Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGANTAR ANALISIS BISNIS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGANTAR ANALISIS BISNIS"— Transcript presentasi:

1 PENGANTAR ANALISIS BISNIS
ANIESA SAMIRA BAFADHAL, S.AB, M.AB ANALISIS BISNIS: PENGANTAR ANALISIS BISNIS

2 PERMASALAHAN ANALIS BISNIS ASAL MULA ANALISIS BISNIS
PERKEMBANGAN ANALISIS BISNIS RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS PERAN & TANGGUNG JAWAB ANALIS BISNIS MODEL PENDEWASAAN ANALISIS BISNIS MASA DEPAN ANALISIS BISNIS

3 INTRODUCTION Analisis Bisnis merupakan disiplin ilmu dan praktik yang relatif baru yang menawarkan manfaat besar bagi organisasi dengan memastikan bahwa kebutuhan bisnis akan selaras dengan implementasi solusi perubahan bisnis. Sebagian besar solusi akan melibatkan sistem informasi baru atau meningkatkannya, tetapi solusi lainnya mungkin memiliki lingkup yang lebih luas seperti dengan menggabungkan perubahan ke ranah proses bisnis dan peran dalam pekerjaan.

4 INTRODUCTION Tujuan materi Analisis Bisnis adalah memberikan panduan tentang analisis bisnis dan menggambarkan luasnya peran dan berbagai teknik yang digunakan. Karena saat ini, sebagian besar organisasi menggunakan istilah “analisis bisnis” dan mempekerjakan bisnis analis, namun sering mengalami ketidakjelasan. Apakah analisis bisnis itu penting?Apa analis bisnis lakukan? Keterampilan apa yang mereka butuhkan? Bagaimana mereka menambah nilai bagi organisasi?

5 PERMASALAHAN ANALIS BISNIS
MASALAH ANALIS BISNIS PERMASALAHAN ANALIS BISNIS Organisasi telah memperkenalkan analisis bisnis sehingga untuk memastikan bahwa kebutuhan bisnis adalah hal yang terpenting ketika sistem teknologi informasi (TI) baru diperkenalkan. Namun, pelaksanaannya sulit dicapai organisasi. Banyak analis bisnis berasal dari latar belakang bisnis dan memiliki pemahaman terbatas tentang IT dan kurang nyaman menggunakan TI dalam memenuhi kebutuhan bisnis namun solusi potensial pada bisnis saat ini menuntut untuk melibatkan TI dalam bisnis.

6 PERMASALAHAN ANALIS BISNIS
MASALAH ANALIS BISNIS PERMASALAHAN ANALIS BISNIS Lebih lanjut, hal tersebut dapat menyebabkan kesulitan komunikasi dengan pengembang, dan dapat mengakibatkan kegagalan untuk memastikan terintegrasinya bisnis dan sistem komputer. Beberapa analis bisnis, karena mereka telah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan, mereka merasa bahwa mereka dapat menawarkan saran bermanfaat bagi organisasi mereka - tetapi kurangnya pemahaman tentang peran mereka telah menyebabkan organisasi untuk menolak atau mengabaikan saran tersebut.

7 THE ORIGIN OF BUSINESS ANALYSIS
ASAL MULA ANALISIS BISNIS THE ORIGIN OF BUSINESS ANALYSIS Perkembangan TI telah memungkinkan organisasi untuk membuat sistem informasi yang dapat meningkatkan operasi bisnis dan manajemen pengambilan keputusan. Dimana dahulu hal ini telah menjadi fokus dari departemen IT. Namun, sekarang karena perubahan operasi bisnis, maka penekanan perusahaan telah pindah ke bagian pengembangan layanan dan produk baru. Oleh karena itu, bagaimana fungsi teknologi informasi saat ini dengan perubahan tersebut?

