Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB II KERANGKA E-COMMERCE GLOBAL

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB II KERANGKA E-COMMERCE GLOBAL"— Transcript presentasi:

1 BAB II KERANGKA E-COMMERCE GLOBAL

2 Definisi e-Commerce E-commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprises, consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations. (David Baum:1999) E-commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, jasa, dan informasi.

3 Internet Economy Internet sebagai mesin inovasi
Laboratorium untuk bereksperimen dengan model usaha dan desain teknologi Hasil: merombak aturan main dan memaksa perusahaan unggulan meredefinisi model usaha - Amazon vs Barnes & Noble - Charless Scwab vs Merrill Lynch

4 Keunggulan e-Commerce
Revenue stream (aliran pendapatan) baru yang lebih menjanjikan Meningkatkan market exposure (pangsa pasar) Menurunkan biaya operasional Melebarkan jangkauan Meningkatkan customer loyalty Meningkatkan supplier management Memperpendek waktu produksi Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)

5 Paradigma Baru Bisnis Kategori bisnis baru mis. Portal
Basis pendapatan, arus kas dan tingkat produktivitas per karyawan yang tinggi (rata-rata 65% lebih tinggi) mis: - E*Trade $ 415 K/Karyawanan - eBay $ 546 K/Karyawan * Rata-rata perusahaan di AS $ 160 K Terintegrasi secara elektronis bukan organisasional Pengurangan biaya yang signifikan - FedEx melalui tracking pengiriman via Web menggantikan $ 10 vs $10 cents

6 Save Money and Make Money
Interactive branding melalui interaktifitas, penyediaan content dan on-line brand management E-operation yang akan meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya proses dan mempercepat alur kerja E-commerce mengembangkan manajemen penjualan dan transaksi secara online yang bersifat B2B, B2C atau C2C

7 Penentuan Harga Secara Radikal
Dynamic Pricing:mendorong turunnya harga (anti-inflasi) - Priceline.com:”name your own price” - Ebay : lelang - Buy.com :harga luar biasa rendah- pada harga di bawah atau at cost Free Service: , akses internet, desain web (My Yahoo)

8 Model Biaya High fixed cost: - Infrastruktur jaringan
- Biaya telekomunikasi Almost zero variable cost: - Mis. Sama untuk 10 vs pengguna Margin transaksi online 60-85% (tertutupi oleh biaya merketing) eBay 85%. Profit machine:jika pengguna dan repeat users mencapai massa kritis

9 Perkembangan Pengguna Internet

10 Kenaikan Volume E-Commerce (milyar dollar AS)

11 Kenaikan Volume E-Commerce
Pertumbuhan transaksi B2B e-commerce 30% lebih cepat dibanding transaksi B2C B2B adalah transaksi bisnis lewat internet antara perusahaan dengan perusahaan B2C adalah transaksi bisnis lewat internet antara perusahaan dengan konsumen umum yang menjadi pelanggan atau pembeli produk secara eceran

12 Masuknya Perusahan Lama Dan Konvensional Ke Website
Ada dua alasan utama: 1. Perusahaan start up yang langsung masuk ke website sebagai sarana binis mengalami pertumbuhan yang fantastis (Amazon.com) 2. Menjamurnya perusahaan baru berbasis internet, ternyata telah mengambil pangsa pasar perusahaan lama dan konvensional

13 Kegiatan yang berhubungan dengan e-Commerce
1. Perdagangan online mll world wide web (PC). 2. Transaksi online antarperusahaan 3. Internet banking 4. TV Interaktif 5. Wireless Application Protocol (WAP), yaitu transaksi mll handphone.

14 Resiko e-Commerce 1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. 2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. 3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. 4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. 5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen 6. Kerugian-kerugian yang tidak terduga.

15 E-Economy Dapat Menjadi Bumerang
1. Batasan negara menjadi hilang karena transaksi terjadi di komunitas virtual. 2. Segala bentuk proteksi hukum dan ekonomi pemerintah menjadi tidak efektif lagi. 3. Euforia E-Economy di Indonesia tidak didukung oleh faktor human capital yang memadai. 4. Faktor budaya ekonomi kita yang belum kompatible dengan aktivitas bisnis internet.

16 Faktor Pendorong Kemunculan dan Perkembangan Keamanan e-Commerce
1. Kemajuan infrastruktur sistem komunikasi. 2. Meledaknya sistem perdagangan global 3. Sistem perdagangan real time. 4. Meningkatnya rasa pengertian thd segala resiko yang mungkin terjadi. 5. Tersedianya teknologi sistem keamanan. 6. Sistem keamanan sebagai aset yg berharga. 7. Politik 8. Pengakuan terhadap pengakuan sah.


Download ppt "BAB II KERANGKA E-COMMERCE GLOBAL"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google