Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MATERI I MIP SAINS DASAR

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MATERI I MIP SAINS DASAR"— Transcript presentasi:

1 MATERI I MIP617101 SAINS DASAR
SEJARAH SAINS

2 HAKIKAT MANUSIA MAKHLUK JASMANI (BERBENTUK JASAD YG KHAS)
MAKHLUK BERFIKIR (MEMILIKI POTENSI PIKIR) MAKHLUK INDIVIDU (MEMILIKI KEBEBASAN POTENSI SEJAK LAHIR) MAKHLUK SOSIAL (MEMERLUKAN ORANG LAIN) MAKHLUK SUSILA (TAAT NILAI DAN NORMA YAN BERLAKU)

3 HAKIKAT MANUSIA MAKHLUK BERPERASAAN MAKHLUK BERKEHENDAK
MAKHLUK BERDAYA CIPTA (FOKUS MEWUJUDKAN IDE JADI HASIL KONKRIT) MAKHLUK BERKARYA (DAPAT MENGHASILKAN SESUATU)

4 HAKIKAT MANUSIA MANUSIA MAKHLUK UNIK
MEMPUNYAI KEMAMPUAN BERFIKIR LOGIS DAN ANALITIS MAMPU MENGAKUMULASIKAN DAN MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN

5 HAKIKAT MANUSIA MEMILIKI RASA INGIN TAHU SEHINGGA SEHINGGA ALAM PIKIRAN DAN PENALARAN MANUSIA BERKEMBANG JASMANI LEBIH LEMAH TAPI ROHANI (AKAL, BUDI DAN KEMAUAN) LEBIH KUAT

6 PERKEMBANGAN PIKIRAN MANUSIA
RASA INGIN TAHU DAN MEMAHAMI MEMECAHKAN MASALAH YANG DIHADAPI PIKIRAN BERKEMBANG

7 SEJARAH PENGETAHUAN YANG DIPEROLEH MANUSIA
PENGETAHUAN DIPEROLEH DENGAN CARA PRA SANGKA: MERUPAKAN KEMUNGKINAN BENAR ATAU SALAH INTUISI: PENDAPAT YANG DIANGKAT DARI PERBENDAHARAAN PENGETAHUAN TERDAHULU MELALUI SUATU PROSES YANG TIDAK DISADARI TRIAL AND ERROR: COBA-COBA, PENGETAHUAN YANG DIDAPAT TIDAK ILMIAH

8 SEJARAH PERKEMBANGAN PEMIKIRAN MANUSIA
MENURUT AUGUST COMTE TAHAP TEOLOGI (MITOS/PRA SANGKA): SEBELUM TAHUN 1300 TAHAP FILSAFAT (PSEUDO SAINS): TAHUN TAHAP POSITIF / TAHAP ILMU (SAINS): SETELAH TAHUN 1800

9 TAHAP TEOLOGI (MITOS) MITOS TERMASUK DALAM TAHAP INI
MITOS (LATIN: MYTHOS) : PERKATAAN ATAU CERITA DIPERKENALKAN OLEH PLATO DENGAN ISTILAH MUTHOLOGIA (MENCERITAKAN CERITA)

10 TAHAP TEOLOGI (MITOS) MITOS: SUATU CERITA YANG MEMBERIKAN PEDOMAN TERTENTU KEPADA SEKELOMPOK ORANG (van Peursen) DISUSUN UNTUK MENGENAL REALITA (PENGETAHUAN YANG SUBJEKTIF), MEMUASKAN RASA INGIN TAHU MANUSIA UNTUK MENJAWAB KETERBATASAN MANUSIA TENTANG ALAM

11 TAHAP TEOLOGI (MITOS) BAGIAN MITOS
MITOS SEBENARNYA: MANUSIA MENERANGKAN GEJALA ALAM DENGAN IMAJINASINYA SECARA SUNGGUH-SUNGGUH WALAUPUN BELUM TEPAT CERITA RAKYAT: MITOS YANG MENCERITAKAN PERISTIWA PENTING BERKENAAN DENGAN KEHIDUPAN MANUSIA YANG DISAMPAIKAN DARI MULUT KE MULUT DARI SATU GENERASI KE GENERASI BERIKUTNYA LEGENDA: CERITA RAKYAT YANG SEORA NG TOKOHNYA DIKAITKAN DENGAN NAMA SUATU DAERAH

