Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PELATIHAN ICT UNTUK GURU

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PELATIHAN ICT UNTUK GURU"— Transcript presentasi:

1 PELATIHAN ICT UNTUK GURU
Badan PSDMPK dan PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2012

2 DESAIN PEMBINAAN GURU PROFESIONAL
Pembinaan karier dan kepangkatan Memastikan guru melaksanakan tugas profesional Menjamin bahwa guru memberi layanan pendidikan yang berkualitas (KEPASTIAN, KEMANFAATAN dan KEADILAN) UJI KOMPETENSI N ˂ SM N ≥ SM PKB DIKLAT PENGEMBANGAN GURU PROFESIONAL KENAIKAN PANGKAT/ JABATAN PROMOSI TUNJANGAN PROFESI PK INTERNALLY & EKSTERNALLY DRIVEN DIKLAT DASAR DIKLAT LANJUTAN PK PKB UK INDIKATOR UTAMA No. INDIKATOR 1. Disiplin Guru (waktu, nilai, kehadiran, ethos kerja) 2. Efisiensi dan Efektivitas pembelajaran (Kapasitas transformasi ilmu ke siswa) 3. Keteladanan Guru (berbicara, bersikap dan berperilaku) 4. Motivasi Belajar Siswa DAMPAK No INDIKATOR 1. Hasil Belajar Siswa (Nilai Rapor, UN dan Hasil Tes Standar Lainnya) 2. Karya Prestatif Siswa dalam berbagai kompetisi Lokal, Nasional dan Internasional 3. Kesinambungan Prestasi Siswa di PT atau bekerja melalui Penelusuran Alumni. 4. Rekognisi Pihak Eksternal terhadap kualitas Siswa SM : Standar Minimal PKB : Pembinaan Keprofesian Berkelanjutan PK : Penilaian Kinerja

3 N ≥ SM N ˂ SM DESAIN UJI KOMPETENSI, PENILAIAN KINERJA DAN
PENGUATAN KEPALA SEKOLAH UJI KOMPETENSI (2012: 10 %) SBG GURU (6 JP) SBG KS (18 JP TUGAS TEMBAHAN) ALTERNATIF SEBAGAI GURU SEBAGAI KS KEPUTUSAN UJI KOMPETENSI PENILAIAN KINERJA KOMPETEN DINILAI KINERJA SEBAGAI KS TIDAK KOMPETEN DINILAI KINERJA SEBAGAI GURU WAJIB DIKLAT DASAR GURU N ˂ SM PENILAIAN KINERJA SBG KS N ≥ SM KENAIKAN PANGKAT DAN PENGHARGAAN LAINNYA YANG RELEVAN DIKLAT DASAR PENGUATAN KS DIKLAT LANJUT PENGUATAN KS

4 INTERNALLY & EKSTERNALLY
DESAIN PENILAIAN KINERJA TENDIK LAINNYA (LABORAN, PUSTAKAWAN, PRANATA KOMPUTER, TEKNISI dan TENAGA ADM. SEKOLAH) N ˂ SM UJI KOMPETENSI N ≥ SM DIKLAT DIKLAT TEKNIS N ˂ SM N ≥ SM PK DIKLAT FUNGSIONAL INTERNALLY & EKSTERNALLY DRIVEN DIKLAT PIM SDM KOMPETEN KENAIKAN PANGKAT/ JABATAN PROMOSI TUNJANGAN JABATAN PK : PENILAIAN KINERJA

5 HASIL UJI KOMPETENSI AWAL 2012
Distribusi Nilai Nasional Distribusi Nilai Per Provinsi < 30,0 ≥ 30,0 Mengikuti pembinaan Melanjutkan ke PLPG: (88,5%): Rencana Diklat Dasar: (11,5%) peserta (11,5%) Passing grade = 30,0 Rata-rata Nasional = 42,25 Hasil Uji Kompetensi Berdasarkan Tempat Bertugas Nilai Tertinggi 97,0 Nilai Terendah 1,0 Rata-rata 42,25 Standar Dev. 12,72 N ≥ 40 52,2 % N < 40 36,3 % N < 30 11.5 % Rata-rata Nasional = 42,25 Standar Deviasi 11,82 9,27 11,36 12,86 12,07 16,71 8,83

6 HASIL UKA 2012 BERDASARKAN KAB/KOTA
Rerata Nasional 42,25 Kota Blitar Kab. Gresik Kab. Sukabumi 154 Kab/Kota 337 Kab/Kota Kab. Barito Utara Kab. Dogiyai Kab. Mentawai Standar Deviasi : 12,72

