Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UNIVERSITAS SUMATERA UTARA"— Transcript presentasi:

1 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
SELEKSI DAN KARAKTERISASI MIKROBA ANTAGONIS OLEH : M. machmud, M. sudjadi, yadi suryadi Dipresentasikan : WIJIYONO SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2 LATAR BELAKANG MASALAH
Solusi….Nya.. Bagaimana..?? Pemanfaatan jenis mikroba sebagai bahan aktif bio pestisida Berbagai jenis hama patogen yang sulit dikendalikan. Kultur tanaman yang tahan hama sulit diperoleh di pasaran Pengendalian secara kimia berlebihan dan berkelanjutan

3 Hawar Daun :

4 Hawar pelepah daun

5 TUJUAN PENELITIAN Untuk mengoleksi dan mengisolasi mikroba antagonis terhadap bakteri Xanthomonas oryzae dan Jamur Rhizoctonia solani Untuk mengkatarakterisasi mikroba antagonis Melakukan preservasi mikroba antagonis yang dikoleksi Menguji viabilitas koleksi mikroba antagonis

6 KEGIATAN PENELITIAN Tempat Penelitian
Laboratorium dan rumah kaca diagnostik dan Pengendalian Biologi balai penelitian Bioteknologi dan sumber daya genetik pertanian Bogor

7 -Tempat Pengambilan sampel : -Bogor, Cianjur, Bandung dan Subang
Tanah dan air : Diambil disekitar rizosfer yang kena penyakit hawar daun dan hawar pelapah daun. Tanaman : Tanaman utuh, daun , jerami

8 Tehnik isolasi Pengenceran ekstrak tanaman, air, tanah
larutan untuk diinokulasikan pada media tanam. Media jamur: PDA ( Potato Dextrosa Agar) Media bakteri dan khamir : NDA ( Nutrient Dextrosa Agar), Saboroud Agar (SA), King,s B Agar Inkubasikan selama 24 Jam Bakteri , jamur yang tumbuh di dibiakan murni secara terpisah pada media agar miring. Identifikasi ciri-ciri mikroba ( Panduan Buku ) :

9 KARAKTERISASI MIKROBA
Bakteri Ciri-ciri morfologi sel Koloni Fisiologi dan biokimia (Lapage et al.,1970: McGinnis et al., 1974 : Sly, 1983) pustaka acuan : bergey’s Manual of Determinative Bacteriology ( Krieg dan Holt, 1984) JAMUR Ciri-ciri morfologi hifa Miselia Spora konidia pustaka acuan : Barnett 1960 , Alexopoulous (1962)

10 POTENSI ANTAGONIS POTENSI ANTAGONIS MIKROBA TERHADAP Xanthomonas oryzae dan Rhizoctonia solani : Zona hambatan pertumbuhan ( Klement et al., 1990)

11 PRESERVASI MIKROBA Isolat yang telah diidentifikasi dan karakterisasi disimpan : Jangka menengah dengan tehnik penyimpanan dalam minyak mineral ( Elliot, 1975 : Sly, 1983 ) pada suhu ruang Isolat khamir dan jamur di simpan dalam aquades steril Penyimpanan jangka panjang menggunakan tehnik kering beku ( freeze drying) ( Sly, 1983: Klement et al., 1970)

12 Uji viabilitas Mikroba
Menumbuhkan mikroba pada medium agar yang sesuai. Untuk isolat yang disimpan dalam freeze drying , isinya ditambah dengan 0,5ml aquades steril digoyang goyang agar larut. Ambil larutan suspensi dengan jarum ose steril. Goreskan pada media agar Inkubasikan pada suhu ruang Amati pertumbuhan mikroba setiap hari sampai tiga hari.

13 Isolat dalam tabung dengan air steril
Tabung digoyang agar suspensi mikroba agar rata Ambil larutan suspensi dengan jarum ose Goreskan pada media agar pada cawan petri Inkubasikan selama 72 jam dan disimpan pada suhu ruang Amati pertumbuhan mikroba pada setiap hari.

14 HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1. Rangkuman hasil isolasi antagonis terhadap Xanthomonas oryzae dan Rhizoctonia solani tahun 2002 Jenis dan nama Mikroba Jumlah Isolat bakteri Bacillus subtilis 13 B. Polymixa 5 Pseudomonas fluorescens 7 Jamur Trichoderma harzianum 16 Khamir Saccharomyces spp 25 Total 66

15 Tabel 2. Daftar koleksi isolat bacillus subtilis, B
Tabel 2. Daftar koleksi isolat bacillus subtilis, B Polymixa dan Pseudomonas fluorescens tahun 2002

16 Tabel 3. Daftar Koleksi isolat Saccharomices spp. Tahun. 2002
Tabel 3. Daftar Koleksi isolat Saccharomices spp. Tahun Bogor 2003

17 Tabel 4. Daftar koleksi isolat trichoderma harzianum tahun 2002

18 Tabel 5. rangkuman hasil uji viabilitas mikroba antogonis
Tabel 5. rangkuman hasil uji viabilitas mikroba antogonis dari koleksi tahun 2001. Jenis dan nama Mikroba Jumlah Isolat bakteri Bacillus subtilis 2 B. thuringiensis 40 Pseudomonas fluorescens 12 Jamur Trichoderma harzianum 5 Khamir Saccharomyces spp Total 61

19 Tabel 6. daftar koleksi isolat Bacillus thuriensis, B subtilis,
Tabel 6. daftar koleksi isolat Bacillus thuriensis, B subtilis, Pseudomonas fluorescens, Trichoderma harzianum dan saccharomyces cereviciae tahun 2001 yang telah diuji viabilitasnya,

20 KESIMPULAN Koleksi dan preservasi mikroba antogonis patogen tanaman pangan pada tahun 2002 memperoleh 66 isolat mikroba yang terdiri atas 25 isolat bakteri ( B. Subtilis, B. polymixa dan P. Flurescens), Isolat jamur T. harzianum dan 25 isolat Khamir Saccharomices spp. Isolat antagonis yang diperoleh dipreservasikan menggunakan teknik kering beku atau dalai tabung reaksi dengan minyak mineral serta disimpan di kulkas atau freezer. Viabilitas 61 isolat mikroba antogonis koleksi tahun 2001 yang telah disimpan setahun dengan menggunakan teknik kering beku masih tetap baik dan tidak mengalami perubahan ciri-ciri.

21 SARAN Koleksi dan prevervasi plasma nutfah mikroba pengendali hama tanaman pertanian perlu dilanjutkan dalam upaya melestarikan biodiversitas mikroba agen pengendali hayati hama tanaman, memperkaya koleksi sumberdaya genetik mikroba, dan menyediakan sumber mikroba bagi pengembangan teknik pengendalian hama penyakit tanaman pertanian yang efektif, efisien dan ramah lingkungan

22 Sumber plasma nutfah Mikroba genetik
SEKIAN Terima KASih Sumber plasma nutfah Mikroba genetik


Download ppt "UNIVERSITAS SUMATERA UTARA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google