Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

VITAMIN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "VITAMIN."— Transcript presentasi:

1 VITAMIN

2 Pengertian Vitamin Vitamin adalah zat-zat organik (mikronutrien) yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang sangat kecil. Zat-zat tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh. Zat-zat ini tidak dapat dibuat oleh tubuh, jadi harus ada di dalam makanan yang kita makan. Ada juga vitamin yang dibuat di dalam tubuh bukan oleh tubuh misalnya vitamin B dan K.

3 Definisi Vitamin 1. Vitamin merup. komponen yang ada dalam makanan tetapi berbeda dari karbohidrat, protein, lemak dan air 2. Vitamin terdapat didalam makanan dengan jumlah sedikit 3. Vitamin sangat penting untuk pertumbuhan, hidup pokok dan kesehatan ternak 4. Penggunaan vitamin yang rendah mengakibatkan penyakit atau sindrom defisiensi yang khas

4 Komposisi Vitamin pada beberapa bahan makanan (Sumber NRC, 1994) :
Ketersediaan (%) Bahan Makanan Riboflavin Corn/soybean meal Niacine 0-30 100 10-15 60 Wheat, sorghum Corn Soybean meal Cereal grains Oilseeds Pyridoxine 38-45 58-65 Pantothenat acid 20-40 Grains Barley, wheat, sorghum Biotin 10-20 75-100 86 <50 Barley, wheat Sorghum Meat and bone

5 Vitamin ditemukan pada konsentrasi yang sangat bervariasi dalam bahan makanan, tetapi tidak ada satupun bahan makanan yang mengandung semua vitamin dalam jumlah yang optimal untuk ternak. 

6 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Vitamin
Tidak semua vitamin yang terkandung di dalam makanan dalam bentuk mudah diserap 2. Antivitamin Antivitamin menyebabkan defisiensi vitamin jika tubuh tidak mampu membedakan antara antivitamin dengan vitamin itu sendiri 3. Provitamin Provitamin adalah senyawa yang tidak termasuk vitamin tetapi dapat diubah menjadi vitamin 4. Mikroorganisme dalam Saluran Pencernaan Tidak semua mikroorganisme di dalam tubuh dapat mensintesis vitamin, ada yang mengambil zat makanan dan ada yang menyebabkan penyakit sehingga penyerapan vitamin terganggu dan diekskresikan dalam feses.

7 Suplemen Vitamin Semua vitamin bisa diproduksi komersial dalam bentuk murni Sebagian besar vitamin merupakan produk kimia sintetis tetapi beberapa diisolasi dari sumber alami Ada beberapa vitamin yang juga dapat diproduksi secara mikrobiologi Individu yang sehat bisa mencukupi semua zat makanan termasuk vitamin dari makanan yang seimbang baik berdasarkan variasi makanan dan kualitas bagus.

8 Stabilitas Vitamin Penggunaan vitamin sebagai suplemen makanan sangat perlu dipertimbangkan stabilitasnya Pada umumnya, vitamin larut dalam lemak lebih tidak stabil terhadap oksidasi Vitamin larut air cenderung lebih stabil kecuali riboflavin, vitamin B6 dan vitamin B12 yang bisa dipecah oleh sinar ultraviolet, sedangkan tiamin sensitive dari kondisi alkali.

9 Tubuh yang normal dapat menyimpan persediaan vitamin yang cukup untuk waktu 4 –12 bulan. Jadi apabila seseorang tidak memakan vitamin untuk jangka waktu tersebut, tidak akan ada efek apa-apa terhadap kesehatannya. Seseorang membutuhkan vitamin agar fungsi tubuh normal serta untuk mencegah infeksi. Vitamin membantu tubuh memproses protein, karbohidrat, dan lemak. Vitamin tertentu juga membantu tubuh dalam memproduksi sel-sel darah, hormon, sesuatu yang berhubungan dengan genetik dan kimiawi.

10 Penggolongan Vitamin Vitamin dibagi menjadi dua golongan besar, yaitu:
Pertama, vitamin yang larut dalam lemak. Untuk kategori ini meliputi : Vitamin A,D,E, dan K. Keempat vitamin ini disimpan dalam lemak tubuh. Beberapa di antaranya seperti vitamin A dan D akan terakumulasi dalam tubuh dan jika sudah sangat menumpuk suatu waktu dapat memasuki kategori beracun.

