Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KALKULUS II Integral Tentu (Definite Integral)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KALKULUS II Integral Tentu (Definite Integral)"β€” Transcript presentasi:

1 KALKULUS II Integral Tentu (Definite Integral)
Dosen Pengampu : GUNAWAN.ST.,MT

2 Notasi Sigma dan Limit Terhingga
Notasi sigma digunakan untuk menulis jumlah banyak bentuk yang padat berurutan. π‘˜=1 𝑛 π‘Ž π‘˜ = π‘Ž 1 + π‘Ž 2 +…+ π‘Ž 𝑛 Contoh : 1. π‘˜=1 5 π‘˜ = =15 2. π‘˜=1 3 (βˆ’1) π‘˜ π‘˜ = (βˆ’1) 1 1+ (βˆ’1) 2 2+ (βˆ’1) 3 3 =βˆ’1+2βˆ’3=βˆ’2 3. π‘˜=1 2 π‘˜ π‘˜+1 = = = 7 6

3 Aturan Aljabar penjumlahan Hingga
Aturan Penjumlahan : π‘˜=1 𝑛 ( π‘Ž π‘˜ + 𝑏 π‘˜ ) = π‘˜=1 𝑛 π‘Ž π‘˜ + π‘˜=1 𝑛 𝑏 π‘˜ Aturan Pengurangan : π‘˜=1 𝑛 ( π‘Ž π‘˜ βˆ’ 𝑏 π‘˜ ) = π‘˜=1 𝑛 π‘Ž π‘˜ βˆ’ π‘˜=1 𝑛 𝑏 π‘˜ Aturan Perkalian Konstanta : π‘˜=1 𝑛 𝑐. π‘Ž π‘˜ =𝑐 π‘˜=1 𝑛 π‘Ž π‘˜ Aturan Nilai Konstan : π‘˜=1 𝑛 𝑐 =𝑛.𝑐

4 Jika semua 𝑛 subinterval memiliki lebar yang sama, maka secara umum
βˆ†π‘₯= (π‘βˆ’π‘Ž) 𝑛 . Pada masing-masing interval ambil sebuah titik, misal pada interval π‘₯ π‘˜βˆ’1 , π‘₯ π‘˜ sebut sebagai titik 𝑐 π‘˜ . Maka pada masing-masing interval terdapat persegi vertikal yang membentang dari π‘₯βˆ’axis menyentuh kurva pada (𝑐 π‘˜ , 𝑓 (𝑐 π‘˜ )). Gambar ?

5 Pada masing-masing interval kita bentuk suatu hasil kali (product), yaitu 𝑓 (𝑐 π‘˜ )βˆ™βˆ† π‘₯ π‘˜ .
Jika 𝑓 (𝑐 π‘˜ )>0, maka 𝑓 (𝑐 π‘˜ )βˆ™βˆ† π‘₯ π‘˜ adalah persegi dengan tinggi 𝑓 (𝑐 π‘˜ ) dan lebar βˆ† π‘₯ π‘˜ . Jika 𝑓 (𝑐 π‘˜ )<0, maka 𝑓 (𝑐 π‘˜ )βˆ™βˆ† π‘₯ π‘˜ bernilai negatif. Persegi negatif dengan lebar βˆ† π‘₯ π‘˜ dan turunan π‘₯βˆ’axis yaitu 𝑓 (𝑐 π‘˜ ) yang bernilai positif. Sehingga penjumlahan product nya adalah 𝑆 𝑃 = π‘˜=1 𝑛 𝑓 𝑐 π‘˜ βˆ™βˆ† π‘₯ π‘˜ . Jumlah 𝑆 𝑃 disebut Penjumlahan Riemann untuk 𝑓 pada interval π‘Ž,𝑏 .