7 UJIAN KOMPETENSI ON-LINE

8 Mekanisme Ujian Online
Client Internet Server Pusat Peserta Ujian Download Soal Ujian Verifikasi Kelas & Peserta Client Intranet Upload Hasil Ujian Server TUK Pembuatan Kelas Registrasi Peserta Pengaturan Jadwal Registrasi & Manajemen TUK & Asesor Client Buat Sertifikat Buat Daftar Nilai Sistem Pengembang

9 KEGIATAN PASCA UKA: Analisis Lanjutan Data UKA
NO. PROGRAM/KEGIATAN KETERANGAN 1. Analisis Lanjutan Data UKA Formulasi PLPG berbasis UKA Basis untuk melakukan diklat guru (CPD) Umpan Balik terhadap LPTK asal guru 2. Diklat Guru yang tidak lulus UKA Dilakukan berdasarkan pemetaan hasil UKA Pendekatan: Mastery Learning Kelulusan dapat digunakan setara dengan kelulusan UKA untuk mengikuti PLPG 2013 3. PK dan Uji Kompetensi Kepala Sekolah Diselenggarkan untuk pemetaan kompetensi Sebagai prasayarat untuk penilaian kinerja kepala sekolah Sebagai dasar untuk diklat penguatan kepala sekolah 4. PK dan Uji Kompetensi Guru Bersertifikat Sebagai pilot project untuk penilaian kinerja guru 2013 (sesuai Permeneg PAN-RB 16) Sebagai prasyarat PK guru (Jika UK≥ Std Min, maka dilanjutkan dengan PK, tetapi jika UK ≤ Std Min, maka PK tdk dilanjutkan, tetapi diwajibkan mengikuti diklat) Sebagai basis pengembangan CPD 5. Assesment Penjaminan Mutu LPTK Berbasis Hasil UKA Dilakukan sebagai berbasis hasil UKA dan Hasil Akreditasi Sebagai bahan pertimbangan bagi Ditjen Dikti untu pembinaan LPTK untuk melakukan pembinaan LPTK

10 PEMBINAAN PROFESI GURU
PENETAPAN PESERTA 1 UKA PLPG PENERBITAN SERTTIFIKAT PENDIDIK NRG SK DIRJEN PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI PSPL PRTOFOLIO PROSES SERTIFIKASI Mendaftar UKA Mengikuti Ujian? tidak 5.058 (1,80%) (98,20%) ya Pembinaan (DIKLAT DASAR) 32.286(11,5% Pendidikan dan Latihan (88,5%) melanjutkan Perlu pembinaan lulus Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Uji Kompetensi AKHIR Uji Kompetensi AWAL Perlu pembinaan Kompetensi guru Sebelum PL (X1) Setelah PLPG (X2) GURU PROFESIONAL (DIKLAT LANJUTAN) (......%) X2 > X1  Kompetensi guru mengalami peningkatan setelah mengikuti PLPG 2 3 4 5 6 7 Kesesuaian materi PLPG dgn Tes UKA PERENCANAAN KEBUTUHAN PA dan PPG di LPTK PEMBINAAN PROFESI APK KURIKULUM UJI KOMPETENSI PENATAAN SEKOLAH BARU PROSES PENILAIAN KINERJA MP3EI PENILAIAN PEMB. KEPROF.BERKELANJUTAN

11 3 SUBSTANSI PENGEMBANGAN PROFESI GURU
NO. SUBSTANSI VARIABEL DOMINAN 1. Perencanaan Kebutuhan, Penyediaan, Pengangkatan, Distribusi, dan Pemerataan PTK Pertumbuhan Penduduk dan Jumlah Target APK dan APM Kuota Nasional Regulasi (Perpres) 2. Rekonstruksi Pendidikan Calon Guru (Seleksi, Pendidikan Akademik, Dan Pendidikan Profesi) Standarisasi LPTK (Akreditasi, Sistem penjaminan mutu internal, SPI, dan Lembaga Akreditasi Mandiri lainnya. Sistem Seleksi Nasional Rekonstruksi Kurikulum (KBK Blok, Learning Revolution dan Integrasi Soft Skill) Beasiswa Asrama 3. Pembinaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Sertifikasi Uji Kompetensi Penilaian Kinerja CPD Atau (PKB) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

12 Pre Tes (Peta Entry Level) UK dan Penilaian Kinerja
Strategi Diklat : Berbasis Pemetaan Kompetensi (Analisis Kebutuhan) Kecukupan dan Kesesuaian Instruktur, Materi, Proses Pelaksanaan Berbasis Kompetensi INPUT PROCESS OUTPUT OUTCOME Pre Tes (Peta Entry Level) Authentic Assessment Post Test UK dan Penilaian Kinerja

13 PARADIGMA BELAJAR

14 Teori Belajar KOGNITIVISME
PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN TEORI BELAJAR Teori Belajar BEHAVIORIISME Teori Belajar KONSTRUKTIVISME PEMBELAJARAN

