Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disusun Oleh: Ramina Anjani ( ) Kelas VI Reg 1 A Prodi Akuntansi Fakultas Sosial Sains 2018.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disusun Oleh: Ramina Anjani ( ) Kelas VI Reg 1 A Prodi Akuntansi Fakultas Sosial Sains 2018."— Transcript presentasi:

1 Disusun Oleh: Ramina Anjani (1715100021) Kelas VI Reg 1 A Prodi Akuntansi Fakultas Sosial Sains 2018

2 1. Perkembangan Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Syari’ah – Ikatan Akuntan Indonesia. Kerangka dasar merupakan rumusan konsep yang mendasari penyusunan dan penyajian laporan keuangan bagi para pemakai eksternal. Adanya perbedaan karakteristik antara bisnis yang berlandaskan pada syariah dengan bisnis konvensional menyebabkan ikatan akuntan Indonesia (IAI) mengeluarkan kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keungan bank syari’ah (KDPPLKBS) pada tahun 2002. KDPPLKBS selanjutnya di sempurnakan pada tahun 2007 menjadi kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan syari’ah (KDPPLKS).

3 2. Tujuan Kerangka Dasar Tujuan kerangka dasar ini adalah untuk digunakan sebagai acuan bagi:  Penyusun standar akuntansi keuangan syariah, dalam pelaksanaan tugasnya membuat standar.  Penyusun laporan keuangan, untuk menaggulangi masalah akuntansi syariah yang belum diatur dalam standar akuntansi keuangan syariah.  Auditor, dalam memberikan pendapat mengenai apakah laporan keuangan disusun sesuai dengan prinsip akuntansi syariah yanh berlaku umum  Para pemakai laporan keuangan, dalam menafsirkan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan yang disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan syariah

4 3. Aspek Yang Terkait Dengan Transaksi Syari’ah Dan Pemakai Laporan Keuangan Syari’ah  Paradigma transaksi syari’ah a. Asas transaksi syari’ah  Persaudaraan (ukhuwah)  Keadilan (‘adalah)  Kemaslahatan (maslahah)  Keseimbangan (tawazum)  Universalisme (syumuliyah)

5 b. Karakteristik transaksi syari’ah Implementasi transaksi yang sesuai dengan paradigma dan asas transaksi syariah harus memenuhi karakteristik dan persyaratan antara lain:  Transaksi hanya dilakukan berdasarkan prinsip saling paham dan saling ridha  Prinsip kebebasan bertransaksi diakui sepanjang objeknya halal dan baik  Uang hanya berfungsi sebagai alat tukar dan satuan pengukur nilai, bukan sebagai komoditas  Tidak mengandung unsur riba  Tidak mengandung unsur kezaliman

6 c. Pemakai laporan keuangan syari’ah Pemakai laporan keuangan meliputi:  Investor sekarang dan investor potensial.  Pemilik dana qardh.  Pemilik dana syirkah temporer.  Pemilik dana titipan.  Pembayar dan penerima zakat, infak, sedekah, dan wakaf.  Pengawas syariah.  Karyawan.  Pemasok dan mitra usaha lainnya.  Pelanggan.  Pemerintah serta lembaga-lembaganya.  Masyarakat.

7 4. Tujuan Laporan Keuangan Berdasarkan paragraf 30 KDPPLKS, dinyatakan bahwa tujuan laporan keuangan menurut KDPPLKS adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu entitas syariah yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

8 5. Asumsi Dasar 1) Dasar akrual 2) Kelangsungan Usaha

9 6. Karakteristik Kualitatif Informasi Keuangan Syariah Karakteristik kualitatif merupakan cirri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai.  Dapat dipahami  Relevan  Andal  Dapat dibandingkan

10 7. Kendala Informasi yang Relevan dan Andal Kendala informasi yang relevan dan andal terdapat dalam hal sebagai berikut :  Tepat waktu  Keseimbangan antara biaya dan manfaat  Penyajian yang wajar

11 8. Unsur-Unsur Laporan Keuangan Sesuai karakteristik, laporan keuangan entitas syari’ah, antara lain meliputi:  Komponen laporan keuangan yang mencerminkan kegiatan komersial yang terdiri atas : Posisi keuangan  Aset, Kewajiban, Dana syirkah temporer, Ekuitas

12 Laporan laba-rugi Komponen-komponen laporan laba rugi bank syariah disusun dengan mengacu pada PSAK untuk pos-pos umum. Dengan memperhatikan ketentuan dalam PSAK terkait, bank syariah menyajikan laporan laba rugi yang mencakup, tetapi tidak terbatas. Hak pihak ketiga atau bagi hasil Kinerja  Penghasilan (income), Beban (ekspenses)

13 9. Pengukuran Unsur-Unsur Laporan Keuangan Berbagai dasar pengukuran tersebut adalah sebagai berikut:  Biaya historis (historical cost)  Biaya kini (current cost)  Nilai realisasi atau penyelesaian (realizable atau settement value)

14 10. Catatan Atas Laporan Keuangan Catatan atas laporan keuangan suatu entitas syariah harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:  Informasi tentang dasar penyusunsn laporan keuangan dan kebijakan akuntansi yang dipilih dan diterapkan terhadap peristiwa dan transaksi yang penting.  Informasi yang diwajiobkan dalam PSAK, tetapi tidak disajikan dalam neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, perubahan ekuitas, laporan sumber dan penggunaan zakat, dan laporan penggunaan dana kebajikan.  Informasi tambahan yang tidak disajikan dalam laporan keuangan, tetapi diperlukan dalam rangka penyajian secara wajar.

15 TERIMA KASIH


Download ppt "Disusun Oleh: Ramina Anjani ( ) Kelas VI Reg 1 A Prodi Akuntansi Fakultas Sosial Sains 2018."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google