8 THE ORIGIN OF BUSINESS ANALYSIS
ASAL MULA ANALISIS BISNIS THE ORIGIN OF BUSINESS ANALYSIS TI telah memungkinkan model bisnis baru yang akan dilaksanakan menggunakan mekanisme komunikasi yang fleksibel untuk menjangkau pelanggan. TI menghubungkan sistem mereka dengan para pemasok (supplier) yang mendukung operasi bisnis secara keseluruhan Penggunaan TI juga telah menciptakan peluang untuk organisasi fokus pada proses inti dan kompetensi tanpa gangguan dari lini bisnis lainnya. Sehingga TI memberikan keuntungan signifikan bagi pebisnis.

9 THE ORIGIN OF BUSINESS ANALYSIS
ASAL MULA ANALISIS BISNIS THE ORIGIN OF BUSINESS ANALYSIS Permasalahannya adalah Selama bertahun-tahun telah terjadi ketidakpuasan dalam bisnis dengan dukungan yang diberikan oleh TI. Investasi perusahaan dalam teknologi memungkinkan pengembangan sistem informasi, tetapi ini sering gagal untuk memenuhi persyaratan bisnis dan gagal memberikan layanan yang akan membawa keunggulan kompetitif bagi organisasi. Sehingga dibutuhkanlah analisis bisnis untuk menjembatani dan mengintegrasikan TI dan bisnis perusahaan

10 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS 1) DAMPAK DARI OUTSOURCHING Untuk menghemat biaya dan karena kurangnya pemahaman TI dari manajer senior, banyak organisasi lebih memilih untuk meng-outsource pelayanan TI mereka pada spesialis dari pada mempekerjakan staff TI internal mereka. Namun ada kendala spesialis untuk memahami bisnis dikarenakan “jarak” dan ketidakmampuan mereka dalam mengkomunikasikan antara bisnis dan TI sehingga tidak dapat mengantarkan TI untuk mendukung bisnis.

11 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS 2) KEUNTUNGAN KOMPETITIF MENGGUNAKAN TI Ada tiga faktor perlu hadir agar sistem TI dapat memberikan keuntungan bisnis kompetitif: Pertama, kebutuhan bisnis harus mendorong pengembangan Sistem TI; Kedua, penerapan sistem TI harus disertai dengan perubahan bisnis yang diperlukan; Ketiga, persyaratan untuk sistem TI harus didefinisikan dengan ketelitian dan akurasi. Dalam sistem tradisional peran analis bisnis hanya pada point 3 tapi saat ini telah mencakup ketiganya.

12 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS 3) PERUBAHAN BISNIS YG SUKSES Selama beberapa tahun terakhir organisasi telah memperluas pandangan mereka dari proyek TI untuk program pengembangan bisnis. Dalam program tersebut terdapat kebutuhan untuk peran dan keahlian yang akan memungkinkan suksesnya pengiriman inisiatif perubahan bisnis. Gambar 1.1 menampilkan siklus perubahan bisnis yang sukses menurut Paul et al (2010).

13 PERKEMBANGANANALISIS BISNIS

14 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS 4) PENTINGNYA ANALIS BISNIS Penyerahan pelayanan TI pada outsourcing telah menambah komplikasi situasi yg sudah kompleks. Potensi organisasi untuk menerapkan SI yang menghasilkan keunggulan kompetitif sering di luar jangkauan kemampuan. Organisasi ingin menemukan solusi potensial untuk masalah dan peluang bisnis, dimana terkadang TI tidak dapat menemukan jawabannya. Hal ini memerlukan seperangkat keterampilan baru untuk mendukung manajer bisnis dalam menyelesaikannya. Faktor-faktor ini mendukung pengembangan peran analis bisnis.

