Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ekonomi Internasional

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ekonomi Internasional"— Transcript presentasi:

1 Ekonomi Internasional
Pengantar Ekonomi Internasional

2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi internasional
Mempelajari masalah yang berkaitan dengan “hubungan ekonomi” antara satu negara dengan yang lain. Hubungan ekonomi di sini mencakup paling tidak tiga hubungan yang berbeda, meskipun antara satu dengan yang lain saling berkaitan.

3 Tiga hubungan ekonomi Pertukaran hasil output negara
Pertukaran atau aliran sarana produksi (faktor produksi) Konsekuensinya terhadap posisi hutang piutang (hubungan kredit)

4 1. Pertukaran output Output: barang dan jasa
Contoh: indonesia mengekspor minyak, kayu, karet, jasa angkutan laut, angkutan udara, dan jasa turisme (package tour orang Indonesia ke singapura) Hubungan ini dikenal sebagai hubungan perdagangan

5 2. Pertukaran (aliran sarana produksi/ faktor produksi)
Sarana produksi: tenaga kerja, modal, teknologi, kewirausahaan Sarana produksi bisa mengalir dari satu negara ke yang lain karena beberapa sebab: Imbalan tinggi Program bantuan luar negri Ketakutan (ancaman perang, inflasi terlalu tinggi)

6 Sarana produksi tanah: faktor produksi satu-satunya yang
tidak bisa mengalir ke negara lain, karena sifatnya yang terikat pada lokasi. Tetapi tanah juga tidak mutlak terikat pada lokasinya, bila makna faktor produksi “ tanah” mencakup kekayaan alam yang terkandung di dalamnya Contoh mengekspor biji tembaga (bisa disebut faktor produksi/ output)

7 B. tenaga kerja (manusia): FP yang lebih
bersifat mobile dan tidak terikat lokasi. Contoh: pengiriman TKI ke malaysia, aab saudi dan negara-negara lain. Namun kadang TK menjadi FP yang tidak bisa mengalir ke nagara lain, hal ini karena peraturan pembatasan imigrasi yang cukup ketat.

8 C. modal: penanaman modal asing, bantuan/ pinjaman luar negri.
Aliran dana antar negara yang tidak bermotif atau tujuan untuk investasi dalam bentuk pendirian pabrik, tetapi lebih bertujuan untuk spekulasi dan bersifat jangka pendek Contoh: disimpan di bank luar negri dalam bentuk deposito berjangka.

9 3. Konsekuensinya terhadap hutang piutang (hubungan kredit)
Sebagai konsekuensi dari dua bentuk hubungan yang lain (hub perdagangan dan hubungan faktor produksi) Contoh: indonesia membeli pesawat dari jepang, ini menjadi sebab timbulnya hutang indonesia terhadap jepang. Pembelian gandum dari amerika atas dasar perjanjian bantuan pangan (PL-480), hubungan perdagangan ini menimbulkan hutang Indonesia kepada Amerika.

10 Pada asasnya semua pinjaman luar negeri (baik berupa bantuan atau pinjaman komersial) mempunyai konsekuensi terhadap posisi kredit suatu negara. Bantuan: terletak pada syarat syarat pinjaman lunak (bunga rendah, jangka pengembalian panjang) Bentuk bantuan LN yang tidak mempunyai konsekuensi terhadap posisi kredit negara yaitu: grants/ hibah. Hibah: pemberian dari negara lain yang tidak perlu dikembalikan

11 Hubungan ekonomi internasional suatu negara harus dinilai dalam totalitas: harus dilihat dari ketiga sisi. Setiap hubungan ekonomi mempunyai konsekuensi yang berbeda terhadap perekonomian dalam negeri: Ekspor < impor (output) TKI menghasilkan devisa negara yang cukup banyak Surplus ekspor tetapi hutang (posisi kredit >)


Download ppt "Ekonomi Internasional"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google