Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dinamika opini publik.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dinamika opini publik."— Transcript presentasi:

1 Dinamika opini publik

2 Nama kelompok ALDITA KHAIRUNNISA DIRA RAWINA WINDASARI DIRA PUTRI DEZA
DWI SEKAR LARASATI NADYATUL KHAIRINA OLZA TRIYANI SITI MARYAM

3 KARAKTERISTIK OPINI PUBLIK
Opini publik merupakan suatu pengumpulan citra yang tercipta melalui proses komunikasi akan adanya berbagai macam perbedaan ataupun penafsiran yang terjadi diantara pelaku komunikasi. Maka dari itulah terjadi pergeseran-pergeseran diantara pelaku komunikasi.

4 Faktor psikologis Faktor sosial politik Faktor budaya
Redi Panuju (2002), menegaskan salam pergeseran yang terjadi dalam opini publik disebabkan oleh beberapa faktor : Faktor psikologis Faktor sosial politik Faktor budaya Faktor media massa

5 HAKIKAT DINAMIKA OPINI PUBLIK
Khalayak massa yang merupakan pembaca surat kabar, pendengar radio, penonton film dan pemirsa televise, terdiri atas individu-individu dalam jumlah yang besar dengan sikap dan pendapat yang amat dinamis. Perubahan itu terjadi karena individu-individu itu memang tidak diam atau statis, melainkan selalu bergerak (dynamic) dan bahkan berinteraksi dan berkomunikasi satu dengan lainnya secara terus menerus. Dynamic (Inggris) atau dinamika (Indonesia) itu terjadi juga dalam opini public.

6 DINAMIKA INDIVIDU DAN KELOMPOK
Salah satu unsur penting yang menimbulkan dinamika opini publik itu adalah dinamika yang terjadi pada diri individu dalam hubungannya dengan kelompok. Robert E.Lane dan David O.Sears (1985:13-15) menemukan dalam studinya bahwa individu dalam bersikap dan berpendapat terhadap masalah yang menyangkut kepentingan umum itu sangat mempengaruhi oleh kelompok rujukannya yang dikenal juga dengan istilah influence group.

7 Beberapa karakteristik ditemukan oleh Lane dan Sears, (1956:36) sebagai berikut:
Makin kecil kelompok, maka mangkin besar tekanan dan tuntutan terhadap individu untuk menyeragamkan diri Makin tinggi frekuensi kontak, maka makin besar tekanan terhadap individu Makin lama individu sebagai anggota kelompok dan kenal mengenal dengan sesame anggota kelompok, maka makin besar tekanan terhadap masing-masing individu untuk menyeragamkan diri Makin sering individu diminta dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kelompoknya, maka makin besar pula kemungkinan individu akan menerima opini kelompok. Apabila sifat kelompok adalah group-centered atau leader-centered, maka kemungkinan terjadinya keseragaman opini akan jauh lebih besar dari pada apabila kelompok dalam ikatan yang lain Makin tinggi kesadaran akan kelompok solidaritas dan perasaan(awereness), maka makin besar tekanan untuk berseragam Makin jelas norma norma kelompok untuk dianut, maka mangkin besar kemungkinan akan keseragaman Makin homogen suatu kelompok, maka makin mudah terjadinya keseragaman

8 HUBUNGAN KOMUNIKASI DENGAN OPINI
Komunikasi adalah penggunaan tanda-tanda yang berarti untuk membina hubungan sosial. Tanda-tanda ini sangat banyak wujudnya.Bahasa yang berlaku dalam komunikasi adalah kata-kata lisan atau tulisan mengenai isi kepentingan umum/public, yang disampaikan oleh pemilik opini melalui hubungan di antara jaringan komunikasi yang besar dan kecil.

9 Jaringan komunikasi Komunikasi menciptakan arti sosial melalui tanda-tanda (bahasa) yang dapat dipahami oleh kedua belah pihak. Bentuknya adalah: A Tanda B Jaringan komunikasi yang paling sederhana terdiri dari dua orang yang saling bertukar tanda yang mempunyai arti. Jaringan dua orang itu merupakan: Sarana untuk menyampaikan opini perorangan Menjadi struktur yang menjadi dasar bagi pola komunikasi yang lebih rumit

10 Komunikasi dan Pengamatan Langsung sebagai Sumber Opini
Naluri dan pembelajaran tanpa bantuan melalui pengalaman perorangan dapat menghasilkan sikapdan opini mengenai persoalan tertentu. Sikap dan opinilahir dari pembelajaran. Pembelajaran dapat terjadi melalui hubungan sosial, khususnya melalui komunikasi

11 Dampak Komunikasi pada Opini Publik
Bertrand R. Canfield menyatakan tujuan dasar PR adalah membentuk atau memengaruhi opini public. Untuk itu PR harus memahami opini publik, pembentukannya, ciri-cirinya, pengembangannya dan pengertiannya.

12 PROSES PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK
Menurut santoso sastropoetro ( 1990) yang mengutip george carslake thompson , kalau publik menghadapi isu maka timbul perbedaan opini karena : Perbedaan pandangan terhadap fakta Perbedaan perkiraan tentang cara-cara terbaik untuk mencapai tujuan Perbedaan motof yang serupa,guna mencapai tujuan

13 KEKUATAN OPINI PUBLIK     Opini publik menampakkan kekuatan yang besar sekali sebagai sarana pemersatu atau kesatuan menghadapi segala sesuatu yang dianggap tidak berjalan sebagaimana mestinya di sebuah negara. Secara lebih spesifik berikut akan dijelaskan bagaimana kekuatan opini publik secara sosiologis, psikologis, & politis.

14 Kekuatan opini Kekuatan Opini Publik Secara Sosiologis
Kekuatan Opini Publik Secara Psikologis Kekuatan Opini Publik Secara Politis


Download ppt "Dinamika opini publik."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google