15 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS 5) PENGGUNAAN KONSULTAN Banyak organisasi menggunakan konsultan eksternal untuk memberikan nasihat ahli di seluruh siklus hidup perubahan bisnis. Alasannya jelas: mereka dapat digunakan untuk menangani dengan isu tertentu yg dibutuhkan dan mereka membawa perspektif bisnis yang lebih luas dan dengan demikian dapat memberikan pandangan objektif kepada perusahaan. Di sisi lain, penggunaan konsultan eksternal sering dikritik, karena biaya mahal, kurangnya akuntabilitas dan tidak adanya transfer keterampilan dari konsultan eksternal untuk staf internal. Namun, pengalaman yang diperoleh dari menggunakan konsultan eksternal juga berperan dalam pengembangan peran analisis bisnis internal.

16 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS Banyak analis bisnis berpendapat bahwa mereka dapat memberikan layanan yang sama seperti konsultan eksternal dan dapat, pada dasarnya, beroperasi sebagai konsultan internal. Alasan untuk menggunakan analis bisnis internal sebagai konsultan, selain biaya yang lebih rendah, memiliki pengetahuan ttg domain bisnis, termasuk kecepatan (konsultan internal yang tidak perlu meluangkan waktu untuk belajar tentang organisasi) dan retensi pengetahuan dalam organisasi. Akibatnya, telah terjadi peningkatan jumlah analis bisnis bekerja sebagai konsultan internal selama dekade terakhir.

17 THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS
PERKEMBANGANANALISIS BISNIS THE DEVELOPMENT OF BUSINESS ANALYSIS Banyak analis bisnis berpendapat bahwa mereka dapat memberikan layanan yang sama seperti konsultan eksternal dan dapat beroperasi sebagai konsultan internal. Alasan untuk menggunakan analis bisnis internal sebagai konsultan, selain biaya yang lebih rendah, memiliki pengetahuan ttg domain bisnis, termasuk kecepatan (konsultan internal yang tidak perlu meluangkan waktu untuk belajar tentang organisasi) dan retensi pengetahuan dalam organisasi. Akibatnya, telah terjadi peningkatan jumlah analis bisnis bekerja sebagai konsultan internal selama dekade terakhir.

18 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK Masalah utama bagi analis bisnis, berdasarkan masukan dari berbagai organisasi, adalah definisi peran analis bisnis dimana uraian tugas analisis bisnis tidak jelas dan tidak selalu menggambarkan tanggung jawab mereka secara akurat A) TINGKATAN AKTIVITAS ANALISIS Salah satu cara di mana kita dapat mempertimbangkan peran analis bisnis adalah untuk menguji kemungkinan berbagai kegiatan analisis. Gambar 1.2 menunjukkan tiga daerah yang mungkin dapat dianggap berada dalam wilayah analis bisnis.

19 RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS

20 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK 1) ANALISIS STRATEGI DAN DEFINISI Analisis strategis dan definisi biasanya merupakan pekerjaan manajemen senior, sering didukung oleh konsultan strategi. Pada umumnya, analisis strategis sebagian besar di luar kewenangan dari analisis bisnis. Akan tetapi diharapkan analis bisnis memiliki akses ke informasi tentang strategi bisnis organisasi mereka dan dapat memahami itu, karena pekerjaan mereka akan perlu untuk mendukung pencapaian strategi ini. Mengingat bahwa analis bisnis sering harus merekomendasi proses dan solusi sistem TI Dapat dikatakan bahwa analisi bisnis menentukan taktik yang akan memberikan bisnis tujuan dan strategi.

21 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS 2) ANALIS SISTEM TI Analis sistem bertanggung jawab untuk menganalisis dan menentukan persyaratan sistem TI dan evaluasi perangkat lunak untuk mendukung pengembangan sistem TI Biasanya, analisis sistem bekerja melibatkan penggunaan teknik seperti pemodelan data dan proses atau fungsi pemodelan. Beberapa organisasi menganggap pekerjaan ini menjadi suatu yang bersifat teknis yang mereka mengartikannya harus benar-benar di luar wilayah analis bisnis sehingga telah memisahkan bisnis analisis dan tim TI dalam departemen yang berbeda. Namun, ‘”Analis Bisnis TI‘”telah diadopsi untuk mengidentifikasi seorang analis bisnis yang bekerja sama dengan pengembang TI untuk memberikan spesifikasi persyaratan sistem TI. Untuk melakukan hal ini, analis bisnis perlu pemahaman yang lebih rinci sistem TI dan teknik permodelan.

