Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

THEORITICAL FRAMEWORK, VARIABEL, AND HIPOTESIS KELOMPOK 3 LogoType.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "THEORITICAL FRAMEWORK, VARIABEL, AND HIPOTESIS KELOMPOK 3 LogoType."— Transcript presentasi:

1 THEORITICAL FRAMEWORK, VARIABEL, AND HIPOTESIS KELOMPOK 3 LogoType

2 THEORITICAL FRAMEWORK Pondasi utama dimana sepenuhnya proyek penelitian itu diajukan. Hal ini merupakan jaringan hubungan antar variabel yang secara logis diterangkan, dikembangkan, dan dielaborasi dari perumusan masalah yang telah didentifikasi melalui proses wawancara obsevasi dan survey literatur. Hubungan antara survei literatur dan kerangka teoritis adalah survey literatur meletakkan pondasi yang kuat untuk membangun kerangka teoriti “ “

3 Lima faktor yang memberikan peranan penting dalam membangun kerangka teoretis (Sekaran, 2000:103) 01 02 03 04 Variabel yang relevan harus dapat dijelaskan dan disebutkan dalam diskusI Diskusi haruslah dapat mewujudkan bagaimana dua atau lebih variabel itu berhubungan satu sama lain Jika jenis dan arah hubungan tadi dapat diterima secara teori berdasarkan atas penelitian sebelumnya, maka harus ada indikasi pada diskusi apakah hubungan tadi bersifat positif atau negatif Harus ada penjelasan secara jelas kenapa kita akan mengharapkan hubungan tersebut terus bertahan 05 Skema diagram yang menjelaskan kerangka teoretis harus dapat diperlihatkan sehingga pembaca dapat melihat dengan mudah dan memahami bagaimana hubungan antar variabel secara teoretis

4 VARIABEL Variabel adalah sesuatu yang dapat membedakan atau mengubah nilai. Nilai dapat berbeda pada waktu yang berbeda untuk objek dengan nilai yang sama, tau nilai dapat berbeda dalam maktu yang sama untuk objek atau orang yang berbeda. Ex: skor ujian, angka ketidakhadiran dan motivasi INDEPENDEN VARIABEL DEPENDEN VARIABEL INTERVENING VARIABEL MODERATING VARIABEL

5 VARIABEL variabel yang menjadi perhatian utama dalam sebuah pengamatan. Pengamat akan dapat memprediksikan ataupun menerangkan variabel dalam variabel dependen beserta perubahannya yang terjadi kemudian VARIABEL DEPENDEN variabel yang dapat mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen dan mempunyai hubungan yang positif ataupun negatif bagi variabel dependen nantinya. Variabel dalam variabel dependen merupakan hasil dari variabel Independen VARIABEL INDEPENDEN

6 variabel perantara di tengah independent variable dan dependent variable INTERVENING VARIABEL Intervening variable Faktor yang secara teori berpengaruh pada fenomena yang diamat tetapi tidak dapat dilihat, diukur, atau dimanipulasi, namun dampaknya dapat disimpulkan berdasarkan dampak variabel inde- penden dan moderating terhadap fenomena yang diamati.

7 MODERATING VARIABLE Moderating variable Variabel yang mempunyai dampak kontinjensi (contingent effect) yang kuat pada hubungan variabel independen dan variabel dependen.

8 HIPOTESIS Hipotesis adalah suatu penjelasan sementara tentang perilaku, fenomena, atau keadaan tertentu yang telah terjadi atau akan terjadi. Hipotesis merupakan pernyataan peneliti tentang hubungan antara variabel-variabel dalam penelitian, serta merupakan pernyataan yang paling spesifik. Peneliti bukannya bertahan kepada hipotesis yang telah disusun, melainkan mengumpulkan data untuk mendukung atau justru menolak hipotesis tersebut. Dengan kata lain, hipotesis merupakan jawaban sementara yang disusun oleh peneliti, yang kemudian akan diuji kebenarannya melalui penelitian yang dilakukan. Hipotesis berupa pernyataan mengenai konsep yang dapat dinilai benar atau salah jika menunjuk pada suatu fenomena yang diamati dan diuji empiris. Fungsi dari hipotesis adalah sebagai pedoman untuk dapat secara engarahkan penelitian agar sesuai dengan apa yang kita harapkan. HIPOTESIS

9 Ada beberapa karakteristik hipotesis yang baik, yaitu: 1. konsisten dengan penelitian sebelumnya 2. Penjelasan yang masuk aka 3. Perkiraan yang tepat dan terukur 4. Dapat diuji KARAKTERISTIK HIPOTESIS

10 JENIS HIPOTESIS Bagaimana hipotesis tersebut diperoleh antara hipotesis induktif dan hipotesis deduktif. Hipotesis induktif akan menyusun generalisasi berdasarkan observasi hal ini sangat berguna namun mempunyai keterbatasan dalam bidang terapan ilmu dalam arti belum tentu hasil generalisasi ini benar-benar dapat digunakan dalam bidang yang lebih luas. Hipotesis deduktif menggunakan perluasan logika dan penemuan-plnemuan-penemuan yang telah ada atau didasarkan pada hal-hal yang bersifat umum yang telah diterima kebenarannya. Denga kata lain, hipotesis deduktif adalah bergerak dari hal-hal yang bersifat spesifik. Bagaimana hipotesis dinyatakan. Hipotesis diklasifikasikan sebagai hipotesis penelitian dan hipotesis statistik. Hipotesis penelitian dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan (deklaratif), sedangkan hipotesis statistik dalam bentuk hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha) Hipotesis statistik atau null hypothesis menyatakan bahwa tidak ada nol hubungan atau perbedaan di antara kedua variabel, dan jika terdapat hubungan atau perbedaan, adalah karena secara kebetulan semata. Hipotesis penelitian menyatakan perkiraan hubungan atau perbedaan antara dua variabel. Hipotesis ini bisa berupa directional dan non-directional. Hipotesis tanpa arah (non-directional hypothesis) hanya menyatakan bahwa terdapat hubungan atau perbedaan di antara dua variabel.

11 Thank you For Your Attention !


Download ppt "THEORITICAL FRAMEWORK, VARIABEL, AND HIPOTESIS KELOMPOK 3 LogoType."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google