Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat"— Transcript presentasi:

1 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumberdaya Air dan Konstruksi MODUL STUDI LAPANGAN Penyusunan Kurikulum dan Modul Pelatihan Pengawasan Pelaksanaan Pantai Dasar

2 PENDAHULUAN Nama Pelatihan : Pengawasan Pelaksanaan Pantai Tingkat Dasar Mata Pelatihan : Studi/Praktek Lapangan Jumlah Sesi : 4 Sesi Waktu : 16 JP M x 16 JP = 720 Menit)

3 PENDAHULUAN DESKRIPSI SINGKAT
Mata Pelatihan ini merupakan salah satu bagian yang utuh dalam pelatihan pengawasan pelaksanaan konstruksi pantai tingkat dasar. Kegiatan ini dilakukan diakhir pelatihan guna menambah pengalaman peserta sebelum peserta menerapkan ditempat kerja. Peserta diharapkan akan lebih terampil dan memili wawasan yang luas mengenai pengawasan pelaksanaan pantai serta menumbuhkan sikap professional. Setelah studi atau praktek lapangan peserta diwajibkan menyusun laporan berdasarkan data-data atau informasi yang telah diperoleh dari tempat atau lokasi praktek atau studi lapangan. Tujuan penyusunan laporan dalam rangka mengembangkan dan mengemukakan pemikiran serta pendapat, dan menyiapkan peserta untuk dapat menyusun laporan secara sistematis, logis, kreatif dan inovatif. Selanjutnya laporan yang telah disusun oleh peserta wajib di presentasikan dalam kegiatan kelas untuk mendapatkan masukan dari sesama peserta dan pembimbing lapangan serta narasumber/pelatih.

4 PENDAHULUAN HASIL BELAJAR
Setelah studi atau praktek lapangan atau orientasi lapangan peserta mampu menerapkan dan mengaktualisasikan pada kegiatan pengawasan pelaksanaan pantai dan organisasi atau unit kerja dimana peserta bekerja. INDIKATOR HASIL BELAJAR Peserta mampu menerapkan dan mengaktualisasikan pada kegiatan pengawasan pelaksanaan pantai dan organisasi atau unit kerja dimana peserta bekerja. MATERI POKOK Materi pokok yang dibahas pada modul studi/praktek lapangan ini adalah : Penjelasan lapangan Kunjungan lapangan Penulisan laporan lapangan Workshop laporan lapangan

5 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PENGERTIAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN Studi lapangan adalah salah satu kegiatan pelatihan yang dilakukan dengan cara melihat kondisi lapangan yang terkait dengan kegiatan pengawasan pelaksanaan konstruksi bangunan pengaman pantai. Studi lapangan bisa dilakukan di area pembangunan proyek bangunan pengaman pantai, maupun balai penelitian dan pengembangan yang memiliki fasilitas penelitian di bidang konstruksi bangunan pengaman pantai.

6 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
URGENSI STUDI/PRAKTEK LAPANGAN Studi lapangan perlu dilakukan, dalam rangka untuk memotivasi dan meningkatkan kompetensi peserta diklat dalam melaksanaan pekerjaannya sebagai pengawas pelaksanaan konstruksi bangunan pengaman pantai.

7 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PERSIAPAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN Pembagian Kelompok dan Persiapan Peralatan Dalam rangka efektivitas studi lapangan, peserta dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok akan diputar secara berurutuan berdasarkan obyek kunjungan yang digolongkan pada aspek sebagai berikut: 1) Aspek 1, yaitu aspek SM Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi dan aspek persiapan pekerjaan pengawasan dengan mempelajari dokumen kontrak (RMK, DED, RKS, Spesifikasi dan Kurva S). 2) Aspek 2, yaitu pengenalan spesifikasi bangunan pengaman pantai dan alat berat. 3) Aspek 3, yaitu aspek tatacara pengawasan pelaksanaan konstruksi bangungan pantai (job deskrippsi, metode pengawasan, pengendalian kuantitas dan kualitas, serta instumen pengawasan). 4) Aspek 4, yaitu aspek pelaksanaan pekerjaan konstruksi (tanah, pasangan dan beton). 5) Aspek 5, yaitu aspek serah terima pekerjaan dan pelaporan.