22 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS 3) ANALIS BISNIS Analis Bisnis biasanya diminta untuk menyelidiki sistem bisnis di mana perbaikan yang diperlukan, tetapi jangkauan dan fokus perbaikan-perbaikan dapat bervariasi. Mungkin bahwa analis diminta untuk menyelesaikan masalah bisnis lokal. Pekerjaan ini akan memerlukan analisis luas dan rinci, penyelidikan beberapa isu, atau mungkin ide, sehubungan peningkatan efisiensi atau efektivita dimana para analis perlu untuk membuat rekomendasi untuk perubahan bisnis Kemungkinan lain adalah bahwa analis bisnis diminta untuk fokus secara khusus pada meningkatkan atau mengganti sistem TI yang ada sejalan dengan kebutuhan bisnis. Dalam kasus ini analis akan memberikan dokumen persyaratan mendefinisikan apa bisnis membutuhkan sistem TI untuk disediakan.

23 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS B) MENYADARI MANFAAT BISNIS Menganalisis situasi bisnis dan mengidentifikasi lingkup untuk peningkatan bisnis hanya salah satu bagian dari proses analisis bisnis. Analis juga diperlukan untuk mengetahui tingkat investasi yang diperlukan dan menjamin setiap risiko dianggap potensial. Salah satu elemen kunci dari penyelesaian kasus bisnis akan adalah kuantifikasi manfaat bisnis dengan menganalisis proyek-proyek yg akan dilaksanakan. Para analis bisnis tidak akan menjadi satu-satunya orang yang terlibat dalam pekerjaan ini, tetapi dalam mendukung organisasi dalam menilai apakah manfaat bisnis yg diprediksi telah disampaikan merupakan elemen kunci dari peran analisis bisnis.

24 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS C) PENDEKATAN HOLISTIK ANALISIS BISNIS Gambar 1.3 memberikan empat perspektif yg perlu dipertimbang-kan ketika mengidentifikasi peningkatan sistem bisnis. 1) Proses: apakah mereka didefinisikan dengan baik dan dikomunikasikan? Apakah ada kebijakan yg spesifik mendukung TI, atau apakah proses membutuhkan dokumen yang akan diedarkan pada organisasi yg tidak perlu? 2) Orang: apakah mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan itu? Seberapa termotivasi mereka ? Apakah mereka memahami tujuan bisnis yang mereka butuhkan untuk mendukung?

25 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS 3) Konteks Organisasi: apakah ada manajemen yang mendukung pendekatan tersebut? Apakah pekerjaan dan tanggung jawab didefinisikan dengan baik? Apakah ada lintas fungsional yg bekerja efektif? 4) Teknologi Informasi: apakah mengimpelentasikan sistem mendukung bisnis yang diperlukan? Apakah mereka memberikan informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan organisasi?

26 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS

27 THE SCOPE OF BUSINESS ANALYSIS WORK
RUANG LINGKUP ANALISIS BISNIS D) PENDUKUNG PERUBAHAN BISNIS Pelaksanaan perubahan bisnis mungkin memerlukan dukungan yang luas dari analis bisnis, termasuk tugas-tugas seperti: Menulis manual prosedur dan panduan pengguna; Memberikan staff binsis pelatihan dalam penggunaan proses baru dan sistem TI; Mendefinisikan peran kerja dan menulis deskripsi peran pekerjaan; Memberikan dukungan yang berkelanjutan ketika staf bisnis mulai mengadopsi pendekatan asing yg baru

