Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DINASTI ABBASYAH Oleh : Rezza Anggi Zuhriyah ( )

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DINASTI ABBASYAH Oleh : Rezza Anggi Zuhriyah ( )"— Transcript presentasi:

1 DINASTI ABBASYAH Oleh : Rezza Anggi Zuhriyah (932143815)
Bakhtiyar RozaqI ( ) Ulwiyyah ( ) Nurul Fadhilla ( )

2 Sejarah Berdirinya Dinasti Abbasyah
Sistem Pemerintahan Dinasti Abbasyah Para Khalifah Dinasti Abbasyah Masa Kejayaan Peradaban Dinasti Abbasyah Masalah Besar Yang Terjadi Pada Masa Dinasti Abbasyah Faktor Penyebab Kemunduran Dinasti Abbasyah Sebab-sebab Kehancuran Dinasti Abbasyah Akhir Dari Kekuasaan Dinasti Abbasiyah Profil Beranda CLOSE

3 Sejarah Berdirinya Dinasti Abbasyah
Dinasti abbasiyah berdiri pada tahun 132 H/ 750 M yang mana khalifah pertama adalah abdul abbas ash-shafah. Kekuasaan dinasti abbasiyah berlangsung dari tahun H ( M). Sebelum berdirinya dinasti abbasiyah, terdapat 3 tempat yang menjadi pusat kegiatan, antara satu dengan yang lain mempunyai kedudukan tersendiri dalam memainkan perannya untuk menegakkan kekuasaan keluarga besar paman rasulullah SAW yaitu abbas bin abdul muthalib. Dari nama al-abbas paman rasulullah inilah nama ini disandarkan pada tiga tempat pusat kegiatan, yaitu humaimah, kufah, dan khurasan. Profil Beranda CLOSE

4 Di kota humaimah keluarga abbasiyah bermukim, di bawah pimpinan al-imam muhammad bin ali yang merupakan peletak dasar-dasar bagi berdirinya dinasti abbasiyah, menyiapkan strategi perjuangan menegakkan kekuasaan atas nama keluarga rasulullah SAW dengan strategi yang cukup matang sebagai gerakan rahasia. Akan tetapi, gerakan rahasia tersebut diketahui oleh khalifah umayyah terakhir yaitu marwan bin muhammad. Imam ibrahim pemimpin abbasiyah yang berkeinginan mendirikan kekuasaan abbasiyah, akhirnya tertangkap oleh pasukan dinasti umayyah dan dipenjarakan, ibrahim mewasiatkan kepada adiknya abdul abbas untuk menggantikan kedudukannya, ketika tahu bahwa ia akan terbunuh, dan memerintahkan untuk pindah ke kufah. Penguasa umayyah di kufah, salah seorang paman abdul abbas diperintahkan untuk mengejar khalifah umayyah terakhir, marwan bin muhammad bersama pasukannya yang melarikan diri hingga ke fusfat di mesir, dan akhirnya terbunuh di busir, wilayah al- fayyum, tahun 132 H/ 750 M. Dengan demikian dinasti abbasiyah resmi berdiri di bawah pimpinan khalifah pertamanya yaitu abdul abbas. Profil Beranda CLOSE

5 Sistem Pemerintahan Bani Abbasiyah
Periode pertama (132 H/750 M - 232H/847 M) Periode ini disebut periode pengaruh persia pertama. Pada periode ini, pemerintahan bani abbasiyah mendapat masa keemasannya. Pada periode ini masyarakat mencapai perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuaan dalam islam. Namun setelah periode ini berakhir, pemerintahan bani abbasiyah mulai menurun dalam bidang politik, meskipun filsafat dan ilmu pengetahuan terus berkembang Profil Beranda CLOSE

6 Periode kedua (232 H/847 M – 334 H/945 M)
Periode ini disebut masa pengaruh turki pertama. Untuk mengontrol kekhalifahannya al-ma’mun bergantung kepada dukungan tahir, seorang bangsawan khurasan yang sebagai imbalan diangkat sebagai gubernur di khurasan ( ) dan jenderal bagi seluruh pasukan abbasiyah dengan janji bahwa jabatan ini akan diwarisi oleh keturunannya. Al-ma’mun dan al-mu’tashim mendirikan kekuatan bersenjata yaitu: pasukan syakiriyah yang dipimpin oleh pemimpin lokal dan pasukan gilman yang terdiri dari budak-budak belian turki Profil Beranda CLOSE

7 Periode ketiga (334 H/945 M – 447 H/1055 M)
Periode ini adalah periode masa kekuasaan dinasti buwaih dalam pemerintahan khilafah abbasiyah. Periode ini disebut juga masa pengaruh persia kedua. Abu syuja’ buwaih adalah seorang berkebangsaan persia dari dailam. Ketiga anaknya : ali (‘imad al-daulah), hasan (rukn al-daulah), dan ahmad (mu’izz al-daulah) merupakan pendiri dinasti bani buwaih. Kemunculan mereka dalam panggung sejarah bani abbas bermula dari kedudukan panglima perang yang diraih ali dan ahmad dalam pasukan dari dinasti saman, tetapi kemudian berpindah ke kubu mardawij. Kemudian ketiga orang bersaudara ini menguasai bagian barat dan barat daya persia, dan pada tahun 945, setelah kematian jenderal tuzun (penguasa sebenarnya atas bahgdad) ahmad memasuki baghdad dan memulai kekuasaan bani buwaih atas khalifah abbasiyah. Profil Beranda CLOSE

