Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Fisiologi Sistem Pencernaan Pertemuan 2 Deddy SP Sagala, S.Kep., Ns., M.Kep

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Fisiologi Sistem Pencernaan Pertemuan 2 Deddy SP Sagala, S.Kep., Ns., M.Kep"— Transcript presentasi:

1 Fisiologi Sistem Pencernaan Pertemuan 2 Deddy SP Sagala, S.Kep., Ns., M.Kep 081264087391

2 Dalam banyak budaya, makanan menjadi salah satu faktor penting yang terus dikembangkan. Bagi Anda, makanan juga penting untuk metabolisme tubuh. Bagaimanakah proses pencernaan makanan di dalam tubuh kita? Dapatkah Anda menjelaskannya?

3 A. Makanan Sumber energi utama. 1. Fungsi Makanan bagi Manusia Pertumbuhan dan perkembangan tubuh Pemeliharaan dan perbaikan sel-sel yang telah rusak Pertahanan tubuh terhadap penyakit Pengaturan metabolisme tubuh

4 Disebut sebagai nutrisi 2. Zat Makanan a.Karbohidrat b.Lemak c.Protein d.Serat e.Air f.Vitamin g.Mineral Makronutrien Mikronutrien

5 Lemak Protein Vitamin, mineral, serat, dan air Karbohidrat

6 Tabel 3.2 Beberapa Jenis Vitamin dan Mineral Jenis Vitamin dan Mineral Bahan MakananFungsi Vitamin A Minyak ikan, mentega, susu, kuning telur, hati, buah- buahan, dan wortel. Membantu pertumbuhan jaringan Menjaga kesehatan mata dan kulit Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi Vitamin B Daging, ginjal hewan, ekstrak ragi, sereal, roti, kecambah, dan kembang kol. Menjaga kesehatan sistem saraf, pencernaan, dan metabolisme Membantu berfungsinya enzim dan hormon Menghasilkan energi Menjaga kesehatan kulit dan rambut Vitamin C Sayuran segar dan buah- buahan (khususnya jeruk). Menjaga kesehatan kulit, gigi, gusi, tulang, pembuluh darah, dan jaringan Memperbaiki penyerapan zat besi Membantu penyembuhan luka Vitamin D Ikan, minyak ikan, kuning telur, margarin, mentega, dan susu. Penting untuk penyerapan kalsium dan fosfat dari usus Kalsium penting untuk tulang dan gigi yang kuat

7 Tabel 3.2 Beberapa Jenis Vitamin dan Mineral Jenis Vitamin dan Mineral Bahan MakananFungsi Vitamin E Kecambah gandum, minyak, alpukat, kacang, margarin, mentega, telur, dan sereal. Menjaga lemak tubuh Membantu pembentukan sel darah merah Menjaga kesehatan membran sel Vitamin B Kubis, bayam, hati, dan daging Pembekuan darah

8 B. Komponen Sistem Pencernaan Proses Pencernaan Pencernaan secara mekanik Pencernaan secara kimia Tahapan Proses Pencernaan Pergerakan Sekresi Pencernaan Penyerapan Pembuangan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1. Rongga mulut 2. Lidah 3. Mulut 4. Kelenjar ludah 5. Faring 6. Esofagus 7. Hati 8. Kantung empedu 9. Pankreas 10. Usus halus 11. Usus besar 12. Rektum 13. Anus Keterangan

9 1. Mulut a. Gigi Rongga MulutGigi Geraham Gigi seri Gigi taring Gigi geraham depan Gigi geraham belakang Tonsil Ludah Kelenjar ludah Lubang kelenjar ludah Enamel Dentin (tulang gigi) Pulpa (sumsum gigi) Gusi Lapisan semen Saraf dan pembuluh darah NoNama GigiFungsi 1Serimemotong makanan 2Taringmerobek makanan 3Gerahammengunyah /menggilas makanan