15 Teori Belajar BEHAVIORISME
Belajar: Perubahan Perilaku karena adanya stimulus dan respon Stimulus Otak (Black box) Stimulus Stimulus Respon Hadiah Hukuman

16 Teori Belajar KOGNITIVISME
Belajar: Mengkaitkan stimulus dengan struktur kognitif yang telah dimiliki Stimulus Stimulus PROSES Stimulus Respon

17 Konstruktivisme: Sumber Belajar
Radio/Televisi Lingkungan Buku Program Komputer & Internet Guru Peserta didik Tape Recorder Kelompok Sebaya

18 Keterampilan Komputer P Informasi
What’s …KKPI  TIK Keterampilan Komputer ? & P engelolaan Informasi

19 DESKRIPSI Kemahiran yang harus dibekalkan : agar generasi masa depan dapat mengikuti derap perkembangan global, anak bangsa melek informasi. Oleh karena itu mereka perlu dibekali dengan kemahiran minimal, yaitu mengoperasikan komputer untuk mengelola informasi. 19

20 DESKRIPSI Mengoperasikan komputer antara lain :
menghubungkan seluruh komponen komputer dengan kabel penghubung sehingga dapat dihidupkan/dinyalakan dan dapat berfungsi, menghidupkan/menyalakan perangkat komputer, membuka dan menutup/mematikan program aplikasi pengolah kata, pengolah angka / bilangan, dan pembuat paparan, mengetik dengan 10 jari Mengelola informasi antara lain : menentukan kebutuhan informasi mencari informasi, mengelompokkan, mengklasifikasikan, menyimpan, mengambil kembali informasi tersebut, mengemas menjadi informasi baru dalam bentuk tulisan, menyusun menjadi bahan paparan, memaparkan atau mempresentasikan.informasi, melakukan koneksi ke internet, bekerja menggunakan internet untuk mencari, mengumpulkan, dan merekam 20

21 How to do… Akses Aplikasi Networking ?

22 Pendidikan Berkualitas
Dunia Pendidikan TIK Pemanfaatannya & Integrasi TIK di dalam pendidikan menuju pendidikan berkualitas

23 Pemanfaatan TIK dlm Pendidikan
TIK Gudang Ilmu Pengetahuan TIK Alat bantu Pembelajaran TIK Fasilitas Pembelajaran Pemanfaatan, TIK di dalam pendidikan dapat dikategorisasikan menjadi 4 (empat) kelompok manfaat.  TIK sebagai Gudang Ilmu Pengetahuan, di kelompok ini TIK dimanfaatkan sebagai sebagai Referensi Ilmu Pengetahuan Terkini, Manajemen Pengetahuan, Jaringan Pakar Beragam Bidang Ilmu, Jaringan Antar Institusi Pendidikan, Pusat Pengembangan Materi Ajar, Wahana Pengembangan Kurikulum, dan Komunitas Perbandingan Standar Kompetensi.  TIK sebagai Alat bantu Pembelajaran, di dalam kelompok ini sekurang-kurangnya ada 3 fungsi TIK yang dapat dimanfaatkan sehari-hari di dalam proses belajar-mengajar, yaitu (1) TIK sebagai alat bantu guru yang meliputi: Animasi Peristiwa, Alat Uji Siswa, Sumber Referensi Ajar, Evaluasi Kinerja Siswa, Simulasi Kasus, Alat Peraga Visual, dan Media Komunikasi Antar Guru. Kemudian (2) TIK sebagai Alat Bantu Interaksi Guru-Siswa yang meliputi: Komunikasi Guru-Siswa, Kolaborasi Kelompok Studi, dan Manajemen Kelas Terpadu. Sedangkan (3) TIK sebagai Alat Bantu Siswa meliputi: Buku Interaktif , Belajar Mandiri, Latihan Soal, Media Illustrasi, Simulasi Pelajaran, Alat Karya Siswa, dan media Komunikasi Antar Siswa.  TIK sebagai Fasilitas Pembelajaran, di dalam kelompok ini TIK dapat dimanfaatkan sebagai: Perpustakaan Elektronik, Kelas Virtual, Aplikasi Multimedia, Kelas Teater Multimedia, Kelas Jarak Jauh, Papan Elektronik Sekolah, Alat Ajar Multi-Intelejensia, Pojok Internet, dan Komunikasi Kolaborasi Kooperasi (Intranet Sekolah). Dan TIK sebagai Infrastruktur Pembelajaran, di dalam kelompok ini TIK kita temukan dukungan teknis dan aplikatif untuk pembelajaran – baik dalam skala menengah maupun luas – yang meliputi: Ragam Teknologi Kanal Distribusi, Ragam Aplikasi dan Perangkat Lunak, Bahasa Pemrograman, Sistem Basis Data, Komputer Personal, Alat-Alat Digital, Sistem Operasi, Sistem Jaringan dan Komunikasi Data, dan Infrastruktur Teknologi Informasi (Media Transmisi).  TIK Infrastruktur Pembelajaran