28 THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST
PERAN & TANGGUNG JAWAB TANGGUNG JAWAB ANALISIS BISNIS : 1) Untuk menyelidiki sistem bisnis, mengambil pandangan holistik mengenai suatu situasi. Ini mungkin termasuk memeriksa unsur struktur organisasi dan masalah pengembangan staf serta proses dan sistem IT saat ini. 2) Untuk mengevaluasi tindakan untuk meningkatkan operasi sistem bisnis. Ini mungkin memerlukan pemeriksaan struktur organisasi dan kebutuhan pengembangan staff, untuk memastikan bahwa mereka sejalan dengan usulan proses desain dan pengembangan sistem IT. 3) Untuk mendokumentasikan kebutuhan bisnis dalam mendukung sistem TI menggunakan standar dokumentasi yang sesuai.

29 THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST
PERAN & TANGGUNG JAWAB THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST PERAN ANALISIS BISNIS : Peran sebagai konsultasi internal yang memiliki tanggung jawab untuk menyelidiki situasi bisnis, mengidentifikasi dan mengevaluasi pilihan untuk meningkatkan sistem bisnis, mendefinisikan persyaratan dan memastikan penggunaan yang efektif dari sistem informasi dalam memenuhi kebutuhan bisnis.

30 THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST
PERAN & TANGGUNG JAWAB THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST PRINSIP PANDUAN ANALISIS BISNIS : 1) Cari akar penyebab, bukan gejala: untuk membedakan antara gejala masalah bisnis dan akar mereka, dan untuk menyelidiki dan mengatasi akar penyebab. 2) Peningkatan bisnis, bukan perubah TI : untuk mengidentifikasi apakah sistem TI memungkinkan peluang bisnis, untuk menganalisis peluang untuk perbaikan bisnis dan untuk memungkinkan kelincahan bisnis. 3) Memberikan pilihan, bukan solusi: untuk menantang solusi yang telah ditentukan, dan mengidentifikasi dan mengevaluasi pilihan-pilihan untuk memenuhi kebutuhan bisnis.

31 THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST
PERAN & TANGGUNG JAWAB THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST 4) Menilai Kelayakan, kontribusi persyaratan, dan tidak semua permintaan: untuk menyadari kendala keuangan dan skala waktu, untuk mengidentifikasi kebutuhan yang tidak layak dan tidak memberikan kontribusi terhadap tujuan bisnis, dan untuk mengevaluasi dinyatakan persyaratan terhadap kebutuhan bisnis dan kendala. 5) Mencakup seluruh perubahan bisnis siklus hidup, bukan hanya persyaratan definisi: untuk menganalisis situasi bisnis dan mendukung pembangunan yang efektif, pengujian, penyebaran dan tinjauan pasca implementasi solusi. .

32 THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST
PERAN & TANGGUNG JAWAB THE ROLE & RESPONSIBILITIES OF BUSINESS ANALYST 6) Negosiasi, bukan pengelakan: untuk mengenali pandangan yang bertentangan pemangku kepentingan dan persyaratan, dan menegosiasikan konflik antara para pemangku kepentingan. 7) Kelincahan bisnis, bukan kesempurnaan bisnis: untuk memungkinkan organisasi untuk menjadi responsif terhadap tekanan eksternal dan menyadari pentingnya ketepatan waktu dan solusi yang relevan

33 THE BUSINESS ANALYSIS MATURITY MODEL
MODEL KEMATANGAN ANALISIS BISNIS THE BUSINESS ANALYSIS MATURITY MODEL Gambar 1.4 menampilkan “Model Kematangan Analisis Bisnis”. Model ini menunjukkan tiga tingkat kematangan yang ditemukan ketika analisis bisnis berkembang. Pertama PENINGKAT SISTEM adalah di mana kerja analisis bisnis berkaitan dengan mendefinisikan persyaratan untuk peningkatan sistem TI. Lingkup dan kewenangan terbatas. Kedua, PENINGKAT PROSES, adalah lingkup kerja analisis bisnis telah bergerak di luar kawasan tertentu atau proyek, sehingga analis bekerja secara lintas fungsional pada proses bisnis yg membutuhkan. Ketiga, PENINGKAT BISNIS, adalah di mana menjadi lingkup dan kewenangan analis di terbesar. Di sini, pekerjaan analisis bisnis berkaitan dengan peningkatan bisnis dan bekerja sama dengan manajemen senior untuk melakukan hal ini.

