Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

IDENTIFIKASI, TAKSONOMI DAN KLASIFIKASI TUMBUHAN

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "IDENTIFIKASI, TAKSONOMI DAN KLASIFIKASI TUMBUHAN"— Transcript presentasi:

1 IDENTIFIKASI, TAKSONOMI DAN KLASIFIKASI TUMBUHAN
DR. HARUN RASYID, MP

2 Pengertian identifikasi
Identifikasi dapat diartikan sebagai pengenalan, termasuk nama, tempat dalam klasifikasi Mungkin termasuk tumbuhan yang belum dikenal (belum diketahui namanya) atau tumbuhan yang masih dalam perdebatan tempatnya dalam klasifikasi

3 Klasifikasi makhluk hidup (tumbuhan)
Klasifikasi makhluk hidup adalah penggolongan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri tertentu. Hal ini karena makhluk hidup sangat banyak macamnya dengan berbagai macam karakteristiknya. Klasifikasi tumbuhan juga dapat dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari, mengenali, mengelompokkan makhluk hidup (tumbuhan)

4 Ilmu yang mempelajari klasifikasi/ penggolongan tersebut dinamakan Taksonomi.
Tingkatan-tingkatan dalam klasifikasi tumbuhan dinamakan juga takson Beberapa contoh klasifikasi maklhluk hidup/ tumbuhan :

5 Contoh klasifikasi a. Berdasarkan kemampuan membuat makanan, makhluk hidup digolongkan menjadi : 1. Organisme Autotrof, organisme yang mampu membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis, contoh : tumbuhan 2. Organisme Heterotrof, organisme yang tidak mampu membuat makanan sendiri, contoh : hewan dan manusia

6 b. Berdasarkan habitatnya tumbuhan dikelompokkan menjadi : 1
b. Berdasarkan habitatnya tumbuhan dikelompokkan menjadi : 1. Tumbuhan Hidrofit, tumbuhan yang hidup di air, contoh : teratai 2. Tumbuhan Higrofit, tumbuhan yang hidup di tanah lembap, contoh : lumut 3. Tumbuhan Xerofit, tumbuhan yang hidup di tanah kering, contoh : kaktus

7 c. Berdasarkan makanannya, hewan digolongkan menjadi : 1
c. Berdasarkan makanannya, hewan digolongkan menjadi : 1. Hewan Herbivora, hewan yang memakan tumbuhan, contoh : sapi 2. Hewan Carnivora, hewan yang memakan daging, contoh : harimau 3. Hewan Omnivora, hewan yang memakan tumbuhan dan daging, contoh : tikus

8 Taksonomi dalam Biologi
Kata taksonomi diambil dari bahasa Yunani tassein yang berarti untuk mengelompokkan dan nomos yang berarti aturan. Taksonomi dapat diartikan sebagai pengelompokan organisme berdasarkan hierarki (tingkatan) tertentu. Taksonomi yang lebih tinggi bersifat lebih umum dan taksonomi yang lebih rendah bersifat lebih spesifik.

9 Taksonomi juga berarti :
ilmu yang mempelajari penelusuran, penyimpanan contoh, pengenalan (identifikasi), pengelompokan (klasifikasi), dan penamaan tumbuhan Jadi apabila diurutkan : 1. Taksonomi : ilmu tentang klasifikasi 2. Klasifikasi : ilmu yang mengelompokkan makhluk hidup 3. Identifikasi : pengenalan makhluk hidup untuk dikelompokkan

10 Morfologi Mempelajari bagian-bagian tanaman, yi. Tentang bentuk dan fungsi bagian-bagian tersebut. Dalam mempelajari morfologinya, tumbuhan dibagi menjadi tiga bagian utama yi. Batang, daun dan akar. Disamping itu terdapat juga bagian sekunder seperti : bunga, biji, buah, umbi. Organ ini berfungsi dalam proses reproduksi tumbuhan.

11 Daun Daun merupakan tempat proses fotosintesis sehingga pada umumnya pipih dan melebar. Daun lengkap terdiri dari bagian pelepah daun, tangkai daun, dan helai daun. Jika tidak mempunyai salah satu atau kedua bagian tersebut maka disebut daun tidak lengkap. Umumnya tumbuhan berdaun tidak lengkap, dapat berpelepah, bertangkai atau duduk langsung pada batang.