6 Latihan Soal π‘˜=1 3 π‘˜βˆ’1 π‘˜ π‘˜=1 5 π‘˜(3π‘˜+5) π‘˜=1 7 π‘˜ π‘˜+1
π‘˜=1 3 π‘˜βˆ’1 π‘˜ π‘˜=1 5 π‘˜(3π‘˜+5) π‘˜=1 7 π‘˜ π‘˜+1 Bentuk notasi sigma dari adalah... Bentuk notasi sigma dari 1βˆ’ βˆ’ adalah...

7 Integral Tentu (Definite Integral)
Definisi : Misalkan 𝑓(π‘₯) fungsi yang didefinisikan pada interval tertutup π‘Ž,𝑏 . 𝐽 adalah integral tentu dari 𝑓 atas π‘Ž,𝑏 dan 𝐽 limit dari jumlahan Riemann 𝑓 𝑐 π‘˜ βˆ™βˆ† π‘₯ π‘˜ jika dipenuhi kondisi berikut : Untuk sebarang πœ–>0 terdapat 𝛿>0 sehingga untuk setiap partisi 𝑃= π‘₯ 0 , π‘₯ 1 ,…, π‘₯ π‘›βˆ’1 , π‘₯ 𝑛 oleh π‘Ž,𝑏 dengan 𝑃 <𝛿 dan sebarang 𝑐 π‘˜ pada π‘₯ π‘˜βˆ’1 , π‘₯ π‘˜ , berlaku π‘˜=1 𝑛 𝑓 𝑐 π‘˜ βˆ† π‘₯ π‘˜ βˆ’π½ <πœ–.

8 Integral tertentu merupakan integral dari suatu fungsi yang nilai-nilai variabel bebasnya mempunyai batas-batas tertentu. Integral 𝑓(π‘₯) untuk rentang wilayah π‘₯ dari π‘Ž ke 𝑏, dimana π‘Ž<𝑏, yaitu Batas bawah integrasi Batas atas integrasi

9 Fungsi integrable dan nonintegrable
Teorema : (Keintegralan pada Fungsi Kontinu) Jika suatu fungsi 𝑓 kontinu pada interval [π‘Ž,𝑏], atau jika 𝑓 memiliki paling banyak jumlah terbatas lompatan tidak kontinu, maka terdapat integral tentu π‘Ž 𝑏 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ dan 𝑓 dapat diintegralkan pada π‘Ž,𝑏 . Contoh : Fungsi 𝑓 π‘₯ = 1, π‘₯ π‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘–π‘œπ‘›π‘Žπ‘™ 0, π‘₯ π‘–π‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘–π‘œπ‘›π‘Žπ‘™ Tidak memiliki integral Riemann pada 0,1 .

10 Sifat Integral Tentu Orde Integrasi : 𝑏 π‘Ž 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯= βˆ’ π‘Ž 𝑏 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯
Lebar Interval Nol : π‘Ž π‘Ž 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=0 Perkalian Konstanta : π‘Ž 𝑏 π‘˜π‘“ π‘₯ 𝑑π‘₯ =π‘˜ π‘Ž 𝑏 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ Penjumlahan/Pengurangan : π‘Ž 𝑏 𝑓 π‘₯ ±𝑔(π‘₯) 𝑑π‘₯= π‘Ž 𝑏 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ Β± π‘Ž 𝑏 𝑔 π‘₯ 𝑑π‘₯ Aditif : π‘Ž 𝑏 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ + 𝑏 𝑐 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ = π‘Ž 𝑐 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯

11 Sifat Integral Tentu Pertaksamaan Max-Min :
Jika 𝑓 memiliki nilai maksimum max⁑𝑓 dan nilai minimum min 𝑓 pada [π‘Ž,𝑏], maka min π‘“βˆ™(π‘βˆ’π‘Ž)≀ π‘Ž 𝑏 𝑓(π‘₯)𝑑π‘₯≀ max π‘“βˆ™(π‘βˆ’π‘Ž) Dominasi : 𝑓 π‘₯ β‰₯𝑔 π‘₯ pada [π‘Ž,𝑏] ⟹ π‘Ž 𝑏 𝑓(π‘₯)𝑑π‘₯β‰₯ π‘Ž 𝑏 𝑔(π‘₯)𝑑π‘₯ 𝑓 π‘₯ β‰₯0 pada [π‘Ž,𝑏] ⟹ π‘Ž 𝑏 𝑓(π‘₯)𝑑π‘₯β‰₯0