8 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PERSIAPAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN (LANJUTAN) Pembagian Kelompok dan Persiapan Peralatan b. Kelompok tersebut bertanggung jawab dalam hal pengumpulan data, penyusunan laporan dengan paparan hasil studi lapangan. c. Setelah kelompok terbentuk, peserta membagi tugas kepada masing-masing individu anggota kelompok. d. Peserta menyiapkan instrumen observasi atau daftar pertanyaan yang akan digunakan dalam kegiatan studi lapangan. e. Peserta menyiapkan seragam pengawasan sesuai standar kelselamatan. f. Peserta menyiapkan fasilitas dan peralatan kerja pengawasan pelaksanaan konstruksi bangunan pengaman pantai. Fasilitas dan peralatan kerja pengawasan dapat dilihat pada tabel berikut:

9 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
TABEL 1 SERAGAM DAN PERALATAN KERJA PENGAWASAN PELAKSANAAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGAMAN PANTAI

10 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
TEMPAT STUDI/PRAKTEK LAPANGAN a. Proyek Bangunan Pengaman Pantai Kegiatan yang dilakukan peserta di proyek konstruksi bangunan pengaman pantai adalah mengamati proses pekerjaan persiapan, proses peleksanaan konstruksi, laporan keuangan, proses pengendalian kualitas dan kuantitas, proses serah terima pekerjaan dan proses pelaporan. Dari hasil pengamatan ini diharapkan peserta mampu dan menerapkan pengawasan pelaksanaan konstruksi pantai. b. Balitbang Konstruksi Pantai Kegiatan studi lapangan bisa dilakukan di Balai penelitian dan pengembangan konstruksi pantai yang memiliki fasilitas penelitian di bidang konstruksi bangunan pengaman pantai. Dengan studi lapangan ini diharakan peserta mampu mempraktkan pengawasan pelaksanaan konstruksi pantai.

11 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
INSTRUMEN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN Untuk menunjang pelaksanaan studi lapangan, ada beberapa instrumen yang perlu dipersiapkan, di antaranya adalah : a. Lembar observasi untuk melihat secara fisik dan non fisik kondisi lapangan yang dikunjungi. Contoh lembar observasi. Keterangan : Beri tanda √ (centang) pada kolom yang sesuai. SB : sangat baik B : baik C : cukup KB : kurang baik STB : sangat tidak baik

12 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
INSTRUMEN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN b. Instrumen Evaluasi Diri (Self Assessment) Instrumen Evaluasi Diri studi lapangan untuk mengetahui tingkat keberhasilan studi lapangan, dapat dibuat instrumen sederhana sebagai berikut. Keterangan : Beri tanda √ (centang) pada kolom yang sesuai. SB : sangat baik B : baik C : cukup KB : kurang baik STB : sangat tidak baik

13 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN PRAKTEK LAPANGAN a. Pengarahan Studi Lapangan Pada tahap awal setelah sampai di lokasi studi lapangan, fasilitator/pelatih memperkenalkan perserta diklat dan sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan studi lapangan kepada penanggung jawab proyek pembangunan konstruksi pantai, dimana sebelumnya sudah bekoordinasi dan memnita izin untuk melakukan studi lapangan di lokasi tersebut. Penanggung jawab proyek pembangunan konstruksi pantai akan memberi pengarahan terkait pelaksanaan konstruksi bangunan pantai dan menempatkan peserta diklat berdasarkan aspek pelaksanaan konstruksi bangunan pengaman pantai.