11 Kedua, vitamin yang larut dalam air. Di dalam kategori ini antara lain: vitamin C, choline, biotin, dan vitamin B-kompleks seperti thiamin (B-1), riboflavin (B-2), niasin (B-3), pantothenic acid (B-5), pyridoxine (B-6), folic acid/asam folat (B-9) dan cobalamin (B-12). Vitamin-vitamin ini jauh lebih sedikit yang disimpan dalam tubuh ketimbang vitamin yang larut dalam lemak. Apabila kita terlalu banyak mengkonsumsi vitamin, maka vitamin yang larut dalam air akan terbuang percuma melalui air kencing (urine), sedangkan vitamin yang tidak larut dalam air akan terus terkumpul di tubuh yang lama kelamaan akan menimbulkan efek yang kurang baik pada tubuh.

12 Vitamin A Untuk Vitamin A, jumlah yang dianjurkan per hari 5000 International Unit (IU). Vitamin A dapat membantu daya penglihatan malam/warna, serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut. sumber vitamin A: susu, ikan, sayuran berwarna hijau dan kuning, hati, buah-buahan warna merah dan kuning (cabe merah, wortel, pisang, pepaya, dan lain-lain) Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A: rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, dan lain-lain.

13 Vitamin D Vitamin D, jumlah yang dianjurkan per hari 400 IU. Vitamin itu membantu pembentukan gigi dan tulang dan pembekuan darah.  sumber yang mengandung vitamin D: minyak ikan, susu, telur, keju, dan lain-lain Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D: gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X.

14 Vitamin E Sementara vitamin E, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 30 IU. Vitamin ini mempertahankan kesehatan umum dan kesehatan kulit dan rambut. sumber yang mengandung vitamin E: ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan, havermut, dsb Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E: bisa mandul baik pria maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll

15 Vitamin K Vitamin K untuk membantu pembekuan darah pada luka.
sumber yang mengandung vitamin K: susu, kuning telur, sayuran segar, dkk Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K: darah sulit membeku bila terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya

16 Vitamin C Untuk vitamin C, jumlah yang dianjurkan per hari 60 mg. Kegunaannya untuk membantu penyembuhan luka, penyerapan zat besi dan kalsium serta mempertahankan kesehatan kulit dan jaringan. sumber yang mengandung vitamin C: jambu klutuk atau jambu batu, jeruk, tomat, nanas, sayur segar, dan lain sebagainya Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C: mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain

17 Biotin Untuk biotin, jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg. Kegunaan biotin untuk mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.

18 Vitamin B1 (Thiamin) Jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1.5 mg. Vitamin B1 untuk membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan susunan syaraf.  sumber yang mengandung vitamin B1: gandum, daging, susu, kacang hijau, ragi, beras, telur, dan sebagainya Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1: kulit kering/kusik/busik, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.

19 Vitamin B2 (Riboflavin)
Jumlah yang dianjurkan per hari 1.7 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut. sumber yang mengandung vitamin B2: sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, susu, dan banyak lagi lainnya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2: turunnya daya tahan tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya.

20 Vitamin B3 (Niacin) Jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 20 mg. Vitamin ini membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan sistim susunan syaraf dan kesehatan rambut.  sumber yang mengandung vitamin B3: buah-buahan, gandum, ragi, hati, ikan, ginjal, kentang manis, daging unggas dan sebagainya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3: terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah dan mual-mual, dan lain-lain.

21 Vitamin B5 Pada vitamin B5, jumlah yang dianjurkan per hari 10 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan, mempertahankan kesehatan jaringan dan rambut.  sumber yang mengandung vitamin B5: daging, susu, sayur mayur hijau, ginjal, hati, kacang ijo, dan banyak lagi yang lain. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5: otot mudah menjadi kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain.

22 Vitamin B6 (Pyridoxin) Jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 2 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan, membantu pembentukan sel darah merah serta mempertahankan kesehatan sistim syaraf.   sumber yang mengandung vitamin B6: kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, beras tumbuk, ragi, daging, dan lain-lain. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6: pelagra alias kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya.

23 folic acid/asam folat (B-9)
Sementara asam folat, jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg. Asam folat berguna untuk membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim pencernaan. 

24 Vitamin B12 (Cyanocobalamin)
Jumlah yang dianjurkan per hari 6 mcg. Vitamin itu membantu pembentukan sel darah merah/mencegah anemia, mempertahankan kesehatan sistim susunan syaraf. sumber yang mengandung vitamin B12: telur, hati, daging, dan lainnya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12: kurang darah atau anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya.

25 SEKIAN & TRIMA KASIH


Download ppt "VITAMIN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google