12

13

14 Contoh : Misalkan βˆ’1 1 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=5 , 1 4 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=βˆ’2 π‘‘π‘Žπ‘› βˆ’1 1 β„Ž π‘₯ 𝑑π‘₯=7.
βˆ’1 1 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=5 , 1 4 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=βˆ’2 π‘‘π‘Žπ‘› βˆ’1 1 β„Ž π‘₯ 𝑑π‘₯=7. Maka, 4 1 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=βˆ’ 1 4 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ = (Sifat 1) βˆ’1 1 2𝑓 π‘₯ +3β„Ž(π‘₯) 𝑑π‘₯= 2 βˆ’1 1 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ +3 βˆ’1 1 β„Ž π‘₯ 𝑑π‘₯ = =31 (Sifat 3&4) βˆ’1 4 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ = βˆ’1 1 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯ =5+ βˆ’2 =3 (Sifat 5)

15 Daerah dibawah Grafik pada Fungsi Nonnegatif
Definisi : Jika 𝑦=𝑓(π‘₯) nonnegatif dan dapat diferensialkan atas interval tertutup [π‘Ž,𝑏], maka daerah dibawah kurva 𝑦=𝑓(π‘₯) atas [π‘Ž,𝑏] adalah integral 𝑓 dari π‘Ž ke 𝑏. y Hitung π‘Ž 𝑏 π‘₯ 𝑑π‘₯ ! Jawab : a π‘Ž 𝑏 π‘₯ 𝑑π‘₯ = π‘Ž 0 π‘₯ 𝑑π‘₯+ 0 𝑏 π‘₯ 𝑑π‘₯ x b =βˆ’ 0 π‘Ž π‘₯ 𝑑π‘₯+ 0 𝑏 π‘₯ 𝑑π‘₯

16 Nilai Rata-rata pada Fungsi Kontinu
Definisi : Jika 𝑓 dapat diintegralkan di [π‘Ž,𝑏], maka nilai rata-rata di [π‘Ž,𝑏], disebut juga mean, yaitu av 𝑓 = 1 π‘βˆ’π‘Ž π‘Ž 𝑏 π‘₯ 𝑑π‘₯ . y 𝑓 π‘₯ = 4βˆ’ π‘₯ 2 Hitung niai rata-rata dari 𝑓 π‘₯ = 4βˆ’ π‘₯ 2 di [βˆ’2,2] ! x -2 2

17 Tugas ! π‘₯ 𝑑π‘₯= … (π‘‘βˆ’ 2 ) 𝑑𝑑= … Nyatakan dalam bentuk integral tentu ! lim 𝑃 β†’0 π‘˜=1 𝑛 𝑐 π‘˜ 2 βˆ† π‘₯ π‘˜ , dimana 𝑃 partisi dari [0,2] lim 𝑃 β†’0 π‘˜=1 𝑛 2𝑐 π‘˜ 3 βˆ† π‘₯ π‘˜ , dimana 𝑃 partisi dari [βˆ’1,0] lim 𝑃 β†’0 π‘˜=1 𝑛 1 𝑐 π‘˜ βˆ† π‘₯ π‘˜ , dimana 𝑃 partisi dari [βˆ’7,5]

18 Tugas ! Misal 𝑓 dan 𝑔 integrabel
1 2 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=βˆ’4, 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=6, 𝑔 π‘₯ 𝑑π‘₯=8. Hitung ! 2 2 𝑔 π‘₯ 𝑑π‘₯=… 1 2 3𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=… 5 1 𝑔 π‘₯ 𝑑π‘₯=… 2 5 𝑓 π‘₯ 𝑑π‘₯=…


Download ppt "KALKULUS II Integral Tentu (Definite Integral)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google