Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 3 Rahmaniar Irhamna Rizky atika Haiqal akbar Teuku harsya giffari.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 3 Rahmaniar Irhamna Rizky atika Haiqal akbar Teuku harsya giffari."— Transcript presentasi:

1 Kelompok 3 Rahmaniar Irhamna Rizky atika Haiqal akbar Teuku harsya giffari

2

3

4

5 Anekdot ialah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yg sebenarnya atau cerita rekaaan. Selain itu anekdot juga dapat berisi peristiwa-peristiwa yang dapat membuat jengkel atau konyol bagi partisipan

6 Pada zaman dahulu di suatu negara (yang pasti bukan negara kita) ada seorang tukang pedati yang rajin dan tekun. abstraksi Bagian diawal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks.

7 Bagian yang menunjukkan awal cerita atau latar belakang bagaimana peristiwa itu terjadi.
orientasi Suatu pagi, dia melewati jembatan yang baru dibangun. Namun sayang. Ternyata kayu yang dibuat untuk jembatan tersebut tidak kuat. Akhirnya, tukang pedati itu jatuh ke sungai. Kuda beserta dagangannya hanyut. Si tukang pedati dan keluarganya tidak terima karena mendapat kerugian gara-gara jembatan yang rapuh. Kemudian, mereka melaporkan kejadian itu kepada hakim untuk mengadukan si pembuat jembatan agar di hukum.

8 Tidak ada yang mengaku bersalah, si tukang jembatan menyalahkan di tukang kayu, si tukang kayu meyalahkan si penjual kayu, si penjual kayu meyalahkan pembantunya. krisis Bagian dimana terjadi hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada si penulis.

9 Penjara tidak muat tidak muat untuk pembantu yang gemuk dan dia tidak punya uang untuk disita. Lalu si Hakim menyuruh mencari pembantu yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang. Reaksi Penyelesaian dari masalah atau pendinginan. Dapat berupa respon atau tanggapan dari krisis. reaksi

10 Akhirnya pembantu yang berbadan pendek, kurus dan punya uang di penjara. Peradilan pun dianggap adil
koda Koda adalah akhir dari cerita.

11 Partisipan adalah tokoh yang terlibat atau terdapat dalam suatu cerita atau peristiwa , yang terlibat pada anekdot tersebut adalah partisipan manusia, seperti yang mulia hakim. Partisipan manusia yang lain adalah : tukang pedati Pembuat Jembatan Tukang kayu Penjual kayu Pembantu penjual kayu yang tinggi, gemuk dan tidak punya uang Pembantu penjual kayu yang pendek, kurus dan punya uang. Pengawal

12 Dalam teks tidak terdapat unsur lucu, tetapi menggambarkan kekonyolan bahwa orang yang tidak berslah dihukum dan dimasukkan ke penjara. Mengapa si pembantu yang kurus dan pendek dihukum dan dipenjara tetapi si pembantu yang gemuk dan tinggi tidak ? Karena penjara tidak muat untuk pembantu yang gemuk dan tinggi dan dia tidak punya uang untuk disita

13 Dalam teks anekdot itu terkandung sindiran, yaitu keputusan yang tidak adil dikatakn adil. Siapa yang disindir ? Yang disindir adalah pelaku peradilan di indonesia seperti Hakim.

14 Kalimat pengandaian adalah ungkapan yang menunjukkan suatu keinginan yang belum terpenuhi, namun pembicara bermaksud untuk melakukan hal tersebut. Walaupun terkadang konteks kalimatnya seperti hanya impian atau angan-angan. Kalimat pengandaian juga menunjukkan suatu persyaratan. Dalam bahasa Indonesia kalimat pengandaian atau kalimat bersyarat biasanya di ekspresikan dengan menggunakan ungkapan : maka, kalau, apabila, jika, seandainya, andaikan, bila

