Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tim Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tim Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang"— Transcript presentasi:

1 Tim Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang
APA ITU GENDER Tim Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang Jln. Musi 3 Komplek Way Hitam Blok H 68 RT. 004 RW. 007 Kel. Siring Agung Kec. IB I Palembang, Sumatera Selatan Telp/Fax : (0711) Hotline : Website :

2 APA YANG BAPAK/IBU BAYANGKAN DENGAN GAMBAR DI BAWAH ?

3 GENDER Sifat-sifat atau ciri-ciri berbeda yang dilekatkan pada perempuan dan laki-laki Pandangan masyarakat mengenai apa yang dianggap menjadi peran, tugas dan posisi laki-laki dan perempuan Pembagian kerja yang dilekatkan pada perempuan dan laki-laki

4 JENIS KELAMIN (SEX) Kondisi biologis sebagai laki-laki dan perempuan, dengan karakteristik dan fungsi khususnya masing-masing yang dibawa sejak lahir. Laki-laki dengan alat kelamin/reproduksi laki-laki yang menyediakan sperma dan membuahi Perempuan dengan alat kelamin/reproduksi perempuan yang memungkinkan perempuan mengandung, melahirkan dan menyusui.

5 KODRAT Sesuatu yang tak terhindarkan, sesuatu yang sudah tertentukan, tergariskan sejak awal atau karakteristik biologis dan reproduksi yang khas dari perempuan dan laki-laki.

6 SEX GENDER Ditentukan oleh Tuhan yang Maha Kuasa Buatan Manusia
Tidak Bisa Berubah Bisa Berubah Berlaku sepanjang masa Tergantung budayanya Berlaku di mana saja Tergantung perkembangan zaman Tidak Bisa Dipertukarkan Bisa dipertukarkan Dialami manusia suku apa saja Berbeda antara satu suku dengan lainnya Dialami manusia agama apa saja Berbeda antara satu agama dengan agama lainnya

7 PARAMETER GENDER PEREMPUAN LAKI-LAKI SIFAT PERAN/ FUNGSI POSISI Lembut
Pemalu Sabar Emosional Pendiam Keibuan Bijaksana Gagah Pemberani Kasar Bertanggung jawab Pintar Agresif PERAN/ FUNGSI Mengurus rumah tangga Pencari Nafkah Tambahan Melahirkan Menyusui Hamil Pencari Nafkah Utama Pelindung Menjadi Panutan dan sebagainya POSISI Ibu Rumah Tangga Yang Dipimpin Kepala Keluarga Pemimpin

8 Responsif Gender: Kegiatan (baik dalam kehidupan sehari-hari maupun pembangunan) yang sudah memperhatikan berbagai pertimbangan untuk terwujudnya kesetaraan & keadilan pada berbagai aspek kehidupan antara Laki-laki & perempuan Mengedepankan jenis kelamin berdasarkan kebutuhan

9 AKIBAT KETIDAKADILAN GENDER

10 Ketidaksetaraan Hubungan Posisi Laki-laki & Perempuan dapat dilihat dari :
Stereotipe: Pada perempuan dilekatkan sifat-sifat atau karakteristik yang umumnya negatif atau merugikan. Misalnya perempuan dianggap emosional, hanya mampu mengerjakan tugas-tugas sederhana dan tidak penting atau tidak mampu memimpin. Meskipun seringkali pandangan tersebut tidak tepat, karena pndangan tersebut terus diulang-ulang, akhirnya banyak anggota masyarakat termasuk perempuan sendiri yang percaya bahwa hal tersebut benar. Hal tersebut menjadi sesuatu yang seolah-olah tetap dan baku.

11 Subordinasi: Dengan adanya stereotipe atau pandangan baku mengenai sifat-sifat dan peran-peran perempuan dan laki-laki , kita melihat bahwa perempuan diposisikan atau ditempatkan sebagai orang kedua setelah laki-laki. Selain tidak diberi posisi penting, perempuan sering pula dianggap sebagai “milik” keluarga. Saat ia kecil dan belum menikah, perempuan menjadi “milik” ayah, dan harus patuh pada ayah. Setelah ia menikah, ia menjadi “milik” suami dan harus patuh pada suami. Ada larangan-larangan dan tabu- tabu khusus yang dituntut untuk dipatuhi perempuan

12 Beban Majemuk: Disatu sisi perempuan dianggap tidak penting atau kurang bernilai. Disisi lain, kenyataan sehari-hari menunjukkan bahwa pekerjaan perempuan ternyata banyak, tidak jarang lebih banyak daripada laki-laki. Marginalisasi: Secara sederhana dapat dipahami sebagai “peminggiran”, upaya untuk menempatkan perempuan tidak ditengah, bukan sebagai pihak penting, melainkan dipinggir. Artinya, perempuan ditempatkan sebagai orang yng tidak memiliki peran penting, sebagai pihak yang tidak diperhatikan kebutuhn-kebutuhan dan kesejahteraannya. Kekerasan: Merupakan konsekuensi paling serius dari ketidaksetaraan hubungan/posisi laki-laki dan perempuan.

13 APA SIH TUJUAN GENDER ?

14 BEBAN GANDA

15 MARGINALISASI

16 Haaaaaah!!, dah kerja gini masih diangap lemah
Sudahlah, ndak mungkin perempuan melakukan pekerjaan keras seperti kita, sebab mereka makhluk lemah Haaaaaah!!, dah kerja gini masih diangap lemah STEREOTYPE

17 KEKERASAN

18 Perencanaan Keluarga Yang Responsif Gender :
Pembagian peran & tanggung jawab. Peran dan tanggung jawab suami isteri, anak Peran dan tanggung jawab pencari nafkah. Managemen Ekonomi keluarga. Menjaga kesehatan reproduksi dan seksualitas dalam keluarga.

19 Mana yang SEX dan mana yang GENDER?
PERNYATAAN SEX GENDER Lelaki tak pantas mengerjakan pekerjaan dapur/memasak Perempuan mengasuh anak Laki-laki memiliki sperma Laki-laki tak pantas menangis Perempuan emosional dan laki-laki rasional Perempuan menyusui bayi Berjuang memperebutkan lahan tanggungjawab laki-laki Perempuan memiliki ovum Anak laki-laki saja yang harus berpendidikan tinggi Hanya laki-laki saja yang pantas mencari nafkah Laki-laki agresif Perempuan boros dan laki-laki hemat Perempuan manja dan penakut Laki-laki menghamili perempuan mengandung Tugas perempuan membuat susu botol untuk bayinya

20 TERIMA KASIH WCC PALEMBANG Jl. Musi III Komplek Way Hitam Blok H 68
Kel. Siring Agung, Kec. IB I Palembang, Sumsel Telp: (0711) hotline: Web:


Download ppt "Tim Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google