Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Melatih berpikir, menyampaikan pendapat, pengalaman, dan menulis

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Melatih berpikir, menyampaikan pendapat, pengalaman, dan menulis"— Transcript presentasi:

1

2 Melatih berpikir, menyampaikan pendapat, pengalaman, dan menulis
Keuntungan blog Media komunikasi baru di internet yang populer Sarana edukasi Bisnis / usaha dagang Melatih berpikir, menyampaikan pendapat, pengalaman, dan menulis

3 Penyedia Blog Gratis WordPress.com Blogger.com Tumblr.com Weebly.com
WordPress adalah super- fleksibel bagi siapa saja apakah kamu seorang blogger yang menulis atau fotografer yang ingin menunjukkan portofolio Mungkin salah satu platform yang paling terkenal, Blogger didukung oleh Google, sehingga dapat dipercaya dan diandalkan. Tumblr adalah situs penyedia blog paling mudah yang terbaik dari 10 platform ketika dinilai dari tampilan visual Weebly memiliki banyak tema yang unik dan modern untuk memulai membuat blog. Ini juga menawarkan e- commerce

4 Penyedia Blog Terbaik di Indonesia
Blogdetik .com Kompasiana. com Indonesiana .com Penyedia blog gratis ini dinaungi dibawah Detik.com Dari segi kelebihan Blogdetik sering  mengadakan event atau acara dengan hadiah yang menarik dan bisa digunakan untuk monetize walaupun berbasis Wordpress. Kompasiana adalah anak perusahaan Kompas Gramedia. Salah satu kelebihan dari Kompasiana adalah banyaknya penulis dengan skill diatas publisher awam yang mumpuni sehingga tulisan yang di publikasikan di kompasiana lebih berbobot dari blog biasa. Indonesia adalah Indonesiana yang merupakan anak dan dibawah naungan perusahaan Tempo. Blog ini didedikasikan untuk digunakan warga dari seluruh Indonesia sebagai jurnalisme.

5 Apa yang diposting Laporan aktivitas blog -> electronic diary melatih ketrampilan menulis Komentar/tanggapan terhadap tulisan orang lain 1 2 Ide atau gagasan tentang satu masalah yang sedang hangat di masyarakat Artikel/tulisan ilmiah Tugas softskill 3 4 Apa yang diposting Laporan aktivitas (blog  electronic diary)  melatih ketrampilan menulis Ide atau gagasan tentang satu masalah yang sedang hangat di masyarakat  melatih ketrampilan menulis Komentar/tanggapan terhadap tulisan orang lain Artikel/tulisan ilmiah Bahkan hanya sekedar posting foto Tugas softskill

6 Anti Plagiarism

7 Perguruan Tinggi memiliki tanggungjawab yang besar untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terkait dengan pencegahan tindakan plagiarisme. Hal ini mengingat perguruan tinggi merupakan salah satu produsen ilmu pengetahuan. Melalui tulisan ini diharapkan anggota civitas academica (mahasiswa, dosen dan staf kependidikan) mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas dan terhindar dari unsur plagiarime.

8 Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun 2010 dikatakan:
Definisi Plagiarisme Tidaklah mudah untuk mengatakan apakah suatu karya “ya” atau “tidak” mengandung unsur plagiat. Sehingga menjadi penting bagi kita untuk memahami definisi plagiarisme dari berbagai sumber. Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun dikatakan: “Plagiat adalah perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai” “Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat) sendiri” Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) disebutkan:

9 Ruang Lingkup Plagiarisme
Mengutip kata-kata atau kalimat orang lain tanpa menggunakan tanda kutip dan tanpa menyebutkan identitas sumbernya. Menggunakan gagasan, pandangan atau teori orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya. Menggunakan fakta (data, informasi) milik orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri. Melakukan parafrase (mengubah kalimat orang lain ke dalam susunan kalimat sendiri tanpa mengubah idenya) tanpa menyebutkan identitas sumbernya. Menyerahkan suatu karya ilmiah yang dihasilkan dan /atau telah dipublikasikan oleh pihak lain seolah- olah sebagai karya sendiri.

10 Tipe Plagiarisme (Plagiarism of Authorship).
Plagiarisme Kata demi Kata (Word for word Plagiarism). Penulis menggunakan kata-kata penulis lain (persis) tanpa menyebutkan sumbernya. Plagiarisme atas sumber (Plagiarism of Source). Penulis menggunakan gagasan orang lain tanpa memberikan pengakuan yang cukup (tanpa menyebutkan sumbernya secara jelas). (Plagiarism of Authorship). Penulis mengakui sebagai pengarang karya tulis karya orang lain. Plagiarisme Kepengarangan bahwa ketika mengambil karya sendiri, maka ciptaan karya baru yang dihasilkan harus memiliki perubahan yang berarti Self Plagiarism

11 Mengapa Plagiarisme Terjadi
Terbatasnya waktu untuk menyelesaikan sebuah karya ilmiah yang menjadi beban tanggungjawabnya. Sehingga terdorong untuk copy-paste atas karya orang lain. Rendahnya minat baca dan minat melakukan analisis terhadap sumber referensi yang dimiliki. Kurangnya pemahaman tentang kapan dan bagaimana harus melakukan kutipan. Kurangnya perhatian dari guru ataupun dosen terhadap persoalan plagiarisme.

