Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pelatihan Pustakawan Madrasah Tsanawiayah 13 – 16 Juli 2005

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pelatihan Pustakawan Madrasah Tsanawiayah 13 – 16 Juli 2005"— Transcript presentasi:

1 Pelatihan Pustakawan Madrasah Tsanawiayah 13 – 16 Juli 2005
PENGOLAHAN PUSTAKA Pelatihan Pustakawan Madrasah Tsanawiayah 13 – 16 Juli 2005

2 PENGOLAHAN PUSTAKA Proses pembuatan sarana wakil dokumen/katalog (buku, malajah dll.) Pengkatalogan deskriptif Pengindeksan subjek

3 Pengindeksan Subjek Rekaman data bibliografis dari fisik buku a.l: - Pengarang - Judul - Tempat terbit, penerbit dan tahun terbit - Jumlah halaman dsb.

4 Pengkatalogan deskriptif
Rekaman data bibliografis dari fisik buku a.l: - Pengarang - Judul - Tempat terbit, penerbit, tahun terbit - Jumlah halaman dsb.

5 Pengkatalogan deskriptif
Pedoman Umum 1. AACR (Anglo American Cataloging Rules, edisi ke-2, revisi 1988) 2. Standar Deskripsi untuk buku Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Jakarta INDOMARC Sistem deskripsi aplikasi komputer (UKKP 1990)

6 Sistem Katalog Katalog berabjad Katalog Pengarang Katalog Judul
Katalog Subjek

7 Sistem Katalog Daerah judul dan pernyataan tanggung jawab (pengarang)
Daerah edisi Daerah Rincian bahan khusus Daerah Deskripsi fisik Daerah Seri Daerah Catatan Daerah ISBN dan harga

8 Pengindeksan Subjek KONSEP SUBJEK ANALISA SUBJEK = KODE/ NOTASI KLAS
BAHASA INDEKS =

9 KONSEP SUBYEK Struktur Subyek
Fenomena: Masalah yang menjadi bahasan utama di dalam bahan Pustaka Disiplin Ilmu: Filsafat, IPS, IPA dan disiplin ilmu turunannya seperti Sosiologi, Matematika, Fisika , Kimia dll. Bentuk Penyajian: Organisasi penyajian subjek dalam bahan pustaka menurut bentuk fisik maupun sistematikanya, seperti Majalah, Kamus, Ensiklopedi, Direktori, Statistik.

10 KONSEP SUBYEK 2. Jenis Subyek
Dasar: Subyek bahan pustaka terdiri dari satu disiplin ilmu., contoh: antropologi, hukum, pendidikan Sederhana: subyek bahan pustaka terdiri dari satu faset pembagian dari satu disiplin ilmu, contoh: psikologi remaja Majemuk: Subyek bahan pustaka terdiri dari lebih satu faset pembagian dari disiplin ilmu, contoh: pencemaran air di Jakarta Kompleks: Dua subjek atau lebih yang saling berinteraksi dari satu disiplin ilmu atau lebih, contoh pengaruh narkoba terhadap kenakalan remaja.

11 FENOMENA Contoh: Judul buku : Analisis Ciri-ciri Biskuit Beracun Isi buku : biskuit beracun Fenomena : biskuit beracun DISIPLIN ILMU Contoh: Judul buku : Penanganan Pencemaran Udara di Jakarta Isi buku : pencemaran udara Fenomena : pencemaran udara Diplin ilmu : teknologi lingkungan BENTUK PENYAJIAN Contoh: Judul buku : Kamus Biologi Umum Isi buku : biologi Fenomena : biologi Bentuk penyajian : kamus

12 DDC (DEWEY DECIMAL CLASSIFICATION)
Ciri umum: Mudah dikenali oleh pemakai perpustaakaan Notasi klas menggunakan angka murni Notasi klas dapat digunakan secara sederhana/secara lengkap sesuai dengan kebutuhan perpustakaan Pembagian klas berlaku dari subjek yang umum ke khusus secara hirarki Pembagian setiap klas menjadi 10 klas yang lebih spesifik

13 UNSUR DDC: 1. BAGAN 10 KLAS UTAMA 10 DIVISI 10 SEKSI 00 KARYA UMUM
500 ILMU MURNI 530 Fisikaa 100 FILSAFAT 510 Matematika 531 Mekanika padat 200 AGAAMA 520 Astronomi 532 Mekanika cair 300 ILMU SOSIAL 530 Fisika 533 Gas 400 BAHASA 540 Kimia 534 Suara daan Getaran 550 Bumi 535 Cahaya 600 TEKNOLOGI 560 Palentologi 536 Panas 700 SENI 570 Ekologi 537 Listrik 800 KARYA SASTRA 580 Botani 538 Magnetik 900 GEOGRAFI DAN SEJARAH 590 Zoologi 539 Fisika modern