24 Where & when people learn?
Perubahan tidak selalu menjadikan sesuatu lebih baik, tetapi untuk menjadi lebih baik, sesuatu harus berubah How to people learn? TIK Modernisasi Peran Pendidikan TIK What people learn? Where & when people learn? Menurut Resnick (2002) ada tiga hal penting yang harus dipikirkan ulang terkait dengan modernisasi pendidikan: (1) bagaimana kita belajar (how people learn); (2) apa yang kita pelajari (what people learn); dan (3) kapan dan dimana kita belajar (where and when people learn). 1. bagaimana kita belajar, terkait dengan metode atau model pembelajaran. Perubahan paradigma pembelajaran terkait dengan ketergantungan terhadap guru dan peran guru dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran seharusnya tidak 100% bergantung kepada guru lagi (instructor dependent) tetapi lebih banyak terpusat kepada siswa (student-centered learning atau instructor independent). 2. apa yang kita pelajari. apakah kurikulum telah sesuai dengan kebutuhan siswa dan apakah kurikulum telah dirancang untuk menyiapkan siswa untuk hidup dan bekerja pada masa yang akan datang. Perkembangan TI yang sangat pesat mewarnai masa depan, TI juga mengubah tidak hanya terhadap apa yang seharusnya dipelajari oleh siswa, tetapi juga apa yang dapat dipelajari. Sangat mungkin banyak hal yang seharusnya atau dapat dipelajari siswa tetapi tidak bisa dimasukkan ke dalam kurikulum karena “ruang” yang terbatas atau kompleksitas yang tinggi dalam mengajarkannya. 3. Kapan dan dimana belajar dilakukan : E-learning every where & every time

25 Keahlian di Bidang Komputer PROGRAMMER ANIMATOR AHLI JAR-KOM OPERATOR
Mengapa KKPI penting…. PROGRAMMER ANIMATOR AHLI JAR-KOM OPERATOR Keahlian di Bidang Komputer KKPI-TIK

26 Guru bisa apa? setelah belajar KKPI
1 2 3 4 5 6 7 Mencari Bahan Ajar dari Internet Membuat Bahan Ajar dgn Komputer Menyampaikan Materi dgn Multimedia Mengolah Data & Nilai siswa dgn Komputer Melakukan koneksi Internet Berkomunikasi melalui Internet Menangani Virus Komputer

27 SERTIFIKASI Jenjang Sertifikasi
Jenjang sertifikasi KKPI terdiri 3 yaitu : Asesor : 90 (Score Minimal) : 534 orang Intruktur/Guru : 80 (Score Minimal) : orang Student/Siswa : 70 (Score Minimal) : orang Entry Level : 70 (Score Minimal) : orang Nama Sertifikat Nama Sertifikatnya adalah Sertifikat KKPI 27

28 KERJA SAMA DENGAN INTEL INDONESIA

29 Langkah 1 : Getting Started
Kecakapan Abad 21 Pembelajaran Berpusat Pada Siswa Literasi Teknologi : Dokumen, Data, Multimedia, Internet Berpikir Tingkat Tinggi Fasilitasi Dalam kelas

30 Langkah 2: Essential Course
Pembuatan RPP Pembelajaran Berbasis Proyek Kolaborasi Online Penilaian abad 21

31 PELATIHAN MODUL GETTING STARTED KERJASAMA DENGAN INTEL

32 LMS Elements

33 Mendapat Dukungan Teknis Mengerjakan & Mengirim
Kursus Mandiri Pendaftaran Dapat diikuti oleh semua pendidik yang memiliki NUPTK dengan melakukan pendaftaran di : Dikelola dan difasilitasi oleh Intel Education Indonesia dan mitra Pendampingan online dilakukan via dan jejaring sosial (teach-indonesia-forum.com) Mendapatkan sertifikat 60 jam yang diterbitkan oleh Kemdikbud. Batas waktu : 3 bulan Verifikasi NUPTK Mengikuti Kursus Membaca Materi Mengerjakan Quiz Mengisi Survey Mendapat Dukungan Teknis Mengerjakan & Mengirim Rencana Tindakan Penilaian Oleh Fasilitator Penerbitan Sertifikat

34 Capaian Kursus Mandiri
Lulus 26 org Aktif 638 org Expired 410 org Total Peserta : 1048 orang

35 TERIMA KASIH


Download ppt "PELATIHAN ICT UNTUK GURU"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google