Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Apa yang anda banyangkan ketika mendengar kata “menulis”?

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Apa yang anda banyangkan ketika mendengar kata “menulis”?"— Transcript presentasi:

1 Apa yang anda banyangkan ketika mendengar kata “menulis”?
HAKIKAT MENULIS Apa yang anda banyangkan ketika mendengar kata “menulis”? Pemahaman sebagian orang tentang menulis, masih sebatas kegiatan “menulis sesuatu” tanpa ada “isi” di dalamnya. Padahal bila semua orang memahami konsep menulis, tentu mereka akan merasa tertarik bahkan akan merasa tertantang untuk melakukannya

2 Menulis merupakan kegiatan penuangan ide dan gagasan seseorang kedalam media tulisan. kegiatan tersebut dilakukan untuk mengusung berbagai tujuan, misalnya untuk mencatat, merekam, meyakinkan, melaporkan, menginformasikan, dan atau bahkan untuk memengaruhi pembaca. Jadi dengan kegiatan menulis, kita akan bisa menuangkan segala macam ide atau gagasan yang sebelumnya hanya terpendam di dalam benak kita.

3 Cakupan menulis meliputi: Konsep menulis dan jenis-jenis tulisan;
Kalimat efektif; Pengembangan paragraf.

4 Tahukah kamu manusia paling tak berperasaan di muka bumi
Tahukah kamu manusia paling tak berperasaan di muka bumi? Dia yang jauh dari kekasih saat hujan tapi tak ia tulis satupun puisi

5 Konsep Menulis dan Jenis-jenis Tulisan
menulis adalah suatu kegiatan menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafis dari suatu bahasa yang disampaikan kepada orang lain (pembaca) sehingga orang lain itu dapat membaca dan memahami lambang-lambang grafis tersebut sebagaimanana yang dimaksudkan oleh penyampainya (penulis).

6 B. Jenis-jenis Tulisan secara garis besar tulisan dikelompokkan menjadi dua, yaitu fiksi dan non fiksi. Tulisan fiksi adalah tulisan yang bersifat imajinatif. Artinya, penulis tulisan fiksi menggunakan kekuatan atau daya imajinasinya ketika menulia. Namun demikian, bukan berarti seluruh tulisan fiksi merupakan khayalan penulis. Tulisan nonfiksi adalah tulisan yang bersifat faktual. Fakta dan data pada tulisan nonfiksi harus akurat. Disamping itu, penulis tulisan nonfiksi tidak memerkenankan menyertakan/menggunakan daya imajinasinya. Penulis harus bersifat objektif, menggunakan bahasa formal atau baku, tidak menggunakan gaya bahasa sastra. Contoh tulisan nonfiksi antara lain; artikel, resensi, laporan, karya tulis ilmiah, dan sejenisnya.

7 Kalimat Efektif kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan informasi dari penulis kepada pembaca secara tepat. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pembaca seperti apa yang ada dalam pikiran penulisnya.

8 Ciri-ciri kalimat efektif
Kesepadanan dan kesatuan minimal memiliki unsur subjek dan predikat - Adikku menyiram bunga di kebun belakang Kesejajaran bentuk kesejajaaran bentuk adalah penggunaan bentuk-bentuk bahasa yang sama atau kontruksi bahasa yang sama yang dipakai dalam susunan serial.

9 Contoh : tahap terakhir penyelesaian rumah itu adalah pengecatan temboknya, memasang listrik, dan pengaturan tata ruangnya. kalimat tersebut tidak efektif bila pilihan katanya disejajarkan. tahap terakhir penyelesaian rumah itu adalah pengecatan tembok, pemasangan listrik, dan pengaturan tata ruang.

10 Penekanan Kalimat a. Posisi dalam kalimat kepala SMA Merah Putih, Drs
Penekanan Kalimat a. Posisi dalam kalimat kepala SMA Merah Putih, Drs. H. Eka Ramdani, memberikan sambutan pada pembukaan Lomba Cepat Tepat tingkat SMA itu. Pada pembukaan Lomba Cepat Tepat tingkat SMA, Kepala SMA Merah Putih, Drs. H. Eka Ramdani, memberikan sambutan.

11 b. Uritan yang logis informasi yang akan disajikan dalam suatu kalimat hendaknya diurutkan secara logis sesuai dengan tingkat kepentingannya. Urutan yang logis dapat ditunjukkan melalui susunan secara kronologis, penataan urutan tingkat kepentingan yang semakin meningkat dan atau menggambarkan suatu proses kejadian. Contoh; Undang-undang itu disahkan untuk menjaga stabilitas pertahanan, keamanan, serta persatuan dan kesatuan masyarakat.

12 Pengulangan kata pengulangan terhadap bagian yang dipenting dapat pula menggunakan repetisi. Pemakai repetisi sebagai gaya bahasa dalam upaya menekankan bagian yang dipentingkan tidak dianggap pemborosan. Contoh; kemajuan yang harus dicapai bangsa yang sedang berkembang seperti bangsa kita meliputi kemajuan ekonomi, kemajuan politik, dan kemajuan hankam.

13 Kehematan kehematan dalam kalimat efektif merupakan kehematan dalam pemakaian kata, frase, atau bentuk lainnya yang dianggap tidak diperlukan, baik yanag berkaitan dengan aspek gramatikalbahasa maupun aspek makna. Pengulangan subjek kalimat Contoh; gadis itu berlari setelah ia mengetahui bahaya mengancamnya.

14 b. Hiponimi hiponimi adalah kata yang ruang lingkup maknanya mencakup hal-hal umum dan menyangkut aspek-aspek yang lebih luas Contoh; Ia pergi hari kamis kemarin. tukang cat itu turun kebawah melalui tangga darurat.

15 Kevariasian dalam Struktur Kalimat
variasi-variasi ini dapat terjadi dalam dalam hal: Cara memulai tulisan; kalimat pembuka dapat menggunakan struktur yang berbeda. Kalimat bisa diawali oleh subjek (paling umum), predikat (susun inversi), atau keterangan. Kalimat tidak diawali oleh objek atau pelengkap. Panjang-pendek kalimat; panjang-pendek suatu kalimat tidak mencerminkan efektifitas kalimat itu.

16 3. Ragam kalimat; variasi kalimat juga dapat dilakukan melalui penerapan sebagai ragam kalimat. Dalam bahasa Indonesia terdapat tiga ragam kalimat, yaitu kalimat berita, kalimat tanya, dan kalimat perintah. 4. Bentuk kalimaat; bentuk kalimat aktif dan pasif digunakan secara variatif. 5. Kalimat langsung dan tidak langsung digunakan secara variatif.


Download ppt "Apa yang anda banyangkan ketika mendengar kata “menulis”?"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google