksimal

45 Momen Negatif

46 Momen Negatif

47 Momen Negatif

48 Analisis Vs. Desain Ada 2 macam perhitungan yang perlu dilakukan dalam mempelajari permasalahan beton bertulang: Analisis Pada perhitungan ini, ingin dicari kapasitas/kemampuan/kekuatan penampang menerima beban. Kekuatan ini selanjutnya disebut sebagai kekuatan nominal penampang. Kekuatan nominal penampang yang menerima beban lentur balok adalah momen nominal (Mn). Pada perhitungan analisis, suatu penampang dengan data-data yang sudah diketahui, antara lain: ukuran penampang: lebar, tinggi data tulangan: diameter dan jumlah tulangan mutu beton mutu baja. Desain Pada perhitugan ini, dengan data-data gaya-gaya yang bekerja pada penampang akibat beban (beban yang sudah dikalikan faktor keamanan), setelah ditetapkan kekuatan/ mutu beton dan baja yang akan digunakan, dicari ukuran penampang yang cocok serta tulangan yang diperlukan agar struktur dijamin dapat menahan beban-beban tersebut.

49 Analisis Vs. Desain Skema hitungan beton bertulang
Hitungan balok beton bertulang dengan tulangan tunggal dibedakan menjadi 3 hitungan: menentukan tulangan longitudinal yang dipasang pada balok, memperbesar ukuran balok, dan menentukan kekuatan/momen rencana balok.

50 Skema Hitungan Balok Beton Bertulang
Menentukan luas tulangan balok Untuk menentukan luas tulangan yang harus digunakan/dipasang pada balok, maka perlu data: yang berkaitan dengan dimensi balok (b, h, d, dan ds), mutu bahan beton bertulang (fc’ dan fy), dan beban yang bekerja pada balok (Mu untuk menentukan Mn).

51 Skema Menentukan Luas Tulangan Balok Beton Bertulang

52 Skema Hitungan Balok Beton Bertulang
Memperbesar ukuran balok Jika faktor momen pikul K lebih besar daripada faktor momen pikul maksimal Kmaks, pada balok ini tidak boleh direncanakan dengan tulangan tunggal, karena akan terjadi over-reinforced. Keadaan ini dapat diatasi dengan 2 cara: Pada balok dipasang tulangan tarik dan tekan (tulangan rangkap yang akan dibahas pada kuliah selanjutnya/Bab IV pada Buku Ali Asroni) Dimensi balok diperbesar.

53 Skema Hitungan Memperbesar Ukuran Penampang Balok Beton Bertulang

54 Skema Hitungan Balok Beton Bertulang
Menentukan momen rencana balok Untuk menghitung momen rencana pada balok (Mr), maka perlu data: yang berkaitan dengan dimensi balok (b, h, d, dan ds), mutu bahan beton bertulang (fc’ dan fy), dan Tulangan longitudinal yang terpasang pada balok (As).

55 Skema Menentukan Momen Rencana Balok Beton Bertulang

56 Contoh Hitungan

57 Contoh Hitungan

58 Contoh Hitungan

59 Penyelesaian

60

61 Penyelesaian

62 Penyelesaian

63

64 Latihan Soal Balok beton bertulang berukuran 300/600 sepanjang 7 m dengan tumpuan sederhana mendukung pelat dengan lebar 3 m dan tebal 100 mm. Di atas pelat bekerja beban hidup qL = 1,5 kN/m2. Jika berat beton diperhitungkan γc = 24 kN/m3. Penampang balok dengan ds = 60 mm, mutu beton yang digunakan fc’ = 30 MPa, jenis baja yang digunakan BJTD-30 dan tersedia tulangan D19, D22, dan D24.

65 Latihan Soal Balok beton bertulang berukuran 300/600 sepanjang 7 m dengan tumpuan sederhana mendukung pelat dengan lebar 3 m dan tebal 100 mm. Di atas pelat bekerja beban hidup qL = 1,5 kN/m2. Jika berat beton diperhitungkan γc = 24 kN/m3. Penampang balok dengan ds = 60 mm, mutu beton yang digunakan fc’ = 30 MPa, jenis baja yang digunakan BJTD-30 dan tersedia tulangan D19, D22, dan D24. Soal Hitung dan gambarlah rencana tulangan longitudinal pada balok tersebut, dengan mempertimbangkan momen negatif tidak terduga.


Download ppt "STRUKTUR BETON BERTULANG 1"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google