8 Periode keempat (447 H/1055 M – 590 H/ 1194 M)
Periode ini adalah masa kekuasaan dinasti bani saljuk dalam pemerintahan khilafah abbasiyah atau disebut juga dengan masa pengaruh turki kedua. Pada tahun 429/1037 tercatat sudah menguasai merv. Kekuasaannya makin bertambah luas dari tahun ke tahundan pada tahun ke 1055 menancapkan kekuasaannya atas baghdad. Tughril meninggal tanpa meninggalkan keturunan dan digantikan kemenakannya aip arselan yang kemudian digantikan puteranya maliksyah yang merupakan penguasa terbesar dari dinasti saljuk. Sesudah itu bani saljuk mengalami kemunduran sebelum kekuasaan mereka di baghdad pudar sama sekali pada tahun 552 H/1157 M. Dalam bidang keagamaan, masa ini ditandai dengan kemenangan kaum sunni terutama dengan kebijakan. Nidham al-muluk mendirikan sekolah-sekolah yang disebut dengan namanya madaris nidhamiyyah. Profil Beranda CLOSE

9 Periode kelima (590 H/ 1194 M – 656 H/1258 M)
Periode ini adalah masa khalifah bebas dari pengaruh dinasti lain, tetapi kekuasaanya hanya efektif disekitar kota baghdad. Sesudah saljuk, Khalifah al-nashir ( ) yang berusaha untuk mengangkat kewibawaan kekhalifahan abbasiyah. Untuk itu ia mencari dukungan atas kekuasaannya dengan bekerja sama dengan suatu gerakan dari orang-orang yang memuja ali. Anggota dari gerakan ini bertemu secara teratur, dan tidak jarang melakukan latihan-latihan spiritual dibawah pimpinan seorang pir. Al-nashir menempatkan dirinya sebagai pelindung dari gerakan ini. Sementara itu, kekuasaan mongol tartar mulai merayap dari arah timur dan pada tahun 656 H/1258 M hulaghukan dengan pasukannya memasuki baghdad dan membunuh khalifah al- mu’tashim dan membunuh penduduk kota ini. Mereka menjarah harta, membakar kitab- kitab dan menghancurkan banyak bangunan. Dengan demikian berakhirlah kekhalifahan bani abbas di baghdad Profil Beranda CLOSE

10 Para Khalifah Dinasti Abbasyah
Abdul Abbas As-shaffah. (Pendiri) M Abu Ja’far Al-manshur M Abu Abdullah Muhammad Al-mahdi M Abu Muhammad Musa Al-hadi M Abu Ja’far Harun Ar-rasyid M Abu Musa Muhammad Al-amin M Abu Ja’far Abdullah Al-ma’mun M Abu Ishaq Muhammad Al-mu’tashim M Profil Beranda CLOSE

11 Abu Ja’far Harun Al-watsiq 842-847 M
Abu Fadl Ja’far Al-mutawakil M Abu Ja’far Muhammad Al-muntashir M Abul Abbas Ahmad Al-mussta’in M Abu Abdullah Muhammad Al-mu’taz M Abu Ishaq Muhammad Al-muhtadi M Abul Abbas Ahmad Al-mu’tamid M Abul Abbas Ahmad Al-mu’tadid M Abul Muhammad Ali Al-muktafi M Profil Beranda CLOSE

12 Abul Fadl Ja’far Al-muqtadir 905-932 M
Abu Mansur Muhammad Al-qahir M Abul Abbas Ahmad Ar-radi M Abu Ishaq Ibrahim Al-muttaqi M Abul Qasim Abdullah Al-mustaqfi M Abul Qasim Al-fadl Al-mu’ti M Abul Fadl Abdul Karim At-thai M Abul Abbas Ahmad Al-qadir M Abu Ja’far Abdullah Al-qaim M Profil Beranda CLOSE

13 Abul Qasim Abdullah Al-muqtadi 1075-1094 M
Abul Abbas Ahmad Al-mustadzir M Abu Manshur Al-fadl Al-mustarsid M Abu Ja’far Al-mansur Ar-rasyid M Abu Abdullah Muhammad Al-muqtafi M Abul Mudzafar Al-mustanjid M Abu Muhammad Al-hasan Al-mustadi M Profil Beranda CLOSE

14 Abu Al-abbas Ahmad An-nasir 1180-1225 M
Abu Nasr Muhammad Az-zahir M Abu Ja’far Al-mansur Al-mustansir M Abu Ahmad Abdullah Al-mu’tashim Billah M Profil Beranda CLOSE

