Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Nama : Laily Hermawanti, ST, M

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Nama : Laily Hermawanti, ST, M"— Transcript presentasi:

1 Nama : Laily Hermawanti, ST, M
Nama : Laily Hermawanti, ST, M.Kom No hp/Wa :

2 Bab 1 Pengantar Basis Data (Data base)
By Laily Hermawanti

3 Basis data menyediakan fasilitas atau mempermudah dalam menghasilkan informasi yang digunakan oleh pemakai untuk mendukung pengambilan keputusan. Hal inilah yang menjadikan alasan dari penggunaan teknologi basis data pada saat sekarang (dunia bisnis). By Laily Hermawanti

4 Berikut ini contoh penggunaan Aplikasi basis data dalam dunia bisnis:
Bank : Pengelolaan data nasabah, semua transaksi perbankan Bandara : Pengelolaan data penjadwalan Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan Pabrik : Pengelolaan data produksi, persediaan barang. Kepegawaian: Pengelolaan data karyawan, gaji, pajak Telekomunikasi : Pengelolaan data tagihan, jumlah pulsa

5 Sistem pemrosesan file
Gambar 1. Sistem pemrosesan file untuk suatu Universitas

6 Sistem pemrosesan file (berkas)
Keterangan : File mahasiswa : Mhs (atribut-atribut:nim, nama_mhs, alamat, tgl_lahir) File MataKuliah : Matakuliah (atribut-atribut:kd_mk, nama_mk, sks) By Laily Hermawanti

7 Sistem pemrosesan file (berkas)
Sebelumnya, sistem yang digunakan untuk mengatasi semua permasalahan bisnis, menggunakan pengelolaan data secara tradisional dengan cara menyimpan record-record pada file-file yang terpisah, yang disebut juga sistem pemrosesan file. Dimana masing-masing file diperuntukkan hanya untuk satu program aplikasi saja. Perhatikan gambar 1 mengenai suatu universitas yang mempunyai dua sistem yakni sistem yang memproses data mahasiswa dan sistem yang mengelola data mata kuliah.

8 Sistem pemrosesan file (berkas)
Kelemahannya dari sistem pemrosesan file ini antara lain : Kemubaziran atau duplikasi data, diakibatkan karena setiap program aplikasi menggunakan data tersendiri. Sebagai contoh, dalam sebuah perusahaan terdapat bagian personalia dan bagian Pelatihan. Program aplikasi personalia dipakai untuk mengarsipkan data para pegawai untuk kepentingan personalia sedangkan Program aplikasi pelatihan dipakai untuk mencatat segala kepentingan yang menyangkut pelatihan. Data pada kedua program tersebut seperti no pegawai, nama pegawai, dan bagian tempat kerja pegawai, akan dicatat. Hal inilah yang memungkinkan adanya duplikasi data. Ketidakkonsistenan data, diakibatkan adanya perubahan terhadap data yang sama, tetapi tdk semuanya diubah. Contoh, bila seseorang telah pindah bagian dan data tentang hal ini sudah dicatat oleh bagian Personalia, tetapi tdk dicatat oleh bagian Pelatihan maka pengguna bgn Pelatihan tetap menganggap bahwa orang tersebut belum pindah bagian.

9 Sistem Basis data Seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun sistem pemrosesan file mulai ditinggalkan karena masih bersifat manual, yang kemudian dikembangkanlah sistem pemrosesan dengan pendekatan basis data.

10 Gambar 2. Sistem basis data untuk suatu universitas

11 Sistem Basis data Keterangan Gambar 2 :
Mhs (atribut-atribut:nim, nama_mhs, alamat, tgl_lahir) Matakuliah (atribut-atribut:kd_mk, nama_mk, sks) Perhatikan gambar 2 di atas. Pada sistem ini record-record data disimpan pada satu tempat yakni basis data dan diantara program aplikasi maupun pemakai terdapat DBMS (Database Management System).

12 Konsep Dasar Basis Data
Data adalah fakta yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, mahasiswa, pembeli), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya yang direkam dalam bentu angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. DBMS (Database Management System) adalah Perangkat Lunak yang menangani semua pengaksesan ke basis data. Menurut Date, sistem basis data adalah sistem terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat ipecah lagi menjadi unit yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemen data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai. Istilah lain elemen data adalah kolom, atribut.

13 Konsep Dasar Basis Data
Rekaman (record) adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Contoh nama,alamat, kota seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman. Istilah lain rekaman adalah tupel, baris. File (berkas), himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk berkas. File dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan dengan objek. By Laily Hermawanti

14 Keuntungan Sistem Basis Data : Terkontrolnya kerangkapan data.
Terpeliharanya keselarasan (kekonsistenan) data. Data dapat dipakai secara bersama (shared). Dapat diterapkan standarisasi. Keamanan data terjamin. Terpeliharanya integritas data. Terpeliharanya keseimbangan (keselarasan) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi. Data independence (kemandirian data).

15 Sistem Basis Data Kelemahan Sistem Basis Data :
Memerlukan tenaga spesialis Kompleks Memerlukan tempat yang besar Mahal

16 Basis Data (data base) Akademik
Tabel-tabel pada basis data akademik : Tabel Mahasiswa atribut-atribut :nim, nama_mhs, alamat, tanggal_lahir Tabel Dosen atribut-atribut : kode_dosen, nidn, kode_matkul Tabel Matakuliah atribut-atribut : kode_matkul, nama_matkul, sks By Laily Hermawanti


Download ppt "Nama : Laily Hermawanti, ST, M"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google