10 Pada anak-anak disebut gigi susu. Rumus gigi untuk setengah rahang LetakSeriTaringGeraham DepanGeraham Belakang Rahang atas212- Rahang bawah212- Rumus gigi untuk setengah rahang pada orang dewasa LetakSeriTaringGeraham DepanGeraham Belakang Rahang atas2123 Rahang bawah2123

11 GIGI 1 2 3 4 1 2 3 1. Seri 2. Taring 3. Geraham depan 4. Geraham belakang GIGI SUSU GIGI PERMANEN

12 b. Lidah Fungsi: mengaduk makanan membantu menelan makanan merasakan cita rasa makanan merangsang kelenjar ludah untuk menghasilkan saliva Pahit Asam Asin Manis

13 Menghasilkan saliva (air liur) 90% air dan 10% lendir, garam, serta enzim amilase (ptialin) c. Kelenjar Ludah Kelenjar ludah

14 d. Proses Pencernaan di Dalam Mulut Pada saat melihat dan membaui makanan makanan yang dikunyah di dalam mulut bercampur dengan saliva makanan didorong ke dalam faring dan kerongkongan saraf merangsang aliran saliva (air liur)

15 Kerongkongan

16 Kerongkongan / Esofagus Makanan dari kerongkongan menuju lambung karena adanya gerak peristaltik pada 2/3 bagian bawah kerongkongan. Gerak peristaltik berfungsi untuk mendorong makanan hingga ke anus Makanan dalam bentuk gumpalan (bolus), bergerak karena adanya refleks pada bagian faring (epiglotis) Bolus Otot berelaksasi sehingga kerongkongan melebar Lambung Otot berkontraksi sehingga kerongkongan menyempit dan mendorong bolus Otot berkontraksi Otot berelaksasi Otot berkontraksi Otot berelaksasi

17 3. Lambung Bagian-bagian lambung Kardia (bagian atas lambung Fundus (bagian tengah lambung) Pilorus (bagian bawah lambung) Makanan yang berada di lambung Kardia Pilorus Partikel makanan Fundus Katup Pilorus Kelenjar Lambung

18 Di lambung, makanan dicerna secara kimiawi Lambung bagiann tengah menghasilkan getah lambung yang mengandung; air, lendir, asam klorida (HCl) dan enzim Makanan yang telah berbentuk kim (chyme) akan didorong menuju usus halus melalui katup pilorus (sfinkter pilorik) No.EnzimFungsi 1.PepsinMemecah protein menjadi pepton 2.ReninMenggumpalkan protein susu 3.LipaseMemecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol 4.HClMembunuh kuman yang ada dalam lambung dan mengaktifkan pepsin

19 4.Usus Halus (2-7 m) Terdiri atas usus dua belas jari (duodenum) 25 cm usus kosong (jejunum) 1-2 m usus penyerap (ileum) 0,75-4 m Struktur usus halus pada manusia Lumen Vili Sel epitel Pembuluh kapiler Penyerapan zat maknana Vili Lapisan otot

20 Usus Duabelas Jari

21 Usus Halus, Hati, Empedu, dan Pankreas pankreas Saluran empedu Hati empedu Usus halus

22 BagianEnzimFungsi Duodenum Hormon sekretin Memacu kelenjar pankreas untuk menyekresikan getah. Cairan empedu Mengemulsikan lemak. Jejunum AmilaseMengubah gula kompleks menjadi gula sederhana. TripsinMengubah pepton menjadi asam amino. LipaseMengubah lipid menjadi asam lemak dan gliserol. Ilium EnterokinaseMengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin. MaltaseMengubah maltosa menjadi glukosa. LaktaseMengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. LipaseMengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. PeptidaseMengubah polipeptida (protein) menjadi asam amino.

