Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Perawatan dan perbaikan mesin frais

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Perawatan dan perbaikan mesin frais"— Transcript presentasi:

1 Perawatan dan perbaikan mesin frais
Nama kelompok: 1. ahmad yusuf ( ) 2. wisnu pamungkas ( ) 3. kevin indra wijaya ( )

2 Pengertian perkakas dan perawatan Macam-macam maintenen (perawatan) Pengertian mesin frais Prinsip kerja mesin frais Macam-macam mesin frais Bagian-bagian mesin frais Perawatan dan perbaikan mesin frais Contoh kasus Tujuan perawatan dan perbaikan mesin Keuntungan dari program perawatan Kesimpulan

3 Pengertian Perkakas Dan Perawatan
Mesin perkakas adalah seperangkat elemen mesin yang komplek dan kompak, yang berfungsi sebagai alat produksi untuk pembuatan benda kerja yang memenuhi ukuran baku tertentu, yang prosesnya menggunakan prinsip pemotongan/ penyayatan. Perawatan adalah suatu kombinasi dari semua tindakan/ kegiatan yang dilakukan dalam rangka mempertahankan/ mengembalikan suatu peralatan/ mesin pada kondisi yang dapat diterima.

4 Pemeliharaan dan Perawatan atau Maintenance
Maintenance adalah pemeliharaan atau tindakan yang dilakukan terhadap suatu alat atau produk agar produk tersebut tidak mengalami kerusakan, tindakan yang dilakukan yaitu meliputi penyetelan, pengecekan, pelumasan dan penggantian komponenyang tidak layak lagi. sedangkan perawatan yaitu suatu tindakan perbaikan yang dilakukan terhadap suatu alat yang telah mengalami kerusakan agar alat tersebut dapat digunakan kembali.

5 Macam-macam Maintenance
Preventive maintenance Preventive maintenance adalah tindakan perawatan terjadwal dan terencana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah-masalah yang dapat menimbulkan kerusakan pada komponen atau alat agar tetap normal Breakdown maintenance Breakdown maintenance adalah suatu perwatan yang dilakukan tanpa ada rencana terlebih dahulu, dimana kerusakan terjadi pada suatu alat atau produk yang sedang beroperasi yang mengakibatkan kerusakan bahkan dapat menyebabkan alat tidak dapat beroperasi.

6 Predictive maintenance
Predictive maintenance adalah suatu perawatan yang bersifat prediksi, dalam hal ini merupakan evaluasi dari perwatan yang dilakukan secara berkala. Corerective maintenance Corerective maintenance adalah perawatan yang telah direncanakan yang didasarkan pada kelayakan waktu operasi yang ditentukan pada buku petunjuk alat tersebut. Pemeliharaan ini meruakan general overhaul yang meliputi pemeriksaan,perbaiakan dan penggantian pada setiap bagian-bagian alat yang tidak layak lagi, baik karena rusak ataupun karena batas maksimum waktu operasi yang telah ditentukan.

7 Pengertian Mesin Frais
Mesin frais adalah salah satu mesin perkakas yang bisa digunakan untuk pengerjaan proses pemesinan. secara umum,mesin frais dapat didefinisikan mesin perkakas yang digunakan untuk pengerjaan datar atau perataan permukaan suatu benda kerja. Mesin frais adalah mesin yang dapat melakukan banyak tugas bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang lain. Hal ini disebabkan karena selain mengerjakan proses pemesinan seperti melakukan pengerjaan pemakanan permukaan datar maupun berlekuk dengan penyelesaian dan ketelitian yang tepat, mesin ini juga berguna untuk menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai yang dikehendaki.

8 Prinsip Kerja Mesin Frais
Tenaga untuk pemotongan berasal dari energi listrik yang diubah menjadi gerak utama oleh sebuah motor listrik, selanjutnya gerakan utama tersebut akan diteruskan melalui suatu transmisi untuk menghasilkan gerakan putar pada spindel mesin milling. Spindel mesin milling adalah bagian dari sistem utama mesin milling yang bertugas untuk memegang dan memutar cutter hingga menghasilkan putaran atau gerakan pemotongan. Gerakan pemotongan pada cutter jika dikenakan pada benda kerja yang telah dicekam maka akan terjadi gesekan/tabrakan sehingga akan menghasilkan pemotongan pada bagian benda kerja, hal ini dapat terjadi karena material penyusun cutter mempunyai kekerasan diatas kekerasan benda kerja.

9 Macam macam mesin frais
Mesin frais horizontal Mesin frais vertikal Mesin frais universal

10

11 Perawatan Dan Perbaikan Mesin Frais
Perawatan Umum Perawatan yang hati-hati dan benar sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh pabrik pembuat mesin, akan dapat menambah umur produktif mesin dan akan dapat meningkatkan produktivitaa sertaefisiensi mesin. Pelumasan harus sesuai dengan petunjuk yang diberikan baik mengenai cara pelumasan, waktu pelumasan, dan jenis minyak pelumas yang digunakan. Kebersihan Mesin Mesin harus dibersihkan minimal sekali dalam satu minggu operasi, tetapi ini adalah yang minimal, akanlah lebih baik apabila dilakukan sesering mungkin/ setelah selesai pengoperasiannya.