12 TAHAP TEOLOGI (MITOS) PENYEBAB TIMBULNYA MITOS
KETERBATASAN PENGETAHUAN MANUSIA  MEREKA-REKA (IMAJINASI) JAWABAN MASALAH  DISAMPAIKAN DARI SATU GENERASI KE GENERASI BERIKUTNYA KETERBATASAN PENALARAN MANUSIA: PEMIKIRAN BELUM TERLATIH, PEMIKIRAN BISA SALAH ATAU BENAR, YANG SALAH AKAN DITINGGAL KEINGINTAHUAN MANUSIA YG TERPENUHI UNTUK SEMENTARA KETERBATASAN ALAT INDERA  MANUSIA MENCARI JALAN PINTAS UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN

13 MENGAPA MITOS DITERIMA
KETERBATASAN PENGETAHUAN YANG DISEBABKAN KETERBATASAN PENGINDERAAN BAIK LANGSUNG MAUPUN DENGAN ALAT. KETERBATASAN PENALARAN MANUSIA SAAT ITU. HASRAT INGIN TAHUNYA TERPENUHI

14 TAHAP FILSAFAT (PSEUDO SAINS)
MENGEMBANGKAN PAHAM RASIONALISME, BERUSAHA MENEMUKAN HUBUNGAN SERAGAM DALAM GEJALA (PENALARAN DEDUKTIF; DARI UMUM KE KHUSUS) PENALARAN BERSIFAT ABSTRAK MUNCUL EMPIRISME : PENALARAN INDUKTIF, DARI KHUSUS KE UMUM ORANG BERUSAHA UNTUK MENEMUKAN HUKUM SEGALA SESUATU DENGAN BERBAGAI EKSPERIMEN YANG MENGHASILKAN FAKTA-FAKTA ILMIAH, TERBUKTI DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN (SECARA EMPIRIS) NOTE: KELEMAHAN PENALARAN INDUKTIF ADALAH KEMAMPUAN PENGAMATAN PANCA INDERA TIDAK DAPAT DIANDALKAN (MIS: TONGKAT LURUS TERLIHAT BENGKOK DALAM AIR)

15 TAHAP POSITIF/ILMU (SAINS)
PENALARAN DEDUKTIF DAN INDUKTIF DIKENAL METODE ILMIAH MANUSIA MENGIDENTIFIKASIKAN SECARA RINCI SEBAB-SEBAB DARI SEGALA SESUATU DI ALAM MULAI BERPALING DARI BERPIKIR DALAM KERANGKA FILSAFAT MENGADOPSI PENDEKATAN EKSPERIMEN UNTUK MEMPELAJARI FENOMENA MENEMUKAN HUBUNGAN SEBAB AKIBAT DI ANTARA FENOMENA

16 SAINS DARI MASA KE MASA Pra Yunani Kuno (abad 15-7 SM)
Zaman Yunani kuno (abad-7-2 SM) Zaman Pertengahan (Abad 2 SM – 14 M) Masa Renaissance (14-17 M) Perkembangan Filsafat Zaman Modern (17-19 M) Zaman Kontemporer

17 PRA YUNANI KUNO MANUSIA MENGGUNAKAN PERALATAN DARI BATU
SISA PERADABAN YANG DITEMUKAN: ALAT-ALAT DARI BATU, TULANG BELULANG DARI HEWAN, GAMBAR-GAMBAR DI GUA, TEMPAT PENGUBURAN DAN LAIN-LAIN

18 YUNANI KUNO Zaman keemasan filsafat, karena pada masa ini orang memiliki kebebasan untuk mengeluarkan ide-ide atau pendapatnya Bangsa Yunani juga tidak dapat menerima pengalaman-pengalaman yang didasarkan pada sikap menerima saja (receptive attitude) tetapi menumbuhkan anquiring attitude (senang menyelidiki secara kritis). Beberapa tokoh yang terkenal pada masa ini antara lain : Thales, Demokrates dan Aristoteles.

