Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

GEOGRAFI untuk SMP/MTs Kelas IX. BAB 1 DINAMIKA BIOSFER DAN PERSEBARAN FLORA FAUNA DI PERMUKAAN BUMI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "GEOGRAFI untuk SMP/MTs Kelas IX. BAB 1 DINAMIKA BIOSFER DAN PERSEBARAN FLORA FAUNA DI PERMUKAAN BUMI."— Transcript presentasi:

1 GEOGRAFI untuk SMP/MTs Kelas IX

2 BAB 1 DINAMIKA BIOSFER DAN PERSEBARAN FLORA FAUNA DI PERMUKAAN BUMI

3 Standar Kompetensi: Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer Kompetensi Dasar: - Menjelaskan pengertian fenomena biosfer - Menganalisis sebaran hewan dan tumbuhan

4 Peta Konsep

5 A. Pengertian Biosfer Fenomena biosfer adalah suatu gejala pada lapisan atau suasana kehidupan yang ada di permukaan bumi. Biosfer meliputi kehidupan hewan dan tumbuhan termasuk juga kehidupan manusia, oleh karena karakteristik kehidupan manusia berbeda dengan hewan dan tumbuhan, maka manusia dibicarakan secara khusus dalam antroposfer.

6 Terdapat beberapa teori mengenai asal-usul makhluk hidup antara lain: 1.Teori Cosmozoa 2.Teori Pfluger 3.Teori Moore 4.Teori Allen 5.Teori Transendental atau dari ciptaan 6.Teori Modern

7 B. Komponen-komponen Biosfer 1.Individu dan Populasi 2.Habitat dan Relung 3.Komunitas 4.Ekosistem

8 C. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna 1.Faktor Klimatik (Iklim) 2.Faktor Oseanik (Laut) 3.Faktor Topografik(LetakLintangdanRelief) 4.Faktor Geomorfik 5.Faktor Edafik

9 D. Persebaran Flora dan Fauna di Dunia 1. Persebaran Flora a. Tipe daerah tropika dan daerah yang berdekatan Hutan tropis basah (hutan hujan tropis) Hutan tropis musiman (hutan musim) Sabana di daerah tropis dan subtropis Semak kerdil setengah gurun Gurun tropis dan subtropis Mangrove dan vegetasi pesisir Komunitas edafik daerah tropis dan subtropis

10 b. Tipe daerah iklim sedang dan daerah yang berbatasan Hutan musim panas yang meranggas Hutan berdaun jarum Hutan hujan iklim sedang Hutan berdaun kaku Padang semak belukar dan padang rumput (steppa) Setengah gurun dan gurun

11 c. Tipe daratan kutub dan daerah tinggi Tundra kutub utara (Artika) Padang semak kerdil di daerah Artika Tipe-tipe Antartika d. Tipe perairan pedalaman Danau Rawa dan air asin e. Tipe perairan laut Tipe vegetasi di perairan laut juga dapat dibedakan menjadi fitoplankton dan bentos.

12 2. Persebaran Fauna a. Wilayah paleartik Jenis hewan di wilayah ini, antara lain: (1) hewan amfibi jenis salamander, rana, dan bufo; (2) hewan mamalia seperti tikus, serigala, rubah, kucing, panda, landak, kera, kelinci, kuda, kuda nil, unta, dan tupai; (3) kelas burung meliputi burung belibis, elang, burung hantu, pelatuk, seriti, dan kutilang. b. Wilayah oriental Jenis hewan di wilayah ini meliputi (1) hewan amfibi jenis pelobatid; (2) berbagai jenis reptil; (3)kelas burung meliputi burung merpati, burung pematuk, burung pemakan buah-buahan, dan kakatua; (4) hewan mamalia seperti harimau, gajah, badak, dan orang utan.

13 c. Wilayah etiopian Jenis hewan wilayah ini meliputi: (1) hewan amfibi jenis ramid; (2) jenis mamalia seperti singa, cheetah, gajah, kuda, unta. d. Wilayah australis Jenis hewan di wilayah ini antara lain: (1) amfibi jenis hyla; (2) berbagai jenis reptil; (3) kelas mamalia seperti kanguru, koala, trenggiling; (4) jenis burung antara lain kasuari, cenderawasih, kiwi.

14 e. Wilayah neartik Jenis hewan di wilayah ini hampir serupa dengan wilayah paleartik baik jenis amfibi, burung, maupun mamalia. f. Wilayah neotropik Jenis hewan yang terdapat di wilayah neotropik antara lain: (1) amfibi jenis atelopdid; (2) berbagai jenis reptil; (3) jenis burung antara lain bangau, murai, seriti, dan elang; (4) jenis mamalia seperti tapir dan beruang.

15 E. Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia 1. Persebaran flora di Indonesia a. Hutan hujan tropis Wilayah persebaran hutan hujan tropis antara lain di Pulau Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. b. Hutan musim Wilayah persebaran hutan musim antara lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga wilayah Nusa Tenggara. c. Sabana Sabana banyak dijumpai di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

16 d. Hutan berdaun jarum, steppa, dan tundra Hutan berdaun jarum, steppa, dan tundra merupakan contoh flora yang penyebarannya dipengaruhi oleh kondisi iklim yang meliputi suhu dan curah hujan di suatu daerah. e. Mangrove dan vegetasi pesisir Daerah persebaran yang utama antara lain di pesisir timur Sumatra, pesisir utara Jawa, pesisir timur Kalimantan dan pesisir barat Papua.

17 2. Persebaran fauna di Indonesia a. Indonesia bagian barat Jenis-jenis fauna Indonesia bagian barat antara lain gajah, banteng, harimau, badak, rusa, kerbau, babi hutan, buaya, biawak, kijang, beruang, orang utan, kera, tapir, dan burung elang. b. Indonesia bagian tengah Jenis fauna yang terdapat di Indonesia bagian tengah antara lain anoa, babi rusa, kera, tarsius, komodo, biawak, serta berbagai jenis burung. c. Indonesia bagian timur Jenis fauna di Indonesia bagian timur antara lain kanguru, koala, burung cenderawasih, burung maleo, burung kakaktua, dan sebagainya.

18 F. Permasalahan Flora dan Fauna di Indonesia dan Upaya Pelestariannya Salah satu contoh permasalahan flora dan fauna adalah penebangan hutan secara liar. Upaya pelestarian flora fauna menurut Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1998 adalah: 1. Kawasan Suaka Alam a.Kawasan cagar alam b.Kawasan suaka margasatwa 2. Kawasan Pelestarian a.Kawasan taman nasional b.Kawasan taman hutan raya c.Kawasan taman wisata alam


Download ppt "GEOGRAFI untuk SMP/MTs Kelas IX. BAB 1 DINAMIKA BIOSFER DAN PERSEBARAN FLORA FAUNA DI PERMUKAAN BUMI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google