Upload presentasi
Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu
Diterbitkan olehErna Rasyid Telah diubah "10 tahun yang lalu
1
Perancangan Penelitian
2
PENELITIAN Apa itu PENELITIAN ? Penelusuran sistematik untuk memperoleh data dan fakta dari suatu permasalahan yang ingin diungkap Diperlukan tatacara agar data yang diperoleh sesuai dengan fakta. METODE ILMIAH Formulasi masalah Pengumpulan data & fakta Penelusuran teori yg dapat menjelaskan permasalahan Pembuatan hipotesa yang perlu dibuktikan Penyusunan rencana percobaan scr obyektif untuk mengevaluasi hipotesa
3
PROSES PEMECAHAN MASALAH masalah baca hipotesis peubah ranc. pengukuran rancangan percobaan bandingkan ranc. lingkungan ranc. perlakuan data analisis penemuan penulisanpenyajian
4
MERANCANG PENELITIAN Hal yang perlu diperhatikan dalam MERANCANG PENELITIAN SEDERHANA SEDERHANA: tetap menjaga konsistensi sehingga sesuai dg maksud dan tujuan penelitian TINGKAT KETEPATAN TINGKAT KETEPATAN: dapat mengukur perbedaan pada tingkat ketepatan tertentu, dg peluang tinggi KESALAHAN SISTEMATIK KESALAHAN SISTEMATIK: hasil pengukuran tidak berbias CAKUPAN KEABSAHAN SIMPULAN CAKUPAN KEABSAHAN SIMPULAN: pengambilan contoh dengan pengulangan cukup PERHITUNGAN TINGKAT KETIDAK PASTIAN PERHITUNGAN TINGKAT KETIDAK PASTIAN: peluang ketidak pastian direncanakan dan dapat diukur.
5
POPULASI Apa itu POPULASI? gugus dari semua pengukuran yang mungkin dibuat untuk suatu permasalahan tertentu PARAMETER Karakteristik dari populasi disebut PARAMETER
6
CONTOH Apa itu CONTOH? Anak gugus dari pengukuran yang terpilih dari suatu populasi STATISTIK Karakteristik dari contoh disebut STATISTIK PENDUGA STATISTIK berfungsi sebagai PENDUGA bagi PARAMETER
7
Kumpulan dari karakteristik obyek/individu yang diamati, atau kumpulan dari peubah-peubah (variables) Berdasarkan skala pengukurannya, dibedakan empat macam peubah: 1. Nominal 2. Ordinal 3. Interval 4. Ratio Apa itu DATA? Peubah KATEGORIK Peubah PENGUKURAN
8
nilai-nilainya diperoleh dengan mengukur Peubah KATEGORIK Peubah DISKRET Peubah KONTINYU Peubah PENGUKURAN nilainya hanya bersifat mengkelas-kelaskan obyek/individu yang saling terpisah
9
angka sebagai nama penggolongan penggolongan membentuk penataan penggolongan yang berurutan tidak berjarak sama & tidak dapat dipertukarkan contoh: tingkat pendidikan, ukuran sikap Skala NOMINAL Skala ORDINAL angka sebagai nama penggolongan angka tidak mengukur besaran, tetapi hanya berfungsi sebagai lambang contoh: 1= laki-laki 2= perempuan, dapat dipertukarkan tanpa merubah makna
10
Pengukuran berurutan berjarak sama dan dapat diperbandingkan Contoh: berat benda 100 kg sama dengan 2 kali lipat dari berat benda berukuran 50 kg Skala SELANG/RANGE Skala RASIO/NISBAH angka menunjukkan tingkatan pengukuran berurutan berjarak sama tetapi tidak dapat diperbandingkan contoh: pengukuran suhu 10-20 o C berbeda makna dengan suhu 80-90 o C, meskipun berjarak selang sama
Presentasi serupa
© 2024 SlidePlayer.info Inc.
All rights reserved.