Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERAMALAN (FORECASTING) PERMINTAAN PRODUK

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERAMALAN (FORECASTING) PERMINTAAN PRODUK"— Transcript presentasi:

1 PERAMALAN (FORECASTING) PERMINTAAN PRODUK
 2002, Prentice Hall, Inc.

2 PERAMALAN (FORECASTING)
Proses peramalan adalah suatu usaha untuk melihat kondisi dimasa yang datang melalui pengujian keadaan dimasa lalu . Data historis digabungkan dengan menggunakan metode tertentu dan diolah uantuk memperoleh prakiraan keadaan pada masa yang akan datang

3 METODE-METODE PERAMALAN
1. TOP – DOWN 2. BOTTOM – UP 3. HISTORIKAL DNG MENGGUNAKAN MODEL MATEMATIKAL DAN STATISTIKAL 4. PERAMALAN EKSTRINSIK

4 1. METODE TOP – DOWN Metode ini sering dimulai dengan penggunaan hasil-hasil peramalan berbagai kondisi bisnis umum yang dibuat oleh para ekonom dalam lembaga pemerintahan dan dalam perusahaan besar serta universitas

5 CONTOH : Para ahli mengatakan bahwa produk nasional bruto tahun y.a.d sebesar 1000 trilyun rupiah. Bagi para perusahaan akan muncul pertanyaan: “ Bagaimana hal itu akan mempengaruhi kita?”

6 Para peramal dalam perusahaan akan menterjemahkan peramalan umum ke dalam peramalan bisnis industrinya di waktu y.a.d, kemudian akan diperkirakan market share perusahaan dan akhirnya ditentukan berapa banyak setiap produk perusahaan akan dapat dijual setiap bulan ( peramalan penjualan perusahaan )

7 2. METODE BOTTOM - UP Metode buttom-up dimulai dengan perkiraan permintaan produk akhir individual . Berapa banyak setiap produk akhir akan dapat dijual perusahaan tahun depan ?Atau Berapa jam pelayanan akan diminta ?

8 Dalam metode ini para peramal akan menerima estimasi dari orang-orang penjualan , para dealer (distributor), para langganan dan juga pola-pola penjualan masa lalu ditambah ramalan penjualan lainnya maka akan menghasilakan hasil peramalan agregat

9 3.HISTORIKAL DNG MODEL MATEMATIKAL DAN STATISTIKAL
Metode peramalan ini menganggap bahwa ada hubungan antara penjualan produk yang lalu dengan penjualan dimasa y.a.d, maka dengan memasukkan data historis dan menggunakan model matematikal dan statiskal akan diperoleh perkiraan penjualan dimasa y.a.d

10 4. METODE EKSTRINSIK Metode ini biasanya digunakan untuk menyusun ramalan –ramalan khusus bagi produk-produk individual utama atau kelompok produk seperti sepatu atau ban Metode ini mengangap bahwa ada hubungan antara penjualan diwaktu lalu dengan satu atau lebih faktor eksternal, seperti pertumbuhan penduduk, tingkat pendapatan, tingkat pembangunan dll

11 CONTOH : Metode statistikal yang umum digunakan adalah analisis regresi dan korelasi . Untuk menggunakan metode ini diperlukan data historis yang akan dipakai untuk mengembangkan persamaan regresi dan kemampuan memperkirakan faktor-faktor prediktor atau varibel-variabel ekstrinsik dalam pembuatan ramalan.

12 PROSES PERAMALAN PENENTUAN TUJUAN Variabel apa yang akan diestimasi
Siapa yang akan menggunakan hasil permalan Untuk tujuan apa peramlan digunakan Estimasi jangka panjang dan jangka pendek Derajat ketepatan estinmsi yg diinginkan Kapan estimasi dibutuhkan Bagian peramalan yang diinginkan , seperti permalan untuk kel. pembeli, kel. produk atau daerah geografis

13 2. PENGEMBANGAN MODEL Model adalah suatu kerangka analitik yang bila dimasukkan suatu data masukan menghasilkan estimasi penjualan diwaktu mendatang. Pemilihan model yang tepat adalah krusial. Setiap model mempunyai asumsi-asumsi yang harus dipenuhi sebagai persyaratan penggunaannya.

14 3. PENGUJIAN MODEL Model biasanya diuji untuk menentukan tingkat akurasi, validitas dan reliabilitas yang diharapkan, ini mencakup penyiapan data historis dan penyiapan estimasi tahun sekarang dengan data nyata. Nilai suatu model ditentukan oleh derajat ketepatan hasil peramalan dengan kenyataan (actual), atau pengujian model bermaksud untuk mengetahui validitas atau kemampuan prediktif secara logik suatu model

15 4. PENERAPAN MODEL Dalam tahap ini analis menerapkan model , data historik dimasukkan dalam model untuk menghasilkan suatu ramalan 5. REVISI DAN EVALUASI Ramalan yang telah dibuat harus selalu diperbaiki dan ditinjau kembali , karena kemungkinan adanya perubahan dalam perusahaan maupun lingkunagn , seperti tingkat harga, karakteristik produk, kemajuan tehnologi,dll. Langkah inin diperlukan untuk menjaga kualitas estimaasi-estimasi diwaktu yang akan datang

16 TEHNIK –TEHNIK PERAMALAN
PERAMALAN KUALITATIF a. METODE DELPHI b. RISET PASAR c. ANALOGI HISTORIK d. KONSENSUS PANEL

17 2. PERAMALAN KUANTITATIF
A. METODE DERET BERKALA (SERIAL WAKTU, TIME SERIES) B. METODE KAUSAL (CAUSAL / EXPLANATORY MODEL)

18 Persyaratan Penggunaan Metode Kuantitatif:
Tersedia informasi tentang masa lalu. Informasi tersebut dapat di kuantitatifkan dalam bentuk data numerik. Dapat diasumsikan bahwa beberapa aspek pola masa lalu akan terus berlanjut di masa mendatang.

19 A. METODE TIME SERIES Pola-pola dasar sbb : Trend (T)
Musiman/ Seasional (S) Siklikal/ Cyclical (C ) Residu / Erratic (E)

20 B. METODE KAUSAL Least Square Rata-rata Bergerak /Moving Average
Moment Analisa Regresi dan Korelasi

21 Kesimpulan Peramalan merupakan tahapan awal dalam perencanaan sistem operasi produksi. Model yang paling tepat harus dipilih dalam melakukan peramalan. Model yang dipilih dapat dibandingkan dengan model yang lain dengan menggunakan kriteria minimum average sum of squared errors. Distribusi forecast errors harus dimonitor, jika terjadi bias maka model yang digunakan tidak tepat.


Download ppt "PERAMALAN (FORECASTING) PERMINTAAN PRODUK"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google