14 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN PRAKTEK LAPANGAN b. Pembagian Kelompok Dalam rangka efektivitas pelaksanaan studi lapangan, peserta dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok akan diputar secara berurutuan berdasarkan obyek kunjungan (aspek manajemen konstruksi). Adapun mekanisme pembagian fokus terhadap asepk/obyek kunjungan adalah sebagai berikut: Kelompok 1 mempelajari aspek SM Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi dan aspek persiapan pekerjaan pengawasan dengan mempelajari dokumen kontrak (RMK, DED, RKS, Spesifikasi dan Kurva S). Setelah selesai mempelajari dan mempraktekan kedua aspek tersebut, kelompok 1 beralih ke aspek pengenalan spesifikasi bangunan pengaman pantai dan alat berat untuk menggatikan kelompok 2.

15 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN PRAKTEK LAPANGAN b. Pembagian Kelompok Kelompok 2 mempelajari aspek aspek pengenalan spesifikasi bangunan pengaman pantai dan alat berat. Kelompok 2 setelah selesai mempelajari dan mempraktekan aspek tersebut, beralih ke aspek tatacara pengawasan pelaksanaan konstruksi bangungan pantai (job deskripsi, metode pengawasan, pengendalian kuantitas dan kualitas, serta instumen pengawasan) untuk menggatikan kelompok 3. Kelompok 3 mempelajari aspek tatacara pengawasan pelaksanaan konstruksi bangungan pantai (job deskrippsi, metode pengawasan, pengendalian kuantitas dan kualitas, serta instumen pengawasan). Setelah selesai mempelajari dan mempraktekan aspek tersebut, kelompok 3 beralih ke pelaksanaan pekerjaan konstruksi (tanah, pasangan dan beton) untuk menggatikan kelompok 4.

16 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN PRAKTEK LAPANGAN b. Pembagian Kelompok Kelompok 4 mempelajari aspek pelaksanaan pekerjaan konstruksi (tanah, pasangan dan beton). Setelah selesai mempelajari dan mempraktekan aspek tersebut, kelompok 4 beralih ke aspek serah terima pekerjaan dan pelaporan untuk menggatikan kelompok 5. Kelompok 5 mempelajari aspek serah terima pekerjaan dan pelaporan. Setelah selesai mempelajari dan mempraktekan aspek tersebut, kelompok 5 beralih ke aspek SM Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi dan aspek persiapan pekerjaan pengawasan dengan mempelajari dokumen kontrak (RMK, DED, RKS, Spesifikasi dan Kurva S) untuk menggatikan kelompok 1.

17 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN 2. PELAKSANAAN KONSTRUKSI Tahapan pelaksanaan konstruksi dapat dibagi menjadi dua, yaitu: persiapan pekerjaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. a. Persiapan pekerjaan Pada tahap persiapan, dilakukan review dokumen dan desain perencanaan konstruksi bangunan pengaman pantai yang dibuat oleh konsultan perencana. Dari hasil kegiatan ini disusun laporan review design dan masukan dokumen perencanaan dan menyusun program pelaksanaan pelelangan. b. Pelaksanaan pekerjaan Pada tahap ini ada empat kegiatan pokok, yaitu: Evaluasi program kerja kontraktor; 2) Pengawasan dan pengendalian mutu proses pembangunan (bahan bangunan, konstruksi fisik bangunan, utilitas bangunan dan sarana keamanan dan keselamatan).

18 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN 2. PELAKSANAAN KONSTRUKSI 3) Pengawasan dan pengendalian penggunaan biaya (bugetary control, penyerapan dana dan realiasi progres pembangunan konstruksi) 4) Pengawasan dan pengendalian waktu pelaksanaan (Kesesuaian tenaga kerja, material/bahan baku, ketepatan waktu transportasi dan pengangkutan) 5) Kesesuaian dengan persayaratan tata bangunan dan lingkung (proses pembangunan bangunan pengaman pantai memenuhi persyaratan tata bangunan dan lingkungan).