19 ZAMAN PERTENGAHAN Masa tampilnya para theolog dalam ilmu pengetahuan
Aktivitas ilmiah terkait aktivitas keagamaan, diarahkan untuk mendukung agama, semboyan Anchila Theologia (abdi agama) Peradaban dunia Islam: penemuan cara pengamatan astronomi 8 abad sebelum Galileo Galilie dan Copernicus (Zaman bani Umayah, abad 7M), pendirian Sekolah kedokteran dan Astronomi di Jundishapur (abad 8 M), dilakukan penerjemahan berbagai karya Yunani, khalifah Al_Makmun mendirikan rumah Kebijaksanaan (House of Wisdom) / Baitul Hikmah pada abad 9. Eropa mengalami zaman kegelapan (dark age).

20 ZAMAN RENAISSANCE Zaman kebangkitan kembali pemikiran yang bebas dari dogma-dogma agama, peralihan kebudayaan abad pertengahan mulai berubah menjadi kebudayaan modern. Tokoh terkenal : Roger Bacon, Copernicus, Tycho Brahe, yohanes Keppler, Galilio Galilei. Roger Bacon : pengalaman empirik menjadi landasan utama bagi awal dan ujian akhir bagi semua ilmu pengetahuan, Matematik merupakan syarat mutlak untuk mengolah semua pengetahuan, filsafat harus dipisahkan dari theologi, akal dapat membuktikan adanya Allah Copernicus (tokoh gereja ortodok): Teori heliosentris dan bumi memiliki dua macam gerak (rotasi dan revolusi).

21 Filsafat Zaman Modern Munculnya bidang ilmiah & filsafat dari berbagai aliran yang bercorak sufisme Yunani. Paham–paham yang muncul: Rasionalisme, Idialisme, dan Empirisme. Paham Rasionalisme mengajarkan bahwa akal itulah alat terpenting dalam memperoleh dan menguji pengetahuan, tokoh penting : Descartes, Spinoza, dan Leibniz. Aliran Idialisme: mengajarkan hakekat fisik adalah jiwa/spirit, mengikuti filsafat kritisisismenya Immanuel Kant Paham Empirisme mengajarkan tidak ada sesuatu dalam pikiran kita selain didahului oleh pengalaman, bertolak belakang dengan paham rasionalisme.. Pelopor aliran ini adalah Thomas Hobes Jonh locke,dan David Hume.

22 ZAMAN KONTEMPORER Zaman kontemporer dalam kontek ini adalah era tahun-tahun terakhir yang kita jalani hingga saat sekarang. Perbedaan: zaman modern adalah era perkembangan ilmu yang berawal sejak sekitar abad ke-15, sedangkan kontemporer memfokuskan sorotannya pada berbagai perkembangan terakhir yang terjadi hingga saat sekarang. Contoh perkembangan ilmu kontemporer: Teknologi rekayasa genetika, teknologi Informasi, adanya teori Partikel Elementer dan kemajuan sains dan teknologi dibidang-bidang lain . Sejak tahun 1960 filsafat ilmu berkembang sangat pesat, ilmu dan teknologi ditopang penuh oleh positivisme-empirik, melalui penelaahan dan pengukuran kuantitatif sebagai andalan utamanya. Berbagai penemuan teori dan penggalian ilmu berlangsung secara mengesankan. Kejadian yang sebelumnya mungkin dianggap sesuatu yang mustahil, menjadi kenyataan: manusia berhasil menginjakkan kaki di bulan, percobaan cloning pada kambing, manusia menjelajah dunia melalui internet, mencetak berbagai produk nano technology, mesin-mesin micro-chip yang serba mini namun memiliki daya guna sangat luar biasa.

23 SELESAI, SAMPAI DI SINI DULU
TEKADKAN DALAM HATI AKU PASTI BISA!!!!!


Download ppt "MATERI I MIP SAINS DASAR"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google