Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sifat koligatif larutan Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda permata sari Tias Tifani Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sifat koligatif larutan Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda permata sari Tias Tifani Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda."— Transcript presentasi:

1 sifat koligatif larutan Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda permata sari Tias Tifani Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda permata sari Tias Tifani

2 Review Sifat Koligatif Larutan Sifat larutan yang hanya bergantung pada konsentrasi zat terlarut dan tidak bergantung pada jenis zat terlarut tersebut.

3 Pokok pembahasan Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku titik beku Tekanan osmotik

4 Titik beku Apa yang dimaksud dengan titik beku? Di permukaan bumi normalnya tekanan udara adalah 1 atm dimana titik didih air adalah 100ºC. Semakin kecil tekanan udara maka titik didih zat cair akan semakin rendah.... Sedangkan pengertian titik beku adalah suhu yang dicapai suatu zat cair ketika menjadi padat atau disebut membeku. Apa yang dimaksud dengan titik beku? Di permukaan bumi normalnya tekanan udara adalah 1 atm dimana titik didih air adalah 100ºC. Semakin kecil tekanan udara maka titik didih zat cair akan semakin rendah.... Sedangkan pengertian titik beku adalah suhu yang dicapai suatu zat cair ketika menjadi padat atau disebut membeku. Next

5 penurunan titik beku larutan ( ∆ Tf )  Selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan.  Besarnya penurunan titik beku larutan diberi lambang ∆T f.  Harga ∆T f ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut dan tidak ditentukan oleh sifat zat terlarutnya.  Nilai ∆T f ditentukan berdasarkan rumus Bekmann dan Roult seperti berikut ini. ∆T f = T f(pelarut) – T f(larutan) ∆T f = m. K f Dengan, ∆T f = penurunan titik beku (freezing point depression) m = molalitas K f = tetapan penurunan titik beku ( o C kg/mol)

6 titik beku larutan lebih rendah daripada titik pelarut murni. Hal ini dikarenakan sebab zat pelarutnya haruslah membeku terlebih dahulu, baru zat terlarutnya. Jadi, larutan bakal membeku lebih lama daripada pelarutnya. Setiap larutan juga mempunyai titik beku yang tidak sama.

7 Tetapan penurunan titik beku molal (ºC/m)

8 ELEKTROLIT Pada konsentrasi yang sama, sifat koligatif larutan elektrolit memliki nilai yang lebih besar daripada sifat koligatif larutan non elektrolit. Banyaknya partikel zat terlarut hasil reaksi ionisasi larutan elektrolit dirumuskan dalam faktor Van't Hoff. Perhitungan sifat koligatif larutan elektrolit selalu dikalikan dengan faktor Van't Hoff : i= 1+(n-1) α Keterangan : i = faktor Van't Hoff n = jumlah ion yang dihasilkan dari setiap satu satuan rumus kimia zatterlarut α= derajat ionisasi Pada konsentrasi yang sama, sifat koligatif larutan elektrolit memliki nilai yang lebih besar daripada sifat koligatif larutan non elektrolit. Banyaknya partikel zat terlarut hasil reaksi ionisasi larutan elektrolit dirumuskan dalam faktor Van't Hoff. Perhitungan sifat koligatif larutan elektrolit selalu dikalikan dengan faktor Van't Hoff : i= 1+(n-1) α Keterangan : i = faktor Van't Hoff n = jumlah ion yang dihasilkan dari setiap satu satuan rumus kimia zatterlarut α= derajat ionisasi

9 RUMUS PENURUNAN TITIK BEKU ELEKTROLIT ∆ Tf = m x Kf i= 1+(n-1) α ∆ Tf =Kf x m x i

10 Grafik Penurunan Titik Beku

11 SOAL LATIHAN Tentukan titik beku larutan yang mengandung 3,6 gram glukosa yang dilarutkan dalam 100 gram air. (Kf air = l,86 °C/m, Mr glukosa = 180) Penyelesaian: Jumlah mot zat terlarut (glukosa) = massa glukosa : Mr 3,6 : 180 = 0,02 mol ∆T f = K o f x m ∆T f = l,86° x 0,2 = 0,372°C T f = T o f – ∆T f T f = 0 °C – 0,372 °C = -0,372°C.Jadi, titik beku larutan glukosa tersebut adalah -0,372°C. Tentukan titik beku larutan yang mengandung 3,6 gram glukosa yang dilarutkan dalam 100 gram air. (Kf air = l,86 °C/m, Mr glukosa = 180) Penyelesaian: Jumlah mot zat terlarut (glukosa) = massa glukosa : Mr 3,6 : 180 = 0,02 mol ∆T f = K o f x m ∆T f = l,86° x 0,2 = 0,372°C T f = T o f – ∆T f T f = 0 °C – 0,372 °C = -0,372°C.Jadi, titik beku larutan glukosa tersebut adalah -0,372°C.

12 Kegunaan dalam kehidupan sehari-hari 1) Membuat es krim yang lembut Perbedaan antara es batu dan es krim adalah es batu sangat padat dan tidak berasa karena es batu hanyalah air yang membeku tanpa tambahan apa- apapsedangkan es krim terasa lembut dan lezat karena berbagai bahan pembuat es krimlah yang membuatnya demikian. Bahan –bahan tersebut antara lain adalah gula, susu, cokelat, mentega, dan garam. Bahan –bahan tambahan tersebut terutama garam dapat menurunkan titik beku air. Sehingga es krim terasa lembut dan tidak membeku dingin. 2) Antibeku untuk mencairkan salju Di daerah yang mempunyai musim salju setiap hujan salju terjadi jalananan akan dipenuhi oleh salju.hal ini tentu sangat membuat kendaraan sulit untuk melaju.Untuk mengatasinya, jalanan bersalju tersebut ditaburi dengan campuran NaCl dan CaCl2. Penaburan garam tersebut dapat mencairkan salju. Semakin banyak garam yang ditaburkan maka semakin banyak pula salju yang mencair. 3) Es batu pengawet ikan Nelayan membutuhkan es batu untuk mengawetkan ikan. Agar suhunya lebih rendah maka ditambahkan sejumlah garam pada es batu tersebut. Maka es batu yang dicampur dengan garam akan menjadi lebih dingin sehingga lebih efektif untuk mengawetkan ikan.

13 .....FINISH.....


Download ppt "Sifat koligatif larutan Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda permata sari Tias Tifani Kelompok Ami Ratna Puri Nahda adilla zahran Melinda."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google