Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Titik Pangkal), Garis Pangkal dan Zona Maritim

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Titik Pangkal), Garis Pangkal dan Zona Maritim"— Transcript presentasi:

1 Titik Pangkal), Garis Pangkal dan Zona Maritim
I Made Andi Arsana |

2 Isi Kuliah Hari Ini Penggunaan peta laut
Penentuan titik pangkal dan garis pangkal Datum Vertikal Datum Horisontal Jenis Baselines Garis Pangkal Kepulauan Penentuan zona laut dari garis pangkal Publikasi garis pangkal

3 Penggunaan peta laut Pasal 5 UNCLOS Skala Kemutakhiran Institusi resmi
Peta siapa yang digunakan?

4 Contoh Peta Laut: Strait of Singapore

5 Peta Laut: Judul can Catatan
Title Notes

6 Peta Laut: Tanggal Publikasi

7 Peta Laut: Koreksi

8 Peta Laut: Data Terkait/tambahan

9 Peta Laut: Data Terkait/tambahan

10 Peta Laut: Ukuran/dimensi
Skala jarak M = mil laut 1 mil laut 1’ lintang 1 M = 1852m 0.01’ = 1.852m 1” = 1/60 M = 31m 0.1” = 3.1m

11 Peta Laut: Penggunaan Warna

12 Penentuan titik pangkal dan garis pangkal
Datum Vertikal ChPsled vertical clearance HAT ChPsled elevation MHWS/MHHW ChPsled HW (Coast line) Spring range of tide BM/TRIG MHWN/MLHW BM height to Geoid BM height to AHD Neap range of tide Geoid MSL Land survey datum Sea surface at any time Levelled Height difference (Zero of Predictions) Observed depth (sounding) MLWN/MHLW Height of tide BM height to the Ellipsoid MLWS/MLLW Geoid/Ellipsoid Separation (N Value) Drying height CD (usually LAT) ChPsled LW (drying) line ChPsled depth AUSHydroid Ellipsoid Animation by Arsana & Schofield, 2012 Planes of references are not exactly as shown below for all ChPsls. They area usually defined in notes under chPsl titles.

13 Penentuan titik pangkal dan garis pangkal
Datum Horizontal: Elipsoid referensi Z P N h Surface P’  = 0 Y x  = 0 s Animation by Arsana & Schofield, 2012 13

14 Penentuan titik pangkal dan garis pangkal
Datum Horizontal: Elipsoid referensi Z P (X,Y,Z) Zp Y Xp Yp x Animation by Arsana & Schofield, 2012 14

15 Jenis Garis Pangkal According to LOSC ‘82 Normal (Psl. 5)
Terumbu (Psl. 6) Lurus (Psl. 7) Mulut sungai (Psl. 9) Teluk (Psl. 10) Pelabuhan (Psl. 11 and 12) Metode kombinasi Kepulauan (Psl. 47) B kepulauan A teluk Mulut sungai terumbu lurus normal

16 Garis pangkal normal (psl 5)
Normal baselines (low water line) almost always submerged – “imajinery”?

17 Definisi Obyek geografis terkait garis pangkal
island/rock ( Pslicle 121) LTE (Pslicle 13) Land Sub-surface feature High tide Mean sea level Low tide Sea Animation by Arsana & Schofield, 2012

18 Garis pangkal penutup mulut teluk (psl 10)
Low water line Low water line Bay Entrance points Bay Entrance points Bay Sea Sea Land Land Animation by Arsana & Schofield, 2012 A juridical bay Not a juridical bay

19 Garis Pangkal Kepulauan
Perbandingan luas air dan darat: 1:1 hingga 9:1. Panjang segmen tidak lebih dari 100 mil laut. Bisa lebih tapi maks 3% dari total segmen dan panjang maks adalah 125 mil laut. Bentuk garis pangkal tidak berbeda jauh denhan bentuk kepulauan Garis pangkal tidak boleh menggunakan low-tide elevation (LTE) kecuali LTE itu dibanguni mercusuar (atau sejenisnya) atau LTE itu berlokasi di laut teritorial pulau terdekat. Tidak boleh memisahkan laut teritorial suatu negara dari laut bebas atau ZEEnya Memperhatikan/mengakui hak tradisional negara tetangga Untuk menghitung luas daratan, bisa memasukkan air di dalam atol, dan bagian lain yg diatur Garis pangkal harus diwujudkan dlm peta yg memadai atau disertai koordinat titik pangkalnya Garis oangkal harus didepositkan ke PBB Grs pangkal Perairan pedalaman ≤ 125 mil laut (3%) Perairan kepulauan LTE * darat Lihat: UNCLOS Pasal 47

20 Maritime Zones of Jurisdiction

21 Zona Yurisdiksi Maritim – UNCLOS 1982
(Extended Continental Shelf) The Area Continental Shelf Sea-bed, Subsoil, Sedentary Species Territorial Sea Baseline Exclusive Economic Zone (EEZ) Water Column, Sea-bed, Subsoil High Sea Internal waters Contiguous zone 12 M 200 M Territorial sea 12 M © 2008 Sea Level Shelf Upper Plateau Slope or Terrace Lower Rise Deep Slope Ocean

22 Zona Yurisdiksi Maritim – UNCLOS 1982
State A I Made Andi Arsana (c) 2011 Baselines Territorial Sea (12 M) EEZ (200M) Continental Shelf (See: LOSC, Art. 76) Are you sure to take it off? I Made Andi Arsana (c) 2011

23 Batas terluar dari garis pangkal normal
I Made Andi Arsana (c) 2011 Are you sure to take it off?

24 Batas terluar dari garis pangkal lurus
Circle Sea Arc of centered at A X X A Straight baseline Straight baseline Land Animation by Arsana & Schofield, 2012 24

25 Batas terluar dari Low-tide Elevations
Land 1 LTE = Low-tide elevation Territorial sea breadth measured from mainland only 2 3 4 Territorial sea limit using low-tide elevations 1 and 2 as baselines Sea Animation by Arsana & Schofield, 2012

26 Gabungan zona maritim Zones - LOSC1982
EEZ Sea LTE A Contiguous Zone Continental shelf Extended Baselines Territorial Sea Internal waters ≤ 125 nautical miles Archipelagic waters EEZ EEZ (3%) LTE B * Land Continental shelf Extended EEZ Animation by Arsana & Schofield, 2012

27 Seandainya ada satu negara.. Kecil.. Sendirian di tengah laut
State A I Made Andi Arsana (c) 2011 Are you sure to take it off?

28 Publikasi garis pangkal
Garis pangkal normal tidak memerlukan deklarasi Garis pangkal lurus dan kepulauan memerlukan deklarasi dan harus diserahkan ke PBB Penyerahan ke PBB disertai peta atau daftar koordinat geografis


Download ppt "Titik Pangkal), Garis Pangkal dan Zona Maritim"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google