15 Betulkah sindiran itu dapat diungkapkan dengan pengandaian
Betulkah sindiran itu dapat diungkapkan dengan pengandaian? Salah satu pengandaian yang ditemukan dalam teks anekdot diatas adalah bahwa peradilan itu dilaksanakan di suatu negara, bukan dinegara kita. Pengandaian yang lain adalah :

16 Betulkah sindiran itu dapat diungkapkan dengan lawan kata (antonim)
Betulkah sindiran itu dapat diungkapkan dengan lawan kata (antonim) ? Dua contoh lawan kata yg digunakan pada anekdot tsb adalah adil-tidak adil dan benar-salah. Maksudnya adalah bahwa suatu yg tidak adil dikatakan sebagai sesuatu yg adil dan sesuatu yg salah dikatakan sebagai sesuatu yg benar atau sebaliknya. Contoh lawan kata yg lain adalah sebagai berikut : Baru – Lama Bagus Kerugian – keuntungan Bagus – Jelek Rapuh – kuat Rajin – Malas Menerima – Tidak Menerima Bertanya – Menjawab dll

17 Konjungsi disebut juga kata penghubung atau kata sambung
Konjungsi disebut juga kata penghubung atau kata sambung. Dengan kata lain, konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat. Konjungsi terbagi 2, yaitu sebagai berikut. 1. Konjungsi koordinatif, yaitu kata yang menggabungkan kata atau klausa yang berstatus sama, misalnya kata dan, tetapi, atau, bahkan, tambahan, namun, dan lain-lain. Contoh: Aku ingin berangkat sekolah, tetapi hujan belum reda. 2. Konjungsi subordinatif, yaitu konjungsi yang menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat atau menghubungkan bagian dari kalimat subordinatif, misalnya kata ketika, pada, saat, jika/jikalau, sebab/karena, agar, supaya, bahwa, yang, untuk, guna, demi, andai, seandainya, bila, apabila, sementara, dan lain-lain. Contoh: Ia tertidur ketika guru menjelaskan materi pelajaran.

18 Dalam anekdot tsb terkandung konjungsi lalu untuk menyatakan urutan peristiwa. Konjungsi yg berfungsi sejenis dengan itu adalah sbb : Kemudian Mula-mula Selanjutnya Setelah itu

19 Dalam anekdot itu terkandung konjungsi maka untuk menyatakan akibat buatan yang dilakukan oleh seorang tersangka. Konjungsi yang berfungsi sejenis dengan itu adalah : Jadi Demikian Oleh sebab itu Oleh karena itu Dapat

20 Fungsi konjungsi dapat digantikan oleh kata-kata
Fungsi konjungsi dapat digantikan oleh kata-kata. Sebagai contoh, konjungsi setelah dapat diungkapkan dengan sesampainya di hadapan hakim ( paragraf ke 4 ). Kata-kata lain seperti itu pada teks anekdot itu adalah : Kemudian Selanjutnya Seterusnya akhirnya

21 Dari teks anekdot tersebut, dapatkah kalian menyimpulkan bahwa orang yang tidak dapat berdebat di sidang pengadilan akan kalah? Tunjukkan buktinya pada teks anekdot tsb. Apakah kalian itu menggambarkan bahwa layanan publik di bidang hukum belum bagus ? ya, karena zaman sekarang ini segala sesuatunnya dinilai dari materi makin tinggi derajat dan materi seseorang dan orang tersebut berani berdebat di pengadilan maka orang tersebut akan lebih mudah menang di meja hijau. Namun tetap harus mengutamakan keadilan . Jika yang benar tetap benar begitu juga orang yang salah harus dihukum bukan seperti yang didalam teks tersebut orang yang tidak berani mengungkap kebenaran malahan harus dihukum karena tidak berani berpendapat. Dan juga apabila menjadi hakim kita harus menjadi hakim yang jujur .

22 Sekian Dan Terima Kasih


Download ppt "Kelompok 3 Rahmaniar Irhamna Rizky atika Haiqal akbar Teuku harsya giffari."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google