12 Contoh Bagian-bagian daun lengkap terdiri atas tulang daun, helai daun, tangkai daun, dan pelepah daun. Contoh daun yang memiliki bagian-bagian lengkap, antara lain daun pisang dan daun bambu. Daun tak lengkap yang hanya terdiri atas tangkai dan helai daun saja, contohnya daun mangga; ada pula daun yang hanya terdiri atas pelepah dan helai daun saja, contohnya daun padi dan jagung

13 Bentuk daun beraneka ragam sehingga sering digunakan untuk mengenali jenis tumbuhan.
Bentuk umum daun ditentukan berdasarkan letak bagian daun yang terlebar, perbandingan lebar dengan panjang helai daun, dan pertemuan antara helai daun dengan tangkai daun, bentuk pangkal, ujung dan tepi daun. Keragaman daun juga dapat dilihat pada susunan pertulangan daun, ketebalan helai daun, dan warna serta bagian permukaannya.

14 Morfologi daun dibagi menjadi tiga
Berdasarkan struktur daunnya, morfologi daun dibedakan menjadi: Bentuk daun berdasarkan tepi daun (rata, bergerigi) Daun berdasarkan jumlah anak daun dalam satu tangkai Daun berdasarkan tulang daun

15 Contoh morfologi daun berdasarkan tepi daun

16 Akar : - akar serabut (monokotil/ tanaman biji berkeping satu)
- akar tunggang (dikotil/ tanaman biji berkeping dua) Akar dapat dibedakan ke dalam bagian leher (pangkal) akar, akar primer, akar cabang akar, rambut akar, ujung akar dan tudung akar.

17 Akar merupakan organ tumbuhan yang
tumbuh ke dalam tanah. Ada empat fungsi akar, yaitu: (a) mengabsorpsi air dan garam yang terlarut, (b) mengantarkan air dan garam tersebut. ke batang, (c) sebagai jangkar dan penopang tajuk, dan (d) menyimpan cadangan makanan. Jaringan akar muda dari luar ke dalam terdiri dari epidermis, korteks, dan silinder pusat.

18 Batang Batang merupakan organ tumbuhan yang tumbuh ke atas.
Fungsi batang, antara lain membentuk daun, mengantarkannya ke arah matahari, mengangkut air dan garam-garam yang terlarut menuju ke daun dan mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke akar, serta dapat berfungsi menyimpan makanan cadangan.

19 Batang terdiri dari ruas dan buku-buku
Batang terdiri dari ruas dan buku-buku. Pada buku-buku tersebut terdapat daun. Pada ketiak daun terdapat tunas samping yang dapat tumbuh menjadi cabang vegetatif atau cabang reproduktif. Anatomi batang dikotil dan Gymnospermae memperlihatkan dari luar terdiri dari epidermis, korteks, dan silinder pusat. Ikatan pembuluh pada batang dikotil tersusun secara melingkar (teratur), sedangkan pada tumbuhan monokotil ikatan pembuluhnya tersebar sehingga jaringan dasarnya tidak dibedakan ke dalam korteks dan empulur.

20 Bentuk batang beraneka ragam
Bentuk batang beraneka ragam. Penampang batang berbentuk bulat, persegi atau pipih. Batang dapat tumbuh tak terbatas karena ada meristem apikal. Arah tumbuh batang dapat lurus ke atas, menggantung, berbaring, menjalar, serong ke atas, memanjat, dan membelit. Cabang dapat tumbuh tegak, condong ke atas, mendatar, terkulai atau menggantung.

21

22 Leucaena leucocephala
RUMPUT GAJAH BERMUDA GRASS Leucaena leucocephala (lamtoro)

23 Tugas Cari contoh tanaman pakan ternak (boleh legum atau rumput)
Buat klasififikasinya dan gambarkan morfologi daun, akar dan batang) Tugas dibuat berkelompok 4 – 5 orang Dikumpulkan di akhir kuliah (menjelang pekan sunyi)


Download ppt "IDENTIFIKASI, TAKSONOMI DAN KLASIFIKASI TUMBUHAN"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google