Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENDAHULUAN FISIKA INTI [PERTEMUAN KE-2]. Kompetensi 1.Mahasiswa dapat menjelaskan struktur inti atom 2.Mahasiswa mampu membedakan sifat-sifat inti atom.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENDAHULUAN FISIKA INTI [PERTEMUAN KE-2]. Kompetensi 1.Mahasiswa dapat menjelaskan struktur inti atom 2.Mahasiswa mampu membedakan sifat-sifat inti atom."— Transcript presentasi:

1 PENDAHULUAN FISIKA INTI [PERTEMUAN KE-2]

2 Kompetensi 1.Mahasiswa dapat menjelaskan struktur inti atom 2.Mahasiswa mampu membedakan sifat-sifat inti atom yang bergantung waktu (time dependent) dan tak bergantung waktu (time independent)

3 Outline Model Atom: 1.Dalton 2.Thomson 3.Rutherford 4.Bohr Sifat-Sifat Inti Atom Sifat Inti yang tak bergantung waktu  Jejari Inti  Momentum Sudut Inti  Momen Magnetik Inti  Momen Listrik Inti Sifat Inti yang bergantung waktu  Radioaktivitas

4 Model Atom Sumber: Fisika Atom, Yusman Wiyatmo, Hal. 1-23

5 Kelompok 1.Silakan dibagi menjadi 4 kelompok besar, dengan label: A.Dalton B.Thomson C.Rutherford D.Bohr 2.Silakan berdiskusi mengenai masing- masing materi selama 30 menit dimanapun 3.Buatlah ringkasan materi yang akan ditransfer ke rekan anda (1 kelompok mengumpulkan hasilnya) 4.Masing-masing anggota membuat kelompok yang terdiri dari 1 anggota kelompok yang berbeda 5.Silakan ditransfer materi yang telah didiskusikan tadi.

6 Struktur Inti  Dari perkembangan mengenai berbagai model atom, A.Dalton B.Thomson C.Rutherford D.Bohr  Kemudian diterima model Rutherford –Bohr  Eksperimen Geiger dan Marsden

7 Jari-Jari (Radius) Inti belum bisa diukur secara langsung Jika diasumsikan inti bulat (bola), maka jejarinya ditentukan dengan persamaan : A=nomor massa r 0 = konstanta=1,0-1,5 fm He-4

8 Eksperimen Penentuan r o Cara ini diukur jari-jari gaya inti (nuclear force radius),yaitu jarak dari pusat inti (core) ke jarak jangkauan gaya inti. Cara ini diukur jari-jari gaya inti (nuclear force radius),yaitu jarak dari pusat inti (core) ke jarak jangkauan gaya inti.  Hamburan partikel alfa, diperoleh : r o =1,414 x 10 -13 cm  Peluruhan alfa dengan hasil : r o =1,48 x 10 -13 cm  Hamburan neutron cepat dengan hasil : r o =1,37 x 10 -13 cm

9 Momentum Sudut Inti  Momentum sudut inti dapat diketahui dari struktur halus (hyperfine structure), dapat diamati menggunakan dengan spektrometer dengan resolusi tinggi.  Nukleon mempunyai spin ½. Karena nukleon bergerak, maka proton dan neutron juga mempunyai momentum sudut orbital.  Momentum sudut total (spin inti) I, merupakan jumlah vektor momentum sudut orbital, L dan momentum sudut spin, S tiap nukleon.

10 Momen Magnetik  Di dalam inti atom nukleon-nukleon mengalami gerak orbital, baik proton maupun neutron mempunyai momen magnetik.  Untuk proton, momen magnetik proton, Mp, dan momentum sudut orbital, Lp

11 Momen Listrik Inti  Momen listrik Inti pertama kali dijelaskan oleh Schuler dan Schmidt (1935), pada hyperfine struktur Eu-151 dan Eu-153.  Adanya momen kuadrupol inti berarti menunjukkan distribusi inti tidak simetris bola.  Konsep multipol listrik dapat dijelaskan berdasarkan teori potensial listrik

12 Radioactivitas Nuklida radioaktif: Spontan memancarkan partikel

13


Download ppt "PENDAHULUAN FISIKA INTI [PERTEMUAN KE-2]. Kompetensi 1.Mahasiswa dapat menjelaskan struktur inti atom 2.Mahasiswa mampu membedakan sifat-sifat inti atom."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google