12 Menghindari Tindakan Plagiarisme
Pengutipan Paraphrase Menggunakan dua tanda kutip, jika mengambil langsung satu kalimat, dengan menyebutkan sumbernya. Menuliskan daftar pustaka, atas karya yang dirujuk, dengan baik dan benar. Yang dimaksud adalah sesuai panduan yang ditetapkan masing-masing institusi dalam penulisan daftar pustaka. Melakukan parafrase dengan tetap menyebutkan sumbernya. Parafrase adalah mengungkapkan ide/gagasan orang lain dengan menggunakan kata-kata sendiri, tanpa merubah maksud atau makna ide/gagasan dengan tetap menyebutkan sumbernya.

13 Tips menulis, agar terhindar dari plagiarisme
Tentukan buku yang hendak anda baca Kembangkan kalimat anda sendiri dari catatan yang anda buat Sediakan beberapa kertas kecil (seukuran saku) dan satukan dengan penjepit. Setelah selesai membaca buku, anda fokus pada catatan anda Tulis judul buku, pengarang, penerbit, tahun terbit, tempat terbit, jumlah halaman pada kertas kecil paling depan Sembari membaca buku, salin ide utama yang anda dapatkan pada kertas-kertas kecil tersebut.

14 Sanksi Plagiarisme . Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 mengatur sanksi bagi orang yang melakukan plagiat, khususnya yang terjadi dilingkungan akademik Sanksi tersebut adalah sebagai berikut (Pasal 70): Lulusan yang karya ilmiah yang digunakannya untuk mendapatkan gelar akademik, profesi, atau vokasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 Ayat (2) terbukti merupakan jiplakan dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp ,00 (dua ratus juta rupiah).

15 Sanksi Plagiarisme Teguran dan Peringatan tertulis
Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2010 telah mengatur sanksi bagi mahasiswa yang melakukan tindakan plagiat. Jika terbukti melakukan plagiasi maka seorang mahasiswa akan memperoleh sanksi sebagai berikut: Pembatalan nilai Penundaan pemberian sebagian hak mahasiswa Pemberhentian tidak dengan hormat dari status sebagai mahasiswa Pembatalan ijazah apabila telah lulus dari proses pendidikan

16 Etika Ber-Internet (Netiquette)

17 Pengertian Netiket Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak) Dalam ber-internet pun ada etikanya, yaitu etika komunikasi di internet yang disebut netiket (netiquette) Pengertian sederhananya adalah sopan-santun dalam berkomunikasi di internet sebagai adab pergaulan di dunia maya.

18 10 Perintah Netiket Jangan menggunakan komputer untuk membahayakan orang lain. Jangan menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang belum kamu bayar. Jangan mengintip file orang lain. Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi Jangan mencampuri pekerjaan komputer orang lain. Pikirkanlah mengenai akibat sosial dari program yang ditulis. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri. Jangan menggunakan komputer untuk bersaksi dusta.

19 Etika Ber-Email Ria Etika 2 :Hindari Penggunaan Huruf KAPITAL!
Etika 1 : CC vs BCC mana yang lebih sopan? Etika 2 :Hindari Penggunaan Huruf KAPITAL! Huruf kapital mencerminkan “TERIAK”, marah, kesal. Gunakan huruf kapital seperlunya hanya untuk penekanan. Carbon Copy (CC); memungkinkan semua orang melihat semua list account yang di-CC- kan. Blind Carbon Copy (BCC); hanya memungkinkan melihat account pengirim dan penerima, walaupun di-BCC-kan kebanyak orang (one to many). Kebanyakan orang tidak menyadari hal ini dan lebih cenderung menggunakan CC ketimbang BCC. BCC lebih sopan dan lebih membuat orang lain nyaman karena tidak khawatir account-nya diketahui oleh orang yang tidak dia kenal. Kecuali : list account sudah dikenal semua.

20 Etika Ber-Email Ria Etika 3 : Kritik dan Saran
Etika 4 : Hati-hati dalam Mem-Forward Kritik dan Saran adalah pesan pribadi (personal message). Keep it private – kirim langsung kepada yang bersangkutan, jangan di-BCC apalagi di-CC-kan kepada orang-orang lain. Begitu pula dalam mailing list dan forum diskusi. Jika ada pesan yang sifatnya personal, akan lebih sopan jika dikirim via langsung Tidaklah etis mem-forward pesan yang sifatnya pribadi. Tidaklah etis mem-forward sesuatu tanpa seizin atau sepengetahuan yang mengirim. Solusi : Meminta izin dan men-CC-kan forward ke pengirim aslinya juga.

21 Etika Ber-Email Ria Etika 5 : Besar File Attachment yang Wajar
Semakin besar kapasitas file attachment: Semakin lama proses download. Semakin membebani webmailserver. Semakin mengganggu lalulintas (traffic) up- download. Semakin mengganggu pengguna lain. Belum tentu kapasitas quota inbox mail orang lain besar.

22 Terima kasih


Download ppt "Melatih berpikir, menyampaikan pendapat, pengalaman, dan menulis"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google