14 2. RELATIVE INDEKS CONTOH 200 Agama 290 Perbandingan Agama
DAFTAR ISTILAH YANG DISUSUN SECARA ALFABETIS DENGAN MENGACU KEPADA NOMOR KLAS YANG TERDAPAT PADA BAGAN CONTOH 200 Agama 290 Perbandingan Agama 2x1 Agama Islam 2x1 Al Qur’an dan ilmu yang berkaitan 2x2 Hadis dan yang berkaitan

15 2. RELATIVE INDEKS CONTOH 2x3 Aqaid dan ilmu kalam
2X4 Fiqih (hukum islam) .1 Ibadah .2 Mu’amalat .3 Huhumwaris .4 Hukum Pidana

16 3. TABEL PEMBANTU Berisi notasi klas untuk menyatakan bentuk penyajian suatu subjek bahan pustaka yang tidak dapat berdiri sendiri dan harus ditambahkan kepada nomor klas subjek utama.

17 3. TABEL PEMBANTU Jenis tabel: Untuk penyajian statistik, kamus, dsb.
Tabel wilayah Tabel bentuk sastra Tabel ras, etnik, kelompok bangsa Tabel bahasa penyajian Tabel kelompok orang

18 PROSEDUR KLASIFIKASI A. PENDEKATAN INDEKS: TERIMA BUKU ANALISIS SUBJEK
CARI ISTILAH DAN NOMOR KLAS PADA INDEKS COCOKAN PADA BAGAN NOTASI AKHIR

19 B. PENDEKATAN BAGAN TENTUKAN ISI DOKUMEN
TELUSUR BAGAN KLASIFIKASI: KLAS UTAMA, DIVISI, SEKSI, DST DISIPLIN ILMU YANG MEMAYUNGI

20 PRINSIP - PRINSIP DAN PEMBUATAN
INDEKS PRINSIP - PRINSIP DAN PEMBUATAN

21 Pengertian 1. Bagian kegiatan pengorganisasian informasi berkaitan dengan suatu bidang ilmu pengetahuan agar dapat diakses uleh ‘user’ atau pemakai

22 Pengertian 2. Mengindeks: menetapkan istilah pengelolaan kalimat, paragraf, artikel, buku, data base dan bentuk dok. lain

23 TUJUAN 1. Memudahkan pemakai mengidentifikas dan mencari data/informasi yang diinginkan 2. Menemukan kembali record data/informasi yang diinginkan

24 JENIS INDEKS 1. INDEKS TERCETAK:
Mahal, membutuhkan waktu lama, mudah dipergunakan setiap saat 2. INDEKS DALAM KOMPUTER: Diproses langsung dari komputer, Up-dating dan akumulasi secara otomastis., Digunakan secara on-line 3. KARTU INDEKS Tersimpan dalam bentuk kartu.

25 PERSYARATAN PEMBUAT INDEKS (Indexer)
1. Menguasai materi yang akan diindeks 2. Teliti dan tekun 3. Mempunyai pengalaman 4. Berwawasan luas dan mempunyai ilmu pengetahuan umum cukup baik 5. Berfikir dengan cepat dan tepat 6. Cepat mengambil kesimpulan

26 Peraturan membuat tajuk indeks 1972 (Collison )
1. Buat indeks untuk setiap tajuk yang berguna dari sebuah buku/dokumen: membaca judul, daftar isi, kt pengantar, isi dan kesimpulan 2.Pilih KONSEP terpenting penulisan 3. Pilih tajuk paling populer 4. Buat penunjukkan silang untuk tajuk ilmiah 5. Pilih tajuk paling spesifik

27 Peraturan membuat tajuk indeks 1972 (Collison )
6. Gunakan ejaan secara konsisten 7. Bentuk tunggal dan jamak secara konsisten 8. Buat tunjuk silang untuk persamaan kata 9. Istilah berbeda diberi tanda kurung: Race (sport), race (ethnology) 10. Nama diri gunakan Huruf besar (capital letter)

28 Konsep elemen dasar proses indeksing
Menentukan KATA KUNCI (‘KEYWORDS’): 1. Dipilih dari isi abstrak 2. Tentukan istilah yang tepat 3. Ditentukan dengan kontrol istilah (‘vocabulary control) menggunakan Thesaurus 4. Pemilihan konsep penentuan kata kunci hendaknya meliputi isi seluruh dokumen, seperti: organisme, hasil panen, jenis komoditi, jenis kimia, suatu proses, pengaruh atau efek biologi/fisik, lokasi geografi, wilayah ekologis, wilayah iklim/cuaca, tenik/teknologi

29 Panduan penentuan kata kunci

30 Terimakasih


Download ppt "Pelatihan Pustakawan Madrasah Tsanawiayah 13 – 16 Juli 2005"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google