Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Membuat Parafrasa dari Teks Tertulis

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Membuat Parafrasa dari Teks Tertulis"— Transcript presentasi:

1 Membuat Parafrasa dari Teks Tertulis
Desnila Sari

2 Parafrasa? Mengubah dari satu bentuk bahasa ke bentuk bahasa lain tanpa mengubah gagasan utama. Contoh: Puisi  Prosa Prosa  Puisi Prosa  Prosa Prosa  Drama dll

3 Sebelum membuat parafrasa, kita harus mampu mengidentifikasi gagasan utama dalam paragraf.

4 Paragraf ? Kumpulan kalimat yang memiliki satu gagasan/pikiran utama .

5 Contoh Kita boleh percaya/tidak, menyontek sudah menjadi bagian pendidikan.Kegiatan ini sudah merambah hampir keseluruh jenjang pendidikan di Indonesia kecuali di Taman Kanak-Kanak. Bagi siswa, mahasiswa /mahasiswi yang menyontek, lulus ujian diartikan sebagai ijazah, lapangan kerja atau kenaikan pangkat. Bagi mereka tak penting lagi arti kemampuan dan kearifan.

6 Identifikasi Gagasan Gagasan pokok menyontek telah menjadi bagian pendidikan. Gagasan penjelas 1 menyontek merambah ke seluruh jejnjang pendidkan kecuali TK GPe 2 Penyimpang makna lulus ujian.

7 Gagasan pokok? 1 Gagasan yang menjadi topik bacaan/pembicaraan. 2
Gagasan yang menjiwai suatu paragraf. 3 Gagasan yang selalu dibahas dalam paragraf.

8 Gagasan penjelas Gagasan yang menjelaskan gagasan pokok.
Gagasan yang berisi uraian/rincian penjelas dari gagasan pokok. dll

9 Dengan demikian … Paragraf Gagasan Pokok Gagasan Penjelas

10 Letak Gagasan Pokok Awal Paragraf (deduktif) Akhir Paragraf (Induktif)
Awal dan Akhir Paragraf (deduktif-induktif) Tengah Paragraf (Induktif-deduktif) Seluruh Paragraf (Naratif/Deskriptif)

11 Awal Paragraf Gagasan pokok dalam suatu paragraf terletak di kalimat pertama, dapat juga pada kalimat kedua. Paragraf ini biasanya bersifat deduktif, yaitu mula-mula mengemukakan pokok persoalan kemudian menyusul uraian terperinci yang memperjelas gagasan pokok tadi. Cara ini merupakan metode yang paling baik.

12 Perhatikan contoh berikut!
Menyontek, juga menunjukkan kompetensi yang tidak sehat. Mereka yang tekun belajar sering dikalahkan oleh ketidakjujuran dan kelicikkan para penyontek. Para penyontek yang tidak beda dengan maling justru mendapat nilai yang bagus. GpoMenyontek menunjukkan kompetensi yang tidak sehat. Gpe1. Mereka yang tekun belajar nilainya kalah dengan yang menyontek. 2. Penyontek tidak beda dengan maling.

13 Akhir paragraf Gagasan pokok terdapat pada akhir paragraf.
Paragraf ini besifat induktif. Cara ini lebih sulit, tetapi lebih efektif untuk mengemukakan argumen. Gagasan Pokok Gagasan Penjelas

14 Contoh Nah, kalau sekolah menoleransi adanya penyontekkan, bukankah itu berarti menghalalkan ketidakjujuran, tidak menghargai proses, tidak menciptakan kompetensi yang sehat dan tidak menanamkan keuletan? Bila hal ini dibiarkan terus, tidak perlu sakit hati, kalau sekolah akan dianggap tempat penyemai bibit kriminalitas. Paragraf di atas memperlihatkan adanya klimaks pada akhir paragraf. Kalimat awal paragraf merupakan gagasan penjelas dan di akhiri dengan kalimat utama yang memuat gagasan pokok. Yaitu “Sekolah dianggap sebagai tempat pemyemai krimimalitas”.

15 Awal dan Akhir Paragraf
Gagasan pokok dapat pula di tempatkan di awal dan diakhir. Kalimat di akhir merupakan pengulangan dari kalimat yang di awal denga sedikit penekanan dan variasi.

16 Contoh Bahasa sangat penting dalam kehidupan kita. Untuk berkomunikasi kita menggunakan bahasa. Untuk bekerja sama kita menggunakan bahasa. Untuk mewarisi dan mewariskan kebudayaan, kita memerlukan bahasa. Sekali lagi, betapa pentingnya bahasa bagi kehidupan kita. Gpokalimat I dan ditegaskan kemabali di kalimat terakhir. Gpeterletak di tengah kalimat.

17 Tengah paragraf (induktif-deduktif)
Gagasan pokok yang terletaknya di tengah kalimat.

18 Contoh Apa itu biologi? Tentunya banyak orang yang sering bertanya­tanya mengenai cabang ilmu yang satu ini. Ilmu yang baru didapat mulai SMP ini mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk hidup, baik manusia maupun hewan dan tumbuhan. Ternyata, penggolongan organisme dalam biologi tidak sebatas apa yang diketahui awam selama ini. Kingdom ­istilah untuk kelompok makhluk hidup­ terbagi atas virus, archaebacteria,eubacteria, protista, fungi, plantae, dan animalia.Bingung? Ya memang dalam biologi, sering digunakan bahasa Latin dalam penulisan dan penamaan. Karena luasnya cabang biologi yang dapat dipelajari, banyak sekali profesi yang dapat dipilih setelah selesai mempelajari, antara lain dokter, ahli botani, peneliti, pembuat obat, bahkan hingga pengembangan teknologi pangan. Semua dapat dipelajari dalam ilmu yang satu ini.

19 Seluruh Paragraf Paragraf ini gagasan pokoknya menyebar di seluruh kalimat. Tidak ada satu kalimat yang lebih penting dari kalimat lain, semuanya sama penting. Paragraf semacam ini dujumpai dalam uraian yang bersifat naratif atau deskriptif.

20 Contoh Seseorang sedang menyapu sambil menembang. Pak Mo mengumpulkan daun- daun kering di sudut halaman. Esok hari pekerjaan yang sama menghadang di tempat yang sama. Daun-daun jatuh dan Pak Mo menyapunya lagi. Begitulah rupanya hakikat dari hidup, selalu menuntut dibersih- bersihkan karena sampah dapat datang setiap saat, setiap desah nafas.

21 Evaluasi Jawablah pertanyaan di bawah ini sesuai dengan perintahnya!
Ada beberapa penyebab kemacetan di Jakarta. Pertama, jumlah armada yang banyak tidak seimbang dengan luas jalan. Kedua, kedisiplinan pengendara kendaraan sangat minim. Ketiga, banyak tempat yang memunculkan gangguan lalu lintas, misalnya pasar, rel kereta api, pedagang kaki lima, halte yang tidak difungsikan, banjir, dan sebagainya. Keempat, kurang tegasnya petugas yang berwenang dalam mengatur lalu lintas serta menindak para pelanggar lalu lintas. Dimana letak gagasan pokok pada paragraf di atas? Uraikan gagasan pokok dan gagasan penjelasnya!


Download ppt "Membuat Parafrasa dari Teks Tertulis"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google