Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

الوحدة اﻹسلأمية ضروريتها الحياتية للمسلمين

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "الوحدة اﻹسلأمية ضروريتها الحياتية للمسلمين"— Transcript presentasi:

1 الوحدة اﻹسلأمية ضروريتها الحياتية للمسلمين
AHMAD M. SEWANG Disampaikan dalam DISKUSI ASOSIASI PROFESOR INDONESIA “Persatuan Umat Islam: Tantangan dan Solusi” MAKASSAR, 25 Januari 2015

2 Pendahuluan Pada masa Rasulullah saw. kaum muslimin bersatu di bawah kepemimpinannya. Bila terdapat perbedaan di antara kaum muslimin, mereka datang kepada Rasulullah saw. dan Rasul sendiri memberi jawaban langsung atas persoalan yang muncul di kalangan para sahabat. Setelah Rasulullah saw. wafat, benih-benih perpecahan mulai tampak, ditandai dengan perbedaan dalam menentukan pengganti Nabi sebagai pemimpin masyarakat. Sebab sebagai Nabi dan Rasul tentu tidaklah boleh digantikan. Masalah pergantian Nabi menimbulkan tiga faksi dalam Islam, yaitu Muhajir, Ansar, dan Banu Hasyim.

3 Tantangan Ali r.a. Dalam sejarah disebutkan bahwa yang terpilih adalah Abu Bakar r.a. sebagai khalifah pertama, pemilihannya tidak sepenuhnya disetujui seluruh umat Islam, terutama dari faksi Bani Hasyim. Hal ini memberikan pengaruh sampai pada masalah kekhalifahan Ali r.a. Pemerintahan Ali r.a mendapat perlawanan dari Gubernur Syam, Muawiyah bin Abu Sufyan, yang menyebabkan terjadinya Perang Siffin yang mengarah pada upaya Majlis Tahkim yang menghasilkan arbitrase. Ketidakpuasan atas hasil arbitrase sebagai upaya damai yang dilakukan kedua pihak menyebabkan kelompok keras memisahkan diri dari kepemimpinan Ali r.a. dan menamakan diri mereka sebagai Khawarij. Sedang orang yang tetap setia pada Ali r.a. disebut Syiah. Sedang kelompok Muawiyah ibn Abu Sufyan menyebut diri sebagai Ahli Sunnah.

4 Awal Pen-Takfir-an Khawarij kemudian menjastifikasi pandangannya dengan mengutip ayat al-Quran dan menganggap orang yang terlibat dalam Majlis Tahkim sebagai orang yang tidak bertahkim pada hukum Allah. Orang demikian adalah kafir berdasarkan QS al-Maidah/5: 44. ومَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ (44) Karena mereka kafir, dalam arti keluar dari Islam, maka mereka harus dibunuh. Dalam sejarah bahwa orang yang ditugasi membunuh Ali ibn Abi Talib r.a. yang berhasil melakukan tugasnya. Dalam sejarah kawarij pecah menjadi beberapa sekte. Konsep kafir pun mengalami perubahan, bukan saja bagi orang yang tidak berhukum berdasarkan al-Quran sebagai kafir, tetapi juga orang yang berdosa besar.

5 المذاهب من إنتاج التاريخ
من خلال لمحات السابقة، نعلم أن المسألة الخلافية الأولي التي تظهر في الإسلام هي المسألة السياسية التي تنتقل بعدها إلي المسألة الكلامية أو التيولوجية. فكل الفرق والمذاهب في الإسلام هي من إنتاج التاريخ، بمعني تَظْهَرُ بعد وفاة النبي صلي الله عليه وسلم. وهي في البداية تهَدْف للتمسك بالدين كما علمه النبي صلي الله عليه وسلم، ولكن بعد مرور الزمان، تَعَصَّبَهم بالفرق السياسية والمذاهب الدينية قد تؤدّي إلي تكفير وتضليل كل من لم يتمسك بمذهبه السياسية والدينية.

6 Membangun Persatuan Umat
Untuk membangun persatuan umat diperlukan kembali pada ajaran pokok yang diajarkan Nabi, seperti al-Quran dan Sunnahnya. Perlu dibedakan antara al-Quran atau sunnah Nabi dan penafsiran terhadap kedua sumber itu. Ajaran al-Quran dan Sunnah (ushul) kita sepakat tetapi penafsiran pada keduanya kita bisa berbeda-beda (furu).

7 التوحيد في الأصولية والتسامح في الفروعية
الرابطة التي كنت رئيسا لها وهي رابطة المساجد والمصليات إندونيسيا المتحدة (IMMIM) لها شعار : التوحيد في الأصولية والتسامح في الفروعية. كثرة المدارس والمذاهب والجمعيات أو الرابطات ليس المشكلات عند الرايطة (IMMIM)، طالما كلها في إطارٍ مسابقة للخير عملا لقوله تعالي: فاستبقوا الخيرات. انما المشكلات عندما المدارس والمذاهب والجمعيات أو الرابطات تُنافيِ بعضهم بعضا وتكافر وتضلل.

8 الإختلاف بين السني والشيعي اختلاف في الفروعيات لا في الأصوليات
فلابد لنا أن نَبْتَعِد من إخطاء إخواننا المسلمين وتكفيرهم بسبب خلافهم المذهبية والإختلافية. يقول محمد قريش شهاب أن الإختلاف بين السني والشيعي اختلاف في الفروعيات لا في الأصوليات، لأن كُلاًّ منهما يتساويان في الأصوليات، منها: يتساويان في توحيد الله، وفي رسالة محمد صلي الله عليه وسلم، وفي الإيمان باليوم الآخر.

9 Persatuan Menuju Kemajuan Umat
Umat Islam sekarang ini tertinggal dalam berbagai segi kehidupan, masih berada dalam keterbelakangan dan perpecahan. Kekacauan di Afganistan, Suria, Irak, dan Palestina menandakan bahwa umat Islam masih dalam penjajahan. Untuk keluar dari keterbelakangan kita butuh pemimpin yang bisa mempersatukan umat. Hanya dengan persatuan kita bisa keluar dari kemelut perpecahan yang selama melanda umat dan menghadapi hegemoni kolonialisme Barat. Hanya dengan persatuan kita bisa membangun kembali kejayaan Islam seperti pada periode klasik.

10 والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
شكرا علي حسن اهتمامكم والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Download ppt "الوحدة اﻹسلأمية ضروريتها الحياتية للمسلمين"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google