15 Masa Kejayaan Peradaban Dinasti Abbasiyah
Masa Keemasan Atau Masa Kejayaan Umat Islam Sebagai Pusat Dunia Dalam Berbagai Aspek Peradaban. Kemajuan Itu Hampir Mencakup Semua Aspek Kehidupan : Adminisratif Pemerintahan Dengan Biro-bironya. Sistem Organisasi Militer Administrasi Wilayah Pemerintahan. Pertanian, Perdagangan, Dan Industri. Islamisasi Pemerintahan. Profil Beranda CLOSE

16 Kajian dalam bidang kedokteran, astronomi matematika, geografi, historiografi, filsafat islam, teologi, hukum (fiqh), dan etika islam, sastra, seni, musik dan arsitek. Pendidikan, kesenian, arsitektur meliputi; pendidikan dasar menengah, dan perguruan tinggi, perpustakaan dan toko buku, seni rupa, seni musik, dan arsitek. Peradaban dan kebudayaan islam tumbuh dan berkembang bahkan mencapai kejayaannya pada masa abbasiyah, dikarenakan pada periode ini lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan islam daripada perluasan wilayah. Puncak kejayaan dinasti abbasiyah terjadi pada masa khalifah harun ar-rasyid ( M) dan anaknya al-makmun ( M). Profil Beranda CLOSE

17 Masalah-masalah Besar Yang Dihadapi Golongan Abasiyah Di Zaman Itu
Golongan abbasiyah menghadapi banyak kesulitan dan pernah tergugat karena banyaknya nyawa dan jiwa orang-orang yang tidak berdosa menjadi korban dalam usaha untuk mendirikan kerajaan mereka. Masalah demi masalah terus muncul dihadapan khalifah-khalifah abbasiyah. Masalah itu termasuk menumpas gerakan golongan alawiyah yang bangkit menentang golongan abbasiyah dari waktu ke waktu, begitu juga gerakan memadamkan api pemberontakan-pemberontakan yang meletus di kalangan golongan abbasiyah sendiri di kalangan orang-orang keturunan parsi yang pada mulanya membantu usaha untuk mendirikan kerajaan abbasiyah, kemudian berpaling dan membuat kekacauan, dan lain-lain pemberontakan. Profil Beranda CLOSE

18 Faktor-faktor Yang Menyebabkan Kemunduran Dinasti Abbasiyah
Menurut W. Montgomery watt, bahwa beberapa faktor yang menyebabkan kemunduran pada masa daulah bani abbasiyah adalah sebagai berikut: Luasnya wilayah kekuasaan daulah abbasiyah, sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. Bersamaan dengan itu, tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintah sangat rendah. Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata, ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. Pada saat kekuatan militer menurun, khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke baghdad. Profil Beranda CLOSE

19 Sebab-sebab Kehancuran Dinasti Bani Abbasiyah
Sebab-sebab kehancuran dari dinasti abbasiyah mempunyai beberapa faktor diantaranya yaitu : Faktor intern Lemahnya semangat patriotisme negara, menyebabkan jiwa jihad yang diajarkan islam tidak berdaya. Hilangnya sifat amanah dalam segala perjanjian yang dibuat, sehingga kerusakan moral dan kerendahan budi. Tidak percaya pada kekuatan sendiri. Dalam mengatasi berbagai pemberontakan, khalifah mengundang kekuatan asing. Akibatnya kekuatan asing tersebut memanfaatkan kelemahan khalifah. Fanatik mahdzab persaingan dan perebutan yang tiada henti antara abbasiyah dan alawiyah menyebabkan kekuatan umat islam melemah, bahkan hancur berkeping-keping. Profil Beranda CLOSE

20 Faktor ekstern Disintegrasi, akibat kebijakan untuk lebih mengutamakan peradaban dan kebudayaan islam daripada politik, provinsi-provinsi tertentu dipinggiran mulai melepaskan dari genggaman penguasa bani abbasiyah.Mereka bukan sekedar memisahkan dari kekuasaan khalifah, tetapi memberontak dan berusaha merebut pusat kekuasaan baghdad. Profil Beranda CLOSE

21 Akhir Dari Kekuasaan Dinasti Abbasiyah
Akhir dari kekuasaan dinasti abbasiyah ketika baghdad dihancurkan oleh pasukan mongol yang dipimpin oleh hulagu khan. Baghdad dibumi hanguskan dan diratakan dengan tanah. Khalifah bani abbasiyah yang terakhir, al- mu’tashim billah dibunuh, buku-buku yang terkumpul di baitul hikmah dibakar dan dibuang ke sungai tigris. Dengan demikian, lenyaplah dinasti abbasiyah yang telah memainkan peran penting dalam percaturan kebudayaan dan peradaban islam dengan gemilang Profil Beranda CLOSE

22 SEKIAN DAN TERIMAKASIH


Download ppt "DINASTI ABBASYAH Oleh : Rezza Anggi Zuhriyah ( )"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google