34 MODEL KEMATANGAN ANALISIS BISNIS

35 THE BUSINESS ANALYSIS MATURITY MODEL
MODEL KEMATANGAN ANALISIS BISNIS Banyak analis bisnis yg menjadi anggota BCS - Chartered Institute untuk IT – ini merupakan badan profesional yg memiliki kode etik bagi para anggota dan menyediakan standar dan sertifikasi profesi. Untuk menjadi anggota profesi diperlukan : a) Kualifikasi: yang menentukan standar keterampilan dan kemampuan dari individu profesional dan yang diakui dengan bekerja pada organisasi. b) Standar: teknik dan standar dokumentasi yang diterapkan dalam melaksanakan pekerjaan profesi. c) Pengembangan profesional: persyaratan untuk melanjutkan pengembangan keterampilan dan pengetahuan dalam rangka mempertahankan status profesional d) Kode etik: definisi perilaku & standar diperlukan anggota profesi e) Badan Profesional : badan yang bertanggung jawab untuk mendefinisikan standar teknis dan kode etik, sertifikasi profesi dan disiplin

36 THE BUSINESS ANALYSIS MATURITY MODEL
MODEL KEMATANGAN ANALISIS BISNIS THE BUSINESS ANALYSIS MATURITY MODEL Gambar 1.4 menampilkan “Model Kematangan Analisis Bisnis”. Model ini menunjukkan tiga tingkat kematangan yang ditemukan ketika analisis bisnis berkembang. Pertama PENINGKAT SISTEM adalah di mana kerja analisis bisnis berkaitan dengan mendefinisikan persyaratan untuk peningkatan sistem TI. Lingkup dan kewenangan terbatas. Kedua, PENINGKAT PROSES, adalah lingkup kerja analisis bisnis telah bergerak di luar kawasan tertentu atau proyek, sehingga analis bekerja secara lintas fungsional pada proses bisnis yg membutuhkan. Ketiga, PENINGKAT BISNIS, adalah di mana menjadi lingkup dan kewenangan analis di terbesar. Di sini, pekerjaan analisis bisnis berkaitan dengan peningkatan bisnis dan bekerja sama dengan manajemen senior untuk melakukan hal ini.

37 THE FUTURE OF BUSINESS ANALYSIS
MASA DEPAN ANALISIS BISNIS THE FUTURE OF BUSINESS ANALYSIS Analisis bisnis telah berkembang menjadi sebuah disiplin khusus yang benar-benar dapat menawarkan nilai organisasi. Dalam beberapa tahun, analis bisnis terus mengembangkan keterampilan mereka sehingga luas pekerjaan dimana mereka dapat terlibat menjadi luas. Tantangan bagi analis bisnis adalah untuk memastikan bahwa mereka mengembangkan perangkat keterampilan yg luas, baik perilaku dan teknis, yang akan memungkinkan mereka untuk dilibatkan dalam masalah yang dihadapi organisasi mereka, Tantangan untuk organisasi adalah untuk mendukung analis dalam pengembangan pribadi mereka, memastikan mereka memiliki kewenangan untuk melakukan analisis bisnis sejauh yang dibutuhkan oleh situasi, dan mendengarkan nasihat mereka.

38 Reference: Debra Paul, Donald Yeates and James Cadle (Ed.) Business Analysis, 2nd edition. British Informatics Society Limited: UK


Download ppt "PENGANTAR ANALISIS BISNIS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google