23 Usus Dua Belas Jari Pada usus dua belas jari (duodenum) bermuara dua saluran dari kantung empedu dan pankreas. Empedu yang dihasilkan oleh hati berfungsi untuk mengemulsikan lemak. – Pankreas menghasilkan enzim tripsin, amilase, dan lipase. – Tripsin berfungsi untuk mengubah protein menjadi asam amino, – Amilase (amilopsin) berfungsi mengubah zat tepung yang telah tercerna sebagian menjadi glukosa, – Lipase berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

24 4.Usus Besar Terdiri atas kolon sekum usus buntu rektum Usus halus Kolon Rektum Anus Katup Akhir usus halus Aliran makanan Umbai cacing Sekum descenden (turun) Ascenden (naik) transversal(mendatar)

25 PROSES DALAM USUS BESAR Reabsorbsi - air, garam mineral, vit.simbiotik Pembusukan - dekomposisi mikrobial Pengeluaran (peristaltik) Defekasi  ANUS

26 RINGKASAN PENCERNAAN MAKANAN SECARA KIMIA Tempat Terjadi Enzim/Bhn. Kimia Yg. Berperan PenghasilFungsi Bahan dasarhasil MulutPtialinLudah/ Rongga mulut amilummaltosa LambungPepsinDinding lambungprotenpepton Renin Dinding lambungsusuProt.menggumpal HCl. Dinding lambungpepsinogenpepsin Triger pilorusMembuka/ menutup kumanmati Usus HalusAmilasePankreasamilumMaltosa/glukosa LipasePankreaslemakAs.lemak, gliserol Tripsin Pankreas pepton Asam amino ErepsinDdg usus haluspeptonAsam amino EnterokinaseDdg usus halusAktivasi erepsinogen &tripsinogen Erepsin tripsin Maltase, laktase, sakarase Ddg usus haluskarbohidratGlukosa, galaktosa,fruktosa EmpeduHatilemakEmulsi

27 Gangguan sal pencernaan Sariawan Gangguan ini terjadi karena adanya infeksi pada lapisan mukosa mulut. Gangguan pada Rongga Mulut Gondong Merupakan gangguan berupa pembengkakan pada kelenjar parotid atau kelenjar gondang. Maag Gangguan ini dapat terjadi karena produksi asam lambung berlebih. Gejala dari gangguan ini, yaitu terasa mual dan perih pada lambung. Untuk menghindari gangguan tersebut, dapat dilakukan dengan makan teratur atau tidak terlambat. Gangguan pada Lambung Radang Dinding Lambung (Ulkus) Gangguan ini dapat terjadi karena produksi getah lambung berupa asam klorida (HCl) tinggi, sedangkan makanan yang masuk ke lambung sedikit.

28 Sembelit atau Konstipasi Gangguan ini karena pada usus besar terjadi penyerapan air yang tinggi sehingga feses menjadi keras. Untuk menghindari gangguan tersebut dapat dilakukan dengan memakan makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Gangguan pada Usus Diare Diare terjadi akibat iritasi pada lapisan mukosa usus yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Gangguan ini terjadi karena terganggunya gerakan peristaltik pada dinding usus sehingga menyebabkan lambatnya penyerapan air. Dapat juga disebabkan oleh pertumbuhan bakteri atau virus yang berlebihan dan mengganggu pe­ nyerapan air, sehingga feses menjadi encer. Usus Buntu atau Apendisitis Gangguan ini disebut juga radang usus buntu. Penyakit ini disebabkan karena infeksi pada saluran usus buntu. Apa saja faktor yang menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan?

29 Zat Makanan Kesimpulan Sistem Pencernaan pada Manusia Zat Makro - Karbohidrat - Lemak - Protein Zat Mikro - Vitamin - Mineral Komponen Sistem Pencernaan - Mulut - Kerongkongan - Lambung - Usus halus - Usus besar Organ Aksesoris Pencernaan - Kelenjar ludah - Pankreas - Hati - Kantung empedu

30 Terima Kasih


Download ppt "Fisiologi Sistem Pencernaan Pertemuan 2 Deddy SP Sagala, S.Kep., Ns., M.Kep"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google