19 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN 3. PELAPORAN PENGAWAS KONSTRUKSI Pengawasan dan pengendalian mutu proses pembangunan (bahan bangunan, konstruksi fisik bangunan, utilitas bangunan dan sarana keamanan dan keselamatan). Pengawasan dan pengendalian penggunaan biaya (bugetary control, penyerapan dana dan realiasi progres pembangunan konstruksi) Pengawasan dan pengendalian waktu pelaksanaan (Kesesuaian tenaga kerja, material/bahan baku, ketepatan waktu transportasi dan pengangkutan) Kesesuaian dengan persayaratan tata bangunan dan lingkung (proses pembangunan bangunan pengaman pantai memenuhi persyaratan tata bangunan dan lingkungan).

20 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN 3. PELAPORAN PENGAWAS KONSTRUKSI

21 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN 3. PELAPORAN PENGAWAS KONSTRUKSI

22 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
PELAKSANAAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN 3. PELAPORAN PENGAWAS KONSTRUKSI

23 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
LAPORAN STUDI/PRAKTEK LAPANGAN Peserta studi lapangan wajib menyusun hasil studi lapangan secara kelompok dan kemudian dijadikan satu dalam bentuk laporan kelas. Sebelum laporan dibuat, setiap kelompok memaparkan hasil studi lapangan dalam diskusi kelas. Laporan kegiatan studi lapangan sekurang-kurangnya mencakup : 1. Identitas pelaksanaan konstruksi bangunan pengaman pantai yang dikunjungi. 2. Profil konstruksi bangunan pengaman pantai yang dikunjungi 3. Gambaran singkat mengenai aspek-aspek teknis : a. Aspek kelembagaan; b. Aspek pengenalan spesifikasi bangunan pengaman pantai dan alat berat. c. Aspek SM Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi d. Aspek persiapan pekerjaan pengawasan dengan mempelajari dokumen kontrak (RMK, DED, RKS, Spesifikasi dan Kurva S). e. Aspek tatacara pengawasan pelaksanaan konstruksi bangungan pantai (job deskrippsi, metode pengawasan, pengendalian kuantitas dan kualitas, serta instumen pengawasan). f. Aspek pelaksanaan konstruksi (tanah, pasangan dan beton). g. Aspek serah terima pekerjaan dan pelaporan.

24 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
SEMINAR STUDI/PRAKTEK LAPANGAN Seminar dilakukan oleh setiap peserta dengan mempergunakan media pembelajaran di ruang kelas pelatihan dengan diipandu oleh pembing lapangan dan pelatih/narasumber. UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT Setelah dilakukan studi lapangan, peserta diminta untuk menyusun action plan/rencana tindakan ke depan yang akan dilakukan dalam rangka untuk peningkatan pengawasan pelaksanaan kosntruksi bangunan pengaman pantai sesuai dengan perencanaan konstruksi yang telah disusun dengan berbagai perbaikan. Pengalaman yang diperoleh dari studi lapangan, hendaknya dapat dijadikan referensi bagi peserta dalam memperbaiki tugas pengawasan pelaksanaan konstruksi bangunan pengaman pantai dan akan diimplementasikan pasca pelatihan atau kembali bertugas sebagai pengawas konstruksi bangunan pantai yang profesional.

25 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
FORMAT LAPORAN Format substansi laporn stusi/praktek lapangan Pelatihan Pengawasan Pelaksanaan Pantai, berisikan 4 bab, yaitu : Bab 1 Pendahuluan Latar Belakang Tujuan Lingkup Cara Melakukan Sistematika Pelaporan Bab 2 Profil Institusi dan Proyek Profil Instansi Proyek/Kegiatan

26 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
FORMAT LAPORAN (LANJUTAN) Bab 3 Kegiatan Studi/Praktek Lapangan & Pembahasan Keterlibatan Studi/Praktek Komentar Kritis Pembahasan Bab 4 Penutup Kesimpulan Saran Rekomendasi DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN

27 MATERI 01 – STUDI / PRAKTEK LAPANGAN
KOMPONEN PENILAIAN Dalam kegiatan studi/praktek lapangan dilakukan dalam 7 komponen penilaian dengan pembobotan sebagai berikut :

28 SEKIAN Terima Kasih


Download ppt "Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google