12 Pelumasan Bagian-bagian mesin yang selalu akan digunakan untuk lintasan luncur dan selalu berputar harus selalu diberi pelumas sebelum mesin dioperasikan. Pada nipel (tempat memasukkan pelumas) harus dibersihkan dulu sebelum melakukan penambahan pelumas. Minyak oli pelumas mesin tidak dapat dipastikan sama untuk semua mesin, karena banyak tergantung dari jenis mesin. Penggantian oli pelumas sangat tergantung pada faktor pekerjaan, suhu udara disekeliling, kondisi tempat kerja dan jenis minyak pelumas yang dipakai. Penukaran jenis pelumas yang ditentukan pabrik dengan pelumas lain harus terlebih dahulu diketahui sifat pelumas pengganti, sifat pelumas harus ekuivalent dengan pelumas yang disarankan pabrik pembuat mesin.

13 Contok kasus Motor Utama (Motor Pembangkit), ada dua kerusakan yang biasa terjadi pada motor pembangkit yaitu : a. Motor tidak mampu bekerja, ada 6 kemungkinan yang menyebabkan motor pembangkit tidak mau bekerja : Tegangan dari sumber tenaga yang masuk ke motor pembangkit rendah, sehingga tidak mampu membangkitkan motor pembangkit. Adanya gangguan pada saklar motor (circuit beaker) seperti timbulnya suara bising pada saklar. Jika hal itu terjadi dianjurkan untuk mengukur tegangan listrik yang masuk dan memeriksa saklar. Apabila tegangan rendah maka perlu dipasang trafo peninggi tegangan Arus yang masuk ke motor pembangkit beda phasanya, maka diperlukan pengukuran arus yang masuk satu phasa/ tiga phasa sesuai dengan motor pembangkit. Sekring pada circuit breaker putus/ terbakar, apabila terjadi hal yang demikian, maka gantilah sekring tersebut dengan yang baru dan spesifikasinya sama.

14 Tidak sempurnanya kontak-kontak pada saklar, jika terjadi hal yang demikian akan menimbulkan bunyi pada saklar. Maka gantilah dengan saklar yang baru/ setelah saklar tersebut dengan benar. Coil pada saklar terbakar, maka perlu diganti dengan coil yang baru. Tidak terjadi hubungan pada kontak limit switch, maka atur kembali hubungan- hubungannya. B. Motor Cepat Panas, ada dua penyebab yang mengakibatkan motor penggerak menjadi cepat panas, yaitu : Perbedaan tegangan, periksalah tegangan listrik yang masuk. Beban motor yang berlebih, dengan adanya beban motor yang berlebih dari yang ditentukan maka akan dapat menimbulkan panas yang berlebihan pada motor penggerak, untuk itu perlu diatur kembali bebannya agar sesuai dengan yang telah ditentukan.

15 Tujuan perawatan dan perbaikan mesin
Merawat peralatan/ mesin, sehingga peralatan/ mesin akan selalu dalam kondisi optimal produktifitasnya dan dapat dipercaya kualitas produksinya. Mencegah hal-hal yang tidak diharapkan seperti kerusakan yang tiba-tiba terhadap peralatan/ mesin pada saat beroperasi. Menaikkan produktifitas dengan melakukan beberapa perubahan guna memperoleh efisiensi. Pelaksanaan perubahan biasanya dilakukan pada saat perbaikan secara besar-besaran (overhaul).

16

17 Keuntungan dari program perawatan
Biaya perbaikan menjadi kecil, hal ini diakibatkan beberapa kesalahan kecil telah dapat dibetulkan, sehingga penggantian suku cadang dan bahan untuk pengganti yang rusak menjadi berkurang. Bentuk kegiatan perawatan lebih terarah, dengan jadwal perawatan yang teratur akan dapat diantisipasi kapan suatu mesin perlu perbaikan, sehingga jalannya perawatan tidak mengganggu proses produksi. Berkurangnya waktu berhenti produksi dari mesin, dengan perawatan secara teratur maka kerusakan yang terjadi tidak akan fatal, sehingga waktu perbaikan lebih sedikit dibanding waktu produksi.

18 Penyediaan suku cadang menjadi lebih teratur dan dalam jumlah yang sedikit, dengan adanya perawatan yang teratur maka kerusakan secara tiba-tiba menjadi kurang, di lain pihak penyediaan suku cadangpun terbatas pada mesin yang rusak. Sedikit gangguan akibat adanya kerusakan tiba-tiba, mesin akan jarang mengalami kerusakan tiba-tiba bila terawat karena pada saat melakukan perawatan selalu dicatat komponen yang akan diperbaiki. Keselamatan kerja lebih terjamin, dengan adanya perawatan dan mesin jarang terjadi kerusakan tiba-tiba maka produksi dapat dijalankan sesuai prosedur dan keselamatan kerja pun dapat terjamin dengan baik.

19 Kesimpulan Merawat peralatan/ mesin secara rutin dapat mencegah hal-hal yang tidak diharapkan saat berlangsungnya proses produksi dan menaikkan produktifitas serta efisiensi. Mesin akan jarang mengalami kerusakan saat proses produksi dan keselamatan kerja lebih terjamin. Kebersihan mesin perlu diperhatikan, sebaiknya setelah melakukan proses prodeksi mesin selalu dibersihkan dari beram/ cairan pendingin dari bagian-bagian mesin. Pelumasan harus sesuai dengan petunjuk dari pabrik, jika ingin mengganti pelumasnya maka sifat pelumas pengganti harus ekuivalent dengan pelumas yang dianjurkan pabrik.


Download ppt "Perawatan dan perbaikan mesin frais"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google