Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Titus Priyo Harjatmo, M.Kes

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Titus Priyo Harjatmo, M.Kes"— Transcript presentasi:

1 Titus Priyo Harjatmo, M.Kes
Pertemuan 11 Survei Konsumsi Titus Priyo Harjatmo, M.Kes

2 Kemiskinan,Pengetahuan,
GIZI KURANG Asupan Makanan Kurang Penyakit/ Infeksi Perawatan Anak dan Ibu hamil Sanitasi/Pelayanan Kesehatan Akses terhadap makanan kurang Kemiskinan,Pengetahuan, Ketrampilan, Perilaku Ipoleksosbud Adaptasi dari The State of the World’s Children 1998, UNICEF

3 Metode Survei Konsumsi
Salah satu metode disamping antropometri, pemeriksaan biokimia, pemeriksaan klinis yang digunakan untuk penentuan status gizi perorangan atau masyarakat/kelompok. Langsung Tidak langsung

4 Tujuan mengetahui kebiasaan makan,
Gambaran tingkat kecukupan bahan makanan dan zat gizi pada kelompok, rumah tangga atau individu. Khusus: menentukan tingkat kecukupankonsumsi pangan nasional dan kelompok masyarakat. menentukan status kesehatan dan gizi baik keluarga maupun individu

5 menentukan pedoman kecukupan makanan
dan program pengadaan pangan, sebagai dasar perencanaan dan program pengembangan gizi, sebagai sarana pendidikan gizi masyarakat terutama risiko tinggi kekurangan gizi. menentukan perundang-undangan yang berkenaan dengan makanan, kesehatan dan gizi masyarakat.

6 Metode survei konsumsi menurut sasaran
NASIONAL Food Balance Sheet (FBS) Menghitung perkiraan persediaan makanan secara nasional. Kapasitas produksi/th (cadangan, prod, impor) Dikurangi penegluaran untuk bibit, ekspor, kerusakan pasca panen dan transportasi, Jumlah makanan yanga ada dibagi dengan jumlah penduduk. Dikethaui ketersediaan makanan perkapita per tahun secara nasional.

7 FBS dapat dipakai: Menentukan kebijakan di bidang pertanian,
Memperkirakan pola konsumsi masyarakat Perubahan pola konsumsi masyarakat TINGKAT RUMAH TANGGA Konsumsi rumah tangga adalah makanan dan minuman yang tersedia untuk dikonsumsi oleh anggota keluarga atau institusi. Food account Food list Inventory method Household food record.

8 Food account Keluarga mencatat setiap hari semua makanan yang dibeli, diterima atau hasil produksi sendiri. Dicatat dalam URT termasuk harga eceran. Tidak memperhitungkan makanan cadangan, Tidak memperhatikan makanan atau minuman yang dikonsumsi di luar rumah, rusak dll.

9 Food List Menanyakan dan mencatat seluruh bahan makanan yang digunakan keluarga selama periode survei dilakukan (1-7 hari). Dibeli, harga, URT, food model, wawancara. Inventory Method atau Log book method Menghitung persediaan makanan di rumah mulai dari awal sampai akhir survei, Makanan terbuang, tersisa dan busuk juga diperhitungkan. Dilakukan oleh petugas atau responden yang sudah mampu.

10 Catat dan timbang semua bahan makanan yang ada di rumah pada hari pertama survei,
Ukur semua jenis bahan makanan yang diperoleh, dibeli dari orang lain. Ukur semua bahan makanan yang diberikan kepada orang lain. Catat dan ukur semua jenis bahan makanan yang ada di rumah pada hari terakhir survei.

11 Metode survei konsumsi menurut jenis data
Metode Kualitatif Mengetahui frekuensi makan, frekuensi konsumsi jenis bahan makanan dan kebiasaan makan (food habits) Food frequency Dietary history telepon Food list

12 Metode Kuantitatif Mengetahui jumlah makanan yang dikonsumsi sehingga dapat dihitung konsumsi zat gizi dengan DKBM. Recall 24 jam Estimated food record Food weighing Food account Inventory method Household food record

13 FFQ (food frequency questinaire)
Kualitatif Daftar makanan Seperangkat kategori frkuensi yang digunakan/dimakan. Tujuan: menentukan kekerapan bahan makanan yang dikonsumsi dalam periode hari/minggu/bulan/tahun. Sederhana, kategori terdifinisi, Open ended dapat dihindari Biasa digunakan dalam bidang epidemiologi.

14 Food Recall Responden (ibu/pengasuh) menceritakan semua yang dimakan/diminum selama 24 jam yang lalu, Intake zat gizi Kuesioner Alat bantu/visual aids Ukuran rumah tangga Food models

15 Kekurangan metode recall:
Tidak menggambarkan asupan sehari bila dilakuakn sehari, tergantung daya ingat responden, The flat slope syndrome yaitu kecenderungan responden kurus melaporkan konsumsinya lebih banyak dan yang gemuk melaporkan lebih sedikit, membutuhkan tenaga terlatih jangan dilakukan pada hari raya, panen, pasar dan lain-lain.

16 Kesalahan konsumsi makanan
Kesalahan kuesioner tidak memasukkan bahan makanan yang sebetulnya penting Kesalahan pewawancara yang melewatkan pertanyaa bahan makanan tertentu. Sumber BIAS Bias pengumpul data Sikap pewawancara, mencatat hasil Situasi wawancara Hubungan timbal balik pewawancara dengan responden.

17 Terima Kasih


Download ppt "Titus Priyo Harjatmo, M.Kes"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google